5. Pergi Ke Rumah Teman

Sesampai dirumahnya, Yoru seperti biasa tidak biasanya dan langsung turun dan berlari masuk ke dalam. Setelah masuk ke dalam rumahnya, dirinya mencari sosok sang ayah. Karena tidak bertemu ayahnya, dia segera memanggil ayahnya dengan manja sekali

"Papi... Papi...,di mana dirimu?" teriak Yoru.

Papinya yang berada di ruang baca mendengar suara putra semata wayangnya yang manis itu segera keluar dan mencari anaknya. Papi Yoru segera turun dan melihat putranya menunggu dirinya di ruang tamu.

"Yoru," sahut papinya

"Papi.." ucap Yoru senang. Dirinya segera menghamburkan dirinya ke pelukan papinya

"Papi, kau tumben sekali tidak menyambutku dan mami?" ujarnya dengan nada cemberut yang lucu.

"Haha... maafkan Papi, ya, sayang," ucap papinya sambil mengelus kepala putra kesayangannya.

"Aku sedih loh Papi," ucapnya dengan cemburut yang belum hilang diwajahnya.

Sementara itu, maminya yang masuk ke rumah mereka dan mencari sang suami dan putra kesayangannya berkumpul.

"Aduh Yoru sayang, jangan tinggalkan Mami kamu dong," ucapnya dengan cemburu

"Kamu malah udah lupakan Mami kamu," jawab maminya lagi

"Hehe, Yoru pasti tidak pernah melupakan Mami kok," kata Yoru mendekati maminya untuk membuat maminya tidak cemburu lagi

"Maafkan Yoru, Mami, Yoru takut Papi hilang," ucap Yoru dengan nada manja dan imut

Melihat ekspresi manja dan mimik imut polos anaknya yang suka bergelayutan di pelukannya membuat maminya dengan mudah memaafkan Yoru

"Baiklah Yoru," ucap maminya pasrah

"Hehe, Mami kena bujukan maut Yoru," ucap Yoru

"Iya bujukan maut Yoru beneran ada hasilnya, ajarkan Papi dong, Yoru," ucap papinya dengan berharap

"No...no...,Papi, bujukan mautku khusus hanya untuk Mami. Papi tidak boleh menjiplak," ucapnya dengan nada polos yang manja.

Tawa kedua orangtuanya langsung saja terdengar renyah karena kelakuan putra semata wayangnya.

"Memangnya Yoru tadi mencari Papi ada apa?" tanya papinya penasaran

"Oh iya Yoru hampir lupa kalau Papi tidak memberi tahu Yoru," ucap Yoru tepuk jidatnya.

"Ini Papi, Yoru bungkus makanan kesukaan Yoru yang ada di kantin," ucap Yoru sambil menyerahkan bungkusan makanan kepada papinya.

"Yoru suka beli di kantin ya?" tanya papinya penasaran. Setahunya, anaknya tidak pernah pergi ke kantin karena alasannya adalah ramai. Selain itu, Yoru juga sangat mencintai masakan maminya. Jadi, dirinya kaget karena anaknya bisa menyukai masakan kantin.

"Hemh Yoru suka beli tetapi Yoru gak pernah ke kantin," ucapnya dengan polos

Jawaban tersebut membuat papinya tambah bingung.

"Maksudnya?" tanya papinya yang butuh penjelasan

"Jadi Yoru suruh Khun buat beli, hehehe," uca Yoru sambil tertawa manja.

"Oow begitu," ucap papinga manggut-manggut mengerti

"Enak Pi, coba saja, Mami suka kok. Kalau ada waktu kita bisa makan bersama," ucap Yoru dengan bahagia.

"Baiklah, Papi akan mencobanya," ucap papinya sambil menerima bungkusan makanan yang sudah dibungkus untuk dirinya.

"Memangnya restoran kali ya?" batin papinya ketika mendengar anaknya berceloteh riang.

Sama seperti maminya, Yoru bercerita kepada papinya mengenai kegiatannya di kelas dengan manja di pangkuan papinya. Yoru bercerita dengan riang sekali sambil menampilkan mimiknya yang lucu. Papinya dan maminya hanya bisa melihatnya dengan gemas karena sikap anaknya yang benar-benar manja. Akibatnya pipi Yoru menjadi korban cubitan papi dan maminya karena sudah tidak tahan melihat pipi chubby anaknya.

