Happy Reading.
Casandra tertawa mendengar ucapan suaminya.
"Aku tahu, kamu memang suamiku, Romeo, semua orang tahu itu, bahkan Alice juga sangat tahu hal itu, benar 'kan?" Casandra memandang Alice dengan tatapan kuat dan tajam.
Tentu saja hal itu membuat Alice sangat terkejut, Casandra tidak pernah memandang seperti ini sebelumnya bahkan wanita itu cenderung pemalu dan manja.
Namun Alice saat ini merasa bahwa tatapan Casandra sangatlah mengintimidasinya, sehingga tanpa dia sadari ia pun menganggukkan kepalanya dua kali, seakan menegaskan bahwa Cassandra adalah istri dari Romeo.
'Apa-apan ini, kenapa wanita bodoh itu tiba-tiba bisa besikap seperti ini padaku!'
Romeo sendiri merasakan perubahan Cassandra yang menurutnya benar-benar berbeda dari Cassandra yang dulu.
Kenapa istrinya ini setelah jatuh dari tangga bisa berubah 180%, seorang wanita yang manja, cerewet, centil dan bodoh bisa mengangkat wajahnya dan menatap sekretarisnya itu dengan tatapan mengintimidasi.
"Casandra ...!"
"Stop! Aku tidak ingin mendengar kata-kata apapun yang keluar dari mulutmu, sekarang cepat antarkan aku pulang karena kepalaku terasa pusing!" sela Casandra mengeluarkan kata-kata sarkas untuk Romeo.
Mulai saat ini dia akan terus membuat Romeo marah dan kesal, jika perlu dia akan terang-terangan mengungkapkan perasaan bencinya. Hilang sudah rasa cintanya selama bertahun-tahun ini, mengingat bagaimana Romeo tidak pernah membalas perasaan nya dan bahkan lebih peduli pada Alice.
'Cih, kalian memang pasangan yang serasi!'
Romeo masih terdiam ditempat, terkejut mendengar ucapan sang istri yang sangat kasar.
Kenapa dalam waktu tiga hari dia pergi meninggalkan Casandra dinas keluar kota, istrinya sudah berubah jauh seperti ini.
Tidak, kemarin Casandra masih sering menghubungi nya berkali-kali, membuat Romeo kesal setengah mati karena sikap Casandra yang kekanakan.
Sepertinya sikap Casandra ini karena dia jatuh dari lantai dua dan berguling di tangga, kepalanya sempat terbentur lantai membuatnya pingsan. Itulah yang membuatnya sedikit masuk akal.
Otak Casandra sedang eror karena kepalanya terbentur lantai.
"Kalau kalian masih tetap ingin di sini dan tidak mau mengantarku pulang, baiklah aku akan pulang sendiri dengan taksi!" Casandra langsung berjalan meninggalkan Romeo yang masih terkejut, sedangkan Alice tidak mengikuti Cassandra karena dia melihat Romeo hanya diam.
'Ck, dasar wanita murahan, apa kamu sengaja berbuat seperti itu agar menarik simpati dari Romeo! Tidak akan semudah itu, Romeo akan semakin ilfeel padamu!' batin Alice.
Namun, pikiran Alice terbantahkan sedetik kemudian, karena Romeo tiba-tiba berjalan mengikuti istrinya yang sudah sampai di depan mobil mereka.
"Huh, ku kira kau akan bermesraan dengan wanita mu, secara kalian sudah 3 hari tidak bertemu," sindir Casandra.
"Apa maksudmu, Casandra!! Apa yang kau bicarakan? Siapa wanitaku!" seru Romeo mengeraskan rahangnya.
Sejak tadi istrinya ini selalu saja menyindir nya, seolah dia dan Alice memiliki hubungan gelap.
"Wanita mu? Siapa lagi kalau bukan Alice, bukankah kau sengaja langsung menjemputnya dari bandara dan kemudian baru ke sini untuk menjemput istrimu? Hah, sepertinya selama ini aku salah memberikan posisi CEO PT Hero padamu, karena hubunganmu dengan sekretaris mu itu akan menjadi skandal yang memalukan!" ujar Casandra terang-terangan.
