“Apa maksud mu? murahan sekali kau jadi perempuan, kau bebas tidur dengan lelaki yang bukan suami kamu?” cerca Bu Nilam pada Tika,
“Anak Ibu yang sudah memaksa saya, waktu itu Leo mabuk berat, dia pikir saya Ayumi! hingga terjadilah hal seperti itu!” Jawab Ayumi tak mau kalah. Sudah sampai sejauh ini yang Tika lakukan, dia tidak mau karena respon dari keluarga Iskandar yang buruk, semua rencana nya gagal total.
Pak Samba datang mendekat ke arah Leo dengan tatapan yang sangar dan marah.
“Apa-apaan ini Leo!! Kau berani mencoreng nama baik keluarga kita?” Pak Samba mengusap wajah nya dengan kasar, betapa ia sangat kecewa dengan sikap putra yang selama ini ia bangga-banggakan.
“Pa.. Maaf.. Tapi kalau Leo tidak menikahi Tika, bagaimana kalau dia hamil? Keluarga kita bakal lebih malu lagi kan?”
“Terserah kau saja! Papa sudah pusing, yang pasti.. Papa tidak akan menerima perempuan ini untuk jadi menantu dikeluarga kita!” Samba pergi dari sana meninggalkan Leo, dan Tika.
“Kau dengar kan? Suami ku tidak setuju kau menikah dengan putra ku, kalau Leo tetep kekeh ingin menikahi kamu.. Jangan pernah kamu berharap diterima dirumah ini, bagi saya.. Ayumi tetap menantu yang ideal, kau bukan siapa-siapa!” Nilam tersenyum miring lalu beranjak meninggalkan mereka berdua menyusul suami nya.
“Mas! Gimana ini.. Lihat kan orangtua mu gak setuju sama sekali!” ucap Tika kesal, apa yang dia rencanakan tidak sesuai dengan kenyataannya.
“Kamu sabar dong! harus nya kamu tahan tadi untuk gak cerita tentang kejadian malam itu.. Mereka jadi tambah benci kan!”
“Aku kan ngomong apa ada nya! udah lah pokoknya kita harus secepat nya nikah, gak apa-apa kan kalau tanpa restu mereka.. Kamu CEO di firma kamu sendiri..” bujuk Tika.. Bagimana pun ia harus tetap bisa menikah dengan Leo.. Kalau tidak.. Anak yang dia kandung akan...
‘Ah sial! gara-gara anak ini, aku harus segera membujuk Leo menikahi ku, kalau saja dia belum ada, aku bisa perlahan memasuki keluarga Leo dan menghancurkan Ayumi!’
“Yasudah.. Lusa kita bertunangan dulu.. Setelah itu baru kita susun rencana pernikahan kita secepat nya.”
“Oke.. Biasa nya kehamilan akan terdeteksi setelah dua minggu kita melakukan itu.. satu minggu lagi aku akan cek ya Mas..”
“Terserah kamu!” Tika menggandeng tangan Leo lekat, ia semakin berani menunjukan sikap jika ia akan menjadi nyonya Iskandar.
Sementara itu di ruang kerja, Samba dan istri nya duduk berdiam-diam.. Tak ada yang membuka suara mereka, jelas.. Mereka masih syock dengan kelakuan putra mereka yang membawa perempuan mirip ular itu kerumah mereka.
“Pa.. Gimana ini, mama gak mau perempuan itu yang jadi menantu Mama,,” keluh Nilam lada suami nya, Nilam memang perempuan sosialita yang selalu memandang segi apapun dari kasta sosial, selama ini ia begitu bangga dengan calon menantunya yang seorang dokter Bedah profesional, tapi kebanggaan itu kini dipatahkan oleh sikap anak nya yang bodoh itu!
“Papa juga gak mau, bagaimana cara nya kita menghadapi Bario nanti nya, mau dia taruh mana muka Papa ma?” dengus Pak Samba yang juga sangat kesal dengan Leo.
“Pasti perempuan ular itu penyebab nya, bisa-bisa nya Leo kepincut sama perempuan seperti itu, apa dia yang dia lihat!”
“Sudah lah ma, daripada perempuan itu hamil, tambah malu kita jika Leo tidak menikahi nya, kau tahu sendiri kan mulut nya seperti apa? Aib nya saja mampu di buka dihadapan kita,”
Nilam kesal sekali jadi nya, ia pasti akan jadi bulan-bulanan teman nya jika tahu menantunya itu janda dan tidak punya karir seperti Ayumi.
****
Siang itu, setelah Ayumi selesai melakukan operasi bersama dengan Bara, ia duduk di ruangan kerja nya..
Tawaran Papa nya uang mengajak Yumi ke Jerman masih begitu ia pikirkan, ia gak ingin pindah kesana, meskipun pasti, saat disana ia akan mendapat kan ilmu yang jauh lebih mempuni lagi.
“Bengong aja sih Yum.. Makan yuuk,”
“Duh entar dulu deh Bar.. Gue lagi gak mood ini!”
