"Kelihatannya kalian menungguku sudah lama ya?" tanya Viorella kepada Peter dan Frederick yang sudah berada di sana.
Kedua pria itu menatap seorang wanita yang terlihat hanya memakai pakaian sederhana namun dia begitu menawan. mungkin di mata Frederich sangat menawan tapi di mata pria lain juga tetap sama.
"Duduklah Aku ingin menjelaskan mengenai kontrak kerjasama kita." ucap Frederick.
"Memangnya aku sudah mau bekerja sama denganmu? enak sekali kamu mengatakan hal itu." jawab Viorella yang terlihat menatap Frederick dengan tatapan mata yang sedikit kesal.
"Duduklah aku akan memberitahu nilai kerjasama ini, jika kamu mau melakukan pekerjaan ini selama 6 atau 1 tahun aku berjanji akan memberikanmu bonus lebih." Frederick yang terlihat berusaha untuk membuat Viorella setuju.
Pada dasarnya Viorella adalah seorang wanita mata duitan, walaupun Dia berasal dari keluarga kaya raya namun Viorella selalu menganggap uangnya sendiri adalah hartanya. tapi kekayaan orang tuanya bukanlah miliknya, jadi sesuatu yang masuk ke kantongnya adalah barang berharga miliknya.
"Kamu menyuruhku kesini tapi tidak memesan makanan untukku?" tanya Viorella yang membuat Frederick dan Peter tertawa menatap wanita tuh.
"Oh ya, maaf silakan duduk, aku akan memesankan makanan." ucap Peter yang kemudian berdiri dan mempersilahkan Viorella duduk.
"Cepat katakan apa yang kamu inginkan, tidak usah banyak basa-basi Aku tidak suka seorang pria yang suka basa-basi." jawab tegas Viorella yang membuat Frederick dan Peter langsung menelan ludah mereka dengan susah payah.
"Wanita ini benar-benar wanita aneh dan luar biasa, kata-katanya selalu langsung pada tempatnya dan tidak memakai embel-embel." ucap Frederick dalam hati yang kemudian mulai menjelaskan permintaan dari pria itu.
"Kamu ingin aku bertemu dengan kakekmu terlebih dahulu?" tanya Viorella.
"Iya, untuk satu atau dua bulan ini aku akan memberikan gaji sebanyak 3 bulan gaji perusahaan padamu. Jika semuanya berjalan lancar aku akan memberikan 4 kali gaji bulanan setiap bulan." Frederick yang berbicara dengan kata-kata yang begitu hati-hati.
Viorella yang mendengar nominal begitu banyak tentu saja Wanita itu sudah memikirkan nominal uang yang begitu fantastis. 200.000 dolar per bulan jika dikalikan 4 wow bisa tembus berapa ratus ribu dollar. dalam waktu 1 tahun dia bisa-bisa kaya raya.
"Khem..., baiklah kalau begitu. aku akan menerima pekerjaan ini. lagian kita tidak akan melakukan sesuatu yang menjijikkan, bukan?" tanya Viorella.
"Tentu saja tidak, Memangnya kamu sedang memikirkan apa?" tanya Frederick kepada Viorella hingga membuat wanita itu menggelengkan kepalanya.
"Ya mungkin saja kamu ingin memintaku melakukan sesuatu yang menjijikkan, Jika kamu menginginkan hal itu maka akan kubuat mulutmu itu membusuk dan akan kubuat tubuhmu itu tidak bisa berjalan." Viorella benar-benar memberikan ancaman kepada pria yang ada di depannya itu.
"Baiklah, kita tidak usah banyak bicara. besok kamu datanglah ke perusahaanku aku akan membuat surat perjanjian untuk kita berdua." ucap Viorella yang kemudian pergi meninggalkan restoran tersebut.
"Cih, dasar pria tidak tahu diri. mentang-mentang dia kaya dia melakukan hal itu padaku. Dia kira dia itu siapa?" Viorella yang benar-benar kesal dengan semua perlakuan Frederick.
KEESOKAN HARI
Akhirnya Viorella, Pergi ke perusahaan Frederick untuk menandatangani surat perjanjian kerjasama tersebut. kontrak kerja antara dirinya dan Frederick.
"Sekarang bacalah surat perjanjian itu, setelah kamu membacanya Aku harap kamu bisa langsung menandatangani surat itu." Viorella tidak langsung menandatangani surat perjanjian itu, dia membaca dengan begitu teliti setiap kata yang ada di lembar putih tersebut.
"Baiklah aku setuju dengan beberapa poin yang ada di surat perjanjian ini. satu tidak ada hubungan badan dua tidak ada interaksi tubuh, tiga saling menghormati. Oke 3 point ini sangat aku suka." Viorella yang kemudian langsung menandatangani surat perjanjian yang dibuat oleh Frederick.
Senyum mulai ditunjukkan oleh pria itu, itu artinya dia bisa menjalankan rencananya. dia sudah pusing dengan semua permintaan kakeknya untuk bertemu dengan para wanita.
"Baiklah kalau begitu, sebagai tanda kalau kita sudah menandatangani surat kerjasama ini aku akan meminta Peter mengabadikan foto kita." ucap Frederick.
"Apa harus begitu?" tanya Viorella.
"Tentu." jawab Frederick yang kemudian meminta Peter untuk mengambil foto dirinya bersama Viorella.
"Baiklah kalau begitu, aku boleh pulang kan karena aku harus melakukan pekerjaan lain?" tanya Viorella.
"Baiklah, mulai besok kamu datang ke perusahaan sebagai sekretaris pribadiku. pekerjaan itu hanyalah sebagai alasan kalau kamu akan selalu bersamaku." Frederick yang mulai memberikan peraturan.
"Terserah, Tapi kamu harus menepati janjimu untuk membayar 3 bulan gajiku itu, sekarang aku akan pulang dan ingat satu hal lagi soal pakaian dan make up aku tidak suka jika disuruh-suruh. kamu harus menerima apa yang aku pakai dan apa yang aku punya." Viorella yang kemudian pergi meninggalkan perusahaan.
"Tidak apa-apa, Kamu memakai make-up seperti itu dan pakaian seperti itu. lagi pula kamu memiliki kecantikan alami yang sangat mempesona." jawab Frederick yang kemudian mengambil ponsel yang tadi digunakan untuk memotret dirinya bersama Viorella.
"Apa yang akan Anda lakukan Bos?" tanya Peter.
"Tentu saja aku akan membuat kehebohan di seluruh tempatku." jawab Frederick.
"Anda yakin?' tanya peter kembali.
"Tentu saja, kita akan lihat Bagaimana reaksi kakekku itu saat dia tahu aku bersama seorang wanita." jawab Frederick yang kemudian mengupload foto dirinya bersama Viorella. tiga foto yang begitu sederhana namun akan membuat kehebohan yang benar-benar sangat luar biasa. Viorella yang sangat cantik alami natural dan sederhana.
"Mungkin bos tidak akan membuat kehebohan, Tapi bos akan membuat gempar seluruh alam semesta ini." ucap Peter yang menatap foto bosnya bersama wanita yang barusan pergi.
Terlihat wanita itu tersenyum begitu alami, Bahkan dia terkesan begitu santai.
"Kita akan lihat satu jam lagi apa yang akan terjadi, aku yakin pria tua itu akan langsung menelponku. mungkin juga dia akan membatalkan acara perjodohan konyol yang selalu dia lakukan itu." ucap Frederick yang kemudian meminum segelas air mineral yang ada di meja kantornya.
Di tempat lain seorang pria tua bersama dengan ajudan kepercayaannya berada di rumah besar.
"Tuan, tuan!!" teriak seorang pria paru baya yang baru memasuki rumah besar itu.
"Kenapa kamu teriak-teriak seperti itu, Beni!" seru tuan besar Harold.
"Tuan Lihatlah apa yang ada di ponsel ini, setelah tuan besar melihatnya Tuan akan jatuh pingsan." jawab Pak Beni yang terlihat memberikan ponsel yang ada di tangannya kepada tuan Harold.
Seketika pria itu menatap wajah seorang pria yang begitu dia kenal.
"Erick, Bukankah ini Erick cucuku?" tanya Tuan Harold kepada pak Beni.
"Benar tuan, tuan lihatlah wanita yang ada di samping tuan muda Erick itu." ucap Pak Beni yang membuat Tuan Harold benar-benar terkejut luar biasa.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
mochamad taufan
bener2 karya sastra kaum feminis sejati.. ga jauh beda ma novel2 sbelumnya... si karakter pria slalu dibuat maklum dan lemah begitu memuja dan pemeran cewe bar bar, ciri khas negeri konoha... nice . nice.
2023-12-25
0
Widia Aja
Suka ama ceritanya..
2023-02-09
0
Nana Be
frederick bukan vio
2023-01-08
0