Membuat Romeo benar-benar tidak mengerti dengan semua yang diucapkan oleh istrinya.
"Siapa yang menjemput Alice? Kami bertemu di depan rumah sakit, aku dari bandara langsung kesini dan bertemu dengan Alice yang juga sedang menjemput mu!" ucap Romeo.
Casandra tentu saja terkejut mendengar fakta ini, apakah di kehidupan yang lalu dia tahu hal ini?
Tidak, saat itu Casandra sudah merasa cemburu terlebih dahulu sehingga dia tidak mendengarkan penjelasan Romeo maupun Alice.
Di belakang sana, Alice hanya mengamati dua pasangan itu dengan tangan yang mengepal, padahal tadi dia berniat menjemput Casandra agar wanita itu tidak pulang bersama dengan Romeo.
Tapi ternyata waktunya kurang tepat karena Romeo ternyata sudah sampai di rumah sakit.
****
Rapat direksi pemegang saham berlangsung dengan tegang, karena semua orang tidak menyangka jika putri tunggal pemilik PT Hero Corp hadir dengan tampilan yang sangat jauh berbeda.
Romeo bahkan tidak bisa untuk tidak membuka lebar mulutnya ketika melihat penampilan sang istri. Casandra yang biasanya suka memakai dress pendek, baju model Sabrina yang memperlihatkan leher jenjangnya dan juga riasan yang tebal kini bertransformasi menjadi lebih formal dengan memakai kemeja putih dilapisi jas hitam dan rok selutut dengan warna yang sama seperti jasnya, duduk di samping Romeo dengan wajah yang datar dan tegas.
Tidak ada senyum yang nampak dibibir nya, tentu semua itu membuat semua orang tercengang.
'Wanita bodoh itu! Apa yang dia lakukan di kantor? Bukankah sebaiknya kamu dirumah saja!' batin Alice.
"Apa yang membuatmu pergi ke perusahaan, Nyonya Zuditte?" tanya salah seorang pemegang saham, menatap aneh ke arah putri manja itu.
"Saya kesini karena akan mengambil alih posisi CEO di perusahaan Ayah saya, yang sebelumnya di berikan kepada Tuan Romeo Zuditte!"
Semua mata terbelalak, tidak percaya dengan ucapan wanita bodoh dan manja itu. Bagaimana bisa dia mengambil alih jabatan CEO yang sangat krusial.
"Nyonya Zuditte, sebaiknya kamu istirahat dirumah saja, tidak usah kelayapan di kantor, Tuan Zuditte akan memimpin perusahaan dengan benar," ujar Peter, Direktur cabang Hero Corp di wilayah Manchester.
Romeo masih diam sambil mengamati wajah istrinya, benar dugaannya jika Casandra benar-benar berubah.
Tidak lama setelah itu, orang besar pemilik perusahaan ini masuk ke dalam ruang rapat.
Semua orang berdiri dan mengangguk hormat pada Tuan Jefry Masahiro. Ayah Casandra itu duduk ditengah dan menatap putri satu-satunya itu dengan tatapan hangat.
Jefry yakin jika keputusan nya ini benar, karena sebenarnya dia sangat tahu potensi putrinya itu. Hanya saja selama ini putri nya itu memilih mengabaikan kecerdasannya.
"Saya sudah memutuskan bahwa posisi Romeo akan di gantikan oleh istrinya, atau putri kandung saya sendiri, Casandra Adeline Masahiro, dan Romeo akan menjadi wakilnya mulai dari sekarang," keputusan Tuan Jefry sudah bulat.
Casandra sedikit menarik sudut bibirnya menatap Alice, "Alice, mulai hari ini kau akan menjadi sekretaris ku!"
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Katherina Ajawaila
keren thour, kita liat bagaimana perselingkuhan Alice dan Romeo sesudah pengalihan kekuasaan. pelakor yg ngk tau diri 🥸
2025-03-08
0
awesome moment
ayoo cassie. manfaatkan kesempatan keduamu
2024-11-30
0
Triiyyaazz Ajuach
apa mgkn dulu Romeo dan Casandra sama" diadu domba Alice hingga jadi salah paham
2023-12-27
2