\=Chapter 020. TIDAK TAKUT\=
\=
\=
Baru saja Li Yian mengeluh, Baba Yaga sudah muncul dari lorong arah kamarnya dengan di antar pelayan wanita cantik.
"Teman kenapa kamu begitu lambat, hampir saja kami akan makan terlebih dahulu!" ucap Li Yian mencoba marah namun dengan nada bercanda.
"Habiskan saja semuanya, aku yakin keluarga ini masih banyak memiliki persediaan makanan untuk ku makan hingga puas!" jawab Baba Yaga acuh tak acuh.
Setelah dia mendekat ke meja, Baba Yaga langsung duduk tanpa basa basi di kursi yang kosong yang langsung di sediakan oleh pelayan wanita cantik.
"Oh iya, sebelumnya nama kamu siapa wanita muda?" tanya Baba Yaga kepala wanita muda yang di selamatkan oleh Li Yian dari perbudakan oleh tuan muda dari keluarga Lun.
"Nama aku, Ming Qionglin tuan!" ucap wanita muda itu dengan cepat.
Dia tidak takut terhadap Baba Yaga maupun Li Yian, meskipun bisa di bilang baru kenal beberapa waktu lalu. Itu di sebabkan karena perilaku Li Yian dan Baba Yaga yang seperti melindungi dia, sehingga perasaan nyaman itu muncul, apa lagi Li Yian sudah mengatakan bahwa dia berasal dari alam yang sama seperti dirinya.
"Pufff....!" Li Yian menyemburkan minuman yang baru saja hendak di minum.
Li Yian mendengar nama itu sedikit terkejut, karena mendengar marga Ming yang beberapa waktu lalu Li Yian hancurkan kekaisarannya di alam Daulu, karena menentang kekuasaan dari pak tua yang merawat Li Yian sejak kecil, makanya Li Yian menganggap sebagai ayah angkatnya.
Namun di alam Tanasilam ini malah dia menolong salah satu orang dari marga Ming ini, sehingga Li Yian langsung terkejut.
"Kamu berasal dari keluarga kekaisaran Ming?" ucap Li Yian setelah mengelap lelehan air di sekitar mulutnya.
"Ya, tuan tahu kekaisaran Ming?" tanya Ming Qionglin itu dengan penasaran.
Dia lebih berharap bahwa Li Yian mengenal keluarga kekaisaran milik keluarga besarnya, agar dia merasa lebih akrab dengan keduanya.
Itu karena dia merasa mereka berdua umurnya tidak terpaut jauh, hanya Li Yian terlihat lebih muda beberapa tahun dari dirinya saja! Sedangkan Baba Yaga terlihat lebih tua sedikit.
Baba Yaga melihat ke arah Li Yian, dia tidak ingin ikut campur dengan urusan itu meskipun dia tahu sedikit tentang kekaisaran Ming di alam Daulu, namun lebih bijak dia diam.
"Ya kami sedikit tahu tentang mereka, tapi tidak tahu persisnya! Sebaiknya kita makan dulu lalu istirahat lah, obrolan ini kita lanjutkan kapan-kapan saja!" ucap Li Yian sambil mengambil makanan di depannya lalu melahapnya.
Sedangkan Ming Qionglin sedikit tidak senang, karena dia ingin tahu apakah dia bisa kembali ke kekaisaran Ming! Meskipun dia sedikit tahu bahwa keluarganya kabur dari kekaisaran karena ada peperangan dahsyat saat itu, namun itu lebih baik di sana dari pada di sini karena semuanya terasa asing.
Apa lagi dia memiliki tingkat kultivasi yang sangat rendah dengan energi Qi yang begitu terbatas di alam Tanasilam, membuat dia merasakan tertekan setiap saat.
"Tapi tuan, apakah aku bisa kembali ke tempat asal ku sebelumnya?" ucap dia dengan tatapan memelas kepada Li Yian maupun Baba Yaga.
Ming Qionglin adalah wanita cantik keturunan dari keluarga kekaisaran, sehingga dengan kecantikan seperti itu termasuk yang tertinggi di alam Tanasilam.
Dengan keadaan seperti ini, banyak kekuatan besar pasti ingin memperbudak dia dengan cara apapun, contohnya keluarga Lun.
"Akan kami pikirkan kedepannya, kamu makan saja dulu pulihkan kekuatan fisik mu agar bisa kembali ke kekaisaran Ming dengan selamat kedepannya!" pungkir Li Yian, padahal dia sedang tidak memikirkan itu dulu.
Karena menurut dia ini sebuah beban, jika saka kebaikan hatinya bisa melawan dan membiarkan, pasti dia tidak akan peduli walaupun dia manusia.
"Baiklah, terimakasih tuan atas bantuannya!" ucap Ming Qionglin, dia lalu dengan cepat memakan makanannya.
Sedangkan Baba Yaga terus makan sambil memperhatikan keduanya berbincang.
Di ruangan itu hanya ada mereka bertiga, karena para pelayan sudah keluar setelah melayani di awal.
*
*
*
Di pusat kota ibu kota wilayah timur.
Rumah besar milik keluarga Lun terlihat sepi, namun nyatanya di sana cukup banyak penjaga yang bersembunyi di kegelapan untuk melindungi keluarga Lun dari ancaman luar.
Bayangan hitam bergerak dengan cepat, tanpa ada penjaga yang menghentikan! Karena dia adalah salah satu pasukan khusus yang di utus oleh keluarga Lun untuk mencari pembunuh dari tuan muda ke dua dari keluarga Lun.
Dengan kecepatan tinggi, dia langsung menghilang bagaikan bayang-bayang yang menyatu dengan udara dan aura gelap milik alam Tanasilam.
Di halaman belakang keluarga Lun.
Seorang laki-laki sudah cukup tua sedang duduk di sebuah serambi dangau yang ada di halaman belakang rumah.
Setelah merasakan aura milik pasukan khusus yang dia utus, laki-laki tua itu langsung mengerutkan keningnya.
"Apa kau sudah menyelesaikan tugas yang aku berikan?" ucap dia tanpa basa-basi.
Woooss..!
Bayangan hitam langsung berlutut di hadapan laki-laki tua itu, dia memberikan hormat dan patuh kepadanya.
"Tuan besar Lun, aku tidak bisa membunuh mereka......!"
Boooommmm..!
Sebelum ucapan itu selesai, ledakkan kuat dari aura yang menekan dan membuat pasukan khusus itu tertekan langsung menerpa ke segala arah.
Bahkan aura di sekitar langsung turun drastis begitu mencekam, di sekitar rumah besar itu orang-orang di sana sedikit merasakan pengaruhnya.
Itu sudah menandakan bahwa dia memiliki kekuatan sangat besar, sehingga wajar bahwa dia memiliki kekuasaan yang tinggi di wilayah timur alam Tanasilam.
"Tuan besar Lun, dengarkan penjelasan hamba dulu! Hamba memiliki alasan besar kenapa tidak bisa membunuh mereka." ucap pasukan khusus itu dengan tertekan dan terbata-bata.
"Hemmm..!" gumam tuan besar Lun dengan cukup penasaran.
Akhirnya dia menarik aura miliknya kembali, dia ingin mendengarkan alasan pasukan khusus yang dia kirim kenapa tidak berani membantai orang yang sudah mengusik keluarganya.
"Ucapkan..!" perintah tuan besar Lun.
"Hamba mendengar, mereka berasal dari klan Baba! Kenapa hamba tidak berani bertindak gegabah sebelum di sampaikan kepada tuan besar Lun." ucap pasukan khusus itu dengan ******* lega.
Deg...!
Tuan besar Lun langsung tertegun, jantungnya langsung berdebar dengan sangat cepat setelah mendengar ucapan bawahnya.
"Ap, apakah kau yakin dengan informasi yang kau dapatkan itu?" ucap tuan besar Lun dengan rasa ketakutan.
Dia takut karena momok klan Baba sangat mengerikan, karena keluarga Lun sendiri di berikan kekuasaan besar sekarang secara tidak langsung pemberian dari klan Baba.
Jika saja, ratusan ribu tahun lalu klan Baba tidak memusnahkan kekuatan dari Nam Lutu maupun keluarga besar yang mengikuti Nam Lutu, pasti keluarga Lun masih lah keluarga kecil dan miskin.
Sehingga setelah mendengar bahwa yang membunuh tuan muda kedua adalah orang dari klan Baba, dia langsung takut untuk mengambil urusan berlanjut.
"Tuan besar Lun, hamba mendengar sendiri dia mengatakan bahwa nama dia adalah Baba Yaga, di alam Tanasilam tidak ada orang yang berani berucap nama dengan marga Baba selain dari klan Baba kan!" jawab pasukan khusus itu untuk menyaksikan informasi itu benar.
"Ba-ba Yaga...?" ucap tuan besar Lun dengan tergagap.
Mendengar nama dari orang itu adalah Baba Yaga, tuan besar Lun semakin bergetar ketakutan.
\=
\=
...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
mochamad ribut
up
2023-06-16
2
mochamad ribut
lanjut
2023-06-16
0
sahar ludin
neks
2023-06-09
1