Part 16

Bruk...

Bruk...

Bruk...

Satu persatu pasukan kekaisaran pun mulai terjatuh, sudut bibirnya mengeluarkan darah segar, bahkan kini cairan merah pekat itu juga mulai merembes dari setiap lubang hidung dan juga telinganya.

Pori-pori mereka terlihat membesar dan terus membesar hingga akhirnya membentuk lubang di seluruh tubuh, tak hanya dibagian wajah, namun terus menerus muncul hingga bagian kaki, dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Semua orang spontan menutup hidung mereka dengan tangan, bahkan ada beberapa orang yang tumbang karena mencium bau yang keluar dari seluruh pori-pori tubuh para pasukan kekaisaran.

Hingga tiba-tiba saja terdengar suara ledakan yang sangat besar dan mengagetkan semua yang hadir di tempat itu.

Boooom...

Boooom....

Duar...

Duar...

Tubuh pasukan dan para prajurit yang tadi mendadak ambruk pun kini meledak dengan sendirinya hingga menjadikan tempat itu kabut darah. Mata semua orang terbelalak kaget kekuatan apa yang sanggup memberikan tekanan hingga menghancurkan tubuh lawannya? Bahkan mereka saat ini tak bergeming di tempatnya.

Lalu darimana datangnya kekuatan besar itu hingga sanggup menumbangkan hampir seribu pasukan hanya dalam beberapa helaan nafas. Bahkan mereka sedikit pun tak menyadari jika saat ini Liu Lin sengaja menggunakan elemen racun yang ada di dalam tubuhnya untuk membuat lawannya kelabakan.

Kelima kaisar itu pun berpandangan, saat ini jika mereka melawan pun tak mungkin bisa menang karena pasukan yang di panggil Liu Lin belum tentu bersedia melepaskan mereka. Terlebih dengan kejadian tadi membuat semua orang pun semakin waspada jangan sampai mereka melakukan tindakan yang ceroboh, hingga akhirnya mati dalam keadaan hancur lebur.

"Bagaimana jika kita teruskan pertarungan nya? Bukan kah kalian ingin menjarah seluruh harta kami dan juga menyerang hutan pandora?" tanya Liu Lin seraya tersenyum tipis.

Seluruh kaisar, para tetua dan juga master akademi pun akhirnya menyarungkan kembali pedang mereka dan bersiap untuk meninggalkan hutan pandora. Mereka tentu saja tak ingin mati konyol seperti pasukannya. Hingga lebih memilih mundur dari pada bertarung.

"Astaga! Ternyata kalian benar-benar pengecut! Bukankah tadi kalian semua menantang kami untuk bertempur? Lalu dimana keberanian kalian tadi hah?" cibir Liu Lin seraya berjalan menuju kedua orang tuanya.

Mendengar ocehan bocah itu, semua orang pun memelototkan matanya, bagaimana bisa bocah bau susu itu berbicara omong kosong di hadapan para kaisar maupun master akademi dan para penatua? Tapi mengingat bocah itu mampu mengeluarkan seratus ribu pasukan hanya dalam satu kedipan mata membuat mereka tidak berani macam-macam dengannya.

Para patriark dan tetua dari hutan pandora pun hampir mati berdiri karena kelakuan bocah kecil itu, pantas saja dia tak gentar sedikitpun melawan lima ribu pasukan kekaisaran dan juga para kultivator, rupanya diam-diam bocah itu memiliki pasukan yang lebih banyak dan lebih kuat di bandingkan musuh.

Wajah para kaisar kini di buat pucat pasi, begitu juga dengan para penatua dan master sekte, selama ini mereka selalu berfikir jika ranah kultivasi tingkat jendral itu sudah cukup tinggi ternyata itu salah, dan kini dihadapan mereka telah berdiri seratus ribu pasukan dengan kekuatan yang berpuluh bahkan beratus kali lipat dari ranah mereka.

"Sial! Bagaimana bisa bocah itu memiliki kekuatan yang lebih besar bahkan di bandingkan lima kekaisaran? Jangankan untuk bertarung, merasakan aura penindasan dari mereka saja sudah membuat seluruh pasukan zhen menggigil!" rutuk Cheng Jiang yang diangguki kaisar yang lain.

Sedangkan kaisar Su Jianhong yang merupakan seorang kaisar dari kekaisaran Su, kini mulai merencanakan sebuah rencana licik didalam otak kecilnya. Bagaimana pun juga keberadaan bocah itu adalah ancaman untuk semua orang, jadi daripada dirinya mati akan lebih baik jika dia mulai membangun hubungan baik dengan para penghuni hutan pandora.

Toh dia tidak akan rugi apapun, terlebih jika mereka mau diajak kerjasama, sudah pasti kekaisaran Su akan menjadi yang terhebat di seluruh daratan dunia xingguan.

Siapa yang tidak ingin berdiri lebih tinggi dari yang lain? bahkan kaisar Su kini berniat untuk menghancurkan kekaisaran lainnya dengan bantuan dari para penghuni hutan pandora. Ini pasti sangat menyenangkan, dan mereka tidak mungkin bisa melawan kekuatannya jika bocah itu mau diajak kerja sama.

"Akh.. Zhen memang kaisar yang sangat jenius! Dari pada harus bertempur dengan mereka yang memiliki kekuatan yang lebih tinggi, akan lebih menguntungkan jika zhen membuat mereka semua berpihak pada kekaisaran Su!" gumam kaisar Su Jianhong dalam hati memuji dirinya sendiri.

Tak jauh berbeda dengan kaisar Su Jianhong, bahkan kali ini kaisar Huan Zexi pun memikirkan hal yang serupa, dia ingin membangun kerjasama dengan para penduduk hutan pandora, agar bisa mendapatkan perlindungan dimasa depan.

Dia sadar walaupun saat ini kelima kekaisaran berdiri sama tinggi di hutan pandora, tapi tak menutup kemungkinan jika suatu saat mereka juga akan saling berhadapan sebagai musuh di medan peperangan.

Liu Yibei hanya bisa tersenyum kecil melihat tingkah para penyusup yang tadi telah bersikap begitu angkuh bagaikan singa di hadapan mereka namun kini berubah jadi kucing yang imut, benar-benar menggelikan.

Perlahan-lahan pasukan kekaisaran dan para kultivator mulai mundur selangkah demi selangkah, mereka tidak mungkin menggunakan ilmu peringan tubuh, bisa saja mereka akan mati saat berbalik dan berusaha untuk melarikan diri dari sana, hingga akhirnya memutuskan untuk menggerakkan kaki mereka sedikit demi sedikit.

"Eh... Kenapa kalian mundur? Bukankah tadi kalian mengatakan untuk bertempur? Ayo cepat! Aku sudah terlalu lama duduk disini tapi sampai sekarang belum ada yang berniat maju untuk bertarung." ucap Liu Lin mengeluarkan ejekannya yang berhasil membuat para pasukan itu terdiam.

Mereka serentak menggelengkan kepala tak berani melawan pasukan milik Liu Lin, sementara Liu Yibei tersenyum tipis mendengar provokasi yang di ucapkan oleh putrinya tersebut.

"Pergilah.. Dan ingat untuk tidak lagi membuat masalah dengan kami! Sejak ribuan tahun yang lalu kami sudah berada ditempat ini, dan tidak pernah mengganggu kekaisaran mana pun! Jadi jika kalian ingin hidup tentram, menjauhlah dari hutan dan juga gunung pandora!" ucap Liu Yibei dengan tegas.

Akhirnya para kaisar beserta pasukan dan para kultivator pun merasa lega, mereka tak lagi memiliki perasaan takut dibantai jika melangkah meninggalkan hutan pandora. Tapi tiba-tiba ucapan bocah itu terdengar kembali di telinga mereka hingga membuat tubuh mereka bergetar dan hampir saja ambruk ditanah.

"Kalian semua boleh pergi dari sini, tapi sebelum itu kalian harus memberikan cincin penyimpanan milik kalian! Enak saja sudah merampok herbal milik kami lalu pergi tanpa membayar konvensasi! Huh..!" ucap Liu Lin dengan lantang.

Akhirnya semua orang pun melepaskan cincin penyimpanan milik mereka dengan berat hati dan bergegas meninggalkan hutan pandora. Sementara Liu Lin berjingkrak dengan sangat riang.

"Hahaha... Aku kaya!" ucap bocah itu seraya tertawa dengan riang.

Terpopuler

Comments

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

mengambil kesempatan dalam kesempitan, brilian /Facepalm/

2024-12-07

0

Nia Risma

Nia Risma

tetep aja masih suka kekayaan

2025-02-10

0

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Siapa yg bilang Liu lin akan membiarkan para musuhnya pergi tanpa Dy harus mendapatkan keuntungan hal yg mustahil🤣🤣🤣🤣🤣

2024-08-30

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!