019 = TAMU BESAR

\=Chapter 019. TAMU BESAR\=

\=

\=

Pemilik rumah besar yang mendengar ucapan Baba Yaga langsung terkejut dan berbalik untuk mengkonfirmasikan ucapan Baba Yaga benar atau hanya bualan belaka, karena di alam Tanasilam ini jarang sekali orang berani mengaku bahwa mereka anggota klan Baba, karena jika mereka berani sudah di pastikan nyawa mereka melayang.

Karena berita lama beredar, ratu klan Baba sangat kuat bahkan bisa tahu kejadian yang akan datang, sehingga orang tidak berani menggunakan nama klan Baba sebagai bahan lelucon.

Apa lagi sampai menyandang nama Baba dengan sembarangan, jika di ketahui klan Baba mereka akan di buru kemanapun mereka pergi jika masih di alam Tanasilam .

"Tuan, siapa nama anda?" ucap pemilik rumah besar itu dengan sedikit bergetar karena kaget.

"Namaku Baba Yaga!" jawab Baba Yaga dengan tenan, dia terlihat lebih percaya diri karena dia yakin nama besar klan Baba bukan isapan jempol belaka.

Nama itu sangat besar sehingga jika orang yang berwawasan luas, baik itu kaya maupun miskin dari berkedudukan rendah maupun tinggi apa lagi pejabat, mereka semua akan tahu apa itu klan Baba.

"Tuan muda, maafkan kami sebelumnya karena lancang!" ucap pemilik rumah dengan mata terbelalak.

Lalu dia langsung jatuh berlutut di hadapannya Baba Yaga dan Li Yian, dia tidak berani menatap mata Baba Yaga kembali seperti di awal.

Karena sekarang dia tahu sedang berhadapan dengan siapa sekarang, sehingga dia langsung meminta maaf dan segera berlutut agar mendapatkan ampunan dari Baba Yaga karena tadi telah mengusirnya.

Penjaga gerbang langsung keheranan, karena dia melihat tuanya langsung berlutut kepada Baba Yaga, padahal tadi dia menyuruh untuk mengusir tiga anak muda itu.

Plak...

Suara pukulan langsung terdengar.

"Bodoh, cepat berlutut di hadapannya tuan muda Baba Yaga, kenapa kau berdiri terus di sana!" bentak pemilik rumah besar itu terhadap penjaga gerbang setelah memukul belakang kepala penjara gerbang dengan sangat keras.

Baba Yaga melipat tangan di belakang punggung, aura superioritas langsung terpancar terhadap Baba Yaga.

"Tuan...!" ucap penjaga gerbang namun terpotong.

"Bodoh, jangan bicara lagi! Sekarang kita sedang kedatangan tamu besar." ucap pemilik rumah dengan wajah ketakutan.

"Cukup, segera siapkan tiga kamar! Aku dan saudara ku ingin menginap di sini. Karena penginapan kota sudah penuh." ucap Baba Yaga tanpa basa-basi lagi.

"Baik tuan Baba Yaga, tunggu sebentar! Mari aku antar anda masuk ke dalam." ajak pemilik rumah besar itu dengan suara rendah.

"Ayo masuk..!" ucap Baba Yaga terhadap Li Yian.

Li Yian yang dari tadi diam saja, dia memperhatikan perubahan suasana yang begitu cepat! Sebenarnya Li Yian kali ini cukup kagum dengan Baba Yaga, karena nama besar dia bisa mempengaruhi orang yang memiliki kedudukan tinggi, Li Yian pikir Baba Yaga adalah orang yang konyol.

Setidaknya saudagar seperti orang yang di datangi Baba Yaga kali ini pantas sombong, namun di hadapan nama Baba Yaga langsung berlutut dengan cepat.

Sehingga membuat Li Yian berdecak kagum kali ini terhadap Baba Yaga, namun dia tidak berbicara apapun.

Ketiga orang itu langsung masuk kedalam rumah besar itu tanpa sungkan lagi, karena pemilik rumah sudah mempersilahkan.

*

*

*

Orang yang cukup jauh dari tempat Baba Yaga dan Li Yian yang sedang mengawasi gerak-gerik mereka langsung tertegun, karena mendengar pengakuan Baba Yaga bahwa dia keturunan dari klan Baba.

Dia terkejut karena pengakuan Baba Yaga itu, namun pikiran dia enggan untuk percaya! Dia adalah salah satu pasukan elit keluarga Lun yang di utus untuk mencari keberadaan Baba Yaga dan Li Yian, karena dia pasukan elit sehingga sangat mengetahui keadaan mengerikan apa klan Baba itu sehingga sangat-sangat terkejut.

"Sial, tuan Lun memberikan perintah untuk membunuh mereka. Sedangkan mereka orang-orang dari klan Baba, bagaimana aku harus bertindak." keluh orang yang sedang mengawasi Baba Yaga dan Li Yian.

Tubuhnya bergetar, itulah kekuatan dari klan Baba yang beredar di alam Tanasilam.

Meskipun enggan percaya, namun di hati dan tubuhnya ada getaran rasa takut karena klan Baba begitu mengerikan bagi keluarga besar maupun klan lainnya.

Karena bimbang, akhirnya dia langsung pergi dari sana untuk melaporkan kepada tuan Lun bahwa mereka yang membunuh tuan muda kedua dari keluarga Lun adalah orang-orang dari klan Baba.

*

Di dalam rumah besar, Baba Yaga dan yang lainnya sudah masuk ke dalam kamar! Pemilik rumah bergerak dengan sangat cepat, karena dia tidak mau membuat Baba Yaga dan yang lainnya menunggu.

Dia takut terhadap klan Baba, karena memiliki reputasi yang cukup kuat.

Kamar yang di tempati Baba Yaga dan yang lainnya sangat besar, ini menunjukkan bahwa keluarga saudagar kaya ini cukup takut dengan rumor tentang klan Baba, sehingga memperlakukan Baba Yaga dan yang lainnya dengan sangat baik. Takut salah dalam melayani mereka membuat celaka keluarga sendiri, sehingga keluarga saudagar ini memperlakukan dengan sangat hati-hati tentunya.

Tok..

Tok..

Pintu dari luar di ketuk, Baba Yaga yang sedang berbaring di kasur empuk langsung mengangkat kepalanya.

"Masukkan..!" ucap Baba Yaga dari dalam kamar setelah duduk di tepi kasur.

Klaak..!

Pintu di buka dengan cepat, setelah mendapatkan jawaban dari dalam kamar.

Pelayan cantik cukup muda muncul di balik pintu setelah di buka dari luar.

"Tuan, makanan sudah siap! Hendak makan di ruang makan apa di bawa ke kamar saja?" ucap wanita cantik itu dengan sangat santun.

Suaranya kecil dan menyejukkan, naman Baba Yaga tidak tertarik untuk melirik wanita muda itu! Karena Baba Yaga sudah pernah melihat wanita dari ras manusia yang terlihat lebih cantik dari itu.

"Apa teman ku sudah keluar untuk makan?" ucap Baba Yaga malah balik bertanya.

"Mereka sudah keluar tuan, mungkin sudah berada di ruang makan! Karena mereka lebih memilih makan di ruang makan rumah ini, daripada di kamarnya." jawab pelayan wanita cantik itu dengan cepat.

"Bawa aku ke ruang makan, aku ingin makan bersama mereka!" perintah Baba Yaga.

"Baik tuan, saya akan antarkan." jawab pelayan wanita cantik itu dengan cepat.

Lalu segera mengarahkan Baba Yaga ke ruang makan rumah besar itu.

Cukup banyak melewati belokan, karena rumah ini benar-benar besar! Bahkan memiliki banyak kamar sehingga wajar jika Baba Yaga meminta tiga kamar, namun bisa di sediakan dengan cepat hanya dalam hitungan menit saja.

