"Memangnya kalian mau apa?" tanya Viorella kepada tuan Mario dan Selomita.
"Tentu saja kami ingin menemuimu, kami benar-benar sangat merindukanmu. kamu tahu kami selama ini sangat kebingungan mencarimu, kami tidak tahu kamu ada di mana dan kamu sedang bersama siapa." jawab Selomita dengan wajah yang sedikit sedih.
Memang Selomita benar-benar sangat pandai berakting dia berakting dengan begitu kasihan, bahkan wanita itu benar-benar harus diberi nominasi karena aktingnya yang sangat luar biasa.
"Aku kan sudah bilang kalau aku kemari karena aku mencarimu, Bagaimana kondisimu? Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Tuan Mario.
"Aku baik-baik saja dan kamu tidak usah mencariku, kamu sudah melihatku kan jadi Silahkan kamu kembali ke tempatmu." jawab Viorella dengan amarah yang tidak bisa dia kendalikan.
"Kamu tidak boleh seperti itu, Viorella. mereka ini kan keluargamu jadi biarkan mereka melihatmu." ucap kakek Harold. pria tua itu sudah mempunyai rencana kepada dua orang yang tiba-tiba datang dan mengaku sebagai keluarga Viorella.
"Kenapa aku harus mendengar kata-kata itu, Kakek." Viorella yang benar-benar merasa tidak nyaman.
"Biarkan mereka melihatmu setelah mereka yakin kalau kamu baik-baik saja mereka pasti akan kembali, bukankah begitu Tuan Mario?" tanya kakek Harold yang membuat Tuan Mario langsung menganggukkan kepalanya.
Tidak mungkin kan Jika dia ingin berbicara kepada dua pengusaha tersebut. dengan alasan ingin menjenguk Viorella Mereka ingin membuat hubungan baik dengan dua pria tersebut. Namun sayangnya dua pria itu tidak akan membiarkan dua orang yang barusan datang Itu menyakiti hati Viorella hingga membuat gadis itu tersakiti kembali.
"Setelah Papa melihatmu dalam kondisi baik-baik saja Papa sangat senang, kamu tahu kan kamu adalah satu-satunya harta yang Papa miliki dari mamamu. tidak mungkin papa rela kehilangan kamu." ucap Tuan Mario sembari berakting begitu sedih.
Viorella hanya memutar dua bola matanya dengan begitu jenggah. Erick yang melihat itu dia ingin tertawa.
"Ayolah sayang, kita undang papamu itu untuk makan bersama kita, boleh kan?" ucap Erick sembari memeluk pundak isterinya.
Memang Viorella tahu kalau Erick mempunyai rencana, namun Viorella benar-benar tidak senang melihat keberadaan dua makhluk itu di rumahnya.
"Baiklah kalau begitu, Itu terserah padamu." jawab Viorella sembari tersenyum kepada Erick.
Selomita yang melihat senyum di wajah Viorella tentu saja Wanita itu benar-benar sangat iri, dia tidak akan membiarkan Viorella bahagia dengan semua yang sudah dia dapatkan sedangkan dia hidupnya hanya tergantung kepada ayah tirinya itu.
"Aku benar-benar tidak mau hidup seperti ini, aku harus merebut pria itu Apapun yang terjadi. jika aku bisa mendapatkan pria itu maka aku bisa hidup bahagia, hidup foya-foya dan menjadi wanita sosialita yang sangat di agung-agungkan oleh mereka semuanya." guman Selomita dalam hati yang terlihat mulai melakukan sebuah trik untuk mencuri perhatian Erick. wanita masih belum tahu kalau Erick adalah tipe seorang pria yang benar-benar tidak mengerti cinta, pria itu tidak mengerti bagaimana mencintai seorang wanita. Dia tidak pernah berpacaran atau merasakan sesuatu yang berbeda.
Terlihat senyum merekah di bibir Tuan Mario ketika dirinya diundang di makan oleh kakek Harold dan Erick, hidangan istimewa sudah tertata di meja tersebut, di kursi kebesaran kakek Harold duduk kemudian Erick berdampingan dengan Viorella di samping kakek Harold ada Peter yang barusan datang.
"Kenapa kamu di sini?" tanya Tuan Mario kepada Peter.
"Memangnya kenapa?" tanya Peter yang juga menunjukkan sikap tidak sukanya kepada tuan Mario.
"Kenapa kamu harus duduk di sana?" tanya Tuan Mario.
"Ini tempat duduk saya seperti biasanya, Memangnya Anda mau duduk di sini?" tanya Peter yang membuat Tuan Mario sedikit tersenyum. pria itu ingin duduk di samping kakek Harold, pria itu ingin dianggap penting oleh kakek Harold.
"Itu adalah tempat duduk Peter, Dia adalah orang kepercayaanku dan cucuku. tidak ada satu orang pun yang boleh mengubah posisi duduk di rumahku itu adalah peraturanku, kalian tamu duduklah sesuai dengan tempat kalian." kata-kata yang diucapkan oleh Kakek Harold bisa diartikan adalah peringatan kepada dua orang yang tiba-tiba datang dan berusaha untuk mengambil posisi orang lain.
Kakek Harold yang mendengar kata-kata Tuan Mario tentu saja pria tua itu bisa melihat Bagaimana sifat dan watak yang dimiliki oleh dua orang tersebut.
"Apa ini? jadi aku hanya dianggap tamu." tuan Mario yang sedikit tergelitik hatinya karena dia hanya dianggap tamu di rumah keluarga putrinya.
Viorella sedikit menunjukkan senyumnya ketika mendengar kata-kata yang diucapkan oleh kakek Harold, sebuah penegasan yang diucapkan oleh kakek Harold ketika dia mengatakan kalau tidak ada yang boleh melakukan sesuatu atau berusaha untuk mengubah posisi di rumahnya. jika Tuan Mario adalah orang yang mempunyai pikiran Waras tentu saja pria itu seharusnya mengerti apa maksud dari kata-kata yang diucapkan oleh kakek Harold, sebuah perkataan yang mengatakan kalau mereka hanyalah tamu di rumah besar itu.
Tidak ada yang boleh mengubah apapun tanpa izin kakek Harold, Selomita yang mendengar jawaban dari kakek Harold tentu saja wanita itu juga sedikit menunjukkan senyum pahitnya.
"Pria tua ini kata-katanya benar-benar pahit, Dia bilang apa tadi katanya? Kalau kami ini hanyalah tamu di rumah ini, jadi mereka tidak menganggap kami ini keluarga? Dasar kurang ajar sekali pria tua ini, kalau dia tidak kaya aku tidak akan pernah melakukan hal ini aku harus mendekati Tuan Erik apapun yang terjadi. jika aku bisa melakukannya maka kekayaan yang dimiliki oleh keluarga ini juga akan menjadi milikku." Selomita sudah merencanakan sesuatu yang mungkin tidak akan pernah dia dapatkan.
Sekitar beberapa menit atau tepatnya 30 menit kemudian acara makan itu sudah selesai.
"Oh ya Tuhan besar, saya sudah mempersiapkan semua permintaan anda." ucap Peter.
"Benarkah?" tanya kakek Harold.
"Benar tuan, saya juga sudah melakukan apa yang harus saya lakukan." jawab Peter.
"Ya sudah kalau begitu aku minta padamu untuk membawa semua barang-barang yang perlu kita bawa, mungkin 3 hari aku akan berada di sana. Oh ya kamu sama Pak Beni tolong jaga perusahaan dengan baik, jangan sampai perusahaan mengalami goncangan." pinta kakek Harold.
"Memangnya Tuan mau ke mana?" tanya Selomita dengan lancangnya.
"Aku dan Erik beserta Viorella akan berlibur di salah satu pulau yang barusan kami beli." jawab kakek Harold.
Selomita yang mendengar jawaban seperti itu tentu saja kedua bola mata benar-benar berbinar luar biasa, niat hati menanyakan hal itu Selomita berharap kakek Harold akan mengajaknya.
"Saya akan senang sekali jika ada tempat bagi saya dan papa saya, tuan." ucap Selomita.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
amanda
ngarep lu ?😏
2023-10-09
0
Aprilia dwi
ciee ada yang ngarep tuhh,, 😀😂 malunya Uda putus jadi hajar terusss,,, jangan-jangan kakeknya Vio temen kakek Erick wahh ,,, asikk tuh,,,
2022-12-15
1