Setelah menyelesaikan olahraga, mereka berdua langsung membersihkan tubuh dan segera berangkat ke Bali.
2 jam kemudian akhirnya mereka sampai, dan menuju villa.
"Maaf ingin bertemu dengan siapa, bisa tunjukkan tanda pengenal?" Tanya penjaga Villa.
"Aku Aera, anak dari Jung Yeong Bin" Jawab Ara.
"Maaf, tunjukan dulu kartu identitas anda nona"
"Bukakan saja, dia memang anakku" Teriak seseorang dari dalam. Akhirnya penjaga Villa membukakan gerbangnya.
Setelah memasuki Villa, Ara segera menemui orang tuanya.
"Untuk apa datang kemari? Bukankah kau sudah hidup enak dengan menjadi seorang pelacur?" Kata Jung Yeong Bin dengan tatapan tajam.
"Ooh jadi selama ini kalian masih sering menguntit ku? Aku menjadi pelacur juga karena kalian!" Teriak Ara sambil menangis. Sementara Taehyung hanya bisa memegangi Ara supaya tidak lepas kendali.
"Lalu mau apa kamu kesini?" Tanya papa Ara.
"Aku hanya meminta restu kepada mama papa, tolong restui hubungan kami" Ucap Ara terisak.
"Huft, papa dan mama merestui kalian!" Ucap Jung Yeong Bin sembari berjalan memeluk anak gadis satu-satunya.
"Hah, segampang itu? Tidakkah papa bertanya siapa dia ini dan itu?" Tanya Ara heran.
"Aku sudah mengetahui semua tentangmu dan dia, dia bekerja di perusahaan kakakmu dan dia anak dari Kim Dasom"
"Bagaimana om bisa tahu?" Taehyung akhirnya angkat bicara.
"Jaga putri ku dengan baik, jika ku berani menyakiti dia. Kau akan berhadapan langsung denganku" Ucap Jung Yeong Bin sembari menepuk pundak Taehyung.
Sementara Aera dan mamanya hanya bisa menangis haru.
"Kenapa kau tidak mengatakan padaku jika kau anak dari Jung Yeong Bin? Lalu kenapa bisa kau bekerja di Play House?" Cecar Taehyung.
"Aku menolak di jodohkan dengan Ahn Dong Min, lalu aku terpaksa di pulangkan ke Korea tanpa membawa apapun, aku hanya membawa baju dan sedikit tabunganku. Aku terpaksa melakukan pekerjaan itu karena aku harus bertahan hidup. Sementara aku tidak bisa menemui kakak ku" Ucap Ara dengan pandangan menerawang.
...****************...
2 Minggu kemudian ketika mereka sudah menyelesaikan sesuatu yang disini, Jung Haneul dan Choi Mua datang ke Indonesia.
Mereka mengumumkan pertunangan mereka yang di adakan seminggu kemudian.
Mereka semua berkumpul di ruang keluarga.
"Oh jadi ini alasanmu untuk mengambil cuti?"
"Ini soal hati Hyung, tidak bisa di ganggu gugat"
"Aku titip gadis nakal ini ya, jaga dia baik-baik. Jika dia terluka karena mu aku akan memotong gaji tahunanmu dan kau akan berhadapan langsung denganku!" Ancam Haneul yang di sambut tawa oleh semuanya.
Setelah berbincang mereka menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan di sekitar Bali. Tiba-tiba saja handphone Taehyung berbunyi.
"Hallo" Ucap Taehyung.
"Bisakah kau pulang sekarang, ada sesuatu yang terjadi" kata seseorang yang di telepon.
"Ada apa, jadwalku di sini masih Minggu depan"
"Cepatlah pulang aada sesuatu yang terjadi di sini"
"Baiklah, aku akan pulang sekarang" Jawab Taehyung.
"Ada apa?" Tanya Ara.
"Tidak apa-apa, aku akan pulang besok. Tidak apa-apa kan?
Hoek, Hoek, Hoek.
"Hei kau kenapa, apa yang sakit?" Khawatir Taehyung.
"Aku tidak apa-apa, aku hanya merasa mual saja"
"Ayo periksa, kita ke dokter sekarang" Ajak Taehyung.
"Aku tidak mau Kim! Aku hanya mual" Tolak Ara.
"Kim? Tidak biasanya kau memanggilku seperti itu"
"Aku sedang marah" Teriak Ara.
...----------------...
Keesokan harinya setelah mengantar Taehyung ke bandara, Ara merasa sedih. Tiba-tiba saja ia menangis.
"Ish ada apa ini, kenapa aku cengeng sekali"
Lagi-lagi Ara merasa mual, tetapi ketika ingin mengeluarkan isi perutnya tidak ada yang keluar sama sekali.
Ara memutuskan untuk periksa ke dokter, setelah sampai di rumah sakit Ara menunggu giliran.
"Jung Aera Arunika" Panggil sang perawat.
Ara memasuki ruangan dokter.
"Hallo selamat siang, keluhan apa yang di rasakan?" Tanya dokter itu dengan ramah.
"Sedikit mual dan pusing dok"
"Kita tes urine dan tes darah dulu ya"
Setelah menunggu beberapa saat, hasil tes akhirnya keluar.
"Bu, mari ikut saya. Tiduran di sini ya kami akan melakukan USG" Perintah dokter.
"Ini sudah mulai kelihatan, usianya 5 Minggu, bla.. bla.. blaa" Penjelasan dokter.
Ara yang masih shock, hanya mengucap terimakasih ke dokter.
Seminggu setelah acara pertunangannya Haneul Oppa dan Mua eonnie, mereka menatap Ara heran.
Ara sama sekali tidak menggubris hal itu.
"Kenapa akhir-akhir ini Tae tidak bisa di hubungi ya" Keluh Ara.
Saat membuka handphone, Ara kaget kenapa para member menghubungi Ara beberapa kali, bahkan istri dan kekasih Hoseok juga. Ara mencoba menelepon kekasih Hoseok.
Terdengar suara telepon tersambung.
"Halal eonnie, ada apa? kenapa kalian meneleponku banyak sekali?" Tanya Ara.
"Ara, bagaimana kabarmu? Kami semua merindukanmu" Kata Yumi
"Ra, jangan percaya dengan apa yang di berita ungkapkan hari ini yaa" Ucap Irenne
"Eonnie, kalian berdua kenapa? Tidak ada apa-apa dengan Taehyung kan? Kenapa akhir-akhir ini aku tidak bisa menghubungi dia ya"
"Ia baik-baik saja Ra, Kamu gimana? kapan kembali ke Korea?" Tanya Jimin
"Seminggu lagi mungkin atau lebih aku akan kembali ke Korea"
"Aera-a" Panggil Haneul dengan suara keras.
"Sudah dulu ya semua, Oppa ku memanggilku" Ucap Ara mematikan telepon.
"Kembali lah ke Korea sekarang, tidak ada penolakan" Perintah Haneul dengan marah.
Ara semakin besar bingung di buatnya. Ara tetap menuruti perintah Haneul, ia tidak membawa pakaian karena banyak pakaiannya yang berada di apartemen Taehyung. Dan tak lupa ia membawa print poto USG dan tespack untuk ditunjukkan kepada Taehyung.
...----------------...
Setelah menempuh perjalanan 7 jam lebih, Ara sampai di Bandara Internasional Incheon dengan selamat.
Ia langsung menghubungi Seokjin untuk menjemputnya.
"Hallo Oppa, bisa tolong jemput aku di bandara sekarang"
"Hah, kamu pulang sekarang? Oke-oke tunggu sebentar" Ucapnya dibalik telepon.
Setelah menunggu setengah jam akhirnya Seokjin dan Irenne datang.
"Kenapa kamu mendadak sekali, kenapa tidak mengabari dulu" Tanya Irenne
"Haneul Oppa yang menyuruhku untuk segera kembali ke Korea eonnie"
"Sebaiknya kita mencari makan dulu, aku lapar" Ajak Seokjin.
"Baiklah, telepon Yoongi dan yang lainnya sayang" Ucap Irenne dan Seokjin pun menghubungi teman-temannya untuk datang ke rumahnya.
Ara, Seokjin dan Irenne pun menuju restoran untuk membeli makanan.
"Ku dengar putra dari Kim Dasom akan melangsungkan pertunangan dengan putri pengusaha Los Angeles akhir bulan ini, kabarnya mereka sudah tinggal berdua di apartemen Kim Taehyung"
Ara mendengar suara ibu-ibu berbicara, lalu menatap Seokjin dan Irenne.
"Eonnie .. " Belum sempat Ara melanjutkan ucapannya, Seokjin memotongnya.
"Sayang, bawalah Ara ke mobil" Perintah Seokjin dan di balas anggukan oleh Irenne.
"Ra, ayo ikut aku ke mobil. Seokjin sudah hampir selesai"
Sejam kemudian mereka semua sampai di rumah Seokjin, Ara membantu Irenne menyiapkan makanan untuk semuanya.
Namun ada sesuatu yang mengganjal di hati dan pikiran Ara. Kenapa ia tidak melihat Taehyung?
"Oppa, Taehyung tidak datang kah?" Tanya Ara sendu.
"Taehyung sedang berada di Paris Ra, jangan terlalu memikirkan dia. Dia sedang bekerja saat ini" Ucap Yoongi.
"Kenapa tidak ada pemberitaan media jika ia ke Paris, lalu untuk apa aku Haneul Oppa menyuruhku ke Korea sekarang kalo begitu?"
Semua orang yang di dalam ruangan itu saling menatap satu sama lain.
"Karena kami merindukanmu" Ucap Seokjin sembari memeluk Ara dan di susul dengan yang lain memeluk Ara juga.
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments