#4/Semua gak bakal bisa kembali, tapi kata siapa?.

"Berpikir ini nyata atau tidak, tapi percaya lah ini nyata. tak akan ada yang mengira kan? polisi sudah menjelaskan di dalam bingkisan coklat itu terdapat (Racun yang tak bisa dijelaskan) menurut ku Racun itu jelas mahal, Racun yang tak bisa diidentifikasi".

"Tapi pembunuhan ini tak ku sebar kemana mana, bilang saja aku beli di suatu tempat. Di suatu toko yang menjual coklat ini. Ingin polisi selidiki tapi polisi juga tau mereka mempunyai hak atau tidak untuk mencari tau karena aku bilang ("Tak usah! saya akan mengunjungi toko itu sendirian.Kalian lanjut lah bekerja. Katakan saja kalau anak ku keracunan" dan polisi awal nya menolak apalagi curiga dengan ku".

"Pikir mereka bisa jadi diriku lah yang berbuat seperti ini tapi tak ada bukti yang membuktikan semua itu, hanya DNA milik Tasya yang tertempel di bukti. Jadi mereka pergi dengan catatan (mendiang Tasya keracunan). Mereka seolah tak berpikir apa apa lagi, tak juga curiga lebih lebih dalam lagi. Mereka memilih untuk pergi begitu saja".

"Lalu bagaimana aku mengatasi para publik yang nantinya tau kalau Tasya sudah tak ada? Anak ku sendiri? aku sudah berkata kepada para polisi yang duduk di rumah ku ini untuk jangan mengatakan kematian Anak ku kepada siapapun karena diriku tak ingin keributan publik, netizen,apalagi wartawan".

Nanti malah "BOS HAIKAL BOS TERBESAR SE ASIA NO 3 DIKABAR KAN KALAU ANAK PEREMPUAN SATU SATUNYA , ANATASYA PUTRI MENINGGAL DALAM KEADAAN MENGGENASKAN" pikir karin.

Haikal bisa mengatasi para wartawan, sedangkan dirinya tak bisa mengatasi gila nya wartawan di luar sana. Para polisi setuju, pergi hanya membantu memasukkan mayat ke dalam peti, lalu di beri doa. Menaburkan setangkai bunga disekitar peti putih milik Tasya.

Menatap peti mati milik Anak nya Karin terduduk lemas, menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya, menangis sejadi jadi nya, menangis kesedihan, menangis ketakutan, tak rela,dan bersalah.

Karin ingin meraih tangan Anak nya, ia ingin mengelus kepala anak nya, ia ingin tersenyum bersama dengan nya untuk terakhir kali nya, ia ingin melihat anak nya menikah dengan bahagia nantinya, ia ingin memeluk erat, memeluk erat hingga tak mau melepaskan eratan milik nya.

Dipandangi foto Tasya, Karin malah teringat sendiri, menangis sendiri, apalagi hanya dia disini sendiri. Tak bisa ia pungkiri kalau ia lebih sedih daripada saat kehilangan uang. Rasanya membiarkan seorang anak pergi itu begitu sulit, tanpa anak yang kita sayangi, apa kita bisa hidup?kita seperti kehilangan sesuatu kan? terasa sepi di hati bahkan disini.

Apa kita bisa move on keesok-esokan hari nya? apa kita bisa melupakan semua ini? melupakan hal tersedih yang tak pernah hilang dan bisa saja membekas hingga membuat seorang Ibu trauma?.

Bayangkan, seorang Ayah - seorang Papa tega membunuh Anak nya. seorang Ayah tega, bahkan pada Anak nya satu satu nya - pada Anak sedarah nya. bahkan "Papamu" meragukan mu, ia seperti tak percaya atas dirimu "Nak" lalu selama 7 tahun ini, "Papamu" menganggap mu apa? menganggap mu apa? seorang anak kecil, belia, tanpa perlu kasih sayang? tanpa hati? "Papamu" berbuat seperti itu, lihat memang dia lebih jahat daripada yang di kira.

Tak kan menyangka seorang "Ayah" berbuat seperti ini. padahal Tasya sudah menunggu Papa, Mama nya untuk makan bersama, makan coklat bersama sama. Ingin merasakan keluarga hangat, nyaman, tentram.

Tak seperti Haikal, Pria tak tahu diri, tak tahu terimakasih, tak punya hati, tak punya belas kasih, bahkan juga gak peduli dengan keluarga nya. Yang dipikir hanya uang, uang dan uang apalagi hasrat gak ada lagi yang lain.

Bagaimana netizen menanggapi kalau CEO yang katanya murah hati tapi ditutupi dengan sifat cuek,muka datar nya itu hanya kesalahan? hei, Haikal sudah ia Karin ketahui sifat nya.

7 Tahun Drama, 7 Tahun sudah bersandiwara, muka 2 tanpa diketahui Istri dan Anak nya sama sekali. Semua sudah terbongkar, sekarang Haikal, bagaimana komentarmu atas dirimu yang akan Karin akui di depan publik nantinya. Tak sabar juga, Karin menantikan nya.

.

Di Kantor besar milik Haikal.

"Aku punya tugas untuk mu, Zern" Haikal memutar kursi kantor nya menghadap ke arah lelaki tegap , tinggi tentu berbadan besar. Zern yang baru saja dipanggil, mendapatkan tugas dadakan dari ketua nya, Haikal.

"Bunuh wanita itu".

Zern membungkuk "Tentu tuan, siapa dia?" tanya Zern tak tahu siapa yang akan ditugaskan ke dalam aksi gila ini.

"Istriku".

Zern terkejut, badan nya kaku menegang mendengar nya.

"I... Istri Ba-pak?".

Haikal mengangguk mantap "Pokoknya aku harus dapat kabar kalau dia sudah tiada tanpa bukti, persis dengan apa yang biasanya kau lakukan. Tak apa hanya begitu saja aku akan menangani bukti bukti nya".

Zern membantah"Tapi tuan membunuh seseorang yang pasti nya anda sayangi...".

Haikal berdecih kenapa asisten nya tak menurut saja tinggal bilang iya begitu "Aku suruh kamu bunuh Karin, kalau kamu gak setuju gak papa lagian. Aku bisa menyuruh siapa pun walau bukan dirimu. Yang ingin kudengar sekarang adalah Karin sudah tiada, tak ada penolakan! tak ada alasan!".

Zern tak bisa berbuat apa apa bahkan, tak bisa berkata kata lagi, tak bisa bepikir normal. yang bisa ia lakukan hanyalah menuruti perintah tuan nya. tak perlu membantah, apa itu membantah? Zern tak bisa menolak lagi.

"Si... siap Tuan, akan saya laksanakan" Zern terpaksa mengatakan ini.

"Laksanakan tugasmu segera!".

Zern membungkuk hormat, pamit pergi dari ruang Haikal meninggalkan Haikal dengan gelak tawa jahat nya.

Zern menyiapkan pistol dan beberapa peluru tapi cukup untuk aksi ini, tak lupa dengan obat dan racun khas nya. Zern mengambil HP miliknya, segera menekan tanda telepon awalnya Zern menelepon Karin. Tapi Karin tak mengangkat telepon nya, tapi ini sudah ketiga kali nya baru Karin menerima panggilan nya.

"Halo" terdengar suara lirihan dari sana. Zern tak yakin untuk melanjutkan misi nya, merasa kasihan dengan wanita ini. Tapi untuk apa? pembunuh tak perlu hati, pembunuh tak perlu rasa empati, pembunuh hanya pembunuh mereka hanya perlu melakukan kekejaman untuk kepuasan mereka sendiri.

Tapi Zern merasa ada yang mengganjal di hati nya "jadi?" atau "Tidak?" untuk melanjutkan, ia hanya perlu pilih satu.

"Kenapa??? kamu juga Sekongkolan kan sama Suami ku! bilang saja! kamu disuruh apa???" belum bicara apa apa Zern sudah dituduh begitu saja.

"Saya ingin mengajak mu ke cafe, memang nya tak boleh?".

Karin langsung mendengkus kesal "Hah? ngapain ngajak aku! bilang aja kamu disuruh kan sama Mas Haikal! bilang aja!" Karin makin meng jutek kan suara nya.

"Percaya sama aku, katanya kamu sedang patah hati kan? aku ingin ngajak kamu jalan jalan, dating ke cafe cafe terdekat, mau gak?".

Karin seolah tak percaya, ia masih tak percaya apalagi dengan asisten kepercayaan Suami nya. Mana mungkin Karin percaya dengan Zern, Zern yang sekarang sudah ia curigai sebagai penusuk ketiga. Bahkan sahabat nya saja sudah menusuk nya dari belakang bagaimana dengan asisten nya Haikal yang jelas jelas kepercayaan nya?.

"Kau mengatur rencana? atau menggoda ku? tak kan mempan sih. Jadi menurutku tak perlu karena memang tak ku butuhkan sikap muka dua mu yang sama sama persis dengan Mas Haikal, jadi jangan bersandiwara karena aku tau semua nya!".

Zern tak terkejut malah tersenyum tipis "Oh ya? bagaimana kau bisa tahu tentang ku kalau kita hanya ketemu sekali? aku akan ke rumah mu, menyusul mu. siapkan baju cantik mu. Aku tak ingin malu di depan publik".

"HAH???".

Karin tak bisa berkata kata lagi, cowok ini gila atau gimana??? bisa bisa nya.

"Hah! kau gila atau..." Zern segera menutup percakapan mereka. Zern tersenyum manis "aku segera datang Honey" Honey bagi nya adalah panggilan untuk orang yang akan mati ditangan nya, jadi sayangi dulu baru renggut nyawa nya.

