part 10

Hutan pandora di pagi hari menyuguhkan keindahan bagi para penghuninya, gunung yang terbentang luas menantang dunia, air yang jernih namun menyegarkan, udara yang sejuk dengan pepohonan yang rimbun, disertai kicauan burung yang terbang, menari kesana kemari.

Membuat suasana hati semakin tenang, terlihat kini beberapa anak kecil berlarian mengitari luas nya hutan, di sebalik padang rumput nampak sebuah rumah yang hanya terlihat bagian atapnya saja, seorang bayi merangkak keluar, tangan mungilnya menekan lantai beringsut tanpa pengawasan.

Dari kejauhan, Liu Yibei menatap tingkah polah putrinya, Liu Lin. Dia tersenyum sembari menggelengkan kepala melihat tingkah lucu bocah itu, si kecil yang paling nakal.

Liu Lin tahu jika saat ini ayahnya mengawasi dari jarak jauh, tapi dia memilih untuk tidak peduli dan terus merangkak ke halaman. Tangan Liu Lin memukul tanah 3 kali, tak lama kemudian berbagai macam monster beast datang mengelilingi bayi itu.

Sementara di luar hutan pandora saat ini, ribuan kultivator tingkat tinggi mulai berkumpul dengan wajah hitam, mereka begitu kesal karena tidak bisa melangkahkan kakinya ke dalam hutan, padahal dari kejauhan mereka bisa melihat gunung dan hutan yang sangat indah, juga banyak sekali pemukiman penduduk, tapi naas.. Setelah kaki mereka sampai disana mereka tidak melihat apa pun.

Itu hanya hamparan rumput seperti lapangan yang tidak terpelihara, mereka sangat yakin jika saat ini tempat itu telah di penuhi dengan formasi perlindungan, akhirnya mau tak mau mereka pun bekerja sama untuk bisa memecahkan formasi itu.

Beberapa orang ahli formasi kini mulai berdatangan, mereka berusaha untuk memecahkan formasi yang telah mengurung hutan pandora dari pandangan mata.

Booom...

Boooom...

Terdengar suara ledakan yang begitu memekakan telinga di susul dengan suara lengkingan para kultivator yang baru saja terhempas saat mencoba untuk memecahkan array. Mereka tak bisa berkutik saat mendapatkan serangan balik sebanyak lima kali lipat dari energi yang mereka kerahkan.

"Dasar sial! Siapa sebenarnya orang yang tinggal di hutan pandora? Bagaimana mungkin dia bisa membuat formasi sekuat ini! Hampir saja tubuhku meledak jika tak cepat melarikan diri!" umpat seorang pria tua berjubah putih. Dari pakaian nya terlihat jika dia merupakan tetua sekte.

Bahkan kini lima orang kaisar pun datang kesana dan mengerahkan seluruh prajurit nya untuk menyerang array. Mereka bersikeras melakukan apa pun agar bisa memasuki hutan pandora.

"Zhen begitu yakin jika mereka yang tinggal di hutan ini pasti memiliki kekuatan yang sangat besar, bahkan mungkin mereka juga telah berada di puncak kultivasi!" ucap seorang kaisar dari Kekaisaran Huan yang bernama Huan Zexi.

"Kau benar yang mulia, Zhen juga sangat yakin jika pembuat formasi ini merupakan seorang ahli atau pun master formasi. Mengingat setiap serangan yang di lakukan oleh para prajurit kita selalu saja di balas dengan kekuatan yang lima kali lipat lebih besar." jawab kaisar dari Kekaisaran Shu yang bernama Shu Jianhong.

"Tapi siapa sebenarnya orang yang tinggal di hutan pandora? Dan kenapa dia harus membuat formasi sekuat ini? Zhen rasa ini bukanlah masalah kecil!" ucap Kaisar Tang Jie.

Hanya kaisar dari Kekaisaran Xiao dan juga Kekaisaran Wang yang tidak ikut bergabung dengan percakapan para kaisar itu. Keduanya masih sibuk mengamati formasi yang saat ini berusaha di hancurkan oleh beberapa master dari beberapa akademi.

"Apa sebenarnya yang di sembunyikan di hutan pandora hingga mereka harus membuat formasi seperti ini! Zhen sangat yakin jika itu bukanlah harta biasa! Mungkin saja itu adalah harta langit." gumam kaisar Wang Zen.

