Part 12

Bruk...

Bruk...

Bruk...

Ketiganya langsung terpental karena dorongan energi yang begitu besar keluar dari ayunan yang saat ini di gunakan oleh Yan Chen, bayi itu bahkan tak mengeluarkan suara sedikit pun hingga membuat ketiganya merasa khawatir.

"Apa yang terjadi? Dari mana energi itu berasal? Dan bagaimana keadaan putra mahkota saat ini?" tanya Yan Dong beruntun namun hanya di jawab gelengan kepala oleh kedua saudaranya.

Mereka juga saat ini merasa was-was, jika bilah energi itu bisa melukai ketiganya, lalu bagaimana cara bayi kecil itu bertahan di dalam sana? Sementara hingga saat ini Yan Chen tak bisa mengeluarkan suaranya, dia masih tetap membisu semenjak terlahir ke dunia xingguan.

Perasaan khawatir terus menggelayuti ketiga bersaudara yan itu, terlebih saat ini terlihat sebuah cahaya yang begitu menyilaukan mata turun dari langit, melesat dengan sangat cepat ke arah Yan Chen.

Swoooosh...

Cahaya itu turun bagaikan bilah pisau terbang, dia melayang dengan indah, namun aura dingin terpancar darinya, langsung menghantam dengan begitu kencang hingga bumi pun ikut berguncang.

Boooom....

Ledakan besar langsung membuat ketiganya terkesiap, itu adalah serangan yang begitu mematikan yang turun dari langit tanpa bisa di hindarkan oleh Yan Chen, bayi yang baru saja berumur satu bulan.

Boooom....

Lagi-lagi ledakan terjadi, cahaya terang langsung mengurung tubuh bayi mungil itu dan perlahan membawanya melayang terbang, dalam pendaran cahaya yang semakin memudar, seorang bocah laki-laki muncul dengan pedang biru yang mengeluarkan aura dingin hingga membuat sebagian tanah bahkan air pun menjadi beku.

Pepohonan kini terlihat pucat, bunga dan daun berubah menjadi kristal es, namun sesaat kemudian, tubuh bocah itu kembali bergerak, tato di dahinya menghilang, raib entah kemana.

Sepasang sayap muncul dengan indah, berwarna biru muda nan menyejukan, tapi dibalik keindahan nya, sebuah kekuatan kembali melesat dari bawah tanah, dia lepas dengan lurus dan langsung menuju ke arah dahi bocah itu.

Itu tanda api, bocah itu meliuk dengan perlahan dan kini cahaya kemerahan kembali muncul hingga ketiganya pun merasakan kaget dan tak percaya, bocah itu menggertakan giginya, iris matanya terlihat berubah menjadi merah darah, bersamaan dengan tubuhnya yang berkelojotan hingga membuat hawa panas menguar dari sosoknya.

Hawa panas semakin terasa, bahkan ketiga saudara Yan itu mulai mundur mencari tempat paling aman setelah merasakan jika kini seluruh tulang mereka terasa ngilu, bahkan ketiganya kompak menggertakan gigi.

Ini elemen lava, yang bahkan lebih hebat dan lebih kuat jika di bandingkan dengan elemen api milik ketiganya. Tapi apa yang terjadi? Dimana bayi mungil yang selama ini mereka jaga? Dan siapa bocah kecil yang tiba-tiba saja muncul di ayunan sang bayi?

Semua pertanyaan itu terus berputar di dalam kepala tiga orang itu, mereka merasa takjub sekaligus takut jika bayi yang mereka jaga akan mengalami kemalangan. Mereka masih belum menyadari jika bayi itu kini telah tumbuh dengan sangat cepat dan menjadi bocah berumur 3 tahun.

Blar...

Blar...

Dalam sekejap mata, mereka melihat jika bocah itu kini telah menjadi seorang kultivator ranah prajurit tahap awal, meskipun masih di tingkat yang sangat rendah, tapi jangan ragukan kualitas tulang nya yang saat ini tumbuh semakin kuat dan kuat.

Booom...

Booom...

Terdengar suara ledakan teredam dari dalam tubuh bocah itu, saat dia merubah seluruh energi dan di serapnya menjadi sebuah kekuatan yang sangat besar. Itu meledak dengan sangat kuat, dan hampir menghancurkan sebagian hutan.

