𝙎𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙖𝙪𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙖𝙙𝙖 𝙩𝙮𝙥𝙤 𝙮𝙖. 𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙚𝙟𝙖𝙡 𝙙𝙞𝙗𝙖𝙬𝙖𝙝 𝙮𝙖
𝙉𝙤 𝙥𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙩 ❌
...──────⊹⊱✫⊰⊹──────...
Kembali kerumah cheng mandi mencoba menghilangkan bau babi itu , baunya sangat busuk
Puas membersihkan diri cheng melanjutkan dengan mencuci baju di sungai
Mencuci baju cheng melihat ikan besar di sungai melihat tidak ada orang disekitar cheng membeli jaring dari sistem. Langsung melempar jaring itu ke sungai dan menarik dengan kuat disaat cheng mengangkat jaring itu ada 10 ekor ikan tertangkap
Cheng tersenyum melihat masih banyak ikan yang belum ditangkap
Membawa hasil tangkapan di satu tangan dan di tangan lain cucian cheng berjalan kembali kerumah
Di balai desa beberapa orang yang mendapat pemberitahuan ada daging langsung bergegas kesana mengantri sudah lama mereka tidak makan daging
Paman li sebagai kapten pertama berkata " SEMUANYA HARI INGIN BRIGADIR KITA AKAN MEMBAGIKAN DAGING, TERIMAKASIH PADA KAMERAD CHENG YANG MENANGKAP DAGING BABI DAN MEMBERIKANNYA KEPADA BRIGADIR KARENA KOBTRIBUNYA UNTUK KEDUA KALI PADA DESA BRIGADIR MEMUTUSKAN AKAN MEMBERIKAN 100 YUAN "
Para hadirin langsung memuji cheng bahkan tidak ada yang menentang kapten akan memberikan hadiah karena mereka tau kalau bukan karena cheng memperbaiki traktor desa mereka tidak akan bisa mengantar makan tepat waktu dan mendapatkan bonus dari pemerintah
Melihat itu paman li puas dengan warganya
Kemudian Sekertaris partai dan beberapa orang partai membagikan daging babi itu sesuai poin kerja
Didalam antrian bibi wu mengantri bersama chenyer
" cih apa yang perlu dibanggakan bukan kah memang seharusnya dia memberikannya pada desa " suara chenyer tidak kecil dan dapat di dengar oleh semua orang disana
Bibi li yang mendengar itu langsung berteriak marah " setidaknya cheng tau bagaimana berkontribusi pada desa bukan seperti orang yang kesana kesini menguyah mulutnya membicarakan orang lain "
Bibi du ikut menambahkan " apakah wanita di keluarga cheng lama sangat tebal wajahnya hingga berani berbicara seperti itu tapi tetap mengantri mendapatkan daging hasil cheng "
Chenyer ingin berkata lagi tapi langsung di cubit oleh bibi wu
" wanita tua jangan dengar kan gadis ini dia masih terlalu muda " bibi wu tidak mau kehilangan daging itu hanya bisa menggigit egonya
" anak muda? Sepertinya dia sudah tidak muda lagi bahkan para gadis seusia chenyer telah menikah dan memiliki anak " ujar bibi li
Bibi go istri dari pria gongyoo yang awalnya menjadi pengemudi traktor tapi di gantikan oleh cheng langsung ikut berbicara " bah cheng hanya beruntung saja kenapa harus di perdebatkan "
" iya kalau buat orang yang telah jatuh karena arogan dan sombong pasti tidak suka membela orang baik " bibi du
Melihat suasana semakin memanas paman li segera meredakan suasana itu
Disisi lain orang yang di perdebatan sedang duduk di gerobak keledai menuju kota
" paman du terimakasih " ujar cheng saat samapai di kota membayar 5 yen yang awalnya di tolak oleh paman du akhirnya pasrah saat melihat kekeras kepalaan dari cheng
Setelah menemukan tempat sepi cheng mengeluarkan topi jerami menutupi wajahnya agar tidak di tanda itu sudah hal wajar di pasar gelap supaya Idenntitas tidak akan menjadi masalah
Menjual sebagai daging ke pasar gelap dengan harga lebih tinggi dari harga pasar .
