Alih-alih bingung atau berbalik Dru terlihat membeku, respon tersebut membuat wajah Tiffany memerah, dengan cepat dia langsung menaikkan kedua telapak tangan nya, meneplok alias meletakkan nya ke kedua belah mata Dru
"Kakkkkkk"
Kali ini Tiffany berteriak kesal bercampur malu, langsung menutup mata Dru kemudian dengan cepat membalikkan tubuh laki-laki tersebut ke dinding dan mendorong tubuh kekar laki-laki tersebut hingga tergencet ke dinding.
Duggggg.
"Owhhhhh"
Persis seperti cicak sekarat Dru masuk dalam posisi terjepit, tubuh dan pipi nya menempel dengan sempurna ke dinding.
"Kenapa kakak seperti jelangkung?"
Demi apapun dia bertanya kesal bercampur malu, setelah membalikkan tubuh Dru tanpa perasaan, dengan gerakan terburu-buru gadis tersebut menggunakan pakaian nya, jangan ditanya bagaimana rona muka nya saat ini, berubah warna lebih merah dari buah Cherry 🍒 atau bahkan tomat 🍅 merah yang masak.
Maluuuuu luar biasa, ah tidak malu ku di ambon mungkin saking malu nya, entahlah mimpi apa dia semalam bisa memberikan pemandangan gratis pada Dru malam ini.
"Tiff aku tidak tahu kamu masuk ke kamar, maksud ku aku tidak mendengar nya, aku pikir kamu masih di lantai bawah"
Dru bicara sambil memicingkan bola matanya, cukup sesak saat gadis tersebut mendorong nya ke dinding persis seperti cicak mati.
"Aku bukan sengaja melihat nya, tepat nya tidak sengaja"
Laki-laki tersebut mencoba menjelaskan, berharap Tiffany tidak salah sangka pada nya, meskipun sebenarnya dia merasa ini seperti rejeki durian nomplok yang jatuh menimpa dirinya.
Entahlah mimpi apa terakhir semalam sampai-sampai hari ini dapat bonus istimewa.
Rejeki suami Soleh mungkin.
Hahahaha.
Oh shi.t apa yang aku pikirkan?!.
Dru membatin sambil mengulum senyuman.
"Jangan berbalik dulu"
Tiffany melirik kearah Dru, menatap curiga ke arah Dru yang masih menempel di dinding.
"Aku tidak berbalik"
Dru membela diri, membiarkan diri melonggarkan keadaan, mencoba menarik nafas nya, kemudian membenahi diri, membiarkan Tiffany mengganti pakaian nya.
"Apa aku harus menutup mata juga?"
Tiba-tiba Dru bertanya, menatap kearah dinding dimana dia kini berdiri.
"Apa?"
Tiffany baru saja selesai menggunakan pakaian nya, dia bertanya sambil menatap ke arah Dru dengan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu.
"Bayangan nya terlihat di kaca"
Laki-laki tersebut menggerakkan tangannya ke arah kaca.
Tiffany buru-buru mengerutkan keningnya, menatap ke arah dimana tangan Dru terarah, Seolah-olah sadar akan sesuatu, sekali ini dia langsung histeris dan langsung memukuli laki-laki tersebut dengan kesal.
"Kakkkkk"
Dru berusaha menghindar, alih-alih bisa mengelak gadis tersebut terus memukul nya kesal.
"Tiff"
Dia berusaha menahan tawa nya, menahan pukulan Tiffany yang terus dilesatkan ke lengan dan dada nya, bisa dia lihat bagaimana rona wajah Tiffany, semakin lama semakin memerah.
"Ohhh ohhhh bagaimana bisa, kakkkkk"
Gadis tersebut terus mengoceh, terlihat begitu kesal, marah dan jengkel juga begitu malu.
Meskipun cukup sakit pukulan yang dia terima dari Tiffany, tapi Dru merasa cukup bahagia, beberapa malam menikah hanya karena insiden tidak di sengaja, Tiffany kembali pada sifat aslinya.
Patah hati tidak membunuh siapapun bukan? hanya butuh waktu saja untuk mengubah suasana hati orang yang terluka karena cinta, pada akhirnya sifat ceria gadis tersebut pasti perlahan kembali hadir menghiasi semua orang.
Hanya saja untuk mendapatkan hati Tiffany dia jelas butuh waktu, namun minimal Tiffany bisa kembali masuk pada sifat awalnya yang ceria, murah senyum dan ramah, sedikit banyak bicara dan menyenangkan.
"Oh no... tiff aku tidak sengaja melihat nya"
Laki-laki tersebut terus berusaha menahan pukulan gadis dihadapannya.
"Akhhhhhhhh akhhhhhh ini memalukan"
Dan didetik berikutnya Tiffany langsung meraih lengan Dru kemudian.
"Akhhhh Tiff kamu menggigit ku..."
Demi apapun bayangkan bagaimana kehebohan terjadi dikamar tersebut, Dru seketika terkejut, langsung menarik tangan nya dengan refleks dan Tiffany yang belum melepaskan genggaman nya terkejut, dia berniat untuk mundur tapi satu kejadian tidak terduga terjadi, dia menginjak pakaian nya sendiri yang ada dilantai.
Stttt.
Eh?!.
Dan dalam hitungan detik dia terjatuh dimana Dru ikut refleks terkejut, berusaha menahan tubuh Tiffany sembari menahan rasa nyeri akan gigitan Tiffany tapi dia gagal melakukannya hingga pada akhirnya.
Bugggggggg.
"Akhhhh"
Mereka terjatuh bersama, dimana posisi Dru berada dibawah Tiffany.
Tiffany seketika memejamkan bola matanya karena terkejut dan di beberapa detik berikutnya juga.
Brakkkkkkk.
Terdengar suara pintu kamar di buka.
"Ada apa?"
"Apa ada....oh shi..t"
Dua suara mengejutkan Tiffany dan Dru, Tiffany membuka bola matanya dengan cepat, dia dan Dru langsung menoleh kearah pintu kamar dengan cepat.
******
Bisa dibayangkan bagaimana kehebohan terjadi malam ini makkkk? begitu heboh pokok nya 🤭🤭🤭🤭🤭.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 208 Episodes
Comments
Kugy Narisa
ReZeKi NompLoK SuAmi SholeH..... 😁😁
2023-07-17
0
Wati_esha
Tiffany belum tahu seluk beluk kamar Dru, hingga ia terjebak tak sengaja melakukan kesalahan disana. 😉
2023-04-29
0
Wati_esha
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️🙃
2023-04-29
0