Terpopuler

Comments

verachipuuu

verachipuuu

lanjut

2022-12-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 #4/Semua gak bakal bisa kembali, tapi kata siapa?.
5 #5/Maksa banget.
6 #6/Seru seruan dulu.
7 #7/Ini akan berakhir.Tapi entah kapan dimulai.
8 #8/Awal baru.
9 #9/Hanya sandiwara semata?
10 #10/Menjelaskan yang sebenarnya.
11 #11/Dua permintaan.
12 #12/Guru yang bernama DELIMA.
13 #13/PAMAN JORDAN.
14 #14/Belajar tentang Perkantoran.
15 #15/Bekas taman yang akan dijadikan sebagai ruangan baru.
16 #16/Masalah utang.
17 #17/Awal pertama harus dilaksanakan sungguh sungguh.
18 #18/Bukan pemandangan indah.
19 #19/Kegiatan yang akan menjadi pembiasaan menjadi yang lebih baik ke depan nya.
20 #20/Sandiwara apalagi yang dia mainkan?
21 #21/Bunga yang begitu berbahaya, seperti yang memberikan nya.
22 #22/Ambang batas?
23 #23/Belanja ke mall
24 #24/Kedatangan Sahabat masa kecil.
25 Draft
26 Pengumuman
27 #25/Salam XENA kita masa dilupain.
28 Draft
29 Alby Suka Kue Keju.
30 Alby suka kue keju.
31 #26/Alby suka kue keju.
32 #27/Kecewa?
33 #28/Benarkah permintaan maaf an?
34 #29/ Wanita gatal.
35 #30/Rencana agar asisten nya pergi.
36 #31/Sebenarnya apa yang terjadi?
37 #32/Masa kecil dulu.
38 #33/Percaya bahwa papa tak salah.
39 #34/wanita itulah yang harus disalahkan.
40 #35/Tak ada jawaban bahkan keberadaan nya.
41 #36/Kata menyerah? tak ada di kamusku.
42 #37/ Gara-Gara sebuah vidio
43 #38/Kericuhan para wartawan di luar.
44 #39/Tak enak hati dengan Paman Jordan.
45 #40/ Tak berhak anda mengetahui hal pribadi orang lain.
46 #41/ Paman Jordan Jatuh Pingsan.
47 #42/Eve tergila gila dengan cinta nya.
48 #43/Bubur ayam bawang.
49 #44/Wanita misterius
50 #45/Kucing lucu hingga tugas ku lupakan.
51 #46/Emosi hanya menyia-nyiakan waktu.
52 #47/Kau takut? tapi itu bukan salah ku!.
53 #48/Someone still Care's.
Episodes

Updated 53 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
#4/Semua gak bakal bisa kembali, tapi kata siapa?.
5
#5/Maksa banget.
6
#6/Seru seruan dulu.
7
#7/Ini akan berakhir.Tapi entah kapan dimulai.
8
#8/Awal baru.
9
#9/Hanya sandiwara semata?
10
#10/Menjelaskan yang sebenarnya.
11
#11/Dua permintaan.
12
#12/Guru yang bernama DELIMA.
13
#13/PAMAN JORDAN.
14
#14/Belajar tentang Perkantoran.
15
#15/Bekas taman yang akan dijadikan sebagai ruangan baru.
16
#16/Masalah utang.
17
#17/Awal pertama harus dilaksanakan sungguh sungguh.
18
#18/Bukan pemandangan indah.
19
#19/Kegiatan yang akan menjadi pembiasaan menjadi yang lebih baik ke depan nya.
20
#20/Sandiwara apalagi yang dia mainkan?
21
#21/Bunga yang begitu berbahaya, seperti yang memberikan nya.
22
#22/Ambang batas?
23
#23/Belanja ke mall
24
#24/Kedatangan Sahabat masa kecil.
25
Draft
26
Pengumuman
27
#25/Salam XENA kita masa dilupain.
28
Draft
29
Alby Suka Kue Keju.
30
Alby suka kue keju.
31
#26/Alby suka kue keju.
32
#27/Kecewa?
33
#28/Benarkah permintaan maaf an?
34
#29/ Wanita gatal.
35
#30/Rencana agar asisten nya pergi.
36
#31/Sebenarnya apa yang terjadi?
37
#32/Masa kecil dulu.
38
#33/Percaya bahwa papa tak salah.
39
#34/wanita itulah yang harus disalahkan.
40
#35/Tak ada jawaban bahkan keberadaan nya.
41
#36/Kata menyerah? tak ada di kamusku.
42
#37/ Gara-Gara sebuah vidio
43
#38/Kericuhan para wartawan di luar.
44
#39/Tak enak hati dengan Paman Jordan.
45
#40/ Tak berhak anda mengetahui hal pribadi orang lain.
46
#41/ Paman Jordan Jatuh Pingsan.
47
#42/Eve tergila gila dengan cinta nya.
48
#43/Bubur ayam bawang.
49
#44/Wanita misterius
50
#45/Kucing lucu hingga tugas ku lupakan.
51
#46/Emosi hanya menyia-nyiakan waktu.
52
#47/Kau takut? tapi itu bukan salah ku!.
53
#48/Someone still Care's.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!