#12/Guru yang bernama DELIMA.

POV DELIMA📍

Namaku Delima. Aku anak yang ditugaskan Mama ke rumah mewah, besar nan luas ini. Aku tahu apa tujuan ku untuk kesini, yaitu mengajari Anak dari teman Mamaku. Mama ku bilang kepadaku untuk mengajari seorang Wanita yang akan menjadi pewaris di keluarga ini. Aku tak tau siapa Wanita itu, tapi yang pasti tugas ku hanya satu disini. Mengajari nya tentang perusahaan.

Masuk kedalam, aku sudah disambut oleh Lelaki yang mengaku sebagai pembimbing ku,untuk masuk ke dalam rumah besar ini. Katanya "Panggil saja saya Alan, silakan masuk" Lelaki yang menyebut dirinya Alan itu menuntun ku ke sebuah ruangan, tapi itu jauh sekali dengan gerbang utama. Ya namanya orang kaya.

Tok.. Tok... Tok...

Aku sedikit gugup karena ini pertama kali nya aku mengajari seseorang, ini seperti aku menjadi guru dadakan. Karena Mama ku tak bisa mengajari nya jadi aku yang ditunjuk untuk mengajari murid mama, yang aku juga sama sama pintar dalam adminstrasi perkantoran.

Mendengar kata masuk dari dalam, Alan membuka kan pintu, memperlihatkan seorang wanita cantik dengan pakaian be lengan panjang, yang bagian lengan nya kain nya tipis jadi kulit nya kelihatan. Dan dia juga memakai celana yang tak begitu ketat berwarna hitam legam. Cantik, elegan, wajah tegas nya itu benar benar wuahh. Aku seakan terpukau dengan keindahan di depan mata.

Perempuan itu tersadar dengan kedatangan ku dan segera berjalan menuju ke arah ku. "Sini duduk sini" aku mengangguk dan duduk. "Duduk aja ya, aku siapkan minuman" tawar nya yang akan pergi dari ruangan ini tapi langsung dicegah oleh Alan.

"Biarkan saya saja yang menyiapkan minuman nya Nona" Alan membungkuk di hadapan perempuan itu.

"Gak usah, dia kan guru ku. Biar aku aja yang menyambut nya dengan minuman buatan ku sendiri. Tenang aja Alan aku bisa kok buat minuman"

Guru? ini adalah pertama kali nya aku dipanggil guru oleh seseorang yang derajat nya lebih tinggi daripada dirinya.

"Tapi..." Alan kayak nya masih ingin kekeh dalam pendirian nya.

"Shuut...Jaga aja dia disini, aku gak bakal lama tenang saja. Ajak dia bicara, jangan buat dia kesepian, ok!" Wanita itu mengedipkan sebelah mata nya kepada Alan sembari menoleh ke belakang, ke arah ku.

"Ehm nama kamu siapa?" tanya Perempuan yang sedang aku tatap sekarang.

"Delima" jawab ku singkat.

"Ya sudah kalian berdua disini dulu saja ya. Tenang saja Delima , Alan gak bakal nyakitin kamu kok. Dia orang nya baik tapi tatapan nya agak seram. Jadi maklumin ya".

"Baik" aku mengangguk memahami terus melihat Perempuan itu yang sudah hilang dalam sekejap mata. Kulihat Alan menatap ku, "Kenapa dia menatapku terus?" gumam ku sedikit ketakutan dengan kedua mata tajam milik Alan.

"Kak... Cepat kembali... Pria ini seram sekali..." tangis ku dalam hati.

POV DELIMA END 📍

Karin berjalan ria melewati lorong lorong rumah, ini adalah hari yang terindah menurutnya. Tak sabar Karin mengetahui ilmu baru dari sang guru. Tapi gurunya muda juga ya.

Sesampainya di dapur Karin segera mengambil buah di kulkas, buah apa saja ya yang ada di kulkas nya.

Karin melihat seisi kulkas, melihat beragam buah membuat Karin kebingungan sendiri. hingga Karin dibuat kaget sama pembantu nya sendiri.

"Ada yang bisa saya bantu Nona?".

"Hah!" pekik Karin kaget sendiri sampai kepala nya akan mengenai pintu kulkas. "Eh ini aku lagi cari buah" ujar Karin pelan. Pembantu itu ikut membungkuk "Mau cari buah apa Nona? kalau tidak ada bisa saya belikan sekarang".

Karin menggeleng "Enggak, cuma... Buah apa ya yang enak dinikmati di pagi pagi gini. Menurut kamu buah mana yang harus aku pilih? tapi dijadikan juz loh" Karin meminta saran ke Pembantu Perempuan nya.

"Ehm... Bagaimana kalau buah Mangga?. Buah Semangka juga kelihatan segar... Bagaimana kalau buah Jambu?".

"Buah Jambu? ha!! ide bagus!".

Karin segera mencari cari buah Jambu, dan mendapatkan 3 buah Jambu dari dalam. segera Karin keluarkan "Kapan kapan beli buah jambu lagi ya, soalnya udah habis tuh buah nya".

Pembantu itu mengangguk "Akan saya beli sekarang Nona".

"Eh gak usah! kapan kapan aja gak apa apa. Oh ya btw blender nya mana ya? kamu tau?".

Pembantu itu pun berjalan menuju ke etalase yang berada di bawah. Terlihat mesin blender ada di dalam nya. "Biar saya buatkan Nona"

Karin menggeleng tak mau "Enggak biar aku buat sendiri" jawab nya mengambil pisau di tempat nya.

"Anda bisa?".

"Tentu aja, kamu meremehkan ku???" Karin tersenyum tajam.

Padahal karin memang bisa dalam hal seperti ini. Ini menurutnya mudah sekali hanya memotong motong begini saja, siapa yang tak bisa?.

"Wah anda hebat, kemarin Nona meminta ku untuk memotong kan pisang. Sekarang,anda bisa. Sebuah keajaiban datang. Nona begitu pintar" puji Pembantu nya yang menurut Karin berlebihan.

"Apa! apaan sih cuma segini doang kok!".

Pembantu itu terlihat terkejut, memang nya kenapa sih?. Karin mengingat lagi, sekarang dia ingat sebelum ia menikah dengan Haikal. Karin tak bisa sendiri, apa apa harus ditemani para pembantu. Setelah ia menikah, Karin menjadi mandiri. Tak perlu bantuan, ia bisa memasak sendiri. Mengupas bawang, memotong buah, dan lain lain yang tak bisa ia lakukan sebelum ia menikah dengan Haikal.

Mungkin ini adalah ingatan Karin yang masih ada jadi, karin terbiasa dengan semua ini. Setelah selesai memotong jambu merah, Karin memasukan nya ke dalam blender memberikan sedikit susu manis. Setelah semua tercampur rata, buah jambu di tuangkan ke dalam gelas satu persatu. Totalnya ada 3 gelas. Pembantu di samping Karin tentu tak tinggal diam, dia membantu Karin dalam menuangkan minuman ke gelas dan memasukan es batu ke dalam gelas juga.

"Makasih ya..." Karin mengucapkan terimakasih ke Pembantu nya sembari membawa nampan yang berisi 3 minuman juz Jambu dingin.

"Oh ya Nama kamu siapa? biar aku ingat ingat".

Pembantu yang sedari tadi ikut membantu Karin dengan kepang dua di rambut nya bertengger kacamata di kedua bola mata nya. Langsung membungkuk "Nama saya Salsa Nona".

"Oh Salsa, aduh berat nih. Kamu bisa gak bawa ke ruang ku tadi. Kamu tahu kan?".

Salsa mengangguk, bukannya Karin tak mau untuk mengantarkan minuman ke ruangan nya kembali, tapi saking jauh nya dan saking malas nya lagian Karin akan ke kamar Adriana dahulu.

"Ya sudah sana" suruh Karin.

"Tentu Nona, saya antarkan" jawab Salsa berjalan menuju ke ruangan ku tadi.

Karin berjalan berbalik arah dari ruangan tadi ia akan menuju ke kamar Mama nya. tapi Karin langsung terhenti karena mendengar Mama nya teleponan dengan seseorang.

"Please Jordan, mau kan???".

Hah, mereka membicarakan apa?.

Terpopuler

Comments

Putri Minwa

Putri Minwa

ceritanya menarik thor

2023-03-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 #4/Semua gak bakal bisa kembali, tapi kata siapa?.
5 #5/Maksa banget.
6 #6/Seru seruan dulu.
7 #7/Ini akan berakhir.Tapi entah kapan dimulai.
8 #8/Awal baru.
9 #9/Hanya sandiwara semata?
10 #10/Menjelaskan yang sebenarnya.
11 #11/Dua permintaan.
12 #12/Guru yang bernama DELIMA.
13 #13/PAMAN JORDAN.
14 #14/Belajar tentang Perkantoran.
15 #15/Bekas taman yang akan dijadikan sebagai ruangan baru.
16 #16/Masalah utang.
17 #17/Awal pertama harus dilaksanakan sungguh sungguh.
18 #18/Bukan pemandangan indah.
19 #19/Kegiatan yang akan menjadi pembiasaan menjadi yang lebih baik ke depan nya.
20 #20/Sandiwara apalagi yang dia mainkan?
21 #21/Bunga yang begitu berbahaya, seperti yang memberikan nya.
22 #22/Ambang batas?
23 #23/Belanja ke mall
24 #24/Kedatangan Sahabat masa kecil.
25 Draft
26 Pengumuman
27 #25/Salam XENA kita masa dilupain.
28 Draft
29 Alby Suka Kue Keju.
30 Alby suka kue keju.
31 #26/Alby suka kue keju.
32 #27/Kecewa?
33 #28/Benarkah permintaan maaf an?
34 #29/ Wanita gatal.
35 #30/Rencana agar asisten nya pergi.
36 #31/Sebenarnya apa yang terjadi?
37 #32/Masa kecil dulu.
38 #33/Percaya bahwa papa tak salah.
39 #34/wanita itulah yang harus disalahkan.
40 #35/Tak ada jawaban bahkan keberadaan nya.
41 #36/Kata menyerah? tak ada di kamusku.
42 #37/ Gara-Gara sebuah vidio
43 #38/Kericuhan para wartawan di luar.
44 #39/Tak enak hati dengan Paman Jordan.
45 #40/ Tak berhak anda mengetahui hal pribadi orang lain.
46 #41/ Paman Jordan Jatuh Pingsan.
47 #42/Eve tergila gila dengan cinta nya.
48 #43/Bubur ayam bawang.
49 #44/Wanita misterius
50 #45/Kucing lucu hingga tugas ku lupakan.
51 #46/Emosi hanya menyia-nyiakan waktu.
52 #47/Kau takut? tapi itu bukan salah ku!.
53 #48/Someone still Care's.
Episodes

Updated 53 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
#4/Semua gak bakal bisa kembali, tapi kata siapa?.
5
#5/Maksa banget.
6
#6/Seru seruan dulu.
7
#7/Ini akan berakhir.Tapi entah kapan dimulai.
8
#8/Awal baru.
9
#9/Hanya sandiwara semata?
10
#10/Menjelaskan yang sebenarnya.
11
#11/Dua permintaan.
12
#12/Guru yang bernama DELIMA.
13
#13/PAMAN JORDAN.
14
#14/Belajar tentang Perkantoran.
15
#15/Bekas taman yang akan dijadikan sebagai ruangan baru.
16
#16/Masalah utang.
17
#17/Awal pertama harus dilaksanakan sungguh sungguh.
18
#18/Bukan pemandangan indah.
19
#19/Kegiatan yang akan menjadi pembiasaan menjadi yang lebih baik ke depan nya.
20
#20/Sandiwara apalagi yang dia mainkan?
21
#21/Bunga yang begitu berbahaya, seperti yang memberikan nya.
22
#22/Ambang batas?
23
#23/Belanja ke mall
24
#24/Kedatangan Sahabat masa kecil.
25
Draft
26
Pengumuman
27
#25/Salam XENA kita masa dilupain.
28
Draft
29
Alby Suka Kue Keju.
30
Alby suka kue keju.
31
#26/Alby suka kue keju.
32
#27/Kecewa?
33
#28/Benarkah permintaan maaf an?
34
#29/ Wanita gatal.
35
#30/Rencana agar asisten nya pergi.
36
#31/Sebenarnya apa yang terjadi?
37
#32/Masa kecil dulu.
38
#33/Percaya bahwa papa tak salah.
39
#34/wanita itulah yang harus disalahkan.
40
#35/Tak ada jawaban bahkan keberadaan nya.
41
#36/Kata menyerah? tak ada di kamusku.
42
#37/ Gara-Gara sebuah vidio
43
#38/Kericuhan para wartawan di luar.
44
#39/Tak enak hati dengan Paman Jordan.
45
#40/ Tak berhak anda mengetahui hal pribadi orang lain.
46
#41/ Paman Jordan Jatuh Pingsan.
47
#42/Eve tergila gila dengan cinta nya.
48
#43/Bubur ayam bawang.
49
#44/Wanita misterius
50
#45/Kucing lucu hingga tugas ku lupakan.
51
#46/Emosi hanya menyia-nyiakan waktu.
52
#47/Kau takut? tapi itu bukan salah ku!.
53
#48/Someone still Care's.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!