𝙎𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙖𝙪𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙮𝙖
𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙚𝙟𝙖𝙠 𝙙𝙞𝙗𝙖𝙬𝙖𝙝
𝙉𝙤 𝙥𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙩 ❌
──────⊹⊱✫⊰⊹──────
Mendengar itu cheng juga merasa senang ini keuntungan baginya dalam menghasilkan uang .
" cheng satu hal lagi , ini adalah uang dari brigadir atas kerja keras mu "
Cheng terkejut tidak menyangka akan mendapatkan uang dari brigadir, dia pikir hanya ucapan terimakasih
Paman li menyodorkan uang itu ke depan cheng melihat itu wajah cheng tidak berubah tetap tenang melihat itu
Ingin menolak . Tapi paman li langsung berkata " cheng kau tidak boleh menolak jika kau menolak paman tidak akan membantu mu lagi " paman li sengaja mengancam
Cheng menghela nafas akhirnya Terima tidak , paman li puas melihat cheng mengambil langsung tersenyum bahagia
" cheng paman akan meminjamkan mu traktor untuk pulang pergi dari kota "
Cheng langsung berbinar ini seperti buah emas baginya selama dia mengendarai traktor dia bisa meletakkan banyak barang nanti. Membayangkan itu cheng sangat senang dengan antusias mengangguk
Mulai bersukur bahwa dia di lahirkan kembali dan bahagia di kehidupan ini dia memiliki semunya tapi juga takut kalau ini adalah mimpi
Setelah berbincang sebentar dengan paman li cheng pamit pergi dan menolak undangan makan siang di rumah paman li
Bibi li keluar dari dapur melihat kesana-sini tapi tidak menemukan cheng " dimana cheng?? " tanya bibi li
"Dia sudah kembali " jawab paman li santai apalagi setelah memberi hadiah uang itu tadi
" apa?? Kenapa cepat sekali "
" dia mempunyai urusan "
" ah anak itu selalu saja buru-buru " bibi li menghela nafas padahal dia telah membuatkan air gula campur madu
Jika cheng ada dan mengetahui bahwa bibi li telah menyiapkan air gula tambah madu pasti hatinya akan menghangat melihat itu
Di sisi lain orang yang di cari tengah berada di rumah keluarga ye
" paman / bibi "
" cheng " keluarga ye menyambut cheng masuk
" paman/ bibi aku membawa sesuatu " ucap cheng memberikan tas kecil terakhir kepada ibu ye
" anak ini kenapa selalu membawa sesuatu " ibu ye marah tapi sudut mulutnya tetap tersenyum
" bibi kau harus menerimanya ini adalah hati ku "
" bibi tau " menghela nafas tapi hatinya tidak bisa berbohong bahwa dia menemukan menantu yang sangat baik
Baixong yang berada di dapur bahwa cheng membawa sesuatu terus menerus melihat ke arah tas dengan serakah tapi juga iri dengan calon yeri
Kenapa adik ipar nya dapat menemukan calon yang bagus dan bukan adiknya....
