Sebuah keputusan di buat oleh Viorella untuk membuat jalan pembalasan kepada ibu tiri dan adik tirinya. Jalan pernikahan yang sudah dipilih oleh Viorella. tanpa mengatakan apapun akhirnya kakek Harold mengadakan acara pernikahan yang tidak terlalu meriah namun dihadiri oleh orang-orang yang sangat luar biasa.
Pria tua itu sengaja mengundang orang-orang dari kalangan pembisnis agar mereka mengetahui pernikahan cucunya itu, di salah satu tempat peribadatan Erick menikah Viorella, wanita itu mendapatkan surat nikah dan memperlihatkan kepada para tamu.Viorella yang begitu pandai berakting wanita itu terus menebar senyumnya, dia sudah membuat perjanjian dengan Erik mengenai bantuan yang harus diberikan oleh pria itu kepada Viorella.
"Apa bibirmu itu tidak sakit dari tadi menebar senyum seperti itu?" tanya Erick.
"Kamu ingin aku tertawa terbahak-bahak, menangis atau kamu ingin aku melakukan sesuatu yang lain?" tanya Viorella yang membuat Erik langsung terdiam tanpa bisa menjawab pertanyaan Viorella.
Tak ada hubungan lebih dari sebatas kontrak kerjasama, tidak akan ada hubungan fisik sama sekali di antara mereka. perjanjian itu dibuat oleh Erik yang disetujui oleh Viorella.
"Tentu saja aku tidak akan pernah mengganggumu, kamu lakukan apa yang kamu mau dan aku akan melakukan apa yang aku mau. Jika kamu sudah menemukan wanita tambatan hatimu. Maka segeralah meminta surat perceraian padaku dengan begitu Aku akan segera melepaskan dirimu." ucap Viorella santai.
Mereka berdua tentu saja mengatakan hal itu dengan sangat mudahnya, mereka berdua belum merasakan sesuatu antara satu dengan yang lainnya.
"Baiklah kalau begitu, kita sepakat dan jangan ada yang saling menghianati." ucap Erick.
"Tenang saja, semua rahasiamu aman di tanganku. jadi kamu tidak usah khawatir." jawab Viorella.
Para tamu satu persatu akhirnya meninggalkan pesta itu, kakek Harold benar-benar tertawa bahagia, mimpinya selama ini akhirnya terwujud juga. dia sudah melihat cucu satu-satunya telah memiliki Seorang Istri.
"Hahaha..., mulai sekarang kamu adalah bagian dari keluargaku. Mulai sekarang kamu adalah cucu perempuanku." ucap kakek Harold.
Seketika Viorella memeluk kakek Harold dengan begitu erat.
"Tentu saja kakek, aku pasti akan membahagiakanmu." jawab Viorella.
Sesuai permintaan Viorella Erick akan membantu wanita itu untuk melakukan sesuatu kepada orang-orang yang sudah melukainya.
KEESOKAN HARI.
pagi ini Erick sudah berada di perusahaan bersama dengan Peter.
"Oh ya Peter, Apakah kamu sudah menyelidiki mengenai permintaanku kemarin?" tanya Erick kepada Peter.
"Sudah Bos, aku sudah melakukannya." jawab Peter.
"Lalu apa yang kamu dapatkan?" tanya Erick.
"Ternyata istri bos itu adalah salah satu ahli waris dari pria tua yang mempunyai harta luar biasa, Ibu dari istri bos itu sudah meninggal semenjak istri bos masih kecil. ayahnya menikah lagi dan istrinya itu mempunyai dua anak, ayah dari Viorella tidak pernah memberikan kasih sayang pada wanita itu, dia lebih menyayangi kedua anak tirinya." jawab Peter.
"Mario Lex? Bukankah nama Lex Itu adalah nama pengusaha yang sangat terkenal dan tiba-tiba menghilang itu?" tanya Erick.
"Benar sekali Bos, yang Saya dengar pengusaha tua itu melakukan perjalanan bisnis ke sebuah pulau. tapi setelah berada di sana dia tidak pernah ada kabarnya lagi." jawab Peter.
"Lalu tempat yang ditinggali oleh wanita itu?" tanya Erick.
"Yang Saya dengar bangunan itu adalah bangunan terbengkalai yang tidak dilanjutkan karena tuan Lexus tiba-tiba menghilang tanpa ada kabar. sedangkan putrinya meninggal beberapa bulan setelah melahirkan Viorella." jawab Peter.
