SATU JAM KEMUDIAN
BRAKK..
Viorella yang baru kembali ke tempatnya, dia langsung membanting tas yang dia bawa. jos yang sedang duduk sembari mengerjakan pekerjaannya tentu saja pria itu benar-benar sangat terkejut.
"Gila lu ya, datang-datang langsung lempar barang, Kamu kira aku ini nggak kaget apa?" Jos yang marah.
"Jangan bawel, Jangan banyak bicara. jangan banyak mengeluarkan suara, Aku lagi kesal." jawab Viorella yang benar-benar tidak ingin diganggu oleh Jos.
"Kamu habis kesambet setan apa?" tanya Jos.
"Setan gila dari rumah sakit jiwa." jawab Viorella.
"Beneran kamu?" jos yang kemudian berdiri dan mendekati Viorella.
"Bener, aku tadi beneran ketemu sama setan tidak berperasaan dan setan mengerikan." jawab Viorella.
"Memangnya kamu tadi ketemu setan di mana? bukannya kamu tadi melamar pekerjaan?" Jos yang sedikit kebingungan.
"Kamu itu tanya terus sih, kamu nggak punya pekerjaan apa selain bertanya?" tanya Viorella yang benar-benar kesal sembari menatap tajam kepada Jos.
"Seharusnya aku yang tanya dan kamu yang jawab, bukannya aku tanya kamu malah bertanya balik." Jos yang terlihat sedikit kesal dengan Viorella.
"Sudah jangan banyak bicara, kamu benar-benar membuatku tambah kesal aja." Viorella yang kemudian menyandarkan tubuhnya di kursi yang tidak terlalu empuk itu.
Sedikit cerita barang-barang yang ada di gudang tempat Viorella dan teman-temannya adalah barang-barang bekas yang mereka dapatkan dari toko loak atau lain sebagainya.
"Sebenarnya kamu ini kenapa sih? pulang-pulang kok marah seperti itu?" tanya Jos yang sedikit melunak agar Viorella mau menjawab pertanyaannya.
"Kamu tahu tidak, tadi kan aku melamar pekerjaan." ucap Viorella.
"Lalu?" tanya Jos.
"Aku itu melamar pekerjaan menjadi bodyguard atau sekretaris." jawab Viorella.
"Lalu?" tanya Jos kembali.
"Aku datang ke sana melamar pekerjaan itu kepada perusahaan itu, aku langsung di interview setelah itu pemilik perusahaan itu langsung mengatakan menerima aku sebagai karyawannya." jawab Viorella.
"Lalu, kenapa kamu pulang malah marah-marah? Bukankah itu sesuatu yang baik?" tanya Jos yang membuat Viorella langsung menatap pria tersebut.
"Yang membuatku kesal itu Aku tidak diterima menjadi sekretaris ataupun bodyguard." jawab Viorella.
"Lalu kamu diterima menjadi apa?" Jos yang mulai penasaran dengan kata-kata yang diucapkan oleh Viorella.
"Kamu tahu apa yang dikatakan oleh pemilik perusahaan itu?" tanya Viorella.
"Tidak tahu." jawab Jos sembari menggelengkan kepalanya.
"Kalau aku bilang sama kamu pasti kamu akan tertawa terbahak-bahak, setelah itu berguling-guling di lantai." jawab Viorella yang membuat Jos semakin penasaran.
"Memangnya kamu diterima menjadi apa? apa kamu diterima menjadi office girl?" tanya Jos yang membuat Viorella menggelengkan kepalanya.
"Lalu?" tanya Jos yang semakin penasaran
"Kamu tahu, aku diterima menjadi istri bayaran dari pria itu. dia bilang aku akan menjadi kekasih pura-pura pria itu." jawab Viorella dengan raut wajah yang benar-benar kesal. bahkan wanita itu menceritakan apa yang dialami dengan raut wajah yang benar-benar menunjukkan ekspresi madam.
Seketika Jos tertawa terbahak bahak. "Hahaha.., gila kamu." ucap Jos.
"Hahaha..., siapa yang gila. aku ini bicara betulan." jawab Viorella.
"Kamu itu kalau bercanda jangan seperti itu, masa melamar pekerjaan diterima menjadi istri bayaran. Memangnya jalurnya ada di mana?" tanya Joss yang membuat Viorella langsung memberikan tinju di wajah Jos.
BUG..
"Aku ini sedang emosi aku bicara beneran kamu malah mengajak aku bercanda." Viorella yang kesal.
"Aduh sakit, kamu ini kok langsung jotos mukaku sih." Jos yang kemudian mengusap wajahnya yang dijotos oleh Viorella.
"Aku serius kok malah diajak bercanda." Viorella yang tidak terima.
"Kamu beneran?" tanya Jos.
"Ya tentu saja Aku beneran, kamu kira aku ini bercanda." Viorella yang semakin kesal.
"Lalu?" tanya Jos.
"Ya bukannya lalu, Tentu saja aku langsung pergi dari perusahaan Itu. aku itu mencari pekerjaan bukan menjadi wanita simpanan." Viorella yang mulai kesal.
"Kelihatannya pria itu otaknya agak sinting ya?" ucap Jos.
"Bukan agak sinting, tapi benar-benar sinting dan gila." jawab Viorella yang kemudian pergi meninggalkan Jos.
Terlihat wanita itu mengambil segelas air untuk dia minum.
"Kamu mau tidur di sini?" tanya Jos.
"Aku kan punya ruangan sendiri, ngapain tidur sama kamu. nanti kamu melakukan sesuatu sama aku." jawab Viorella sembari memancingkan matanya.
"Gila ya, aku itu sudah menganggap kamu adikku. Masak aku mau melakukan sesuatu sama kamu, lagian aku kan sudah punya tunangan kalau aku sampai selingkuh bisa-bisa aku mampus." jawab Jos yang kemudian melempar sesuatu kepada Viorella.
"Apa ini?" tanya Viorella.
"Itu adalah daftar pekerjaan baru, kamu pilih yang mana yang harus kami terima." jawab Jos.
"Sebanyak ini?" tanya Viorella kembali saat menatap beberapa pekerjaan yang diberikan oleh Jos.
"Kamu gila ya, kita itu di sini cuma 30 orang kalau melakukan pekerjaan sebanyak ini bisa-bisa kita mati. kamu tahu enggak!" Viorella yang kemudian keluar dari ruangan Jos menuju ruangannya sendiri.
Viorella menatap beberapa pekerjaan yang sudah masuk ke dalam situs kelompoknya,
"Bukankah ini adalah perusahaan milik Davin? Lalu kenapa perusahaan ini mempunyai hubungan dengan para penjahat itu?" Viorella yang sedikit kebingungan.
Sesaat kemudian ponsel Viorella berdering kembali dan wanita itu menatap ponselnya.
"Ini nomor siapa, kok Aku tidak kenal sih." ucap Viorella.
Sesaat kemudian wanita itu mengangkat ponselnya dan menjawab panggilan telepon dari seseorang. "Ya halo, sedang bicara dengan siapa?" tanya Viorella.
"Bagaimana, Apakah kamu menerima tawaranku?" tanya Frederick yang masih berada di perusahaannya.
"Ini siapa ya?" tanya Viorella yang sedikit kebingungan.
"Aku pemilik perusahaan yang tadi memberikan padamu penawaran mengenai menjadi kekasih bayaran." jawab Frederick.
"Oh Pria gila yang baru keluar dari rumah sakit jiwa itu ya?" jawab Viorella sembari menatap ponselnya.
"Siapa yang kamu bilang pria gila baru keluar dari rumah sakit jiwa?" tanya Frederick.
"Ya tentu saja kamu, siapa lagi yang menelpon aku, itu kan kamu." jawab Viorella.
"Enak aja bilang aku pria gila baru keluar dari rumah sakit jiwa. aku ini pemilik perusahaan terkenal, aku ini pria kaya masa dibilang orang gila." jawab Frederick yang tidak terima.
"Ya tentu saja Kamu pria gila, zaman gini kok masih ada orang yang menawari menjadi wanita simpanan. Kamu kira aku ini wanita murahan, Kamu kira aku ini barang pakai disimpan-simpan segala." Viorella yang mulai kesal dan terus memaki Frederick dengan semua kata-katanya.
"Cepat katakan di mana alamatmu, Aku mau ke tempatmu. Aku mau menjelaskan mengenai pekerjaanmu." ucap Frederick.
"Tidak usah, Ngapain juga aku harus berurusan dengan pria gila baru keluar dari rumah sakit jiwa nanti aku ketularan sakit jiwa." jawab Viorella yang kemudian mematikan ponselnya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Erlinda
nih aq suka nih sama karakter cewek nya mudah mudahan aja ga berobah nanti nya
2023-05-31
0
Widia Aja
Seruuuuuu.....👍🏼👏🏼👏🏼
2023-02-09
0