Mansion utama Hillatop.
Malam
Tiffany terlihat sedikit lebih baik dari pada beberapa hari sebelumnya, setelah menghilang dari peredaran selama hampir 1 Minggu gadis tersebut kini sudah kembali ke kediaman orang tuanya, jangan ditanya kalau soal hancur hatinya tapi yang jelas pada akhirnya pernikahan antara gadis tersebut, Sean dan Jessica langsung bertukar posisi begitu saja.
Apakah dia harus marah, histeris dan lain sebagainya? tidak! dia menekan semua kesabaran nya agar tidak meledak melampaui batasan nya setelah menangis dalam kekecewaan dalam satu Minggu lebih ini.
Entahlah bagaimana pernikahan kedua orang tersebut dia tidak peduli, Tiffany tidak punya keinginan bertanya dan bagaimana cara penyelesaian semua persoalan mereka.
Semua baik-baik saja, yakinlah.
Dia selalu berkata seperti itu didalam hati nya meskipun dia tahu ini sebenarnya tidak baik-baik saja. Hati nya parah, sepatah-patah nya. Tapi seperti kata kak Xia nya, dia sedang belajar ikhlas untuk menerima segala ketetapan Nya.
Gadis tersebut mengehela pelan nafasnya, mencoba menetralisir detak jantung nya untuk beberapa waktu, memejamkan sejenak bola mata nya kemudian membuka nya kembali.
"Kamu baik-baik saja?"
Suara seseorang mengejutkan Tiffany saat gadis tersebut berusaha untuk mengoleskan selai nanas di roti miliknya, baru sadar dia belum menyentuh makanan apapun sejak siang perutnya cukup lapar saat ini. Tiffany tidak menoleh sama sekali, hanya sempat menghentikan gerakan tangannya sejenak kemudian kembali bergerak kemudian di beberapa detik berikutnya dia hanya menjawab.
"He em"
Tiffany kembali mengoleskan selai ke roti nya.
"Mau pergi jalan-jalan?"
Lagi suara tersebut terdengar, suara bariton dengan nada yang begitu hangat yang beberapa waktu ini dia rindukan. Itu adalah kakak laki-laki nya, Khan.
Sang penguasa Hillatop berikutnya itu tidak menetap di Indonesia, dia pergi ke Paris dan menetap disana sejak dulu hingga sekarang, menyelesaikan pendidikan nya kemudian langsung terjun ke dunia bisnisnya.
Laki-laki tersebut memiliki benar-benar meninggalkan Indonesia sejak usia remaja nya,hanya kembali di hari besar dan itu pun hanya pulang dua atau tiga hari saja tidak lebih.
Tiffany lah yang paling sering berkunjung kesana dan mengambil liburan untuk bertemu kakak kesayangan nya tersebut.
"Kakak tidak hapal jalan bukan? tawaran nya benar-benar menggiurkan, tapi itu cukup menyulitkan aku yang baru saja patah hati"
Gadis tersebut menjawab cepat, meletakkan selai nanas ditangan nya, dia mulai Bergerak menjauh dari meja kitchen set namun rupanya Khan bergerak mendekati dirinya.
Laki-laki cluster tersebut nyatanya sudah berdiri tepat dihadapan nya saat ini, memperhatikan Tiffany yang menundukkan kepalanya.
Khan menggunakan pakaian tidurnya, terlalu sempurna untuk ukuran seorang laki-laki di usia nya, membuat gadis manapun selalu memuja nya tak terkecuali adik nya sendiri.
Laki-laki tersebut menyentuh lembut kening Tiffany, bingkai kaca mata nya sedikit bergeser, ditangan kirinya terlihat segelas wine yang bertengger disana. Nyatanya kehidupan Barat sangat berbeda dengan kehidupan timur, kakak nya laki-laki bebas yang belum memilih untuk membuat sebuah keyakinan untuk dirinya sendiri.
Karena itu takut menghancurkan keluarga yang berbalut pada kehidupan yang cukup agamis, Khan memilih untuk menetap di luar negeri demi menghindari cemoohan orang.
Dia hanya buruh kebebasan untuk berekspresi, dan mungkin tengah menunggu Hidayat soal kehidupan nya atau mungkin ada gadis ajaib yang bisa mengubah kehidupan nya menjadi Istiqomah sama seperti kisah Daddy mereka, Gao Han di masa muda.
Entahlah siapa gadis hebat yang bisa mengubah kehidupan nya nanti, atau Khan akan tetap berada di lingkaran dunia nya saat ini hingga akhir, berkutat dengan gelap nya kehidupan malam dan mafia-mafia'an yang membuat mommy mereka acapkali berkata.
"Allah SWT tidak tidur karena Allah SWT satu-satunya zat yang mampu membolak-balikkan hati manusia dan kehidupan nya"
Dan 2 pesan yang selalu Khan dengarkan,
"Jangan merusak anak gadis orang dan jangan membunuh orang, 2 dosa itu sungguh akan menyeret kami ke jurang api neraka paling jahanam"
Dan percayalah aktifitas sek sual Khan terus dipertanyakan hingga sekarang, laki-laki tersebut benar-benar tidak pernah tertarik pada seorang gadis atau perempuan bahkan tidak berpikir untuk menikah hingga hari ini sama sekali.