"Aaw.. Mami,Papi, pipiku sakit," ucap Yoru mengelap pipinya yang kesakitan akibat cubitan kecil yang dari mami dan papinya.

"Maafkan Mami sayang, Mami sudah tidak tahan dengan pipimu yang masih awet tembem," kata maminya

"Kalau Papi mengapa ikut-ikut?" tanya Yoru tidak terima papinya mencubit pipi tembemnya

"Papi juga sama, tidak tahan dengan pipimu. Tidak ada perubahannya," ucap papinya dengan nada bicara yang tidak serius.

"Sakit Papi, Mami, Yoru tidak mau dicubit, " kata Yoru

"Oh, iya, kapan kamu mau ke rumah temanmu, Papi antarkan ya?" tanya papinya.

"Jam 6 sore, Papi" ucap Yoru lagi

"Ooh oke, Papi mengerti," ucap papinya

"Yoru sayang kita makan siang yuk," ucap maminya

"Oh iya Yoru tidak sadar kalau udah jam makan siang. Habis seru sekali," kata Yoru

Akhirnya keluarga kecil menikmati makan siang mereka pada saat pembantu mereka sudah menyiapkan untuk majikannya. Setelah makan siang, Yoru seperti biasa tidur siang. Yoru tidur siang bersama maminya. Karena Yoru tidak bisa tidur siang jika tidak dikeloni oleh maminya. Setelah tertidur maminya keluar dari kamarnya dengan hati-hati agar Yoru tidak terbangun. Setelah keluar dari kamar Yoru, papinya sudah menunggu istrinya.

"Sayangku," panggil suaminya

"Bagaimana anak kita udah tertidur?" tanya suaminya kembali.

"Iya, sayang, Yoru sudah tertidur," ucap istrinya

"Dia manja sekali ya," kata suaminya sambil terkekeh.

"Lebih manja kamu ketimbang dia. Kan kalian satu cetakan," ucap istrinya sambil tertawa.

"Aku tidak menyangka bahwa Yoru akan menepati janjinya," ucap papinya

"Sama, anak kita memang menepati janjinya," ucap istrinya

Mereka pergi ke ruang baca suaminya untuk berdiskusi agar percakapan mereka tidak mengganggu tidur siang anak kesayangannya mereka.

Di ruang baca suaminya.

Sebelum memulai percakapan, suaminya segera memeluk pinggang kecil seksi istrinya dan mencium bibir lembut istrinya. Sang istri kaget melihat tingkah laku suaminya yang tiba-tiba.

"Uuhhmm..uuhhmm," suara istrinya yang bibirnya dicium dengan rakus oleh sang suami.

Mendengar suara seksi istrinya membuat suaminya makin menjadi. Tangan nakal suaminya mulai menyusup ke dalam bajunya dan mulai menjelajahi daerah yang sensitif. Agar istrinya tidak berbicara, ciumannya tidak dilepaskan olehnya.

Setelah puas berciuman dengan istrinya, suaminya memberi ***** di leher dan badan istrinya. Gigitan suaminya membuat sang istri berteriak.

"Uuhh...aahh..." jerit kecil istrinya

"Baby, tidak baik kau berteriak begitu," ucap suaminya

"Udah, sayang, jangan di sini," ucap istrinya dengan penolakan

"Berarti lanjut di kamar ya," ucap suaminya dengan nada menggoda

"Aish kamu ini, jangan mengganti kata-kataku," ucap istrinya.

Hingga akhirnya suaminya melepaskan dan kembali serius.

"Sayang, aku udah nemu dokter kandungan," ucap suaminya.

"Benarkah?" tanya istrinya dengan berharap

"Iya, dengan ini kita bisa memberi Yoru adik," ucap suaminya kegirangan

"Semoga keinginan Yoru terkabulkan, " kata istrinya dengan berharap

"Iya, aku harapnya begitu," kata suaminya sambil memeluk dirinya.

"Oh iya sayang, kapan kita berangkat atau dia yang ke sini," ucap istrinya.

"Iya kita yang berangkat ke sana. Soalnya praktik dokter itu ada di negara cina. Dan kita harus meninggalkan Yoru selama dua bulan. Itu estimasinya," ucap suaminya yang menjelaskan.

"Kalau begitu, Yoru sendirian ya?" ucap istrinya dengan nada tidak rela jika dia meninggalkan putra semata wayangnya

" Iya sih, sejujurnya aku juga tidak rela, tetapi bagaimana lagi, demi keinginan dia, mau tidak mau kita meninggalkannya," ucap suaminya.

"Bagaimana kalau kita berdiskusi dengannya?" tanya istrinya

"Alasannya?" ucap suaminya

"Kita ada urusan perusahaan," kata istrinya

"Bolehlah, nanti malam kita tanyakan setelah dia ke rumah temannya," jawab suaminya

Akhirnya suami istri tersebut setelah masalah utama selesai. Mereka melakukan kegiatan mereka.

Terpopuler

Comments

Mitt²🍒⃞⃟🦅

Mitt²🍒⃞⃟🦅

lanjutt 👍

2022-11-17

2

lihat semua
Episodes
1 1. Awal mula
2 2. Berkunjung ke Rumah Teman
3 3. Pergi ke Sekolah
4 4. Teman Pertama Yoru
5 5. Pergi Ke Rumah Teman
6 6. Bermain Bersama
7 7. Main Game Online Bersama Teman
8 8. Pulang Ke Rumahnya
9 9. Mama Shibisu Ditelepon
10 10. Kecemasan Yoru
11 11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12 12. Yoru Koma
13 13. Kedatangan Sistem
14 14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15 15. Makan Di Dunia Asing
16 16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17 17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18 18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19 19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20 20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21 Pemberitahuan
22 21. Sistem Mencarikan Permintaan
23 22. Pesan Pemilik Restoran
24 23. Alasan Ming Ming Menangis
25 24. Mencari Penginapan Terdekat
26 25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27 26. Tidur Pertama di Penginapan
28 27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29 28. Pagi Pertama di Penginapan
30 29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31 30. Check Out
32 31. Berjalan Menuju Dungeon
33 32. Dua Orang Memantaunya
34 33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35 34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36 35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37 36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38 37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39 38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40 39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41 40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42 41. Pertama Kalinya Khun Marah
43 42. Hukuman Dari Guru Galak
44 43. Memberikan Nama Kepada Naga
45 44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46 45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47 46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48 47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49 48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50 Hiatus
51 Hiatus & Dukungan Kalian
52 Merry Christmas and Happy New Year
53 50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54 51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55 52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56 53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57 54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58 55. Berada di Kamar Penginapan
59 56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60 57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61 58. Ide Ming Ming
62 59. Berhasil Membujuk Peliharaannya
Episodes

Updated 62 Episodes

1
1. Awal mula
2
2. Berkunjung ke Rumah Teman
3
3. Pergi ke Sekolah
4
4. Teman Pertama Yoru
5
5. Pergi Ke Rumah Teman
6
6. Bermain Bersama
7
7. Main Game Online Bersama Teman
8
8. Pulang Ke Rumahnya
9
9. Mama Shibisu Ditelepon
10
10. Kecemasan Yoru
11
11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12
12. Yoru Koma
13
13. Kedatangan Sistem
14
14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15
15. Makan Di Dunia Asing
16
16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17
17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18
18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19
19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20
20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21
Pemberitahuan
22
21. Sistem Mencarikan Permintaan
23
22. Pesan Pemilik Restoran
24
23. Alasan Ming Ming Menangis
25
24. Mencari Penginapan Terdekat
26
25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27
26. Tidur Pertama di Penginapan
28
27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29
28. Pagi Pertama di Penginapan
30
29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31
30. Check Out
32
31. Berjalan Menuju Dungeon
33
32. Dua Orang Memantaunya
34
33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35
34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36
35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37
36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38
37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39
38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40
39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41
40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42
41. Pertama Kalinya Khun Marah
43
42. Hukuman Dari Guru Galak
44
43. Memberikan Nama Kepada Naga
45
44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46
45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47
46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48
47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49
48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50
Hiatus
51
Hiatus & Dukungan Kalian
52
Merry Christmas and Happy New Year
53
50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54
51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55
52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56
53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57
54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58
55. Berada di Kamar Penginapan
59
56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60
57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61
58. Ide Ming Ming
62
59. Berhasil Membujuk Peliharaannya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!