Liu Yibei melesat dengan cepat untuk kembali ke gubuknya, saat ini dia begitu merindukan Liu Lin apa lagi sesaat sebelum dia menolong orang-orang dari Kekaisaran Xiao dia sempat bertemu dengan seorang pria tua yang mengajaknya bercengkerama.
Kini Liu Yibei merasa pertemuan nya dengan Liu Lin bukanlah sebuah kebetulan, melainkan memang sudah di takdirkan, putri yang diturunkan dari langit, ternyata memiliki takdir yang sangat besar, dia adalah calon ratu dari segala binatang beast.
Liu Yibei mulai memikirkan tempat terbaik untuk membesarkan sang putri, dan dia mulai mengingat hutan pandora sebagai satu-satunya tempat yang menyimpan banyak sekali sumber daya, terlebih beast monster yang ada di sana.
Setelah dia mengetahui masa depan dari Liu Lin, pria itu merasa sedikit tertekan, bagaimana pun juga tato sayap phoenix yang ada diantara kedua mata putrinya itu pasti akan mengundang banyak masalah, terutama bagi para kultivator tinggi yang ada di dunia Xingguan.
"Huft.. Sepertinya aku harus membicarakan masalah ini dengan Lan'er!" ucapnya seraya melesat cepat hingga akhirnya dia sampai di depan gubuknya.
Dengan cepat, Liu Yibei segera menimang Liu Lin yang saat itu baru saja terlelap, hingga membuat sang istri Yuan Lan lagi-lagi cemberut melihat kelakuan suaminya.
Liu Lin begitu dekat dengan sang ayah, hingga membuat wanita yang menjadi istri dari Liu Yibei itu terkadang cemburu.
"Ada yang harus kita bicarakan saat ini!" ucap Liu Yibei akhirnya, dia meletakan kembali tubuh Liu Lin di atas keranjang kayu.
"Ada apa suamiku?" Yuan Lan merasa sedikit gusar saat mebjawab ucapan dari Liu Yibei.
"Istriku! Akan lebih baik jika kita segera meninggalkan tempat ini, dan berpindah menuju hutan pandora!" ucap Liu Yibei menjelaskan.
Yuan Lan mengernyit heran mendengar ucapan dari suaminya, bagaimana mungkin mereka berpindah ke tempat yang begitu jauh? Sementara saat ini hutan akasia hijau adalah tempat ternyaman bagi hidup mereka.
Akhirnya Liu Yibei pun menceritakan apa yang di ucapkan oleh pria tua yang di temuinya tadi, dan dia berfikir untuk mengenalkan Liu Lin pada segala macam monster Beast agar putrinya itu terbiasa, dan satu-satunya surga dari beast monster hanyalah hutan pandora.
Yuan Lan terbelalak kaget, dia tak menyangka jika putri kecilnya itu memiliki takdir yang begitu besar di masa depan, tapi dia juga merasa sedikit tidak nyaman, bagaimana jika hutan pandora di datangi oleh para kultivator nantinya dan berniat untuk memburu putrinya?
Akhirnya Liu Yibei pun menceritakan tentang siapa dirinya di masa lalu, saat ini dia tak lagi bisa menyembunyikan jati dirinya dari sang istri, meskipun dia tahu istrinya mungkin akan sangat sedih saat mendengar perjuangan Liu Yibei untuk bersatu dengannya.
"Istriku.. Ribuan tahun lalu, aku adalah seorang dewa kebijaksanaan di dunia atas, karena aku jatuh cinta padamu yang merupakan gadis dari ras manusia, maka dewa agung menghukumku dengan memberikan seribu kali reinkarnasi untuk menjalani samsara, aku harus bisa hidup sendiri tanpa seorang pendamping selama seribu kali kelahiran, agar pada reinkarnasiku yang ke 1001 aku bisa menjadikan mu sebagai seorang istri!" ucap Liu Yibei sambil menengadahkan wajahnya ke langit.
Dia masih ingat saat-saat sedih maupun saat-saat bahagianya di setiap kelahiran, tak jarang Liu Yibei juga terlahir sebagai binatang maupun manusia, hingga dia bisa memahami hati dari setiap makhluk hidup, karena dia sendiri mengalaminya.