*

Di rumah makan.

Li Yian sudah menunggu di depan meja bundar yang besar dengan makanan yang banyak sudah tersaji dengan rapi di atasnya.

"Sial, kenapa Baba Yaga begitu lambat!" keluh Li Yian.

Dia mengeluh bukan karena lapar, Li Yian ingin menanyakan berapa lama akan tinggal di sini.

\=

\=

...

Terpopuler

Comments

mochamad ribut

mochamad ribut

lanjut

2023-02-12

1

mochamad ribut

mochamad ribut

up up up ⚡🔨

2023-02-12

1

mochamad ribut

mochamad ribut

up up ⚡🔨

2023-02-12

0

lihat semua
Episodes
1 001 = ALAM TANASILAM
2 002 = TERKEPUNG
3 003 = BERPAPASAN DENGAN MUSUH
4 004 = DI KALAHKAN DENGAN MUDAH
5 005 = KOTA DOFENG
6 006 = KOTA DOFENG 2
7 007 = KOTA DOFENG 3
8 008 = LI YIAN BERGERAK
9 009 = NAM LUTU WASPADA
10 010 = MENCARI INFORMASI
11 011 = INFORMASI NAM LUTU
12 012 = DIAWASI
13 013 = MENUJU KLAN BABA
14 014 = KOTA BESAR
15 015 = BUDAK MANUSIA
16 016 = KELUARGA LUN
17 017 = AMUKAN KELUARGA LUN
18 018 = KEKONYOLAN BABA YAGA
19 019 = TAMU BESAR
20 020 = TIDAK TAKUT
21 021 = MING QIONGLIN
22 022 = KELUARGA LUN BERTINDAK
23 023 = HANYA SEMUT BERKUMPUL
24 024 = BABA YAGA MARAH
25 025 = HABIS TANPA SISA
26 026 = KETAKUTAN KELUARGA LUN
27 027 = ARAHAN LI YIAN
28 028 = ORANG NAM LUTU LAINNYA.
29 029 = KELUARGA MENG
30 030 = KELUARGA MENG BERGERAK
31 031 = KELUARGA LUN HANCUR
32 032 = LI YIAN SALAH SANGKA
33 033 = BERITA KEHANCURAN KELUARGA LUN MENYEBAR.
34 034 = MENDAPATKAN UNDANGAN
35 035 = JAMUAN BESAR
36 036 = TEKNIK PENYERAPAN AURA DAN JIWA
37 037 = MENGUJI KELUARGA MENG
38 038 = TAMPARAN MAUT
39 039 = MENEMUKAN PETUNJUK
40 040 = LANGSUNG PERGI
41 041 = WILAYAH PERBATASAN
42 042 = BERITA BURUK MENYEBAR
43 043 = KERIBUTAN
44 044 = TIDAK MAU KALAH
45 045 = AKSI KEJAM BABA YAGA
46 046 = HANYA LAWAN KECIL.
47 047 = SAMPAI DI PADANG GERSANG
48 048 = FORMASI PENGUMPUL ENERGI SILUMAN
49 049 = BABA YAGA GEMBIRA
50 050 = PANEN BESAR
51 051 = AHLI DEWA ALAM LANGIT
52 052 = AURA PENGENDALIAN JIWA TERPUTUS
53 053 = BABA YAGA MENCOBA MENEMBUS RANAH BARU
54 054 = RANAH BARU
55 055 = SERANGAN AURA
56 056 = LELUHUR ALAM LANGIT
57 057 = BERKAH TERSEMBUNYI
58 058 BERKAH DAN BEBAN
59 059 = BABA YAGA PUTUSASA
60 060 TERPAKSA KEMBALI
61 061 = MERASAKAN BAHAYA
62 062 = JIWA KEABADIAN
63 063 = SAMPAI DI KLAN BABA
64 064 MENDAPATKAN PENCERAHAN
65 065 BABA YAGA SADAR
66 066 PEMURNIAN TUBUH
67 067 KOTA JINUK WILAYAH BARAT
68 068 KELUARGA YUE KOTA JINUK
69 069 LI YIAN DI REMEHKAN
70 070 KHAYALAN BABA YAGA
71 071 GUNUNG GALANGAN
72 072 ELEMEN KEGELAPAN
73 073 API KEABADIAN.
Episodes

