"Hari ini aku mau mengajakmu untuk ke tempat kakekku." ucap Frederick.
"Kenapa aku harus ikut denganmu ke tempat kakekmu?" tanya Viorella kepada Frederick.
"Bisa tidak tidak usah tanya begitu." ucap Frederick yang membuat Viorella langsung memutar kedua bola matanya dengan begitu jenggah.
"Bisa tidak kamu memberikan alasan aku yang tepat untuk ikut kamu ke rumah kakekmu itu? jika tidak ada alasan yang tepat Tentu saja aku tidak mau." jawab Viorella.
Mau ataupun tidak Viorella harus melakukan apa yang sudah menjadi kesepakatan mereka.
"Kamu ingatkan perjanjian kita?" Frederick yang sudah mulai mengingatkan Viorella.
"Ya ya aku tahu, dasar pria yang menyebalkan." jawab Viorella yang kemudian akhirnya Pergi bersama Frederick ke rumah kakeknya.
Salah satu anak buah Frederick terlihat memberikan informasi itu kepada kakek Harold.
"Baiklah kalau begitu, aku akan menunggu mereka di rumah." jawab kakek Harold yang kemudian mematikan ponselnya.
Kakek Harold Sepertinya mencium sesuatu yang aneh, dia selalu mencari tahu mengenai cucunya itu. tidak mungkin cucunya itu tiba-tiba saja sudah mempunyai kekasih atau mungkin sebenarnya cucunya itu sudah mempunyai wanita yang dia suka namun dia menyembunyikannya.
Sekitar 30 menit kemudian Frederick sudah sampai di rumah kakeknya, terlihat pria itu mengetuk kaca mobil untuk meminta Viorella keluar dari mobil.
"Kamu itu pria macam apaan? kalau aku menjadi kekasihmu kamu seharusnya membuka pintu, mengulurkan tanganmu kepadaku dan menunjukkan senyumanmu itu. kalau kamu memperlakukan aku seperti itu pasti banyak orang yang mengira kalau aku ini pembantumu." ucap Viorella yang membuat Frederick nampak tersenyum.
"Baguslah kalau begitu, aku kira kamu lupa dengan perjanjian kita." jawab Frederick.
"Dasar pria tidak tahu diri, dikasih hati malah minta jantung. Aku ingin sekali melemparmu ke planet lain, dengan begitu kamu akan menjadi alien menyebalkan." Viorella yang terlihat mengulurkan tangannya kepada Frederick.
Sedangkan Frederick sendiri tentu saja pria itu meraih tangan Viorella kemudian menunjukkan senyumnya.
"Begitu dong, kalau mau akting harus total. harus baik dan harus cakep, Kalau aku sendiri yang suruh akting memangnya siapa yang memintaku tadi? siapa yang menyuruhku? dasar pria tidak tahu diri." Viorella yang terlihat terus mencaci maki Frederick.
"Sebenarnya di sini itu siapa majikannya dan siapa orang yang dibayar? kenapa malah kamu memarahiku?" tanya Frederick.
"Bukannya aku memarahi mu, aku hanya memperingatkan dirimu saja, kamu memintaku untuk berakting Sedangkan kamu sendiri tidak bisa melakukan akting. kalau kamu meminta orang lain untuk berakting kamu harus total, kamu harus mempunyai jiwa seorang pemain aktor. tidak bisa berakting ngapain juga menyuruh orang lain berakting." jawab Viorella yang kemudian keluar dari mobil.
Pakaian sederhana yang dipakai oleh Viorella nampak membuat Frederick sedikit puas, karena kakeknya itu adalah tipikal pria yang tidak suka dengan para wanita yang memakai pakaian terlalu seksi. langkah kaki Frederick memasuki rumah besar milik kakeknya, pria itu terlihat berjalan hendak meninggalkan Viorella namun seketika Viorella meraih tangan Frederick dan menggenggamnya.
"Kamu kira aku ini pembantumu, kalau aku kekasihmu kamu harus memegang erat tanganku dong." ucap Viorella sambil menatap Frederick hingga membuat pria itu langsung terkejut.
"Apa harus?" tanya Frederick.
"Kamu ini pria macam? kamu itu dulu lahirnya di mana? Apa di kolong jembatan atau di rumah para setan?" tanya Viorella yang membuat Frederick harus memijit kepalanya yang terasa pening.
Kata-kata yang keluar dari mulut Viorella terasa membuat Frederick malah sakit kepala.
"Oke, kalau kekasih itu seperti ini tangannya dipegang, lalu?" tanya Frederick yang memang wanita pria itu tidak pernah sekalipun berkencan dengan seorang wanita.
"Dasar pria alien, Aku yakin kalau kamu itu bukan manusia sungguhan, kamu ini benar-benar alien kan?" tanya Viorella yang membuat Frederick harus menahan amarahnya. karena jika dia marah tentu saja semua rencananya gagal, dia sudah berada di depan rumah kakeknya dia harus membuat rencana sebaik mungkin.
"Terserah apa yang kamu katakan." ucap Frederick yang kemudian mengajak Viorella untuk masuk.
Seorang pria nampak sudah menunggu kedatangan Frederick yang sudah ada di depannya. Pak Beni menunggu cucu dari majikannya tersebut.
"Pak Beni sedang menunggu apa?" tanya Frederick.
"Tuan besar meminta saya untuk menunggu tuan muda dan membawa tuan muda ke taman belakang bersama kekasih Anda." jawab Pak Beni.
Senyum ditunjukkan oleh Viorella kepada Pak Beni, wanita itu memang selalu mudah tersenyum kepada orang-orang yang ada di sampingnya.
"Selamat pagi paman." sapa Viorella kepada Pak Beni.
"Selamat pagi." jawab Pak Beni yang kemudian mengantar Frederick dan Viorella ke taman belakang rumah besar tersebut.
Viorella tidak akan terlalu terkejut dengan rumah mewah karena dirinya juga pernah tinggal di rumah mewah, bahkan sekarang tinggal di gedung besar walaupun gedung itu belum sempurna 100%.
Ketika berada di taman belakang, seorang pria nampak sedang menggali sesuatu. tatapan mata Frederick menatap kakeknya yang sedang melakukan sesuatu.
"Apa yang sedang dilakukan oleh pria itu?" tanya Viorella.
"Dia kakekku, kalau bicara yang sedikit sopan dia tidak suka dengan wanita yang tidak sopan." jawab Frederick yang membuat Viorella menganggukkan kepalanya.
Langkah kaki Frederick dan Viorella mendekati pria tersebut.
"Selamat pagi kakek," Panggil Frederick.
Seketika kakek Harold memutar tubuhnya, pria itu menatap cucunya datang bersama seorang wanita muda.
"Selamat pagi Erik." jawab kakek Harold.
Viorella sedikit kebingungan dengan panggilan pria tua tersebut.
"Kakek, kamu sedang memanggil Siapa?" tanya Viorella yang langsung berbicara kepada pria tua tersebut.
"Aku sedang berbicara dengan cucuku." jawab kakek Harold.
"Maksudmu pria planet ini?" tanya Viorella yang membuat kakek Harold langsung menatap aneh kepada Viorella.
"Maksudnya?" tanya kakek Harold.
"Iya, maksud kakek itu pria alien ini kan?" tanya Viorella yang membuat kakek harul malah langsung tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha..., apa. apa yang kamu katakan tadi?" tanya kakek Harold kepada Viorella.
Sedangkan Frederick yang melihat dan mendengar perkataan Viorella seketika pria itu melotot tajam kepada wanita muda tersebut.
"Kenapa kamu melotot sama aku? kamu kan benar-benar pria alien." jawab santai Viorella.
Pertemuan pertama itu memberikan kesan yang begitu berbeda kepada kakek Harold, pria itu melihat gadis muda berpakaian sederhana. begitu santai, kata-katanya begitu ceplas-ceplos tanpa ada kebohongan sama sekali.
"Sudah sudah kalian duduk dulu, aku sedang menanam beberapa bunga." ucap kakek Harold.
"Bunga apa? kakek suka bunga?" tanya Viorella.
"Kamu jangan sok-sokan mau menanam bunga, kamu itu bisa menanam bunga apa?" tanya Frederick yang seolah menghina wanita itu.
"Dengar ya pria planet, pria alien. tentu saja aku bisa menanam tanaman, Kamu kira aku ini wanita apaan." jawab Viorella.
"Tidak usah, nanti kamu kotor." ucap kakek Harold.
"Kalau kotor kan bisa dicuci tangan, Kenapa harus takut." jawab Viorella kembali.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
mochamad taufan
terlalu bersusah payah menciptakan konflik tom and Jerry terkesan pembaca harus dibuat mengerti sekali kalo si cewe tu bar bar, ga mudah dimiliki, pemuja kemandirian hidup bebas tanpa kekangan.. hmm in fact in real live pasti ga ada laki2 yg Sudi digituin. kalo simbiosis mutualis harusnya ga usah terlalu lebay sikapnya . hmm saran aja sih biar ga terlalu aneh ceritanya ..
2023-12-25
0
Widia Aja
Author, ku jatuh cinta sama karya mu ini...❤
2023-02-09
0
Ninda Auliarizki
Baru x ini baca cerita pacar bayaran yang frontal ke Tuannya. Biasanya cewdnya yg lembuut menyek menyek.. Kereeeen tbor. 👍👍🌷
2023-01-27
1