"Suruh dia masuk." Erick memerintahkan tuan Mario masuk.
"Kenapa kamu memintanya masuk?" tanya Viorella.
"Biarkan dia masuk, kalau dia sudah masuk kita akan tahu apa yang dia inginkan." jawab Erick.
"Aku tidak ingin menemuinya." ucap Viorella.
"Jika kamu tidak ingin menemuinya Bagaimana caranya kamu akan membalas dia, kamu masih penasaran dengan kematian kakekmu bukan? Jika kamu ingin membalas mereka kamu harus berusaha untuk membuat mereka dekat denganmu. jika mereka sudah dekat denganmu maka kamu akan tahu apa yang ada di pikiran mereka." jawab Erick.
Apa yang dikatakan oleh Erick itu ada benarnya, dia akan melakukan sesuatu untuk memberikan pria itu pelajaran.
"Baiklah kalau begitu." ucap Viorella.
"Apa yang dikatakan Erick itu ada benarnya, Viorella. lebih baik kamu temui dia dan kita lihat apa yang akan dia lakukan." ucap kakek Harold yang kemudian ikut keluar bersama Viorella dan Erick.
"Papa, rumah ini benar-benar seperti istana. kalau aku bisa memiliki rumah ini pasti aku akan membuat Papa juga ikut kaya raya." ucap Selomita yang membuat Tuan Mario menganggukkan kepalanya.
Tak berselang lama terlihat Viorella sudah keluar dengan menggandeng tangan Erick.. Tatapan mata Tuan Mario menatap putrinya yang keluar bersama pria kaya raya dan pria tua yang memiliki harta melimpah tersebut. akhirnya akting dimulai, sedangkan Viorella menatap penuh kekesalan kepada pria yang sudah datang tersebut.
"Aku benar-benar tidak habis pikir dengan pria ini. kenapa dia masih berani menunjukkan batang hidungnya." ucap Viorella yang kemudian menatap tajam kepada ayahnya.
Tuan Mario yang melihat hal itu, tentu saja dia dengan segera memulai aktingnya dia langsung berlari sembari memeluk Viorella dengan begitu erat.
"Sayang, kamu ke mana saja? Papa sudah mencarimu selama ini." ucap Tuan Mario.
Viorella tidak bergerak ataupun mengeluarkan sepatah kata pun, sesaat kemudian selomita juga ikut membuat andil dalam drama tersebut.
"Kamu ke mana saja, Jesselyn. kami benar-benar kebingungan mencarimu selama ini." ucap Selomita sembari memeluk Viorella. namun kedua bola matanya melirik Eric.
"Aku tidak pernah tahu kalau kalian mencariku." jawab Viorella.
"Kamu tahu kita semua benar-benar kebingungan saat kamu tidak ada di rumah, kami mencarimu kemana-mana kami benar-benar kebingungan." Selomita yang terus melakukan akting.
Tuan Mario benar-benar mengeluarkan seluruh bakatnya, namun Erik dan Tuan Harold tidak tersentuh sama sekali dengan akting kedua orang itu.
"Siapa kalian ini?" tanya kakek Harold kepada tuan Mario dan Selomita.
"Kami adalah keluarga dari Jesselyn." jawab Selomita.
"Siapa Jesselyn?" tanya kakek Harold kepada dua orang tersebut.
"Jesselyn adalah nama panjang dari Viorella. namanya Viorella Jesselyn." jawab Tuan Mario.
Kakek Harold hanya menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian pria itu meminta dua orang itu untuk duduk.
"Duduklah dulu, aku kira kalian ini siapa." ucap kakek Harold yang terlihat begitu santai bahkan tidak terkejut sama sekali.
Selomita dan Tuan Mario nampak begitu bahagia ketika mereka dipersilahkan duduk oleh kakek Harold. mereka berpikir kalau pria tua itu menerima kedatangan mereka berdua.
"Kamu dan Erick mandilah dahulu, nanti kakek akan berbicara sama mereka." ucap kakek Harold yang kemudian meminta Erik dan Viorella untuk masuk ke kamar mereka.
Tentu saja Viorella tidak mau menyapa atau mengatakan apapun kepada ayah dan adik tirinya itu, wanita itu hanya terdiam kemudian meninggalkan ruangan itu.
"Dasar wanita tidak tahu diri, dia tidak menghiraukan aku lihat saja aku pasti akan mengganggu hubunganmu. aku pasti akan mengambil suamimu, enak sekali kamu menikah dengan pria kaya ini." guman Selomita dalam hati yang terlihat terus menatap kepergian Erik.
