Bab 15

Happy Reading.

Casandra tersenyum puas setelah melihat beberapa foto yang tadi siang dikirim oleh Alice. Akhirnya dia bisa tidur dengan nyenyak setelah beberapa malam selalu susah tidur karena rasa bencinya terhadap Alice dan Romeo.

Casandra masih bisa merasakan betapa sakitnya Hujaman tembakan ke dadanya. Seakan Cassandra baru merasakan beberapa hari yang lalu dia dibunuh oleh suaminya sendiri.

Dia difitnah oleh Alice, meskipun sebenarnya memang Cassandra ingin sekali membunuh wanita itu, karena sehari sebelumnya Romeo mengatakan jika dia akan menikahi wanita yang menjadi sekretaris pribadinya.

Dan hal itu membuat Casandra merasa sangat sakit hati, dendam membara untuk kedua orang itu membuatnya tidak bisa tidur beberapa malam terakhir saat dia membuka matanya kembali.

Casandra berdecih!

Bukankah di kehidupannya yang lalu Romeo ingin menikah dengan Alice, setelah pernikahan mereka berjalan 7 tahun dan akhirnya Romeo benar-benar membawa Alice ke rumah mereka, meskipun belum sempat melihat mereka menikah karena Casandra sudah mati di tangan suaminya.

Namun, bukankah sekarang Casandra begitu baik, dengan menyatukan mereka lebih cepat seperti saat ini? Eman tahun lebih cepat dari rencana mereka di kehidupan lalu, agar mereka bisa segera menikah dan mempunyai banyak anak seperti yang di ucapkan Alice di kehidupan sebelumnya.

"Huh, apa kamu sekarang senang, Alice! Kamu bisa melakukan apa saja dengan Romeo, bukankah aku sudah membuka jalanmu untuk bisa naik ke ranjang suami ku!" gumam Casandra masih menatap foto Romeo yang tengah tertidur lelap.

Mungkin Romeo juga akan menyambut mantan sekretarisnya itu dengan senang hati, meskipun di tahun-tahun awal pernikahan Romeo memang belum menunjukkan ketertarikan terhadap Alice, tetapi di akhir-akhir tahun kehidupan lalu, Romeo benar-benar peduli terhadap wanita itu dan Yah, mungkin juga karena manipulatif dari alis membuat Romeo membenci Casandra sampai ke tulang-tulang.

"Hemm, siapkan saja otakmu untuk hari esok, Cassy,, lupakan kedua pengkhianat itu, selanjutnya kamu harus fokus terhadap urusanmu sendiri!"

Cassandra memilih untuk segera tidur karena besok juga harus meeting dengan seseorang yang akan merubah hidupnya di masa akan datang.

Keesokan harinya, Casandra ada janji bertemu dengan Alvian Aditama, pemilik PT Aditama. Mereka sepakat akan menandatangani surat peralihan saham dan perusahaan PT Aditama hari ini.

Casandra memilih sebuah restoran bintang untuk meeting mereka, dia juga sudah menyewa ruang VVIP agar percakapan mereka tidak ada yang mendengar.

Casandra ingat di kehidupannya yang lalu, Alvian Aditama adalah orang yang sangat kompeten, dia hanya dicurangi oleh saudara nya sendiri hingga rugi triliun rupiah.

Namun, ketika Romeo membeli perusahaan nya dan meminta Alvian untuk mengelola kembali, hal itu malah membuat perusahaan semakin membaik.

Dengan semangat tekad yang kuat karena merasa balas budi terhadap Romeo, Alvian mengerahkan segala kemampuan nya untuk ia dedikasikan pada PT Aditama.

Perusahaan turun temurun milik keluarganya dan Alvian menganggap jika apa yang ia lakukan sebagai bentuk mengabdi kepada Romeo yang telah membantu nya dan juga membantu membiayai biaya rumah sakit istrinya sampai sembuh.

Maka di kehidupan ini Casandra lah yang akan berperan sebagai Romeo, dengan di dampingi seorang pengacara dan notaris, Casandra masuk ke dalam restoran dan menuju ke sebuah ruang VVIP yang sudah dia pesan.

Tidak lama setelah itu pasien Aditama pun datang bersama pengacaranya, Cassandra menjabat tangan pria itu dan mempersilahkannya duduk.