Updated 73 Episodes

1
001 = ALAM TANASILAM
2
002 = TERKEPUNG
3
003 = BERPAPASAN DENGAN MUSUH
4
004 = DI KALAHKAN DENGAN MUDAH
5
005 = KOTA DOFENG
6
006 = KOTA DOFENG 2
7
007 = KOTA DOFENG 3
8
008 = LI YIAN BERGERAK
9
009 = NAM LUTU WASPADA
10
010 = MENCARI INFORMASI
11
011 = INFORMASI NAM LUTU
12
012 = DIAWASI
13
013 = MENUJU KLAN BABA
14
014 = KOTA BESAR
15
015 = BUDAK MANUSIA
16
016 = KELUARGA LUN
17
017 = AMUKAN KELUARGA LUN
18
018 = KEKONYOLAN BABA YAGA
19
019 = TAMU BESAR
20
020 = TIDAK TAKUT
21
021 = MING QIONGLIN
22
022 = KELUARGA LUN BERTINDAK
23
023 = HANYA SEMUT BERKUMPUL
24
024 = BABA YAGA MARAH
25
025 = HABIS TANPA SISA
26
026 = KETAKUTAN KELUARGA LUN
27
027 = ARAHAN LI YIAN
28
028 = ORANG NAM LUTU LAINNYA.
29
029 = KELUARGA MENG
30
030 = KELUARGA MENG BERGERAK
31
031 = KELUARGA LUN HANCUR
32
032 = LI YIAN SALAH SANGKA
33
033 = BERITA KEHANCURAN KELUARGA LUN MENYEBAR.
34
034 = MENDAPATKAN UNDANGAN
35
035 = JAMUAN BESAR
36
036 = TEKNIK PENYERAPAN AURA DAN JIWA
37
037 = MENGUJI KELUARGA MENG
38
038 = TAMPARAN MAUT
39
039 = MENEMUKAN PETUNJUK
40
040 = LANGSUNG PERGI
41
041 = WILAYAH PERBATASAN
42
042 = BERITA BURUK MENYEBAR
43
043 = KERIBUTAN
44
044 = TIDAK MAU KALAH
45
045 = AKSI KEJAM BABA YAGA
46
046 = HANYA LAWAN KECIL.
47
047 = SAMPAI DI PADANG GERSANG
48
048 = FORMASI PENGUMPUL ENERGI SILUMAN
49
049 = BABA YAGA GEMBIRA
50
050 = PANEN BESAR
51
051 = AHLI DEWA ALAM LANGIT
52
052 = AURA PENGENDALIAN JIWA TERPUTUS
53
053 = BABA YAGA MENCOBA MENEMBUS RANAH BARU
54
054 = RANAH BARU
55
055 = SERANGAN AURA
56
056 = LELUHUR ALAM LANGIT
57
057 = BERKAH TERSEMBUNYI
58
058 BERKAH DAN BEBAN
59
059 = BABA YAGA PUTUSASA
60
060 TERPAKSA KEMBALI
61
061 = MERASAKAN BAHAYA
62
062 = JIWA KEABADIAN
63
063 = SAMPAI DI KLAN BABA
64
064 MENDAPATKAN PENCERAHAN
65
065 BABA YAGA SADAR
66
066 PEMURNIAN TUBUH
67
067 KOTA JINUK WILAYAH BARAT
68
068 KELUARGA YUE KOTA JINUK
69
069 LI YIAN DI REMEHKAN
70
070 KHAYALAN BABA YAGA
71
071 GUNUNG GALANGAN
72
072 ELEMEN KEGELAPAN
73
073 API KEABADIAN.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!