Cheng tentu merasakan tatapan aneh dari kakak ipar baixong tapi tentu saja cheng pura-pura tidak tau
" bibi besok makcomblang dan aku akan datang besok " cheng tersenyum
" itu bagus bibi akan menyiapkan semunya " ibu ye sangat senang siapa yang tidak senang jika anaknya akan menikah
Cheng menatap yeri dengan tersenyum membuat gadis itu salting
Sungguh gadis itu sangat pemalu tapi sosok benar-benar tidak bisa membuat cheng melupakannya kepolosannya, dan kecantikannya membuat hati cheng sangat bahagia
Suara baixong tiba-tiba terdengar " ayah / ibu aku pulang " ujarnya
Ibu ye tidak menjawab baixong tidak peduli sama sekali dengan langkah besar berjalan ke arah mereka
" ibu liat siapa yang datang ini adik ku Bei wengi " baixong memperkenalkan adiknya dengan gembira tapi sesekali menatap reaksi cheng
Cheng hanya menatap dengan datar dia tentu saja tau tapi tidak mungkin mengatakannya hanya mengangguk dengan ringan
Bei wengi menatap cheng langsung jatuh cinta saat melihat wajahnya " halo kamerad cheng , paman , bibi, yeri " dengan suara halus yang dibuat-buat
Ibu ye menatap dengan tajam sebagai orang tua yang sudah melihatnya dia tidak mungkin tidak melihat trik kecil dan perubahan dari mereka
Hanya mendegus dengan jijik kepada menantunya apakah keluarga be berpikir terlalu sempit hingga ingin merebut calon menantunya
Melihat ada tas kecil ditangan ibu mertuanya keinginan semakin kuat untuk mendukung rencana ibu nya
Dengan senyum ramah baixong berkata " cheng, Bei wengi akan pergi ke kota apakah kau bisa mengantarkannya " ucap baixong percaya diri saat menatap adiknya karena adiknya adalah gadis tercantik di desa dan termasuk tipe ideal untuk era sekarang
Cheng merasakan perasaan jijik saat baixong meminta dengan tegas menolak " tidak "
Baixong membolakan mata terkejut dia menatap cheng dengan tidak percaya di desa tidak ada yang akan menolak adiknya kemudian menatap yeri yang tersenyum bahagia dia menceritakan gigi ' tidak mungkin cheng suka vixen ini ' pikir tidak percaya
" kenapa " baixong tetap bertanya
Cheng tidak menjawab langsung berdiri " bibi / paman aku masih punya urusan aku permisi "
Ibu ye tidak berniat membujuk cheng apalagi setelah melihat trik keluarga be ini hanya mengangguk mengkode yeri
" saudara aku akan mengantar mu " suara manis yeri terdengar
Cheng tersenyum mengangguk , kedua orang itu pergi awalnya Bei wengi ingin menyusul tapi di tarik oleh ibu ye
" kemana kau pergi bukan kah kau baru datang duduk dulu " ibu ye berbicara dengan tersenyum
Bei wengi dengan wajah cemberut duduk dan terus di tanya oleh ibu ye
Bahkan baixong tentu saja tau ibu mertuanya melihat trik ini hanya dengan ragu-ragu ikut duduk apalagi mengingat suaminya masih marah jika sampai di tau oleh suaminya dia pasti akan kembali ke rumah keluarga ibunya
Di luar cheng mengengam tangan cheng dengan erat " saudara cheng jangan marah kepada saudara ipar "
Cheng mengelengkan kepala " selama itu tidak mengusik wanita ku , aku tidak akan marah " cheng tersenyum penuh menyakinkan
Yeri memerag malu saat cheng mengatakan wanita ku
" tidak tau malu " gerutu yeri tapi hatinya senang
Cheng tentu saja tau sifat gadis itu dan semakin memgoda gadis itu " jika kau mau yang tidak tau malu kau harus menunggu saat kita menikah " bisik cheng tepat di telinga gadis itu
Belakang telinga yeri memerah
" saudara cheng " ucap yeri memukul dada cheng akibat malu
Cheng malah tertawa lebih keras menukar permen kelinci dari sistem mengeluarkan dari sakunya seakan memandang sudah ada di sana dari awal. Menyerahkannya kepada yeri dengan lembut
" makan lah ini favorit mu " cheng mengelus kepala gadis itu dengan penuh kasih sayang
Yeri merasakan kasih sayang, cinta dan perasaan dimanjakan membuat gadis itu sangat bahagia dapat di liat dari senyum mekar yang tercipta jelas di wajah itu
Tanpa mereka sadari seorang memperhatikan perilaku mereka dengan marah
Dia menatap dari awal hingga cheng pergi dengan tangan terkepal bahkan wajahnya suram seakan orang berhutang ribuan bahkan jutaan padanya
Yeri yang tidak tau bahwa dia di awasi masuk dengan gembira kedalam rumah
Setelah beberapa saat barulah orang yang bersembunyi itu pergi dari sana dengan banyak trik kejam
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
DarkSystem
Penuh dg manusia manusia serakah iri dengki
2024-09-05
0
mabar
bagusss
2023-01-14
1