Bab 7

Happy Reading.

Alice begitu geram dengan Casandra, dia tidak terima jika perempuan bodoh itu menjadi bos nya. Benar apa yang dikatakan oleh orang-orang jika memiliki atasan seperti Casandra adalah sebuah kesialan.

Alice mengepalkan tangannya, dia harus mencari Casandra dan meminta wanita itu untuk mencari sekretaris sendiri.

Atau dia akan meminta Romeo untuk bersikap tegas terhadap Casandra yang hanya bermain-main dengan ucapannya, meminta wanita itu berhenti dan mengembalikan jabatan Romeo sebagai CEO.

'Aku harus bisa membujuk Romeo untuk mengambil alih kursi pimpinan itu kembali, kalau sampai wanita itu yang menjadi CEO di perusahaan ini, dan aku akan terus menjadi sekretaris nya, bisa jadi Romeo akan semakin jauh dari jangkauan ku!!'

Alice tidak jadi masuk ke dalam kamar mandi, wanita itu melangkahkan kakinya dengan tergesa menuju lift.

Dengan tidak sabar, Alice menekan tombol up berkali-kali, dia harus bisa bertemu dengan Casandra dan membicarakan hal ini baik-baik.

Ting!

Pintu lift terbuka, Alice langsung masuk begitu saja dan menekan kembali tombol angka 25 di mana ruangan CEO berada.

Setelah beberapa saat lift pun berhenti dan Alice langsung keluar dengan tergesa, wanita itu mencari Casandra diruangan nya yang berada di tidak jauh dari lift tersebut.

Sedangkan di dalam ruangan itu, Cassandra dan Romeo masih bersitegang, Romeo merasa jika Cassandra saat ini seperti bukan Cassandra.

Pria itu begitu ingat bagaimana wanita yang berstatus sebagai istrinya itu tidak berani menatap ke arah matanya.

Namun apa yang dia lihat kali ini, Cassandra seakan seperti dilahirkan kembali menjadi pribadi yang bertolak belakang dengan kepribadiannya yang lalu.

"Hahaha, aku tahu kalau aku ini memang cantik, apakah kamu sudah puas menatap wajahku ini?" bisik Casandra.

Tangannya terangkat memainkan dasi Romeo dan sedikit menariknya hingga tubuh mereka menjadi berdekatan.

Cassandra hanya ingin melihat bagaimana reaksi Romeo, bukankah selama ini pria itu sama sekali tidak menyukainya bahkan selalu bersikap jijik bila ada di dekatnya.

Tentu saja Cassandra melakukan hal ini hanya untuk membuat Romeo marah, pria itu sangatlah bersih dan tidak suka jika tubuhnya disentuh sembarangan oleh siapapun.

Sedangkan Romeo sendiri entah kenapa dia merasa tidak bisa berkutik saat Cassandra menatap matanya dengan tatapan yang menurutnya penuh dengan kebencian.

Bukan tatapan memuja seperti biasanya, dan hal itu membuat Romeo menjadi sedikit linglung karena dia terbiasa dengan tatapan Cinta dari Cassandra.

"Sebenarnya apa yang kau rencanakan, Cassandra, aku tahu kau hanya ingin mencari perhatianku, tetapi semua itu tetap tidak akan pernah berlaku untukmu, singkirkan rencanamu itu dari otak kecilmu itu, kembalilah ke rumah dan jadilah gadis penurut seperti dulu!" jawab Romeo masih tenang.

"Apakah menurutmu aku hanya bermain-main dengan semua ini?" bisik Casandra.

Wanita itu semakin mendekat wajahnya pada Romeo, bahkan hangat nafasnya bisa Romeo rasakan. Namun, kali ini entah mengapa Romeo merasa tidak risih sama sekali.

Apakah karena sikap dan penampilan Casandra yang berubah, ataukah karena tatapan Casandra yang sudah tidak mencintainya lagi.

Sedangkan Alice yang sudah sampai di depan pintu bertuliskan CEO, langsung saja membuka pintu itu dengan kasar.

Brak!!

Matanya membulat sempurna ketika melihat kedekatan Romeo dengan Casandra, bahkan saat ini yang terlihat mengukung Casandra adalah Romeo.

Alice tidak percaya dengan apa yang dia lihat, hatinya terbakar cemburu.

Casandra yang melihat Alice membuka pintu dengan tidak sopan hanya tersenyum sinis.

'Cih, kamu pasti sangat cemburu 'kan, hanya seperti ini saja kamu sudah kepanasan, bagaimana dengan ku di kehidupan yang dulu, yang selalu melihat mu bersama Romeo, bahkan kamu berhasil mencuri hati Romeo hingga dia akan menikahimu!'

Casandra ingin bermain drama dengan dua orang dihadapan saat ini, Romeo yang merasa penasaran dengan siapa yang membuka pintu tanpa permisi akan menoleh.

Namun, dengan sigap Casandra langsung menarik wajah Romeo untuk menghadapnya, kemudian dia membisikkan sesuatu pada Romeo.

"Kalau kamu tidak menyukai ku, kenapa sekarang kamu diam saja saat ku dekati seperti ini?" Romeo sedikit terkejut dengan ucapan Casandra.

Dia juga tidak tahu kenapa sejak tadi dia hanya diam saja dan tidak menghindar seperti biasanya.

Begitupun dengan Alice yang sudah mengepalkan tangannya erat, terlihat dari sudut pandang matanya, posisi Romeo dan Casandra seperti orang yang sedang berciuman.

Padahal selama ini dia tahu jika Romeo tidak pernah betah berlama-lama satu ruangan dengan istrinya itu.

'Sebenarnya apa yang terjadi dengan Casandra?' batin Alice dan Romeo.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

buat semua nya hancur Casandra Romeo dan Alice jadi gembel sekalian, benalu dan jalang yg tdk terhormat, 🤑

2025-03-08

0

Putri Ayu

Putri Ayu

pergi ke neraka Alice

2024-01-04

0

cccc

cccc

Romeo rupanya laki2 tdk baik jg y, menikah hya demi perusahaan mertua. /Smug/

2023-12-31

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!