Saat gadis tersebut memanggil Dru dengan sebutan Kak, seketika dia meremang karena Dru secara perlahan menurunkan resleting gaun pengantin nya.
Sssttttttt.
Tiffany memejamkan bola matanya, dia menggenggam erat telapak tangan nya yang terasa mengeluarkan keringat dingin nya karena gugup.
Pikiran nya sudah melanglang buana dan berpikir yang tidak-tidak namun di beberapa detik berikutnya Dru tiba-tiba meletakkan sebuah handuk ke punggung Tiffany.
"Aku pikir kamu cukup lelah, pergilah membersihkan tubuh setelah itu beristirahat lah"
Setelah berkata begitu Dru langsung memundurkan langkahnya, kemudian dia kembali melanjutkan ucapannya.
"Aku akan mandi di kamar Khan, mungkin kembali ke kamar sedikit terlambat karena masih harus berbincang dengan para tetua"
Lanjut nya lagi lantas melebarkan senyuman nya.
Terlalu elegan dan mahal senyuman yang dipersembahkan oleh Dru, membuat hati gadis dan perempuan mana pun gelisah melihat nya, dan Tiffany pikir laki-laki itu baru mempersembahkan nya hanya kepada dia setelah mereka menikah, dulu Dru tidak pernah melakukan nya, tiap kali berpapasan dan saling menatap, ketika Tiffany mencoba mengembangkan senyumannya, Dru hanya menatap dirinya dengan tatapan begitu tajam dan dalam, kemudian laki-laki tersebut akan membuang pandangannya, mengabaikan nya dan pura-pura tidak melihat nya.
Bukankah itu terlalu aneh?!.
Seketika semua nya menjadi teka-teki didalam pikiran Tiffany, bagaimana bisa dia melihat sosok berbeda dari orang yang sama?!.
Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, Dru bergerak menuju kearah lemari walk in closet, membiarkan Tiffany menatap punggung kokoh blaki-laki yang kini menjadi suami nya tersebut untuk beberapa waktu, tidak tahu apa yang di cari Dru disana tapi sepertinya Dru tengah mencari sesuatu disana.
Tiffany memilih bisu, tidak menjawab ucapan laki-laki tersebut, dia terlihat menatap handuk yang diberikan Dru kepada dirinya, membiarkan tangan Tiffany menyentuh lembut handuk yang menutupi seluruh punggung dan kedua bahu nya.
Mereka realita nya sepasang suami istri, mungkin Dru berusaha mengikis jarak diantara mereka, tapi Tiffany memilih menutup hati, membentang jarak di antara mereka karena ketakutan akan kisah yang sama agar tidak terulang kembali.
Selain dia masih bertanya-tanya kenapa Dru memilih mengganti kan Sean untuk menikah dengan Tiffany, dia kini sulit mempercayai sosok laki-laki, tiba-tiba berpikir laki-laki itu gampang jatuh cinta, lalu gampang lupa melepaskan dan melupakan.
Nyata nya Sean mampu melakukan nya, hubungan bertahun-tahun yang terjalin tidak membuat laki-laki tersebut mampu mempertahankan hati nya hanya untuk Tiffany, dan Dru yang awal nya seperti orang asing dengan mudah nya meminang dan menikahi nya tanpa alasan yang bisa dia simpulkan dengan baik hingga saat ini, jadi tidak mengurangi kemungkinan laki-laki tersebut mampu melupakan nya, melepaskan nya dan meninggal kan nya satu hari nanti karena perempuan atau gadis lainnya.
Dia tidak lagi mampu mempercayai seseorang yang berkata atas nama cinta.
Gadis tersebut memilih beranjak, bergerak ke kamar mandi dan membersihkan diri nya untuk waktu yang cukup lama. Begitu selesai dia keluar dari sana dan melihat kamar pengantin yang dihiasi dengan ratusan bunga tersebut kembali sunyi tanpa penghuni.
Tiffany bergerak menuju kearah kasur, memilih duduk disana dimana dia menggunakan pakaian tidur berwarna cream muda, rambut basah nya terlihat tergerai menampilkan wajah cantik dan segar nya.
Sejenak dia mencoba untuk naik ke atas kasur, tapi pandangan mata nya sejenak terarah pada lemari nakas di sisi kanan kasur nya, Tiffany mengerutkan keningnya untuk beberapa waktu, berusaha merapat ke arah lemari nakas tersebut.
Secara perlahan dia menggerakkan tangannya, meraih sesuatu yang dilihatnya, sebuah kertas kecil yang ditulis dengan tulisan tangan yang begitu indah.
Minum vitamin nya, ini bisa membuat tubuh lebih fit di keesokan hari, pergilah tidur lebih cepat dan jangan lupa tersenyum selalu.
Satu botol pil terlihat disisi kertas yang dia baca, membuat bola mata Tiffany menatap dalam tulisan tersebut untuk beberapa waktu, tidak tahu kenapa tiba-tiba saja jantung nya terasa tidak baik-baik saja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 208 Episodes
Comments
Kugy Narisa
DuH Dru PerHAtiAn BAngettt N TerKesAn BeGitu MAnis....
2023-07-17
0
Wati_esha
Dru, perhatianmu ... ☺😊
2023-04-29
0
Wati_esha
Kamu mengenal tulisan itu, Tiffany?
2023-04-29
0