Itu membuat cemas seluruh keluarga besar Hillatop, de Lucas dan Azzura.
"Apakah dia laki-laki normal?"
Seringkali semua orang bertanya.
"Dia tidak menyukai kaum perempuan"
Dan jawaban para sepupu sangat meresahkan.
Tiffany pernah bertanya kenapa laki-laki tersebut begitu enggan berhadapan dengan perempuan,
"Kenapa?"
Betrayal (Pengkhianatan) menjadi momok paling menakutkan untuk Khan.
"Jatuh cinta akan membuat mu gila dan patah, aku tidak suka. Saat kau dilambungkan ke angan-angan kemudian di hempaskan, itu terlalu menyakitkan."
Khan menjawab sambil menatap tajam bola matanya dimasa lalu
"Naikkan Kepala mu"
Khan bicara, menunggu adik kesayangannya melakukan perintahnya.
Gadis bertubuh mungil seperti adik nya itu terlihat menaikkan kepalanya secara perlahan, menatap wajah kakak nya dalam kebisuan.
"Dunia tidak akan terbalik karena patah hati bukan?"
laki-laki tersebut bertanya masih menyentuh kening Tiffany, menatap adik nya dengan tatapan yang dalam dan hangat meskipun tidak menghilangkan kesan dingin dan datar nya.
...(Hanya visual, anggap aja mereka kembar tapi beda gender dah Mak, susah cari visual nya wkwkwk🤭)...
Tiffany, gadis cantik bertubuh mungil tersebut merupakan gadis yang begitu ramah dan polos, terlalu mudah untuk menipu dan membohongi nya, mungkin karena dominan ke sifat mommy mereka, karena itu Tiffany memiliki sifat yang tidak mudah curiga pada orang lain
Bagi nya semua orang itu baik, dia lupa terkadang pemikiran seperti itu sering dimanfaatkan oleh orang lain, dia terlalu tulus bahkan sangat tulus, begitu hangat juga menyenangkan. Tidak pernah terbesit sedikitpun kecurigaan di hati Tiffany untuk berpikir ada orang-orang tidak tulus dan jahat di sekitarnya.
"Tidak terbalik, hanya saja rasanya masih sakit"
Dan Tiffany menjawab pelan, sebenarnya dia sudah enggan menangis tapi saat melihat wajah kakak nya tiba-tiba saja bola matanya berkaca-kaca.
Satu-satunya laki-laki yang begitu tulus mencintai dan menyayangi nya hanya Khan, laki-laki tersebut tidak akan pernah melukainya dalam keadaan apapun, selalu melindungi nya dan menggenggam erat telapak tangan nya.
Mereka terlahir kembar namun dengan gender yang berbeda, apa yang dirasakan salah satu dari mereka, satu nya lagi pasti merasakan nya.
"Kamu bisa menggunakan dada kakak untuk tangisan di malam terakhir"
Ucap Khan kemudian.
"Jangan meminta ku melakukan nya lagi, 1 Minggu ini kecantikan ku telah menghilang karena melakukan nya"
Tiffany berusaha terkekeh meskipun berat.
Khan menaikkan ujung bibirnya, dia tersenyum kemudian menyentuh lembut puncak kepala adiknya.
"Ini terdengar egois, tapi ingat kata ku 4 tahun yang lalu?"
Tiba-tiba laki-laki tersebut bertanya, membuat Tiffany diam dan kembali menundukkan kepalanya.
Dia ingat.
"Sean bukan laki-laki yang tepat untuk mu, percayalah"
Kala itu Khan dengan sangat tegas berkata.
"Jika penikahan mu gagal dengan nya, maka kakak dan mommy akan mengganti penikahan mu dengan laki-laki pilihan kami"
"Yah aku ingat"
Jawab Tiffany pelan.
Entahlah apakah ini mungkin kebetulan, atau ini memang takdir yang berjalan.
"Pernikahan mu akan berganti demi untuk melindungi nama baik keluarga dan diri mu sendiri"
Saat kakak nya berkata begitu, Tiffany dengan perlahan menatap kembali kearah kakak laki-laki nya, dia menggigit bibir bawahnya.
"Jadwal pernikahan kalian tidak akan diundur atau ditunda, keluarga Xavier akan datang besok, Dru putra Uncle Tristan dan untie Lana Lan akan meminang mu dan memberikan mahar sesuai permintaan kamu dulu"
Saat kalimat terakhir terucap, seketika air mata Tiffany tumpah, entahlah dia tidak bisa membedakan perasaan nya saat ini.
Apakah ini sebuah kekecewaan atau terbesit sedikit kebahagiaan, pernikahan nya pada akhirnya benar-benar berganti sesuai dengan perjanjian awal yang pernah dia cetuskan di masa lalu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 208 Episodes
Comments
Kugy Narisa
AKhir'a PerNikAhAn TiffAny D GAnti DeNgaN meNikAh DengAn DRu
2023-07-17
0
Wati_esha
Khan tahu dari mana Sean bukanlah lelaki yang baik?
2023-04-29
0
Wati_esha
Hmm jadi pernikahan tetap dilaksanakan, namun pengantin prianya berganti orang.
2023-04-29
0