\=Chapter 018. KEKONYOLAN BABA YAGA\=
\=
\=
Di kota bagian timur.
Baba Yaga dan Li Yian yang sedang menggandeng wanita muda sampai di gerbang rumah yang cukup besar.
Mereka berhenti di rumah itu dengan tenang, itu semua saran Baba Yaga yang mengajak ke sini sehingga Li Yian mengikut saja.
Baba Yaga maju ke gerbang itu dengan mantap, lalu mengetuk gerbang besar yang terbuat dari besi hitam.
"Siapa kalian?" ucap penjaga gerbang di dalam dengan ganas.
Mereka sebenarnya tahu bahwa Baba Yaga dan Li Yian maupun wanita muda itu berhenti di depan gerbang kediaman besar yang mereka jaga, namun karena itu jalan umum sehingga penjaga itu tidak begitu menghiraukan Baba Yaga dan yang lainnya.
Namun setelah Baba Yaga mengetuk gerbang yang sedang di jaga, sehingga dia langsung membentak dengan cukup kasar.
"Katakan terhadap tuan mu, bahwa ada orang penting dan berkuasa yang ingin bertemu dengan dia!" jawab Baba Yaga langsung saja.
Li Yian bingung, orang penting dan berkuasa ingin bertemu dengan pemilik rumah lalu apa hubungannya dengan mereka.
Meskipun Li Yian cerdas dan mengerti banyak hal, namun untuk mencerna ucapan Baba Yaga dia masih bingung.
Karena mereka bertujuan mencari penginapan, lalu apa hubungannya Baba Yaga memberitahukan bahwa ada orang penting dan berkuasa akan berkurang ke rumah yang ada di depannya itu.
"Orang penting siapa?" ucap penjaga gerbang depan bingung.
Suaranya kini sedikit mereda tidak meledak seperti sebelumnya.
"Kau tidak akan mengenal dan tidak berhak mengenal orang penting itu, hanya tuan mu yang cukup mengenalnya bahkan mereka harus menghormati tamu itu, cepat panggil tuan mu keluar!" ucap Baba Yaga kembali.
Kata-katanya begitu terlihat meyakinkan, sehingga penjaga gerbang itu tertegun! Dia tahu meskipun pemilik rumah ini tidak begitu berkuasa dan berkedudukan tinggi, namun dia adalah orang yang masuk dalam jajaran orang terkaya di ibu kota wilayah timur ini sehingga dia bimbang.
"Baiklah tuan..!" jawab penjaga gerbang, akhirnya patuh.
Baba Yaga tersenyum simpul, sedangkan Li Yian merasakan ada orang yang mengawasi di kejauhan jadi dia tidak memperhatikan Baba Yaga berbicara dengan penjaga gerbang lagi.
"Teman, apa kamu merasakan ada seseorang yang sedang mengawasi kita?" ucap Li Yian terhadap Baba Yaga.
Setelah itu Baba Yaga langsung merasakan dengan persepsi miliknya, dia lalu mengangguk setelah mengkonfirmasikan ucapan Li Yian benar.
Meskipun Li Yian menekan kekuatan miliknya dengan sangat dalam, namun tubuh dan semua Indrani masih sangat sensitif apa lagi terhadap aura siluman dia langsung bisa merasakan itu.
Sehingga setelah ada beberapa siluman yang mengawasi mereka dari kejauhan Li Yian langsung menyadarinya, meskipun tidak menggunakan energi Qi yang dia miliki.
Beda halnya dengan Baba Yaga, dia harus menggunakan persepsi yang dia miliki untuk mengetahui ada siluman yang mengawasinya, jika mereka lebih kuat dan lebih ahli dalam menyembunyikan auranya maka Baba Yaga akan kesulitan.
Tidak lama kemudian, dari dalam rumah keluar seorang laki-laki paruh baya! Meskipun tidak memiliki aura yang kuat, perubahan bentuk tubuhnya cukup sempurna sepertinya dia memakai artefak yang cukup langka dan bagus.
Jadi dalam perubahan bentuk tubuhnya sangat bagus meskipun tidak memiliki kekuatan yang tinggi.