Di dalam hutan pandora sendiri saat ini para patriark dan juga para tetua sedang membahas kemunculan manusia di hutan pandora, mereka sangat tidak nyaman dan sedikit takut jika orang yang saat ini ada di luar array itu berhasil mematahkan formasi yang di buat oleh Liu Yibei.

Sementara Liu Yibei berjalan mendekati Liu Lin yang sedang bermain dengan sangat senang, dia berusaha untuk membawa putrinya itu kembali ke dalam gubuk.

"Salam tuan Fang Shi!" ucap seorang pria seraya mendekati Liu Yibei.

"Salam yang mulia! Maaf jika aku tidak menyadari kedatangan mu! Aku terlalu fokus terhadap putriku!" ucap Liu Yibei seraya menangkupkan kedua tangannya di hadapan kaisar Xiao Wu.

Dari awal Liu Yibei memang merasakan aura keberadaan seseorang tak jauh dari putrinya, dia juga sangat tahu jika saat itu kaisar Xiao Wu terus memandang lekat wajah Liu Lin.

"Tidak perlu sungkan saudara Yibei! Kau bisa memanggil ku saudara Wu jika tidak keberatan! Lagi pula saat ini aku sudah bukan seorang kaisar lagi" ucap kaisar Xiao Wu sambil menundukkan wajahnya.

"Baiklah saudara Wu, mari kita minum teh di gubuk ku! Kurasa gubukmu belum selesai di perbaiki!" ucap Liu Yibei sedikit bercanda.

Akhirnya Xiao Wu pun tertawa saat mengingat kebodohannya semalam, dia tak menyangka jika dia bahkan telah merusak gubuk yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.

Liu Yibei menjamu Xiao Wu di rumahnya, dia juga memperkenalkan Yuan Lan dan Liu Lin pada Xiao Wu, hingga membuat raut wajah mantan kaisar dari Kekaisaran Xiao itu menjadi murung dan sangat sedih.

Liu Yibei yang melihat perubahan raut wajah Xiao Wu pun menjadi tak enak hati, akhirnya Liu Yibei pun mengajak Xiao Wu untuk bercerita.

Xiao Wu menceritakan semua yang terjadi di dalam istananya mulai dari kelahiran putra mahkota, keganjilan dari tubuh putranya hingga pada ramalan seorang peramal tua yang mengatakan jika kelak putranya akan menjadi seorang kaisar yang hebat di dampingi oleh seorang wanita yang memiliki tato sayap phoenix di antara kedua matanya.

Tak lupa dia juga menceritakan tentang permaisuri dan juga kedua putrinya yang tidak dia ketahui keberadaan nya. Liu Yibei mencoba untuk menyerap ingatan dari Xiao Wu hingga akhirnya dia pun tersenyum tipis saat mengetahui jika wanita yang pernah di tolongnya saat berada di hutan akasia hijau merupakan istri dari Xiao Wu.

"Istri dan kedua putrimu saat ini dalam keadaan baik-baik saja! Mereka tinggal di hutan akasia hijau bersama dengan pelayan dan juga dua orang kepercayaan mu! Jika kau mau, aku bisa saja membawamu kesana untuk menjemputnya!" ucap Liu Yibei dengan sangat santai.

Xiao Wu hampir saja menyemburkan teh yang diminumnya saat mendengar ucapan dari Liu Yibei, bagaimana bisa pria di hadapannya itu mengatakan tahu keberadaan sang istri dan kedua putrinya, sementara Liu Yibei belum pernah bertemu dengan mereka.

"Tapi saudara Yibei, bagaimana kau bisa tahu jika itu merupakan anak dan istriku?" tanya Xiao Wu.

"Gampang saja! Aku bisa membaca dan menyerap ingatan seseorang, dan diam-diam aku juga melakukan hal itu padamu saudara Wu, jadi aku tahu dimana istri dan juga kedua putrimu saat ini!" ucap Liu Yibei dengan santai seraya meneguk kembali teh nya.

Terpopuler

Comments

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

sang dewa ini bos, apa sih yg dewa gak tau

2024-12-07

0

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

kerennn top lh

2024-11-26

0

💗ɀꫝꫀꫀ *•̩̩͙✩•̩̩͙*࿐

💗ɀꫝꫀꫀ *•̩̩͙✩•̩̩͙*࿐

huan zexi.... astagaaa..🤣🤣🤣🤣

2023-05-20

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!