Bab 11

Happy Reading.

Hari-hari berjalan dengan semestinya, gosip dikantor tentang Casandra juga sudah mulai redup dengan sendirinya. Mungkin mereka takut akan ancaman Casandra yang akan memecat mereka secara tidak hormat jika mereka masih saja menggunjingnya.

Casandra juga terus memutar otak demi memimpin perusahaan besar seperti PT Hero. Meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi, tetapi sejauh ini Casandra masih mampu untuk mengatasinya.

Banyak yang tidak percaya dengan kemampuan Casandra, tetapi wanita itu membuktikan bahwa sebenarnya dia tidaklah bodoh seperti yang mereka kira selama ini.

Ah, Casandra ingat jika dia bersikap bodoh dan cerewet di kehidupan masa lalu karena ingin menarik perhatian Romeo. Casandra waktu itu menanyakan kepada Alice, seperti apa kriteria wanita yang di sukai Romeo.

Dan Casandra ingat jika Alice mengatakan Romeo menyukai wanita yang suka bicara banyak dan juga tidak terlalu pintar, karena Romeo tidak suka jika ada orang yang melebihi kepintarannya.

Dulu Casandra begitu mempercayai Alice karena hanya wanita itu yang dekat dengan suaminya. Alice menggunakan hal itu untuk membuat Casandra menjadi semakin dibenci Romeo karena sifat dan sikap yang di beritahukan Alice tentang wanita idamannya suaminya benar-benar berbanding terbalik 180%.

'Dulu aku memang benar-benar bodoh!! tapi sekarang aku harus bisa membalikkan keadaan!' batin Alice kesal.

Tok, tok, tok!

Ceklek!

Cassandra mendengar seseorang membuka pintu ruangannya setelah mengetuk terlebih dahulu. Namun, sepertinya Casandra masih belum mau melihat siapa yang datang menemuinya.

Wanita cantik itu lebih memilih fokus terhadap berkas-berkas yang ada di depan matanya, mungkin sekarang berkas-berkas itu lebih menarik dibandingkan dengan hal-hal yang lain.

"Eghem!" terdengar deheman dari seorang pria yang Cassandra kenal.

"Aku akan pergi ke kota B untuk mengurus cabang Zuditte Corp yang sedang bermasalah!" ujar Romeo.

Kali ini Casandra mendongak dan melihat wajah suaminya yang beberapa hari ini tidak pernah dia temui. Kedua mata mereka beradu pandang membuat Romeo sedikit tersentak dengan tatapan mata biru safir dari Cassandra yang begitu tajam.

Entah kenapa tatapan itu membuatnya sedikit terhanyut kedalamnya, Romeo merasa ingin tenggelam ke mata biru safir itu.

"Pergilah, aku tahu perusahaanmu juga membutuhkan mu, bukan?"

Ya, Romeo sendiri sebenarnya memiliki sebuah perusahaan di kota X yaitu Zuditte Corporation. Perusahaan yang kini di pimpin oleh Romeo tetapi dijalankan adik sepupunya itu sama besarnya dengan perusahaan PT Hero milik Casandra.

Setelah mengatakan hal itu Casandra kembali fokus membaca berkas-berkas itu kembali. Tidak memperdulikan Romeo yang merasa tidak suka dengan sikap acuh Casandra.

"Apa kau tidak ingin menanyakan sesuatu?" tanya Romeo tiba-tiba.

"Tidak!" jawab Casandra masih tidak menatap suaminya dan hal itu membuat Romeo sedikit kecewa.

"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi besok pagi," ucap Romeo yang kali ini membuat Cassandra langsung menatapnya.

Wanita itu mengangkat sebelah alisnya, merasa sangat janggal dengan sikap Romeo yang tiba-tiba meminta izin padanya.

"Terserah!" mendengar jawaban ketus dari Cassandra, Romeo hanya bisa menghela napas dan kemudian langsung pergi dari hadapan istrinya.

Romeo juga terlihat tidak mengganggu Cassandra lagi. Setelah kepergian Romeo dari ruangannya, Cassandra tersenyum licik.