"Saat reinkarnasiku yang ke 555 kali, aku membangun hutan dan juga gunung pandora sebagai tempat yang tidak terjamah oleh manusia mana pun, disana ada sekitar 200 orang manusia dan juga ribuan beast monster yang hidup, aku telah membagi tempat itu menjadi dua bagian, dimana masing-masing tempat, di buat sama persis dan sama besar. Kali ini aku terpaksa harus kembali ke hutan pandora! Karena takdir dari Lin'er kecilku!" lanjut Liu Yibei seraya menghela nafas panjang.
"Namaku Fang Shi.. Akulah pendiri dari gunung dan juga hutan pandora! Dan kali ini untuk yang kedua kalinya aku harus kembali kesana! Jadi istriku.. Bisakah kau menemaniku tinggal di tempat terdahulu itu?" tanya Liu Yibei pada Yuan Lan yang kini telah meneteskan air mata nya.
Wanita itu begitu sedih mendengar pengakuan dari sang suami, betapa teganya langit menghukum suaminya hingga harus merasakan hidup dan mati hingga seribu kali hanya karena ingin bersatu dengannya.
"Baiklah suamiku! Aku Yuan Lan akan ikut kemana pun kau pergi dan akan selalu mendampingimu dalam keadaan apa pun! Aku juga akan memulai kembali untuk berkultivasi agar bisa membantumu bersama putri kita! Mari kita rusak roda reinkarnasi!" ucap Yuan Lan dengan penuh keyakinan.
Liu Yibei hanya tersenyum tipis mendengar sumpah dari sang istri, dia begitu takjub mendengar janji yang di ucapkan oleh istri terkasihnya.
"Ada apa suamiku?" tanya Yuan Lan melihat perubahan ekspresi wajah dari sang suami.
Liu Yibei hanya tersenyum tipis, dia segera bangkit dari kursinya dan langsung membuka pintu untuk menyambut tamu yang datang ke gubuknya.
"Selamat datang patriark Meng! Lama tidak berjumpa!" ucap Liu Yibei seraya menatap ke atas.
Hap...
Seorang pria tua dengan janggut putihnya muncul dan langsung berlutut di hadapan Liu Yibei.
"Meng Fen memberi hormat pada tuan Fang Shi! Terima kadih sudah menyambut kedatangan pria tua ini!" ucapnya dengan sangat lembut.
"Bangunlah patriark.. Mari masuk!" ajak Liu Yibei pada patriark Meng.
Pria tua itupun segera bangkit dan mengikuti langkah dari Liu Yibei menuju ke dalam gubuk milik nya.
"Istriku! Perkenalkan.. Dia adalah patriack Meng dari hutan pandora!" ucap Liu Yibei.
Yuan Lan segera menangkupkan tangannya dengan penuh hirmat pada pria tua itu.
"Yuan Lan memberi hormat pada patriark Meng!" ucap Yuan Lan.
"Bangunlah nak.. Tidak perlu seperti itu!" ucap patriark Meng dengan tak enak hati, bagaimana pun wanita yang ada di hadapannya itu adalah istri dari dewa nya Fang Shi.
"Akh.. Aku sampai lupa! Aku akan segera memberi tahu si tua Fan, Du dan Zhuo itu segera!" ucap patriark Meng seraya mengeluarkan batu komunikasi milik nya.
Batu hitam itu pun segera dia simpan di atas meja, dengan mengalirkan sedikit Qi milik nya, patriark Meng segera mengirimkan pesan pada semua orang.
"Aku sudah menemukan tuan Fang Shi di hutan Akasia Hijau! Apakah kalian akan datang kemari untuk menjemputnya? Atau menunggu saja di hutan pandora?" ucap patriark Meng.
Tak lama batu komunikasi itu sedikit bersinar, patriak Meng kembali mengalirkan sedikit energi Qi nya, dan sebuah suara terdengar begitu menggelegar.
"Hei kau tua bangka Meng! Tunggu.. Kami akan segera menyusulmu ke hutan akasia hijau! Kalau kau coba-coba membohongiku, akan ku remukan tubuh keriputmu itu!" ucap suara itu yang tak lain suara dari patriark Zhuo yaitu Zhuo Zheng.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments
Saa
memang lh /Frown/rekernasi peak kalau inih mah/Sob/
2024-11-22
0
Nf@. Conan 😎
keerreeeeenn...
2024-04-07
2
N'Dön Jùañ Shakespeare
aaaaa terharu 🥹, semoga mereka selalu bahagia bersama 🤲
2023-11-08
3