"Jadi setelah ini PT Aditama akan menjadi milik saya, tetapi saya ingin jika anda tetap menjadi direktur di sana dan mengelola perusahaan itu seperti keinginan Anda sejak awal, Tuan Alvian," ujar Cassandra.

Alvian terkejut dengan ucapan dari wanita cantik di hadapannya ini. "Mak-maksud anda?"

"Yah, saya masih sangat membutuhkan anda untuk mengelola PT Aditama, karena sebenarnya saya tahu jika di sini bukan sepenuhnya salah anda sehingga perusahaan anda menjadi bangkrut," Cassandra menatap Alvian dengan tatapan tajam, "ada kecurangan yang dilakukan oleh saudara sepupu anda, hingga mengakibatkan kerugian triliun rupiah," lanjutnya.

Lagi-lagi Alvian dibuat tercengang, dan semakin terlihat dengan kenyataan yang dibeberkan oleh Cassandra, padahal dia masih menyelidiki siapa yang telah membuat kerugian di perusahaan sampai menyebabkan kebangkrutan PT Aditama.

Sebenarnya sudah sejak lama Alvian mencurigai sepupu nya sendiri yang tidak lain adalah wakil direktur di perusahaan itu. Alvian menatap Casandra dengan tatapan yang sulit diartikan, sungguh dia seperti melihat seorang cenayang yang bisa melihat masa depan ataupun masa lampau.

Cassandra bagaikan seorang malaikat yang tiba-tiba hadir di dalam kehidupannya dan menolongnya tiba-tiba, disaat semua orang meninggalkan nya begitu saja, menganggap Alvian sebagai orang yang bodoh, wanita itu pun juga mengetahui jika istrinya sedang sakit parah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, bahkan Cassandra mengatakan kalau kebangkrutan PT Aditama disebabkan oleh sepupunya yang berkhianat di belakangnya.

Hampir mendekati 100% benar, Casandra di mata Alvian memiliki otak yang cerdas dan mata yang setajam elang.

Brukk!!

Alvian tiba-tiba bersujud di kaki Cassandra dengan air mata yang mengalir, dia harus bersyukur dipertemukan oleh Tuhan seorang malaikat atau bidadari yang bernama Cassandra ini.

Cassandra hanya berwajah datar ketika Alvian bersujud seperti itu, dia tidak memperlihatkan wajah terkejut karena memang Cassandra mengetahui semuanya.

Bukannya Cassandra sombong, tetapi dia hanya ingin semua orang tidak menatap remeh ke arahnya, setiap langkah yang diambil sudah dia perhitungkan sebelumnya.

Tiga orang lain yang berada di situ tentu saja terkejut terhadap reaksi dari wanita yang terkenal bodoh itu, Cassandra sangat tenang, tidak seperti rumor yang beredar.

Bahkan seorang seperti Alvian Aditama yang terkenal begitu garang sampai bersujud di kaki Cassandra karena merasa berterima kasih dan berhutang budi terhadap istri dari Romeo Zuditte itu

"Nona, apapun akan saya lakukan, saya sudah sangat berhutang budi kepada anda, terima kasih nona!" seru Alvian masih belum juga mengangkat kepalanya.

Cassandra bergerak dan hal itu membuat 3 orang menahan nafas, menunggu reaksi dari Nona muda ini.

"Lakukan seperti yang aku inginkan tadi Tuan Alvian! Aku ingin anda menjadi direktur di PT Aditama dan buatlah perusahaan itu melambung tinggi, menghasilkan miliaran rupiah setiap bulannya! Aku yakin anda bisa!" ujar Casandra santai namun penuh penekanan.

"Sekarang berdirilah tuan," Alvian langsung berdiri dan menganggukkan kepala beberapa kali.

"Baik Nona Cassandra, saya akan lakukan apa yang Anda perintahkan!" Alvian sudah bertekad dalam hatinya bahwa seluruh hidupnya akan dia taruhkan untuk Nona muda di hadapannya ini.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

awesome moment

awesome moment

skrg keadaan berbalik. jalan cerita ttp sma. membantu alvian.

2024-11-30

0

Triiyyaazz Ajuach

Triiyyaazz Ajuach

dapat 1 sekutu yg kuat good job Casandra ayo lebarkan lagi sayap kekuasaanmu

2023-12-27

0

Tavia Dewi

Tavia Dewi

hebat,,,jadi wanita harus kuat dan jangan menggantung hidup ma suami karna tak selamanya suami akan setia dalam rumah tangga.

2023-12-19

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!