“Jadi Leo bohong soal kau bermalam dirumah pemuda itu?” tanya Papa padaku, Memang pandai sekali kau Mas, memfitnah ku di hadapan orang tuaku,
“Aku memang menginap dirumah Bara, tapi tidak seperti yang Leo bilang Pa..” entah harus bagaimana rasanya aku seperti hilang kekuatan untuk melanjutknn ucapan ku.
“Benar om, emm.. maaf jika aku menyela percakapan kalian, malam itu.. Saat aku dan Ayumi melihat dengan jelas apa yang Leo lakukan dengan perempuan itu, Ayumi berlari keluar apartemen hujan-hujanan, saat aku menemukan Ayumi.. Sesaat setelah itu ia pingsan, suhu tubuhnya sangat panas,. Aku bingung harus dibawa kemana, jika ke Apartemen nya, baju Yumi basah kuyup.. Sangat tidak mungkin jika aku yang menggantinya, sebab itu aku langsung membawa nya kerumah Om.. Di sana ada Mama yang bisa membantuku,” Ucap Bara menjelaskan panjang lebar. Tante Melisa pun mengangguk menyetujui ucapan putra nya.
“Benar sekali Pak.. Aku yang mengurus Ayumi disana, kondisi nya malam itu sungguh pucat sekali, maaf jika malam itu anak saya maupun saya tidak berpikir untuk langsung membawa nya kerumah sakit..” Tante Melisa menyambung penjelasan anak nya, agar Papa dan Mama yakin jika aku tidak berbuat hal yang dituduhkan Leo.
Papa nampak begitu marah, tangan Papa mengepal kuat rahang nya mengeras.. Dapat ku lihat saat ini Papa sangat emosi.
“Jadi... Leo memfitnah kamu? berani sekali dia! Sudah selingkuh.. Kini melempar kesalahan nya padamu? Ini gak bisa dibiarin Papa harus bicara dengan Samba, anak nya sudah kurang ajar!!” Papa berjalan keluar dari rumah sakit, aku tahu saat ini papa sedang emosi, aku tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan.
Mama berusaha mengejar nya, Bara juga mencoba menghentikan Papa.
“Pa.. Sabar dong, kita gak bisa selesaikan masalah dengan emosi!” terang Mama memberi pengertian pada Papa.
“Tapi dia sudah kurang ajar Ma, anak kita di fitnah.. Kita harus diam aja? Kamu tahu kan bagaimana penjelasan dia ditelepon? dia bilang semua sumber masalah nya itu Ayumi! padahal dia sendiri yang main serong dengan wanita lain!!”
“Iya Mama tahu, tapi apa yang kita dapat dengan begitu Pa, syukur semua terjadi sebelum pernikahan, jadi sudah lah.. ”
“Iya Pa.. Yumi sudah memutuskan hubungan kami.. Dan Yumi juga dengar kalau sebentar lagi mereka akan menikah, jadi sudah.. Jangan habiskan tenaga kita untuk orang-orang yang sudah mengkhianati kita!” jawab ku pelan, sudah malas rasanya jika aku harus berhubungan selalu dengan Leo dan Tika.
“Baiklah.. Untuk sementara Papa dan Mama akan stay disini dulu.. Setelah pulang dari rumah sakit, kamu pulang kerumah kita.. Jangan ke Apartemen!" ucap Papa padaku.. Dan Mama mengangguk menyetujui perkataan Papa.
“Lalu kerjaan Papa?”
“Kebetulan disana sedang libur semester, Papa bisa kerja lewat Zoom,” Papa berbalik melihat Bara dan Tante Melisa.
“Nak Bara.. Maafkan saya ya, saya sudah terburu emosi tadi, terimakasih karna sudah membantu saya menjaga Ayumi..” Ucap Papa pada Bara dan tante Melisa.
“It's okay om.. Saya sudah berteman lama sama Ayumi.. Dan kebetulan juga Mama juga dekat dengan Ayumi..”
“Oh ya.. Kalau begitu gimana kalau kita dinner bareng.. Setelah Ayumi keluar dari rumah sakit ya mbak...” sambung Mama
“Melisa... Saya Melisa mbak..”
“Ohh.. Saya Lydia..”
“Iya saya sering dengar soal Anda dari Ayumi..”
“Oh ya.. Makasih karena sudah menyayangi anak saya ya mbak Mel..”
“Sama-sama.. Sejujurnya saya ingin sekali punya anak perempuan, tapi Papa nya Bara pergi dengan cepat, saat Bara masih berusia 7 tahun.. Kami sudah ditinggal oleh Papa nya Bara,” mata tante Melisa berkaca-kaca, memang setiap kali dia menceritakan kembali tentang Papa nya Bara, pasti tante Melisa akan merasa sendu.