Yan Li, Yan Dong dan Yan Chang terkesima, mata mereka melotot dengan mulut yang menganga, bagaimana cara bocah itu berubah menjadi seorang kultivator? Bahkan bocah lain pun hanya bisa memeriksa elemen milik mereka setelah berusia lima tahun.

Dan apa ini? Bocah ajaib ini bahkan berhasil menjadi seorang kultivator tingkat prajurit hanya dalam beberapa helaan nafas.

Blar...

Blar...

Cahaya kemerahan kini mulai mengurung sang bocah, aura yang dirasakan pun semakin panas dan panas, membuat tubuh ketiganya seolah tersayat dan terbakar, itu sangat sakit dan begitu perih.

Namun bocah itu tetap bergeming di tempat, matanya terpejam dan aura dingin mulai menyapu ketiganya, kini bocah itu mulai menyerap energi lava yang muncul, dia terus mencoba untuk mengkonsolidasikannya dengan energi es yang telah terlebih dulu memasuki tubuh kecilnya.

Sesaat ketiga bersaudara yan mulai melihat perubahan bocah itu, punggung nya kembali memiliki sayap namun tak serupa, bahkan sangat berbeda warna. Hanya dalam waktu puluhan hela nafas bocah kecil itu berhasil mengkombinasikan kedua elemen yang bertolak belakang itu dan mengubahnya menjadi satu energi besar.

Blar...

Sinar kemerahan menghilang berganti pendaran cahaya pucat, bocah itu meliuk dengan sangat lincah, dan hanya dalam lima hela nafas, tubuh fananya telah berubah, sebuah mahkota kecil muncul di kepalanya, bahkan dia memiliki sepasang sayap kembar berwarna perak di sebelah kiri dan merah kehitaman di sebelah kanan.

Perlahan bocah itu membuka matanya, iris matanya telah kembali seperti asalnya, biru di sebelah kiri dan merah di sebelah kanan, itu begitu dominan terlihat, membuat ketiga bersaudara Yang hampir saja muntah darah.

Itu adalah putra mahkota mereka, bayi yang di jaga siang dan malam, diberikan kasih sayang dan pengasuhan layaknya putera mereka sendiri, tapi dimana tato naga nya? Kemana tato itu menghilang? Jika benar dia putera mahkota Xiao Zhan, sudah seharusnya tato itu ada.

Mereka terus bertanya-tanya dalam hati, sementara siluet bocah itu kembali berubah dalam wujud seekor naga dengan kekuatan yang maha dahsyat, meliuk di angkasa menunjukan arrogansinya, berputar bagaikan pijaran bintang dan berkelebat laksana bayangan malam.

Uhuk...

Uhuk...

Yan Lu terbatuk, betapa tinggi dan mulianya sang putra mahkota, hingga kini langit pun merunduk di hadapan tubuh mungilnya dalam bayangan sang naga.

Dia turun dalam posisi berdiri, sebelah kakinya terangkat dengan sangat sempurna, sepasang sayapnya kembali menghilang dan berubah menjadi sebuah tato dua naga yang meliuk di dahinya.

Ketiga bersaudara Yan sontak berlutut menunjukan penghormatan, ketiganya kini merasa begitu bangga, sang naga adalah bayi yang mereka jaga, meski mereka masih terus berfikir, siapa sebenarnya sang putra mahkota?

Tatapan Yan Chen terlihat dingin, dia mengibaskan lengan hanfunya melihat ketiga paman yang menjaganya begitu takjub dan menghormatinya, tapi dia saat ini resah, merasakan jika kekuatannya baru terbangun 10% dari kekuatan terdahulu miliknya.

Bagaimana dia bisa bercerita jika kini kedua dantian bagian atas dan tengah miliknya telah tersegel? Sementara semua orang di dunia xingguan hanya mengetahui jika dantian hanya ada satu dan merupakan dantian besar. Itu merupakan dantian pusat yang berada di bagian bawah perut, 10cm dari pusat.

Terpopuler

Comments

Defrin

Defrin

Sangat mengagumkan Thor...
Lanjut...

2023-03-12

4

Astuti tutik2022

Astuti tutik2022

Lanjuuut

2023-02-12

3

Astuti tutik2022

Astuti tutik2022

Lagi badai salju ya thoor makanya pada beku😀😀😀

2023-02-12

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!