Dia sangat menanti-nanti hari esok di mana Romeo pergi ke kota B untuk mengurus cabang perusahaan nya yang sedang bermasalah.

Cassandra ingat di kehidupannya yang lalu dia pergi membuntuti suaminya itu karena mendapatkan laporan dari Alice jika Romeo telah berselingkuhan dengan seorang wanita.

Casandra mengikuti Romeo dan mendapatkan hotel di mana suaminya menginep dari sekretaris suaminya itu, karena pada waktu itu semua jadwal Romeo, Alice lah yang mengurus.

Dari situlah awal kebencian Romeo dan semakin jijik terhadap Cassandra, karena mengira wanita itu begitu posesif kepadanya. Bahkan Romeo langsung mengusir Casandra yang menemukan istrinya itu di kamar hotelnya.

Apa yang salah, bukankah mereka adalah suami istri, tetapi kenapa Romeo menganggap Casandra seperti wanita jal4n9 saja.

Alice lah yang memberitahu Romeo lewat pesan jika Casandra pergi menyusulnya dan benar-benar mengadu domba antara sepasang suami istri itu.

Cassandra masih bisa ingat dengan jelas bagaimana mereka berdebat dan berakhir Romeo yang menamparnya bahkan mengusir nya dari hotel seperti wanita murahan.

Casandra tersenyum miris mengingat kehidupan masa lalu nya yang benar-benar sangat menyedihkan. Bahkan dia masih saja mencintai Romeo setulus hati meskipun sudah disakiti berkali-kali. Sampai pada waktu di mana Romeo mengacungkan senjata di dadanya dan hal itu membuat Casandra benar-benar membenci Romeo sampai tulang-tulang.

Semua itu tidak luput dari campur tangan Alice, wanita licik penuh akal busuk.

Namun, dikehidupan ini hanya Cassandra yang boleh licik.

Dan sekarang dia akan memutar balikkan ceritanya dengan menyuruh Alice yang membuntuti Romeo ke kota B.

Casandra memencet tombol untuk memanggil Alice ke ruangan nya.

"Iya, Nona Casandra, ada yang bisa saya bantu?" tanya Alice berusaha sesopan mungkin, meskipun begitu Casandra masih bisa melihat raut wajah keterpaksaannya di sana.

"Kamu tahu 'kan jika aku sangat mencintai suamiku," Alice langsung mengangguk tanpa ragu.

"Aku ingin tahu semua kegiatan suamiku, tapi aku sangat sibuk dikantor, jadi aku meminta bantuan mu untuk pergi ke kota B besok, membuntuti Romeo dan melihat bagaimana kegiatannya di sana, aku akan memberikan gaji dua kali lipat padamu, aku ingin kamu merekam semua kegiatan suamiku, bagaimana?"

Alice sedikit membuka mulutnya tidak percaya, apakah wanita itu benar-benar bucin terhadap suaminya sampai menyuruh orang lain untuk menjadi penguntit.

Dalam hati Alice berdecih, mengejek Casandra yang dia kira jika atasannya itu sudah tidak mencintai suaminya lagi, mengingat bagaimana sikap Casandra yang sangat cuek terhadap Romeo.

"Baiklah, Nona, saya siap membantu anda," jawab Alice kali ini dengan senyum berbinar. Tentu saja dia juga menyukai kegiatan menguntit ini, apalagi orang yang akan dia untit adalah pria yang di cintainya.

"Aku akan memberitahu di hotel mana suamiku menginap dan akan memberikan kunci kamar hotel yang gratis untukmu!" ujar Casandra tersenyum.

'Kita lihat tanggal mainnya!'

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Nazwa Fika

Nazwa Fika

sampai disini bner2 kerenn ceritanya...
lnjutttttt

2024-01-05

0

Nazwa Fika

Nazwa Fika

sampai disini bner2 kerenn ceritanya...
lnjuty

2024-01-05

0

Agustin Rindangsari

Agustin Rindangsari

salut dgn Cassandra

2023-12-29

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!