Mama mengusap lembut pundak tante Melisa, “Ayumi bisa kamu anggap sebagai putri kamu juga mbak Mel.. Saya juga pengen punya anak laki-laki, tapi sampai Yumi dewasa kami belum dikasih kepercayaan lagi,”
“Kalau gitu, mbak Lydia juga bisa menganggap Bara seperti anak mbak juga.. Kalau mbak mau sih.. Soal nya Bara ini suka ngeselin.. Ayumi aja sering dibuat kesal oleh nya..” Sontak kami tertawa bersama.. Untuk sesaat kami melupakan perih yang Leo berikan pada ku.
...***************...
Leo menggandeng tangan Tika mantap, saat memasuki kediaman Iskandar. Setelah 1 Minggu kejadian antara diri nya dan Tika, juga terputus nya pertunangan antara diri nya dengan Ayumi, Leo mantap mengenalkan Tika sebagai calon istrinya, mereka akan menikah 1 minggu lagi, ia takut jika Tika akan hamil.. Itu bisa jadi bola panas untuk diri nya dan keluarga nya.
“Sayang.. Kamu datang?” tanya Nilam Mama nya Leo, namun setelah itu.. Mata Bu Nilam memicingkan mata nya melihat perempuan disebelah anak nya,
“Iya Ma.. Ada yang Ingin Leo sampaikan pada Mama dan Papa.. ” Tangan Leo masih menggenggam tangan Tika dengan erat.
“Siapa dia?” tanya Nilam memandang Tika dari atas hingga kebawah.
“Dia Tika Ma.. Calon istriku!”
“Apa??” ucap Pak Samba dan Bu Nilam bersamaan, Pak Samba juga seperti nya mendengar penuturan putra nya.
“Apa maksud kamu Leo? bukannya kamu sudah bertunangan dengan anak nya Bario? ada apa ini??” tanya Pak Samba dengan keras, tentu saja Pak Samba syock.. Bukan hanya Pak Samba, Bu Nilam juga sama.. Ia sudah merasa jika Ayumi lah yang pantas menjadi menantu nya.. Menantu keluarga Iskandar.
Tika menundukan pandangan nya, dalam hati ia merasa geram sekali dengan respon penyambutan dari kedua orang tua Leo, lebih tepat nya calon mertuanya.
“Leo sudah putus dengan Ayumi, dia selingkuh Pa.. Bahkan dia bermalam dirumah pria lain, Leo gak mau punya istri yang murahan seperti itu, dia Tika.. Dia sekretaris Leo.. Tolong.. Terimalah dia sebagai menantu Papa dan Mama, kami akan menikah satu minggu lagi!”
“Kamu ini gak waras ya Leo? satu minggu lagi nikah? memang nya kamu sudah kenal dia dengan baik? Dan soal Ayumi.. Gak mungkin dia berbuat seperti itu! mama gak percaya!” sergah Bu Nilam. Bagaimanapun Ia sangat mengenal pribadi dari mantan tunangan anak nya itu, Ayumi sangat santun.. Selain dari profesi yang memang sudah mulia, Ayumi juga sangat sayang dengan Leo, jadi tidak mungkin jika Ayumi selingkuh.
“Ma.. Leo gak bisa dipermalukan oleh Ayumi dengan cara seperti itu! pokoknya Leo akan menikahi Tika satu minggu lagi.. Meskipun dia janda dia perempuan baik-baik Ma!”
Bertambah pusing saja Pak Samba dengan pernyataan Leo jika calon istri nya seorang janda. Tentu dengan sebagai seorang yang sangat dikenal banyak orang, status sosial sangat penting untuk nya, Jika dirinya dengan Bario Diwangkara menjadi besan, namanya akan semakin terkenal dimana-mana.
“Dia janda? Astaga Leo.. Kamu ini bodoh atau gimana sih, menang Ayumi lah kemana-mana, Mama sebagai perempuan aja bisa lihat.. Kalau Ayumi lebih pantas untuk mu daripada Dia!” geram sekali rasanya Nilam pada anak nya ini, entah apa yang dia lihat dari perempuan di samping nya, cantik masih jauh Ayumi.. Karir juga lebih bagus Ayumi.
“Leonard harus bertanggung jawab, karna kami sudah melakukan hubungan suami istri Bu.. Aku tidak ingin hamil tanpa suami!”
“Apa?”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
trussabar
2024-05-18
0
Bunda Aish
Leo mau masukkan 🐍 berbisa ke dalam rumahnya,siap2 kena patuk ya
2023-12-13
0
Sandisalbiah
aduh mama Nilam.. jelas Leo lebih memilih tika... krn cuma rika yg gampang membuka lebar slogan nya buat Leo.. berhubung pengacara ngetop ini iminnya lebih tebal dr imannya jd ya jelas yg murahan dan gampang ngangkang ini jd opsi utama.. 🤮🤮
2023-11-30
0