Berjualan dengan tenang awalnya cheng pikir akan lebih lama menjual barang ini karena harganya mahal
Tapi siapa yang berharap seorang pria tua dengan pakaian tunik membeli semua daging cheng tanpa tersisi sedikit pun
Memasukam uang kedalam kantong cheng pergi ke gang sepi membuka topi Jerami pergi berjalan di pusat kota mencari pekerjaan
" saudara aku berniat menjual pekerjaan sementara ini apakah kau kenal orang yang mau? " suara seorang pria tiba-tiba muncul seperti penyelamat cheng
" aku tidak tau, kau tau bukan kerabat ku kebanyakan petani tidak mampu membeli pekerjaan " suara pria lain menjawab
" ah bagaimana mana aku mendapatkan uang 600 yuan ya "
" kenapa kau sangat butuh uang " tanya pemuda lain
" aku akan kembali ke kyota ayah ku meminta aku meneruskan tokonya "
Mendengar isi percakapan itu cheng maju ke depan kedua orang itu
" kawan, maaf aku tidak bermaksud menguping aku mendengar kau ingin menjual pekerjaan " tanya cheng
Pemuda itu agak tahu tapi tetap menjawab cheng " iya aku menjual pekerjaan di pabrik kain sebagai akuntansi walaupun nanti kau hanya bisa menjadi pekerja sementara "
" kawan bagaimana jika aku membeli pekerjaan itu "
" apa kau yakin? "
" iya " cheng langsung menjawab wajah pria itu langsung berubah senang
" bagus apakah kau ingin mengurus sekarang atau besok " tanya pemuda itu dengan antusias
" bagaimana kalau hari ini "
" tentu saja ayo " pemuda itu membawa cheng ke pabrik kain
Masuk kedalam ruangan manajer pemuda itu membuat surat pengalihan pekerjaan menyatakan cheng sebagai kerabatnya setelah selesai diluar pabrik cheng mengeluarkan uang 600 yuan langsung menyerahkannya
" terimakasih saudara "
Cheng mengangguk berbalik pergi tinggal menunggu surat itu turun, kata manajer itu butuh 1 hari untuk turun
Melihat sekeliling yang sepi cheng mengeluarkan 3 kaleng buah, 3 kati daging babi, sekaleng susu malt , dan 3 bungkus rokok
Cheng memisah barang-barang itu menjadi 3 bagian satu untuk paman li, satu untuk paman du dan satu untuk ayah mertuanya
Membawa tas kecil cheng menyapa paman du memilih tempat duduk cheng menunggu penduduk yang lain
Setelah semua datang paman du langsung menjalankan gerobak keledai kembali ke desa
Cheng tidak tau paman li tengah menunggunya dengan gelisah
" pria tua diam lah anak itu hanya pergi ke kota " bibi li kesal melihat suaminya mondar-mandir
" wanita kau tidak tau apa-apa " jawab paman li
Bibi li ingin mengatakan sesuatu tiba-tiba suara ketukan pintu membuat bibi li tidak jadi berbicara pergi membuka pintu
" cheng kau kembali "
" bibi ini aku membawakan mu sesuatu " cheng tersenyum menyerahkan tas kecil kepada bibi li
" kenapa repot-repot " bibi li tersenyum
" tidak repot "
Didalam paman li mendengar yang datang adalah cheng langsung berlari keluar
" cheng masuk, paman ada sesuatu untuk dikatakan "
Bibi li mengerutkan kening kesal dengan suaminya yang terburu-buru apakah dia tidak liat cheng baru saja datang
" pria tua pelan-pelan "
" wanita diam lah ini sangat penting "
Bibi li mendegus berjalan kedapur menyiakan minum kepada cheng yang habis berjalan jauh
" cheng ayo ikut paman " paman li membawa cheng ke aula tempat biasanya paman li menjamu tamu
" cheng ,benkel mobil dikota memiliki beberapa mobil yang rusak dan meminta mu untuk melihat,apakah kau mau " tanya paman li dengan gugup
Cheng terkekeh " paman aku bisa pergi melihat jika kau mau "
" benarkah itu bagus direkturnya mengatakan akan memberikan biaya untuk setiap perbaikan " ujar paman li
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments