Setelah berpacu dengan waktu, tim Ayumi telah menyelesaikan operasi mereka dengan Pak Anton, namun seperti nya Ayumi benar-benar merasa drop kali ini..
Saat ia sedang berjalan dikoridor rumah sakit menuju kedalam ruangan nya.. Ayumi merasa kepala nya berat, pandangan nya mengabur dan..
Braakk!
Ayumi terjatuh, namun tak sampai menyentuh lantai, karena tangan kekar laki-laki menangkap tubuhnya.
Laki-laki itu membawa Ayumi keruangan IGD untuk segera ditangani. Bara yang mendengar Ayumi pingsan langsung berlari ke IGD dengan tergesa dan cemas. Sudah sejak tadi ia mengultimatum Ayumi agar istirahat dan jangan mengikuti operasi hari ini. Namun Ayumi tetep kekeh ingin ikut, sudah lama ia menginginkan bersanding dan belajar langsung dengan Dokter Anton.
Kini Ayumi terbaring lemah diranjang rumah sakit, tangan nya sudah sudah dipasang jarum infus agar tenaga nya cepat pulih.
Perlahan, Ayumi mulai sadar.. Ia mengedarkan pandangan nya keseluruh ruangan, ia sudah bisa menebak jika kini ia sedang berada di IGD.
“Wah, dokter Ayumi sudah sadar.. Gimana keadaan dokter sekarang??” tanya salah satu suster disana.
“Masih pusing sus, oh ya.. Siapa tadi yang bawa saya kesini, Dokter Bara ya?”
“Bukan Dok, ada satu laki-laki.. Orang nya juga masih ada didepan dok, mau saya panggilkan? kebetulan orang itu lagi ngobrol sama dokter Bara,”
“Boleh sus, tolong ya?”
Suster yang merawat Ayumi tersenyum lalu berjalan kearah luar pintu.
“Dokter Bara, dan Bapak yang yang menolong dokter Ayumi tadi diminta dokter Ayumi kedalam, beliau ingin bertemu,” Suster menyampaikan permintaan Ayumi, lalu berpamitan pergi. Laki-laki dan Bara datang bersamaan untuk melihat keadaan Ayumi.
“Yum.. Udah sadar?” tanya Bara, ia langsung mengecek keadaan Ayumi.
“Masih pusing Bar, oh ya siapa yang tolongin gue tadi, mau ngucapin makasih.”
Mendengar dirinya dicari, ia langsung mendekat ke arah Ayumi, karena sejak tadi ia tak berani mendekat. Laki-laki itu mengulum senyumnya saat melihat Ayumi.
“Farhan?” Ayumi terkejut kala yng menolong nya tadi adalah Farhan, seseorang yang dulu pernah ada dihati nya. Bara yang seperti mengingat nama tersebut, langsung memperhatikan dengan seksama, siapa laki-laki dihadapan nya kini, seperti pernah mendengar nya dari Ayumi.
“Hai Yum.. Gak nyangka ya, kita ketemu lagi,”
Bara mendekatkan wajah nya ke Ayumi, lalu berbisik.
“Siapa dia Yum?”
“Mantan suami nya Tika?” jawab Ayumi yang berbisik pula.
“What! berarti mantan lo juga dong!” jawab Bara dengan nada yang sedikit keras.
“Jangan keras-keras! Lo yang ngajak bisik-bisik, tapi lo juga yang teriak, sekalian aja pake audio speaker rumah sakit tuh!” Ayumi mencubit lengan Bara, meskipun ia sedang memakai infus, tak mengurangi kemampuan nya untuk mencubit Bara.
“Sakit Yum astaga! sakit masih aja bisa kasar!" dengus Bara kesal.
“Ehem!” Farhan berdehem, ia merasa diacuhkan dengan tingkah Bara dan Ayumi bak sepasang kekasih itu.
“Aku ganggu ya Yum.. Syukur deh kalau kamu gak apa-apa, aku panik tadi pas lihat kamu mau pingsan,”
“Ehh, enggak kok Farhan.. Makasih ya tadi udh nolongin aku,”
“Santai aja, btw kamu kerja disini ya?”
“Iya, aku dokter disini.. Kamu sendiri ngapain? mau jenguk seseorang atau.. Kamu nya sendiri yang mau check up?”
“Oh enggak, kebetulan.. Pasien yang kamu operasi jantung tadi Adik aku yang bungsu! Dia memang punya kelainan jantung dari sejak umur 5 tahun.. Tapi baru sekarang ada jantung yang cocok untuk di transplantasi.” jawab Farhan panjang lebar, jujur ia begitu sangat merindukan Ayumi.. Saat tadi ia tahu jika dokter yang hampir pingsan itu adalah Ayumi, wanita yang pernah sangat ia cintai bahkan perasaan itu masih ada sampai sekarang. Namun ia takut untuk sekedar menatap wajah nya, bayangan kesalahan nya dulu..
“Ohh, jadi dia adik kamu... Syukurnya operasi nya berjalan lancar kan, dia akan sembuh!” jawab Ayumi sembari mengulaskan senyumnya.. Senyuman manis Ayumi masih seperti dulu.. Lesung pipi disebelah kanan nya menambah nya kian sempurna.
Bara yang sejak tadi menyimak obrolan mereka menangakap basah tatapan Farhan masih begitu sangat memuja Ayumi.. Mungkinkah Farhan masih mencintai Ayumi?
“Yumi.. Maaf soal yang dulu,” Farhan menundukan pandangan nya, ia merasa amat bersalah dulu.
“Maksud kamu Farhan?”
“Tentang aku dan Tika.. Aku...”
“Sudahlah Farhan, aku sedang tidak ingin membahas soal Tika,” potong Ayumi, satu hari ini ia sangat down karena ulah dari Leo dan Tika, sekarang Farhan juga akan membahas soal Tika lagi?
“Maaf Yum, maaf kalau itu mengganggu kamu, memang kesalahan ku dulu, sangat sulit dimaafkan.. Tapi aku senang jika sekarang kau akan menikah dengan pengacara yang membantu kasus perceraian kami kan?” Ayumi diam tak menjawab.
Sudah sejak tadi ia ingin melupakan apapun pembahasan tentang mereka berdua, tapi seperti nya semesta sedang mempora porandakan emosinya.
“Yum.. Gue keluar dulu deh.. Cari makanan buat elo, belum makan siang kan?” Bara yang sadar ad diantara pembicaraan mereka, rasanya ia merasa canggung dengan situasi itu.. Biarlah itu menjadi urusan Ayumi.
“Oke!”
Bara keluar dari ruangan IGD.
“Seperti nya Leo memang pantas buat kamu Yum, dia baik.. Bertanggung jawab dan tegas, tak kan mungkin kalau dia akan bersikap seperti ku dulu.. Aku selalu berdo'a kau akan bahagia dengan orang yang tepat seperti Leo,”
“Aku rasa dia bukan orang yang tepat,” jawab Yumi cepat, biasa nya Yumi tidak akan membahas perihal apapun hubungan pribadi nya dengan sembarang orang, namun seperti nya hal ini perlu ia luruskan dengan Farhan, agar Farhan tak menyebut-nyebut nama Leo dan Tika. Itu pembahasan paling ia hindari saat ini.
“Maksud kamu?”
“Leo melakukan hal yang sama dengan mu! dan lagi... Dia juga melakukan nya dengan orang yang sama!” jawab Yumi.
“A-pa?”
“Sudahlah Farhan, tolong.. berhenti membahas soal aku dan Leo, bisa kau menjenguk adik mu saja.. Aku ingin istirahat!”
Ayumi berpura-pura memejamkan mata nya agar Farhan pergi dari sana, benar saja.. Cara itu terbukti ampuh, Farhan langsung keluar dari kamar IGD tersebut. Sembari berjalan ia masih mencerna kata-kata Ayumi tadi.
“Apa Leo juga ditipu oleh Tika? dasar perempuan ular!” ucap Farhan sendiri, tangannya mengepal kuat, kalau saja Tika ada dihadapannya, pasti Tika sudah jadi samsak tinju untuk nya.
“Apa dia belum puas menyakiti Ayumi dulu? wanita sampah,”
Farhan masih saja menggerutu sendirian, hingga akhirnya ia masuk kedalam adik perempuannya.
“Farhan kamu darimana?” tanya Bu Raisa mama nya Farhan.
“Dari liat temen ma!”
“Kamu tau gak, dokter yang operasi Laura tadi ternyata Ayumi, dia temen deket kamu dulu kan ?”
“Mama masih inget Ayumi?”
“Ya masih lah, dia itu anak baik, udah cantik .. pinter.. Pokok nya dulu mama berharap dia yang bakal jadi mantunya mama! eh kamu nya malah beleng milih si Tika jadi istri!” Bu Raisa seperti nya masih kesal dengan Tika.
“Ma.. Mungkin dulu itu udah takdir Farhan hatus sama Tika, tapi yang Farhan sesali itu, kenapa dulu Farhan bisa khilaf dan hilang kendali nyakiti Ayumi!”
“Kamu nyesel kan?” Farhan mengangguk lemah. Kilasan balik masa lalu nya kembali terbayang oleh nya.
Masa dimana ia membuat kesalahan besar menyakiti Ayumi,
Flash Back on
“huuu! Farhan! apa yang kamu lakukan sama aku?” Farhan terlonjak kaget begitu mendapati Tika tepat disampingnya, tubuhnya hanya berbalut dengan selimut saja, Farhan benar-benar tak ingat apa yang terjadi semalam.
“Kau kenapa Tika? kenapa kau disini? dan dimana baju mu?”
“Apa kata mu Farhan! kau sudah menodai aku! dan sekarang kau akan mencuci tangan mu? dimana perasaan mu? kau sudah merenggut kesucianku! bagaimana caranya aku menghadapi dunia setelah ini?”
“Apa??”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
trussemangat
2024-05-18
0
Sandisalbiah
tujuan hidup Tika ini buat nyakiti Ayumi terus ya.. kurang kerjaan banget... tp sayang.. biasanya perwmpuan toxic dan licik seperti dia ini justru yg selalu mujur.. sslalu dapet cara buat mencapai tujuannya.. terbuktikan dua kali dia menghancurkan kebahagiaan Yumi... dan semesta selalu mendukungnya..
2023-11-30
2
Kamiem sag
Thor... boleh gak sih aku nunggu kesengsaraan, kecelakaan, kemenderitaan, kehancuran Tika?? itu kalo dia gak mau tobat lo
kalo mau tobat dan merubah diri menjadi pribadi yg baik ya moga ja dia bisa bahagia
2023-11-11
2