Terlihat Erick menghela nafasnya sedikit kesal, dia tidak pernah mengira kalau wanita yang dia nikahi secara kontrak itu seorang wanita yang benar-benar sangat kasihan, dia ditindas oleh orang tuanya bahkan dia diasingkan dari keluarganya sendiri.
"Jadi kekayaan yang seharusnya menjadi milik Istriku itu berpindah tangan kepada ayahnya?" tanya Erik kepada Peter.
"Kalau tidak salah seperti itu Bos." jawab Peter.
"Maka dari itu dia ingin sekali membalas dendam kepada ayah dan ibu tirinya." ucap Erick.
"Apakah saya harus menyelidiki lebih lanjut, Bos?" tanya Peter kepada Erik.
"Kamu selidiki lebih lanjut, jangan sampai wanita itu kalau tahu kalau aku menyelidiki mengenai masalah orang tuanya." pinta Erick.
"Baik Bos, saya akan segera melakukan apa yang Bos katakan. tapi kalau boleh saya memberikan sedikit saran, lebih baik bos sedikit bersikap santai dengan Viorella. Karena Wanita itu mungkin membutuhkan perhatian dari orang-orang yang ada di sekitarnya." Peter yang berusaha untuk memberikan saran kepada Erick.
"Sudahlah, kamu tidak usah mencampuri urusan yang ini. kamu kerjakan apa yang perlu kamu kerjakan, lagi pula masalah ini sedikit rumit jadi kamu tidak usah ikut campur dalam masalah ini." jawab Erik.
Apa yang bisa dilakukan oleh Peter setelah bosnya mengatakan hal itu, pria itu hanya bisa menganggukkan kepalanya kemudian keluar dari kantor Erick. setelah Peter keluar dari kantor Erik terlihat Erik sendiri memikirkan apa yang dikatakan oleh Peter, hari ini Viorella tidak ke perusahaan Erick dia ke perusahaan kakek Harold.
Entah apa yang ada di pikiran Erik, pria itu tidak pernah tahu tentang Viorella, di balik senyum canda tawa bahkan tingkah liar dari Viorella ada sebuah masa lalu yang begitu kelam. tak ada yang bisa diperbuat oleh Erik kecuali berusaha untuk mencoba mengerti Seperti apa sifat dari wanita yang sudah dia nikahi tersebut.
Salah satu tangan Erick nampak mengambil ponselnya, dia menelpon Peter dan mengajak pria itu untuk pergi ke bangunan tempat tinggal Viorella. ada sesuatu yang harus diketahui oleh Erick, dia pasti akan melakukan sesuatu untuk membantu istrinya itu. walaupun di luar Erik tidak mau mengakui Viorella sebagai istrinya Entah mengapa ada sebuah perasaan yang begitu membuat Erik ingin menolong wanita itu.
Sekitar 10 menit kemudian Peter sudah berada di ruangan milik Erick.
"Ada apa Bos?" tanya Peter.
"Sekarang kamu ikut aku ke tempat itu." ucap Erick.
"Tempat mana bos?" tanya Peter.
"Tentu saja tempat tinggal Viorella, memangnya tempat tinggal siapa lagi." jawab Erick.
"Baiklah Bos." ucap Peter yang kemudian mengikuti Erick. ketika baru membuka pintu kantor itu ada sesuatu yang membuat Erik benar-benar dibuat kesal.
"Kamu, mau ke mana Erik?" tanya Salona yang sudah berada di tempat tersebut.
"Kamu mau apa kemari?" tanya Erick kepada Salona.
"Aku kemari tentu saja ingin menemuimu." jawab Salona.
"Kamu sudah tahu kan kalau aku ini sudah mempunyai istri, apakah pantas kamu ke perusahaanku?" tanya Erick.
"Statusmu mungkin sudah menikah, tapi sebagai seorang teman ataupun putri dari rekan bisnis kakekmu tidak apa-apa kan jika aku kemari?" tanya Salona yang membuat Erik langsung pergi meninggalkan wanita itu.
"Kamu mau ke mana Erick?!" seru Salona.
Tak Ada jawaban yang dikeluarkan oleh Erick, wanita itu benar-benar membuat Erik begitu kesal. kalau sekarang ada Viorella maka wanita itu tidak akan berani melakukan apapun.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments