17. Semua Mengkhawatirkan Yoru

Sudah sebulan Yoru masih koma dan tidak ada penandahan tubuhnya jika mulai membaik. Tubuhnya masih ditempeli peralatan medis yang dipantau oleh dokter-dokter yang profesional dan berpengalaman di bidangnya yang sudah ditugaskan dan ditunjuk oleh papa Yoru. Pengarahan dari beberapa dokter yang profesional yang didatangkan dari berbagai negara oleh tuan Kedrict untuk mengobati putra tercintanya, Yoru Kedrict. Mereka mengawasi dan mengobati tuan mudanya agar profesi mereka tidak terancam karena tidak bisa menyembuhkan penyakit langka dari putra konglomerat Indonesia.

Sementara itu papa dan mama Yoru masih dengan setia dan tidak berhenti menjenguk putra satu-satunya kesayangan mereka. Mereka juga terkadang memandikan dan membersihkan tubuh putra semata wayangnya selain itu juga mereka memeluk dan membelai kepalanya dengan penuh kasih sayang dan tidak lupa mereka menghujani dan menciumi pipi tembem anaknya yang terlihat tertidur dengan lelap dan tenang.

Terkadang kepala pelayan keluarga mereka juga datang dan merawat tuan kecilnya jika tuan dan nyonyanya pulang kembali ke rumah karena tuannya sangat menghawatirkan kesehatan istri tercintanya.

"Tuan muda, saya harap Anda bisa berjuang untuk kembali sehat lagi," ucap kepala pelayan dengan nada kecil ketika selalu melihat dan menjenguk tuan kecilnya yang badannya hampir seluruhnya ditempeli peralatan medis yang tidak dia mengerti namanya dan fungsinya.

Selain kepala pelayan, beberapa pelayan yang setia merawat tuan kecil mereka menjenguk mereka jika diperbolehkan oleh tuannya. Ketika melihat tuan kecilnya yang biasanya dilalui dengan riang dan sekarang terbaring lemah tidak berdaya dan badannya ditempeli alat medis untuk mempertahankan hidupnya. Mereka menangis karena tidak tahan akan penderitaan tuan kecil kesayangan mereka.

"Tuhan, mengapa tuan kecil begitu menggenaskan?" ucap salah satu perawat tuan kecil ketika melihat tubuh tampan tuan kecilnya yang keliatan tertidur dengan muka damai.

Tidak hanya pelayannnya yang merasa bersalah kepada tuan kecilnya, kedua orangtuanya Yoru juga merasa bersalah ketika melihat putra kesayangannya jatuh sakit hingga parah karena ulahnya.

Malam harinya di ruang perawatan eklusif, tuan dan nyonya Kedrict mengamati sambil mengelus lembut rambut putranya yang sudah dicuci dan dibersihkan oleh kepala pelayannnya tadi siang. Mereka sangat mencemaskan dengan kondisi putranya yang tidak ada perubahan sama sekali selama sebulan ini.

"Sayang, bagaimana dengan keadaan Yoru? Apalagi ini akan memasuki bulan kedua sejak Yoru koma, yang," tanya Mamanya karena tidak tahan akan penderitaan anaknya yang koma dan tidak ada perubahan sama sekali selama sebulan ini.

"Aku juga tidak tahu, honey. Semua dokter profesional dari luar negeri sudah aku datangkan untuk merawat anak kita. Bahkan minggu ini belum ada tanda-tanda stabil bahkan membaik," ucap suaminya memeluk sang istri tercintanya dan mengecup kening istrinya dengan manis.

"Apakah kita perlu membawa Yoru ke luar negeri?" tanya istrinya dengan penuh harapan akan kesembuhan putra kesayangannya.

"Untuk saat ini belum bisa sayang.Kita saat ini tidak bisa membawanya ke mana-mana," ucap suaminya menjawab istrinya dengan lembut.

Mendengar jawaban sang suaminya membuat air mata mama Yoru kembali menetes sehingga membuat suaminya merasakan sakit di hatinya karena melihat wanitanya menangis.

"Maafkan aku yang, karena aku Yoru seperti itu," ucap suaminya kembali. Dia menyesali perbuatan sebulan yang lalu yang membuat putra kesayangannya sampai koma.

"Tidak apa-apa sayang, aku juga bersalah karena aku tidak segera mendatanginya," ucap sang istri sambil menangis membuat suaminya makinbersalah terhadap anak dan istri tercintanya.

Suaminya mengeratkan pelukannya kepada istrinya untuk menenangkannya sementara itu istrinya menangis keras di dada bidang suaminya. Suaminya makin menyesal sudah membuat istrinya mengeluarkan air mata berharganya.

Setelah beberapa jam mama Yoru sedikit bisa mengontrol kesedihannya. Dia tidak ingin buah hatinya makinkhawatir dengan dirinya jika buah hatinya tahu jika dia menangis kencang karena kondisi putra semata wayangnya. Dia mendongakkan wajah cantiknya yang sembap itu dan sedikit tersenyum kepada suaminya. Suaminya melihat mata sembap istrinya segera menghapus sisa bulir air mata tersebut dan mengelus lembut rambut wanita yang dia cintai.

"Aku tidak ingin kau mengeluarkan air matamu yang berharga itu," ucap suaminya sambil mencium kening istrinya setelah mengelus lembut rambut yang terawat halus itu.

"Hmm kau cemburu lagi," ucap istrinya cemberut

"Aku tidak cemburu ya," ucap suaminya mengelak

"tetapi kau tidak ingin aku menangis karena anak kita," ucap istrinya lagi.

"Apa kau lupa, hemm?" tanya suaminya kembali dengan nada lembut dan kasih sayang.

"Memangnya apa yang kau katakan?" tanya istrinya dengan mimik polos yang dimatanya sang suami amat sangat menggemaskan.

Papa Yoru melihat istrinya yang begitu menggemaskannya sampai tidak ingin berbagi dengan siapa pun termasuk kepada darah dagingnya sendiri. Dia hanya ingin mama Yoru adalah miliknya.

"Aku pernah mengatakannya aku akan membuat dirimu menjadi wanita paling bahagia. Aku berjanji tidak akan membuat dirimu menangis, honey," ucap papa Yoru mengggegam lembut tangan mungil istrinya itu.

"tetapi kau membuatku menangis kan?" protes istrinya dengan nada imutnya.

" Ya, ya, aku salah, sayang. Aku kali ini membuatmu menangis," ucap papa Yoru yang bersalah kepada istrinya.

...****************...

Sementara itu di kediaman keluarga Yoru.

Mereka tidak henti-hentinya berdoa kepada Tuhan Yang maha esa untuk kesalamatan tuan kecil mereka yang sampai saat ini belum sama sekali membaik.

"Tuhan selamatkan tuan kecil kami. Dia sangat menderita," batin salah satu pelayan di sana.

"Dia masih sangat kecil, Tuhan. Kami berdoa untuk kesembuhannya," doa salah satu pelayannya juga yang mendoakan tuan kecil mereka yang amat menggemaskan dan sopan.

Begitu juga dengan kepala pelayan yang sudah merawat tuan kecilnya dari bayi juga turut mendoakan tuan kecilnya agar segera membaik dan siuman dari komanya dan bisa kembali riang lagi.

"Tuan kecil, tanpamu mansion ini terasa sepi dan tidak ada keceriaan dari tuan kecil," batin kepala pelayannya yang sudah berada di mansion tuannya. Dia sangat menyangi tuan kecilnya yang sudah dia besarkan dari bayi.

"Tuan kecil, liat semuanya sangat menyayangimu dan ingin kau kembali ke tempai ini bersama-sama dengan kami," batinnya kembali sambil tetap mengurus pekerjaannya.

"Kami juga tidak ingin tuan kecil pergi begitu cepat meninggalkan kami. Apalagi tuan besar pasti akan kembali kejam seperti dahulu lagi tanpa orang yang disayanginya," batinnya kembali. Dia sangat berharap jika tuan mudanya kembali bersama mereka karena tuan besarnya sudah mulai mengamuk akibat tidak ada satu pun yang bisa mengembalikan kesehatan putra tercintanya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Jangan lupa untuk like dan comment episode ini ya.

Bagi yang belum rate dan subscribe bisa pencet tombol subscribe dan rate ya.

Selalu dukung karya Auhtor. Arigatou gozaimase mina-san. Sayonara. Love you

Episodes
1 1. Awal mula
2 2. Berkunjung ke Rumah Teman
3 3. Pergi ke Sekolah
4 4. Teman Pertama Yoru
5 5. Pergi Ke Rumah Teman
6 6. Bermain Bersama
7 7. Main Game Online Bersama Teman
8 8. Pulang Ke Rumahnya
9 9. Mama Shibisu Ditelepon
10 10. Kecemasan Yoru
11 11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12 12. Yoru Koma
13 13. Kedatangan Sistem
14 14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15 15. Makan Di Dunia Asing
16 16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17 17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18 18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19 19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20 20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21 Pemberitahuan
22 21. Sistem Mencarikan Permintaan
23 22. Pesan Pemilik Restoran
24 23. Alasan Ming Ming Menangis
25 24. Mencari Penginapan Terdekat
26 25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27 26. Tidur Pertama di Penginapan
28 27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29 28. Pagi Pertama di Penginapan
30 29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31 30. Check Out
32 31. Berjalan Menuju Dungeon
33 32. Dua Orang Memantaunya
34 33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35 34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36 35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37 36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38 37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39 38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40 39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41 40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42 41. Pertama Kalinya Khun Marah
43 42. Hukuman Dari Guru Galak
44 43. Memberikan Nama Kepada Naga
45 44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46 45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47 46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48 47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49 48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50 Hiatus
51 Hiatus & Dukungan Kalian
52 Merry Christmas and Happy New Year
53 50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54 51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55 52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56 53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57 54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58 55. Berada di Kamar Penginapan
59 56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60 57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61 58. Ide Ming Ming
62 59. Berhasil Membujuk Peliharaannya
Episodes

Updated 62 Episodes

1
1. Awal mula
2
2. Berkunjung ke Rumah Teman
3
3. Pergi ke Sekolah
4
4. Teman Pertama Yoru
5
5. Pergi Ke Rumah Teman
6
6. Bermain Bersama
7
7. Main Game Online Bersama Teman
8
8. Pulang Ke Rumahnya
9
9. Mama Shibisu Ditelepon
10
10. Kecemasan Yoru
11
11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12
12. Yoru Koma
13
13. Kedatangan Sistem
14
14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15
15. Makan Di Dunia Asing
16
16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17
17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18
18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19
19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20
20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21
Pemberitahuan
22
21. Sistem Mencarikan Permintaan
23
22. Pesan Pemilik Restoran
24
23. Alasan Ming Ming Menangis
25
24. Mencari Penginapan Terdekat
26
25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27
26. Tidur Pertama di Penginapan
28
27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29
28. Pagi Pertama di Penginapan
30
29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31
30. Check Out
32
31. Berjalan Menuju Dungeon
33
32. Dua Orang Memantaunya
34
33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35
34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36
35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37
36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38
37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39
38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40
39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41
40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42
41. Pertama Kalinya Khun Marah
43
42. Hukuman Dari Guru Galak
44
43. Memberikan Nama Kepada Naga
45
44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46
45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47
46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48
47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49
48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50
Hiatus
51
Hiatus & Dukungan Kalian
52
Merry Christmas and Happy New Year
53
50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54
51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55
52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56
53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57
54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58
55. Berada di Kamar Penginapan
59
56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60
57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61
58. Ide Ming Ming
62
59. Berhasil Membujuk Peliharaannya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!