Part 12

"Hei kalian ini sebenarnya kenapa? Membuatku semakin curiga saja" Tanya Ara yang melihat tingkah aneh para eonnie dan oppa nya itu.

"Ah tidak ada apa-apa, makanlah dulu. Kalian pasti belom pada makan kan?" Ucap Irenne.

"Ra, sesudah makan bolehkah kita berbicara sebentar" Ucap Yoongi.

"Boleh oppa"

Seokjin mendekati Yoongi.

"Yoon, aku percaya padamu" Ucap Seokjin.

...( POV TAEHYUNG DAN 6MEMBER)...

Setelah mendapat telepon dari tangan kanan ayahku, aku segera terbang ke Korea.

Setibanya di Korea, aku menuju ke rumah keluargaku, karena kanan tangan ayah mengatakan ada suatu hal yang terjadi.

"Kim Taehyung, tinggal kan gadis itu atau aku yang harus mendatanginya" Ancamnya.

"Ayah sungguh-sungguh akan mendatanginya? Ayah akan malu jika tahu siapa dia sebenarnya!"

"Dia hanya pelacur, yang di usir oleh keluarganya!" Bentak Kim Dasom.

"Dia putri dari Jung Yeong Bin yah, pengusaha terkaya di Korea dan di Los Angeles!"

"Apa buktinya jika dia anak dari Jung Yeong Bin?"

"Aku bisa membuktikan nya, saat ini keluarga mereka sedang berada di Indonesia. Aku bisa membawa ayah dan ibu menemui keluarga nya"

"Aku tidak peduli putri siapapun dia, tinggalkan dia dan bertunangan lah dengan Ahn Yoora!"

"Bagaimana jika aku tidak mau?"

"Jelas kau akan tahu konsekuensinya, kau kehilangan wanita itu selamanya dan nama baik dia maupun keluarganya akan tercoreng"

"Ayah, sudahlah biarkan oppa menentukan pilihannya sendiri" Ucap Kim Ahrin.

Taehyung menghampiri adik gadisnya.

"Masuklah, biar ini menjadi urusan Oppa" Perintah Taehyung.

"Bagaimana? Jika kau menerima semua ini menjadi milik mu dan jika kau menolak nama baik dia yang tercoreng sekalipun ia anak pengusaha terkaya!"

"Beri aku waktu dua hari untuk memikirkan ini"

"Baiklah" Ucap Kim Dasom

Setelah itu Kim Taehyung pergi menuju dorm untuk bertemu dengan member lainnya.

Sesampainya di dorm, ia bingung harus bercerita dari mana dulu.

"Ya Taehyung a, kenapa kau terlihat murung?" Tanya Jimin.

"Tidak, hanya saja. Ah aku bingung"

"Apa terjadi sesuatu Taehyung a? Tanya Yoongi.

"Aku hanya punya waktu 48 jam mulai dari sekarang, haruskah aku menerima perjodohan ini dan meninggalkan wanita yang ku cintai?"

"Yang aku dan Yoongi takutkan benar-benar akan terjadi" Sahut Seokjin.

"Lalu bagaimana keputusanmu?" Tanya Jimin.

"Aku bingung, jika aku menerimanya aku akan kehilangan Aera, tapi jika aku menolak orang tuaku mengancam akan membuka masa lalu Ara"

"Tetapi kurasa keluarga Ara setara denganmu bahkan di atas keluargaku, bagaimana bisa orang tuamu mengancam seperti itu?" Tanya Jungkook.

"Kalian seperti tidak mengenal orang tuaku saja, ia akan melakukan apapun demi meraih keinginannya"

Disaat mereka semua terdiam, handphone Taehyung berbunyi.

"Ara meneleponku aku harus mengatakan apa pada Ara? Aku takut memberi harapan terlalu dalam padanya"

"Selama kau mengambil keputusan, jangan hubungi Ara dan menjawab panggilan apapun darinya" Perintah Yoongi.

"Tapi Hyung?" Potong Taehyung.

"Percayakan semua kepada kami, kami akan membantumu sebisa mungkin" Ucap Seokjin menenangkan Taehyung.

"Terimakasih Hyung" Ucap Taehyung.

Dua hari kemudian.

"Taehyung-ahh, bagaimana keputusanmu?" Tanya Namjoon.

"Aku akan menerima perjodohan ini demi melindungi Ara, aku titip Ara kepada kalian" Ucap Kim Taehyung.

"Lalu bagaimana dengan Ara?" Tanya Jimin.

Taehyung mengambil nafas dalam dan menghembuskan nya kasar.

"Setelah pertunangan ini aku akan menemui keluarga Ara dan meminta maaf"

...----------------...

Sesampainya Taehyung di rumah, ia malas bertemu dengan ke dua orang tuanya. Hingga terdengar suara ketukan pintu.

Taehyung berjalan ke arah pintu untuk membukanya.

"Maaf Tuan, Tuan besar memanggil anda" Ucap maid tersebut.

"Sebentar lagi aku akan menemuinya"

Taehyung lalu berjalan menuruni anak tangga untuk menemui ayahnya. Sesampainya di ruangan kerja Kim Dasom ia melihat ibunya tertunduk lesu.

"Ibu, kenapa? Ada apa?" Tanya nya.

"Bagaimana jawabanmu?" Tanya Kim Dasom tanpa basa-basi.

"Aku menerima perjodohan ini" Ucap Kim Taehyung dengan suara berat.

"Baiklah" Jawab ayah Taehyung dengan senyum yang mengembang sempurna.

"Jangan lupakan janjimu, jangan sekali-kali kau berani mengusik kehidupan Ara"

Setelah Taehyung menyetujui perjodohan itu, semua media Korea membicarakan tentang pertunangan mereka yang akan di adakan bulan depan.

"Ara, maaf aku tidak bisa menempati janjiku kepadamu. Aku tidak menyerah, aku hanya ingin melindungi mu" Ucap Taehyung dengan air mata yang mengalir.

Karena Taehyung sadar, ia tidak mampu melawan orang tuanya.

...----------------...

"Eonnie, kapan Taehyung kembali? Ini sudah 18 hari ia di Paris. Aku benar-benar merindukannya" Ucap Ara sembari mengelus perutnya yang masih rata.

"Kenapa kau selalu mengelus perut mu Ara, makanlah setelah ini ikut denganku berbelanja" Tanya Irenne yang sambil menyiapkan sarapan pagi untuk Ara dan suaminya.

"Baiklah eonnie" Balas Ara dengan lesu.

Dalam hati Irenne tidak tega harus menyembunyikan hal ini terus menerus pada Ara, karena Irenne tau cepat atau lambat Ara akan tahu.

Setelah mereka selesai sarapan, sebelum Seokjin pergi ke studio ia mengantar Irenne dan Ara ke supermarket untuk berbelanja.

"Apakah kita akan berbelanja banyak hari ini eonnie?" Tanya Ara.

"Untuk persediaan sekitar dua Minggu ke depan, kau ingin makan apa?"

"Aku ingi membeli buah saja eonnie, bolehkah nanti kita mampir ke street food?"

"Baiklah" Jawab Irenne.

Disaat sedang berbelanja, tanpa sengaja Irenne melihat Taehyung bersama dengan calon tunangannya. Ia segera mengajak Ara berputar balik agar tidak bertemu dengan Taehyung.

"Kenapa eonnie aku ingin mangga"

"Eh tidak, aku lupa kita belum membeli bawang bombay" Ucap Irenne dengan gugup.

Namun tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Ara.

"Ya Aera, apakah kau Jung Aera?" Tanya gadis itu.

"Ahn Yoora, kenapa kau ada di sini? Dengan siapa?" Tanya Ara balik.

"Dua hari lagi aku akan bertunangan disini, aku bersama calon tunangan ku. Kau dengan siapa?"

"Oh, aku dengan sepupuku" Jawab Ara.

"Taehyung-ahh" Panggil Yoora, namun tidak ada jawaban. Setelah Yoora berbalik ternyata Taehyung tidak ada.

"Oh, maaf aku rasa ia sedang mengambil barang lainnya"

"Siapa nama tunanganmu Yoora?" Tanya Ara.

"Kim Taehyung" Jawab Yoora.

"Nama kekasih kita sama ya" Balas Ara yang di balas tawa oleh Yoora.

"Kapan-kapan mampirlah ke apartemen kami, aku tinggal di apartemen calonku" Ucap Yoora sembari mereka bertukar nomor handphone.

Irenne yang mendengarkan mereka mengobrol merasa jantungnya akan lompat. Karena Irenne tahu jika itu adalah calon tunangan Taehyung.

"Ara, jika sudah selesai ayo. Masih ada banyak barang yang belum kita beli" Ajak Irenne.

Disisi lain, Taehyung mengamati kedua gadis itu. Ia merasa heran kenapa Ara dan Yoora bisa saling mengenal.

Taehyung senang bisa melihat Ara kembali.

Setelah Ara pergi Taehyung baru muncul.

"Siapa tadi?" Tanya Taehyung.

"Jung Aera teman masa kecilku sampai sekarang, dulu ia pernah di jodohkan dengan oppa-ku. Namun ia menolak dan akhirnya ia tinggal di Korea. Setelah ia pindah ke Korea beberapa tahun yang lalu baru kali ini aku bertemu dengannya"

Bagaimana jika Ara tahu jika aku yang akan bertunangan dengan Yoora, teriak Taehyung dalam hati.

...****************...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!