Erick bisa melihat kekecewaan yang sangat luar biasa di wajah Viorella, dia tidak mengatakan apapun namun Erik tahu kalau Viorella membutuhkan waktu untuk semua kenyataan itu. pergi selama beberapa tahun tidak pernah dicari, namun setelah pria tua itu tahu putrinya sudah menikah dengan seorang konglomerat dia langsung mencari keberadaan putrinya. dasar pria tidak bertanggung jawab.
"Kenapa kamu kesal sekali?" tanya Erick kepada Viorella.
"Apakah aku harus menjelaskannya?" tanya Viorella yang membuat Erick sedikit tersenyum.
"Aku sudah bilang kan kamu harus membuat mereka dekat denganmu Jika kamu ingin membalas dendam." ucap Erick.
"Aku ingin membalas dendam kepada mereka tapi aku tidak mau mereka dekat denganku." jawab Viorella.
"Rencana menyakiti terbaik adalah dengan membuat mereka dekat dengan kita, kemudian membuat mereka hancur sedikit demi sedikit di depan mata kita." ucap Erick yang membuat Viorella hanya bisa terdiam.
"Aku tidak ingin mereka berada di dekatku." ucap Viorella.
"Tapi, jika kamu melakukan hal itu kamu tidak akan tahu bagaimana penderitaan mereka. Jika kamu ingin melihat penderitaan mereka maka kamu harus membuat mereka dekat denganmu." Erik yang berusaha untuk memberikan penjelasan kepada Viorella agar dia mengerti apa maksudnya.
"Baiklah kalau begitu, aku akan melakukan sesuatu seperti yang kamu katakan." jawab Viorella.
Akhirnya mereka berdua keluar dari tempat itu, tatapan mata Selomita menatap Viorella yang terlihat begitu bahagia.
"Kalau akting harus total, kamu mengerti." ucap Erick.
"Baiklah kalau begitu, aku akan memulai peperangan ini agar aku segera menghancurkan mereka." jawab Viorella.
"Bagus kalau begitu Erik yang terlihat senang.
Sesaat kemudian Viorella duduk di sofa mewah itu, wanita itu nampak menatap tajam kepada Selomita dan ayahnya.
"Bagaimana kondisimu, putriku?" tanya tuan Mario.
"Tentu saja kondisiku baik-baik saja." jawab Viorella.
"Papa benar-benar sangat khawatir, papa setiap hari mencarimu, Jesselyn." ucap Tuan Mario yang membuat Viorella hanya menganggukkan kepalanya.
"Jadi kalian selama ini mencari cucu menantuku?" tanya kakek Harold.
"Tentu saja Tuan, Saya mencari putri saya selama ini. saya kebingungan Saya tidak tahu harus ke mana." jawab tuan Mario dengan semua akting yang sangat luar biasa itu.
"Entahlah aku tidak tahu Apakah aku harus senang atau bagaimana, kita sudah tidak bertemu beberapa tahun, rasanya sangat aneh jika kalian tiba-tiba berada di depan mukaku." ucap Viorella yang sudah tidak bisa menahan amarahnya.
"Apa maksudmu, sayang. papa selama ini mencoba mencarimu Papa tidak tahu kamu ada di mana." jawab Tuan Mario.
"Kenapa harus mencariku? Bukankah kalian tahu aku berada di mana, kalian tahu aku tinggal di mana? Lalu kenapa masih berpura-pura mengatakan hal itu, aku pergi dari rumah itu sudah lama. kalaupun aku pulang hanya berapa bulan sekali. Apakah kamu pernah mencariku? Apakah kamu pernah memperhatikanku?" tanya Viorella kepada tuan Mario.
"Kamu salah paham, Jesselyn. Papa selama ini mencarimu, Papa sangat menyayangimu." Selomita yang berusaha untuk mencari wajah kemudian bersikap dramatis.
"Sudah tidak usah bersikap seperti itu di hadapanku, Aku sudah bahagia di sini jadi tidak usah kalian kemari untuk mencariku." jawab Viorella.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Widia Aja
Kumpulan para jelmaan Siluman Ular Berbisa sudah mulai beraksi mau menghancurkan Viorella...
2023-02-09
0
Aprilia dwi
mantapp 👍😀😂 vio lawan terruusss
2022-12-14
0