5

Hana mendapatkan informasi dari kekasihnya bahwa saat ini ada lowongan pekerjaan menjadi seorang sekretaris. Karena sekretaris pribadi Galvin sudah pensiun.

Once Grup adalah perusahaan yang besar yang didirikan papa Gibran, salah satunya ada perusahaan periklanan yang sangat terkenal seperti TVC Media, yang kebetulan sekarang dipimpin oleh Galvin.

Sekretaris Galvin yang dulu sudah pensiun, karena itu dia mencoba membuka lowongan pekerjaan. Dia ingin sekretarisnya seorang wanita, tentu saja harus sesuai dengan kriterianya agar sedap dipandang. Bukan hanya itu tapi dia juga harus melihat latar belakang pendidikan dan otaknya yang encer juga. Percuma badan ideal tapi otak kosong.

"Maaf kamu tidak diterima."

"Kamu tidak diterima!"

"Kamu boleh pulang!"

Galvin merasa jengah karena tidak ada satupun wanita yang sesuai dengan kriterianya.

Bahkan hanya melihat penampilannya saja Galvin sudah langsung menolak, dia ingin sekretaris pribadinya tentu saja yang good looking.

Galvin melihat daftar terakhir yang akan dia interview di hari ini.

Hana?

Namanya mengingatkan dia pada seseorang di masa lalu.

Tapi nama Hana itu sangat banyak, mungkin di Indonesia ada jutaan wanita bernama Hana.

"Hana Patricia!"

Galvin memanggil orang yang ingin dia interview berikutnya.

Ceklek!

Terdengar seseorang membuka pintu, lalu orang itu menyembul masuk ke dalam.

Penampilan perempuan itu hampir saja membuat Galvin terperangah, dia memiliki boddy yang sesuai dengan kriterianya.

Memiliki badan yang indah seperti biola dan juga ukuran dada yang besar.

Namun saat dia melihat jelas wajah wanita yang bernama Hana itu, seketika Galvin mendadak cegukan.

Ngikk...

Galvin segera meminum air yang ada di atas meja dengan gemetaran. Masih teringat jelas bagaimana perlakuan wanita itu kepadanya di Jepang sana.

Hana duduk di depan Galvin, yang hanya terhalang sebuah meja. Dia mengepalkan tangannya, ingin sekali dia menampar pria itu atau bahkan membunuhnya karena telah membuat adiknya meninggal.

Namun dia harus pura-pura tersenyum, seakan melupakan apa yang telah dia lakukan pada Galvin saat mereka sedang berada di Jepang. Dengan wajah yang penuh tanpa dosa.

"Selamat siang Pak. Perkenalkan nama saya Hana..."

Galvin mengelengkan kepalanya, dia tidak ingin berada di dekat wanita mengerikan seperti Hana. "Maaf kamu tidak terima."

"Loh kenapa Pak? Apa alasannya aku tidak diterima?"

Galvin mengehela nafas, "Apa kamu lupa dengan apa yang pernah kamu lakukan padaku waktu di Jepang?"

Hana pura-pura terkekeh, "Astaga, waktu itu kamu terlihat sangat menggemaskan makanya aku sampai..."

"Saking menggemaskannya sampai menghajar aku beberapa kali, begitu?"

"Bukan, bukan begitu..."

"Apa kamu tau gara-gara kamu aku sampai di hajar oleh mereka."

Hana rasa dia memang tidak bisa bekerja dengan pria seperti itu, dia tidak sanggup terus berada di dekat Galvin. Lebih baik dia memilih membalas dendam dengan cara yang lain saja, "Hmm... oke ya sudah, aku juga gak mau bekerja dengan kamu."

Hana langsung berdiri, dia menatap Galvin dengan tatapan menusuk. Lalu segera pergi dari sana.

Galvin bisa bernafas lega akhirnya, dia tidak melihat wanita macan itu lagi. Wanita itu memang sangat cantik dan memiliki body goals namun sayangnya sifatnya bukan lah tipe idealnya.

"Astaga mimpi apa aku semalam sampai bisa bertemu dengan dia lagi." Galvin mengusap dadanya.

...****************...

Di basement, Hana mengacak-acak rambutnya, dia menyesali kebodohannya, seharusnya dia bisa sedikit bersabar saja menghadapi Galvin untuk melancarkan rencana balas dendamnya, bahkan sekaligus membantu Samuel untuk menghancurkan TVC Media.

"Aish... Hana, seharusnya kamu bisa bersabar saja sedikit, kamu harus ingat Anya meninggal gara-gara pria brengsek itu." Hana mengomeli dirinya sendiri.

"Aku tidak boleh pulang sebelum bisa memastikan aku bisa diterima sebagai sekretaris, baru aku akan memikirkan rencana selanjutnya."

Hana tak sengaja melihat ada Galvin yang sedang berjalan sambil berteleponan dengan salah satu pacarnya.

"Iya sayang, aku juga kangen sama kamu." ucap Galvin dengan segala kegombalannya.

Galvin segera membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobilnya sambil fokus mengobrol dengan kekasihnya. Dia kaget tiba-tiba Hana ikut masuk ke dalam mobil.

Galvin segera menutup panggilan telepon.

"Kamu mau apa? Kenapa kamu masuk ke dalam mobilku?" tanya Galvin dengan nada membentak.

Hana terpaksa memasang wajah manisnya, "Tentu saja untuk minta maaf, aku sangat menyesal dengan apa yang terjadi di Jepang sana."

"Aku buru-buru sekali, tidak ada waktu untuk ngobrol. Lebih baik kamu keluar dari mobil aku."

"Aku tidak akan keluar sebelum kamu menerima aku sebagai sekretaris kamu." kata Hana dengan nada memaksa tapi sambil terus tersenyum manis.

Galvin hari ini akan bertemu dengan kliennya, sangat buru-buru sekali, dia terpaksa segera menjalankan mobilnya.

"Hari ini aku mau keluar kota, yakin kamu gak akan keluar?" ucap Galvin, dia memberi kesempatan kepada Hana untuk keluar dari mobilnya.

"Emm... aku..." Hana nampak kebingungan, dia harus ikut dengan Galvin ke luar kota atau tidak.

...****************...

...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...

...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...

...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalian....

...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya....

Terpopuler

Comments

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Itu mah bukan cegukan Thor tp bengek...😅😅

2025-02-18

0

Nok Denok

Nok Denok

ngookkk

2024-09-18

0

Femmy Femmy

Femmy Femmy

Hana kamu g sadar sudah mau dimanfaatkan oleh Samuel untuk kesuksesan nya adek mu dibunuh sama Samuel karena mungkin adek kamu si Anya memergoki pacar kamu SaMA si Pingkan😠

2024-07-01

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!