#10/Menjelaskan yang sebenarnya.

Sekarang Karin malah seperti di interograsi samaama Papa. Mereka seperti curiga dengan Karin. Tapi jangan sampai Pratama tau niat Karin sebenarnya.

Di ruang kerja Pratama terdapat Adriana, Pratama dan Karin saja. Asisten pribadi Pratama sudah pergi sedari tadi. Membiarkan mereka berdua untuk mendengar alasan apa yang harus masuk akal di dengar untuk Pratama dan Adriana.

"Kenapa kamu tiba tiba batalin tunangan nya sayang? bukannya kamu yang minta?" tanya Pratama duduk di sebelah Karin. Adriana juga ikut duduk di sebelah Karin. Karin mengalihkan pandangan nya, terlihat berpikir. Benar benar mendadak, apa yang harus Karin katakan?

"Karena..." ia menjeda kata kata nya membuat Adriana geger "Kenapa sayang? karena apa???" tanya Adriana penasaran.

"Sudah sayang, biarkan Karin berbicara dulu... Mungkin dia punya alasan yang lain, jangan paksa dia".

Karin merasa bersalah, ia harus menjelaskan semua yang terjadi, atau membual saja? kalau membual kebohongan apa Papa dan Mama nya akan percaya? pasti tak kan semudah itu. Tapi karin akan berusaha membujuk Papa nya.

"Karena aku gak sayang lagi sama Haikal lagi Pa" jawab Karin menunduk dengan wajah lesu.

Pratama mengelus puncak kepala anak nya "Kenapa begitu sayang? Haikal berbuat jahat sama kamu?" tanya pelan Papa yang membuat Karin sedikit berdegup kencang saking gugup nya.

"Tapi kan gak mungkin Pa, kan Papa tau sendiri kalau Haikal itu anak baik baik. Dia juga gak pernah jahat ke Papa sama Mama kan??? dia juga baik banget sama Karin, kenapa orang sebaik Haikal enggak kamu sayangi Karin... Mama percaya kok Haikal itu orang nya baik hati".

Karin terdiam sesaat, baik hati? baik hati darimana kalau ada? dia hanya Pria Bullshit, Pria dengan 1000 kebohongan seperti itu memang layak Karin hempaskan jauh jauh.

Jadi bagaimana Karin menjelaskan tentang sifat asli Haikal yang sebenarnya? sedangkan ia tak punya bukti apapun.

Haikal benar benar Pria cerdik bahkan dibuat Adriana menaruh kepercayaan kepada nya. Tapi mereka berdua tak tau di belakang Haikal begitu kejam, benar benar Lelaki kejam. Karin tak ingin mengingat kejadian kejadian saat ia ber cekcok dengan Laki-Laki itu. sudah cukup ia menangis untuk kejadian suram nya, sekarang Karin akan berusaha lebih baik, karena untuk itulah Karin diberi kesempatan.

"Pa... Ma... Dengarin Karin ya, aku gak mau tunangan sama Haikal karena suatu alasan. Dan alasan itu membuat aku gak mau kalau di suatu saat akan terjadi hal yang gak ku inginkan" Karin berbicara yang tak bisa dimengerti mereka berdua.

"Maksudmu suatu alasan seperti apa Karin?" tanya Papa tak mengerti. Adriana maju mendekat ke arah Karin yang juga ikut penasaran. Karin menggandeng tangan Papa dan Mama nya berbarengan menaruh kedua tangan mereka ke pahu nya.

"Mama... Papa... Bakal percaya kan sama aku?. Mama bakal setuju kan kalau aku cerita semua nya??? Papa,. Mama bakal memihak ku kan?" tanya Karin ke Mama dan Papa, yang dijawab anggukan kecil.

Mereka berdua menelan ludah dengan susah, ada apa suasana meyakinkan ini rasanya membuat hati mereka tak tenang saja.

"Apapun ucapan kamu sayang, Papa Mama bakal Terima itu"jawab Papa yang dibarengi anggukan kecil Mama.

"Aku...".

Mereka berdua menunggu bahkan tanpa berkedip sama sekali... Menunggu jawaban dari tadi . Karin berdegup kencang sendiri, ia jujur atau tidak ya???. Rasanya seperti tantangan saja.

Tok...Tok.. Tok...

"Ah!" Pratama dan Adriana kaget dengan ketukan pintu yang membuyarkan mereka berdua yang akan fokus dengan pembicaraan yang akan disampaikan Anak nya, tapi malah diganggu oleh ketukan pintu.

"Masuk" suruh Pratama melihat pelayan pribadi nya Alan membawa nampan yang di atas nya terdapat 3 gelas jus jeruk dan 3 potong kue stoberi.

"Terimakasih ya Alan, lain kali jangan ngagetin. Soalnya saya kaget tadi".

Alan membungkuk "Maafkan saya. Saya akan pelan mengetuk pintu nya. Permisi kalau ada yang dibutuhkan bisa bilang kepada saya" pamit nya membawa nampan putih di tangan nya.

Karin terus menatap asisten pribadi Papa nya, ALAN. setelah pernikahan nya dengan Haikal, Alan tak pernah datang ke rumah nya, tapi Alan masih setia dengan Pratama sampai akhir hayat Pratama, Alan tetap menemani Papa nya.

Alan adalah keluarga yang juga kaya raya, keluarga yang terpandang. dari dulu ada banyak pertanyaan yang muncul di dalam benaknya, kenapa Alan menjadi pelayan Papa nya?. Sedangkan ia sudah kaya tak perlu uang lagi? apa Alan mempunyai perjanjian dengan Papa? tunggu kenapa malah memikirkan ini...Nanti saja Karin pikirkan, sekarang yang harus ia lakukan adalah melanjutkan ucapan nya tadi.

"Oh, bagaimana kalau makan kue dulu? ini... Enak lo rasanya stoberi... Haha kayaknya ini bisa menenangkan suasana ya kan Pa?" Adriana mengedipkan sebelah mata ke arah Pratama, yang dijawab Papa yang gugup sendiri "Eh iya Karin, makan ini dulu. Baru cerita nya nanti aja... Kamu mau gak?"tawar Papa.

Karin menghembuskan napas "Ya deh, aku mau".

Ia mengambil sepotong kue dengan memakai sendok kecil di samping kue. Memotong potongan kecil kue lalu memakan nya. "Enak" pikir Karin menatap Mama dan Papa yang juga ikutan senang. "Bagaimana? enak gak?" tanya Papa.

"Hm" jawab Karin. Mereka berdua terlihat senang, "Ya kan buatan Nina emang gak ada lawan!"ujar Adriana senang mengembangkan senyum lebar.

Nina? siapa? seingat Karin tak ada pembantu yang namanya Nina. Apa anak baru? tapi Karin juga tak mengenal semua pembantu yang ada disini. Mungkin saja Karin memang tak mengenalnya sekarang dan sekarang di masa lalu.

Seusai makan mereka bertiga menaruh piring ke meja kembali menata rapi. Setelah itu mereka bertiga menyatukan gelas mereka masing masing.

"CHERSS"

Karin menaruh gelas yang baru saja ia minum, Pratama dan Adriana menyusul. Kelegaan datang ke mereka bertiga, rasanya setelah melalui momen menenggang kan tadi. Suasana sekarang jadi lega lagi.

"Pa...Ma aku mulai cerita ya" Karin mulai memberanikan diri.

Pratama dan Adriana langsung memosisi kan duduk mereka, mendengar dengan seksama akan apa yang disampaikan putri nya.

"Pa, Ma alasan kenapa aku batalin tunangan ku sama Haikal karena Haikal jahat"

Mereka berdua terkejut dengan perkataan Karin, pikir mereka sembrono sekali Karin mengatakan itu. Padahal Haikal anak nya baik baik, pikir mereka.

"Hush! kamu gak boleh gitu Karin. Haikal itu jelas jelas Pria baik. Kamu gak boleh negatif thinking gitu".

Benar seperti dugaan Karin, Pratama dan Adriana tak kan percaya semudah itu.

"Pa... Ma.. percaya sama aku, Haikal itu jahat! dia mau celakain aku Pa...Ma" bohong Karin padahal nyata di masa depan.

"Karin sayang, kamu ada apa sebenarnya?. Kami tau kalau haikal itu anak nya baik, ramah, suka menolong dan dia itu perhatian banget sama kita kita kan Ma"

"Benar tuh, kamu gak ngerasain cinta tulus pacarmu sih?jangan fitnah sayang. Kejam tau ingat kata pepatah fitnah lebih kejam daripada pembunuhan"

Karin berpikir "Bahkan pembunuhan lebih kejam daripada fitnah Ma, soalnya Aku dan Tasya aja udah ngerasain kejam nya Mas Haikal" pikir Karin dengan tatapan datar.

"Mama... Papa... Kalian gak apa percaya atau gak sama aku. Tapi pliss aku gak mau tunangan sama dia, aku udah tau sifat jahat nya. Selama ini aku dibohongi Pa, Ma... Selama ini aku dibodohi. Mengirimi nya uang beberapa kali dengan mudah nya".

Adriana dan Pratama saling tatap menatap, mereka diam seribu bahasa. Kalau anak nya sudah begini, orang tua tak bisa membantah lagi.

"Ma.. Pa... Kalian janji kan bakal percaya sama aku? kalian udah janji dari awal... Percaya ya, Haikal bukan sebaik yang kita kira. Jangan melihat dari penampilan luar nya saja tapi juga dalam nya".

Pratama berpikir sejenak "Papa percaya sama kamu"

"MAS!!!" teriak Adriana tiba tiba.

Pratama menatap tajam Adriana "Biarkan anak kita yang memilih Biarkan dia yang menentukan mana yang baik, mana yang buruk untuk nya. Karena jodoh bukan di tangan kita Ma. Biarkan Karin membuat keputusan nya sendiri".

Karin tersenyum lebar, senang dengan ucapan Pratama.

"PAPA MAKASIH!!!" sambil memeluk Papa tak lupa memeluk Mama juga.

"Tapi sayang mama akan membiarkan kamu. Tapi dengan satu syarat! kalau kamu bisa membuktikan ucapan mu. Mama akan percaya bahkan akan membantumu lebih kalau kamu membutuhkan Mama, kapanpun itu".

Karin memantapkan diri dengan perkataan Mama nya "Akan ku buktikan kebenaran yang sebenarnya kepada kalian, bukti kuat yang pasti nya membuat kalian terkejut nanti!".

Mereka berdua hanya menjawab dengan senyuman tipis.

Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 #4/Semua gak bakal bisa kembali, tapi kata siapa?.
5 #5/Maksa banget.
6 #6/Seru seruan dulu.
7 #7/Ini akan berakhir.Tapi entah kapan dimulai.
8 #8/Awal baru.
9 #9/Hanya sandiwara semata?
10 #10/Menjelaskan yang sebenarnya.
11 #11/Dua permintaan.
12 #12/Guru yang bernama DELIMA.
13 #13/PAMAN JORDAN.
14 #14/Belajar tentang Perkantoran.
15 #15/Bekas taman yang akan dijadikan sebagai ruangan baru.
16 #16/Masalah utang.
17 #17/Awal pertama harus dilaksanakan sungguh sungguh.
18 #18/Bukan pemandangan indah.
19 #19/Kegiatan yang akan menjadi pembiasaan menjadi yang lebih baik ke depan nya.
20 #20/Sandiwara apalagi yang dia mainkan?
21 #21/Bunga yang begitu berbahaya, seperti yang memberikan nya.
22 #22/Ambang batas?
23 #23/Belanja ke mall
24 #24/Kedatangan Sahabat masa kecil.
25 Draft
26 Pengumuman
27 #25/Salam XENA kita masa dilupain.
28 Draft
29 Alby Suka Kue Keju.
30 Alby suka kue keju.
31 #26/Alby suka kue keju.
32 #27/Kecewa?
33 #28/Benarkah permintaan maaf an?
34 #29/ Wanita gatal.
35 #30/Rencana agar asisten nya pergi.
36 #31/Sebenarnya apa yang terjadi?
37 #32/Masa kecil dulu.
38 #33/Percaya bahwa papa tak salah.
39 #34/wanita itulah yang harus disalahkan.
40 #35/Tak ada jawaban bahkan keberadaan nya.
41 #36/Kata menyerah? tak ada di kamusku.
42 #37/ Gara-Gara sebuah vidio
43 #38/Kericuhan para wartawan di luar.
44 #39/Tak enak hati dengan Paman Jordan.
45 #40/ Tak berhak anda mengetahui hal pribadi orang lain.
46 #41/ Paman Jordan Jatuh Pingsan.
47 #42/Eve tergila gila dengan cinta nya.
48 #43/Bubur ayam bawang.
49 #44/Wanita misterius
50 #45/Kucing lucu hingga tugas ku lupakan.
51 #46/Emosi hanya menyia-nyiakan waktu.
52 #47/Kau takut? tapi itu bukan salah ku!.
53 #48/Someone still Care's.
Episodes

Updated 53 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
#4/Semua gak bakal bisa kembali, tapi kata siapa?.
5
#5/Maksa banget.
6
#6/Seru seruan dulu.
7
#7/Ini akan berakhir.Tapi entah kapan dimulai.
8
#8/Awal baru.
9
#9/Hanya sandiwara semata?
10
#10/Menjelaskan yang sebenarnya.
11
#11/Dua permintaan.
12
#12/Guru yang bernama DELIMA.
13
#13/PAMAN JORDAN.
14
#14/Belajar tentang Perkantoran.
15
#15/Bekas taman yang akan dijadikan sebagai ruangan baru.
16
#16/Masalah utang.
17
#17/Awal pertama harus dilaksanakan sungguh sungguh.
18
#18/Bukan pemandangan indah.
19
#19/Kegiatan yang akan menjadi pembiasaan menjadi yang lebih baik ke depan nya.
20
#20/Sandiwara apalagi yang dia mainkan?
21
#21/Bunga yang begitu berbahaya, seperti yang memberikan nya.
22
#22/Ambang batas?
23
#23/Belanja ke mall
24
#24/Kedatangan Sahabat masa kecil.
25
Draft
26
Pengumuman
27
#25/Salam XENA kita masa dilupain.
28
Draft
29
Alby Suka Kue Keju.
30
Alby suka kue keju.
31
#26/Alby suka kue keju.
32
#27/Kecewa?
33
#28/Benarkah permintaan maaf an?
34
#29/ Wanita gatal.
35
#30/Rencana agar asisten nya pergi.
36
#31/Sebenarnya apa yang terjadi?
37
#32/Masa kecil dulu.
38
#33/Percaya bahwa papa tak salah.
39
#34/wanita itulah yang harus disalahkan.
40
#35/Tak ada jawaban bahkan keberadaan nya.
41
#36/Kata menyerah? tak ada di kamusku.
42
#37/ Gara-Gara sebuah vidio
43
#38/Kericuhan para wartawan di luar.
44
#39/Tak enak hati dengan Paman Jordan.
45
#40/ Tak berhak anda mengetahui hal pribadi orang lain.
46
#41/ Paman Jordan Jatuh Pingsan.
47
#42/Eve tergila gila dengan cinta nya.
48
#43/Bubur ayam bawang.
49
#44/Wanita misterius
50
#45/Kucing lucu hingga tugas ku lupakan.
51
#46/Emosi hanya menyia-nyiakan waktu.
52
#47/Kau takut? tapi itu bukan salah ku!.
53
#48/Someone still Care's.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!