“keNapa sih? oh ya.. Liontin merak pesenan elo, udah jadi loh.. Mau liat gak?” bujuk Bara lagi, selama ini.. Bara selalu berusaha membuat Yumi nyaman dengan nya.
“Beneran udah jadi Bar?” tanya Yumi antusias, dan dijawab anggukan cepat oleh Bara.
“Mana sini gue mau liat?”
“Lo harus makan siang dulu sama gue!”
“Maksa ni!”
“Ya iya lah!”
Akhirnya Yumi mengalah dan menerim ajakan dari Bara untuk makan siang bersama. Tidak dipungkiri Ayumi Bara begitu memberinya perhatian, Bara begitu tampan meskipun ia memakai kacamata.. Justru kadar ketampanan nya menjadi bertambah.
“Bar.. Kok elo perhatian banget sih sama gue?” tanya Ayumi disela-sela obrolan mereka saat makan siang.
“Demi bisa dapet calon istri modelan kayak elo Yum!” Jawab Bara asal, ia tak tahu jika jawaban nya membuat desiran aneh di hati Yumi, biasa nya kala Bara menjahili dirinya.. Ia biasa saja tak merasakan apa-apa.. Tapi kenapa dengan hari ini..
Ayumi jadi salah tingkah, tiba-tiba ia berasa canggung duduk berhadap-hadapan dengan Bara. Biasa nya juga gak pernah kenapa-napa.
“Papa minta gue ikut ke Jerman Bar!”
“Hah?? seriusan? Jangan dong... Gue gimana disini Yum? Lo tega ninggalin gue?”
“Gue juga masih mikir Bar.. Papa bilang kalau disini terus gue akan merasa sakit .. Jika terus berdampingan dengan Tika, Papa takut semua laki-laki yang mencoba mendekati aku, akan sama hasilnya dengan Farhan dan Leo,”
Jawab Ayumi sendu, mata nya sudah berkaca-kaca.. Air mata nya sudah seperti bendungan yang akan runtuh pertahanannya.
“Kalau gue yang jadi suami elo, sampai kapan pun gue gak akan kasih kesempatan Tika untuk menghancurkan cinta dan kebahagiaan gue.. Bukan berlaku untuk Tika aja.. Tapi kesemua perempuan lain,”
Degh!
Jantung Ayumi berdetak cepat, ia merasa debaran-debaran aneh saat Bara mengatakan itu, akan kah ia jatuh cinta lagi?
Selama ini memang Bara begitu perhatian.. Bahkan hal yang gak pernah dilakukan Leo, dilakukan oleh Bara.
“Bara Gu_”
“Sebentar Yum.. Ada telepon masuk!”
Bara pergi meninggalkan Ayumi dengan perasaan-perasaan aneh dirinya. Selang beberapa lama , Bara kembali dengan tergesa.
“Yum.. Tiba-tiba gue ada urusan mendadak diluar.. Gue pergi dulu ya.. Kalau ada apa-apa hubungin gue secepat nya.”
Pov Bara Surya Darma
Selain bekerja di rumah sakit, aku juga punya perusahaan Jewelry terbesar di kota ini, SDJewelry. Tidak banyak yang tahu jika aku CEO dari perusahaan tersebut. Sebenarnya itu milik Papa, ia berkolaborasi dengan Mama sebagai pendesain perhiasan paling top sampai sekarang... Bahkan sebagian kalangan yang memesan desain perhiasan pada Mama, mereka selalu mempercayakan perusahaan kami untuk proses pembuatannya.
Saat makan siang dengan Ayumi, tiba-tiba salah satu staff di tim marketing, memberi tahu jika ada pesanan cincin pertunangan atas nama Leonard Iskandar. Cincin itu berinisial L dan T, siapa lagi kalau bukan Leo dan Tika. Laki-laki brengsek dengan wanita yang iri hati dan juga dengki dengan kebahagian Ayumi. Wanita yang mengisi tempat spesial di hatiku..
Aku ingin segera kesana, untuk memastikan apakah semua itu benar atau tidak.
Terpaksa aku harus meninggalkan wanita ku karena urusan ini. Namun saat aku hendak berpamitan pada Yumi.. Tingkah nya manis sekali membuat aku gemas, ingin segera memiliki nya.. Namun apa daya, sampai saat ini dia belum menyadari arti dari perasaan ku padanya.
“Gue ditinggal nih!" rengek Ayumi pada ku, Ya Tuhan.. Manis sekali tingkah nya..
‘Tahan Bar.. Jangan Baper, lo harus stay cool didepan nya,’ batin ku dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
teussabar
2024-05-18
0
Sandisalbiah
gak sabar nunggu azab buat pasangan penghianat... gak rela banget kalau sampai mereka bahagia... berharap Leo dan tika hancuurr 🤔😤😤
2023-11-30
1
Ita Mariyanti
makan tuh anak lakik laen, kui Leo bodoh bin oon knpa g nyelidiki dl ulah Tika kt pengacara hebat 👎👎
2023-11-20
2