"Tuan, mereka yang berbicara bahwa ada orang penting yang ingin bertemu dengan tuan sebelumnya!" ucap penjaga gerbang terhadap pemilik rumah.
Baba Yaga dan Li Yian maupun wanita muda dari tadi sudah melihat orang yang keluar kali ini.
*
*
*
Di gerbang bagian dalam, kini berdiri laki-laki paruh baya sekitar umur 40 tahun.
Tubuhnya tinggi dan posturnya tegap, pandangan matanya tegas namun aura miliknya tidak begitu kuat.
Dia langsung memandang Baba Yaga dan Li Yian lalu ke wanita muda yang di belakang Li Yian, setelah itu dia berkata.
"Siapa kalian ini?" tanya laki-laki pemilik rumah bagus itu.
Dia mengerutkan keningnya karena heran, dia pikir yang akan menemui dia orang yang cukup berkuasa dan penting setidaknya orang yang memiliki kekuasaan dalam kekayaan, namun sekarang yang di lihat hanya tiga bocah.
Seketika rasa kecewa dan sedikit marah langsung tumbuh, meskipun dia jarang marah dan selalu merendah terhadap orang-orang yang memiliki kekuasaan.
Namun di hadapan tiga bocah yang tidak di kenal dia akhirnya sedikit naik pitam.
"Perkenalkan, saya orang penting yang ingin bertemu dengan anda!" jawab Baba Yaga dengan sikap sombongnya.
Seketika aura tuan muda dari klan kuat langsung terpancar dari Baba Yaga, dia menampilkan muka yang berwibawa dan tegas.
Li Yian langsung ingin tertawa, dia pikir Baba Yaga ingin membawa ke tempat orang yang sudah dia kenal ternyata ini hanya kekonyolan Baba Yaga semata.
Begitu juga sangat pemilik rumah yang baru saja keluar, dia langsung tercengang mendengar penuturan Baba Yaga seperti barusan.
Apa lagi penjaga gerbang itu yang awalnya percaya kini ingin memaki, karena merasa sudah di bodohi oleh Baba Yaga sehingga dia ingin marah namun di tahan karena ada tuanya sekarang di sini sehingga dia memilih untuk bungkam dan diam.
"Nak, jangan bergurau dengan ku! Aku sedang sibuk jika tidak ada yang lain pergi saja, sebelum kesalahpahaman yang lain muncul." ucap laki-laki paruh baya pemilik rumah.
"Apa anda tidak ingin mengenal namu ku?" tanya Baba Yaga masih dengan tenang.
"Tidak perlu, cepat pergi sekarang!" usir pemilik rumah kepala Baba Yaga dan yang lainnya.
"Heppp...!" Li Yian menahan tawa.
Dia tidak menyangka bahwa kejadian seperti ini akan terjadi, di tambah Li Yian tidak marah karena ini memang salah Baba Yaga.
"Sial, jangan sampai anda menyesal nantinya!" ucap Baba Yaga dengan lantang.
"Penjaga usir mereka, aku tidak kenal!" laki-laki paruh baya pemilik rumah tidak menghiraukan Baba Yaga.
Dia langsung berbalik dan melangkah masuk ke dalam rumah kembali.
"Nama ku adalah Baba Yaga...!" ucap Baba Yaga dengan keras dan sedikit mengeluarkan aura miliknya.
Baru saja laki-laki paruh baya pemilik rumah pergi beberapa langkah, dia langsung berhenti lalu menoleh ke arah Baba Yaga dan Li Yian dengan cepat.
Melihat adegan ini kesombongan Baba Yaga langsung meningkat drastis, karena hanya mendengar nama Baba Yaga laki-laki paruh baya itu langsung berhenti melangkah memasuki rumah.
Sedangkan orang yang bersembunyi di kejauhan sedikit mendengar percakapan Baba Yaga dan juga pemilik rumah setelah mendengar nama Baba Yaga juga terkejut.
\=
\=
...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
shadow life
yes
2023-03-08
0
shadow life
ya
2023-03-08
0
Kiki Unch Unch
gak sabar tunggu episode selanjutnya nya
2023-02-19
1