8. Pulang Ke Rumahnya

Sementara itu, Yoru yang menunggu papinya pulang hanya bisa menahan kantuknya di ruang tamu. Hingga akhirnya, dia jatuh tertidur. Ketika papinya sampai, dia diberi tahu oleh ibu Shibisu jika anaknnya ketiduran. Papa Yoru datang dan mengetok pagar rumah keluarga Shibisu dan mama Shibisu membukanya. Mama Shibisu mengijinkan papa Yoru masuk untuk mengangkat anaknya.

Papinya segera masuk dan melihat putra semata wayangnya yang tertidur dengan manis dan imut. Digendonglah anaknya dan mengucapkan terima kasih kepada ibu Shibisu.

"Maafkan saya Bu, membuat anak saya tertidur di tempat ibu," ucap papi Yoru sambil menggendong anaknya.

"Ah tidak apa, Pak, saya senang jika anak bapak menemani anak saya bermain," ucap mama Shibisu senang jika ada teman Shibisu yang datang ke rumah mereka.

"Saya pamit dahulu ya Bu. Terima kasih sudah menjaga anak saya," ucap papi Yoru memasukkan anaknya ke mobilnya.

Dibawa masuk kedalam mobilnya dan memakai sabuk pengaman kepada jagoannya dan mengecup kening anaknnya.

"Iya, Pak, sama-sama." ucap mama Shibisu ikut mengantarkan mereka dan kembali menutup pagarnya setelah melihat kedua tamunya masuk ke mobilnya.

"Maafkan Papi, ya sayang, membuatmu ketiduran di rumah orang," ucap papinya sambil mengelus lembut rambut halus sang putra kesayangannya.

Dirinya segera menyalakan mesin mobil dan menjalankan mobil tersebut agar Yoru bisa ditidurkan di kamarnya. Dan segera menjalankan mobilnya agar segera sampai ke kediamannya dan bisa segera menidurkan anaknya ke kasurnya yang lembut agar anaknya tetap bisa tidur dengan nyaman. Karena papinya melihat perubahan wajah anaknya ketika tahu posisi tidurnya tidak nyaman.

Yoru yang masih tertidur pulas tidak tahu jika dirinya sudah berada di mobil dan mobil tersebut berjalan ke rumah mereka. Dipandanginya wajah kalem dan imut anaknya itu yang dia duduki di kursi penumpang depan dan memakaikan selimut kesayangan Yoru yang sudah dia bawakan untuk Yoru yang ada di mobil. Papa Yoru pada saat lampu merah mengelus lembut pipi putranya dan menatap wajah malaikat anaknya yang sangat polos dan imut sekali. Sesekali memandang wajah tidur anak kesayangan yang damai.

Butuh perjalanan menuju kembali ke kediaman Yoru beberapa menit karena jaraknya cukup jauh dari rumah Shibisu. Hingga akhirnya mereka berdua sampai di kompleks yang mewah dan berhenti di salah satu rumah mewah yakni kediaman keluarga Yoru. Papa Yoru memasukkan mobilnya ke dalam bagasi setelah petugas keamanan rumahnya membukakan pintu pagar setelah melihat mobil tuannya sudah tiba. Setelah memarkirkan mobilnya, Yoru digendong oleh papanya dan dibawa masuk ke dalam kediamannya. Di ruang tamu, papa dan Yoru disambut oleh mami Yoru dan beberapa pelayan yang sudah disiapkan oleh kepala pelayan keluarga Yoru.

Ketika papa Yoru hendak masuk dalam kediamannya. Pelayan hendak menyambut mereka dengan formal. Tetapi sudah dihentikan oleh papa Yoru.

"Selamat data....." ucap pelayan serentak

"Shuutt.... diamlah tuan muda kalian sedang tidur," ucap papa Yoru dengan tegas dan wibawa.

"Baik tuan," ucap pelayan yang menyambut mereka sambil menunduk dengan hormat.

"Kalau begitu kalian boleh bubar," ucap papi Yoru berkata seperti itu agar tidak membangunkan anaknya yang masih tertidur pulas.

Papa Yoru membawa Yoru masuk yang masih berada dalam gendongannya. Dan mama Yoru menyambut kedatangan dua orang yang dia cintai.

"Sayang, apakah Yoru tertidur lelap?" tanya mami Yoru berdiri dan melihat papa Yoru melangkah menghampiri dirinya dan membawa putra mereka dalam gendongannya.

"Iya sayang, anak kita sedang tertidur," ucap papinya dengan nada kecil agar tidak membangunkan putra kesayangannya.

"Ini anak tidurnya mirip sangat pas dia masih bayi," bisik maminya dengan nada tertawa.

"Iya padahal ya badannya udah gede," ucap papinya juga heran dengan gaya tidur putranya itu.

Sementara itu para pelayan yang menyambut kedatangan tuan dan tuan kecilnya membubarkan diri setelah dibubarkan oleh kepala pelayan karena perintah dari tuannya setelah memberi tahu jika Yoru tertidur lelap. Sambil ke kerjaan masing-masing mereka membisikan jika wajah imut tuan kecilnya tidak berubah terlebih jika tuan kecilnya digendong oleh tuan, mirip seperti bayi yang tertidur pulas dalam gendongannya papinya dan keliatan sekali dalam tidurnya tuan kecilnya tersenyum manis dalam tidurnya.

Papa dan mama Yoru membawa Yoru ke kamarnya dan menidurkan putra mereka yang hanya Yoru sendiri saja. Papa menaruh Yoru ke atas ranjangnya dengan lembut dan sedangkan mamanya menyelimuti Yoru dengan selimut agar Yoru tidurnya nyenyak. Setelah menaruh di ranjang dan menyelimuti putra semata wayangnya yang imut dan lucu, papa dan mama Yoru mencium pipi tembam putranya bertubi-tubi karena gemes akan pipi chubby putranya yang belum menghilang dari pandangannya mereka. Pipi chubby Yoru masih bertahan walaupun Yoru sudah menginjak usia 13 tahun. Setelah mencium pipi, mereka beranjak mencium kening Yoru dan mengucapkan ucapan selamat tidur kepada putra kesayangan mereka. Sesudah selesai mereka keluar dan menutup pintu kamar Yoru dengan hati-hati dan pergi ke kamar utama tempat papa dan mama Yoru tidur. Setelah memastikan jika anak kesayangannya tidak terbangun akibat terkaget.

Sementara itu Yoru yang tidak mengetahui jika dirinya sudah tidur di kamarnya. Dia masih merasa dirinya bermain game. Dia bahkan tidak sadar jika dia sudah di alam mimpinya. Karena papanya dan mamanya menaruh dirinya dan menutup kamarnya dengan sangat berhati-hati karena putranya tertidur lelap. Selain itu dia sibuk bermimpi mengenai besoknya yang papinya membawanya ke taman bermain bersama dengan maminya. Di mimpinya dia bermain hingga puas bersama dengan papi dan maminya.

Sementara itu orangtuanya ke kamar mereka.Mami Yoru menganti bajunya dengan gaun tidurnya karena ingin langsung tidur karena tubuhnya masih remuk.

"Yang kok semuanya lin*rie sih. Apa gak ada baju tidur lainnya?" cemburut maminya Yoru melihat baju tidurnya yang tidak ada pilihannya.

"Tidak apa-apa yang, mau aku gantikan bajunya? lagi pula kau sangat cantik jika memakai baju itu. Aku juga sangat suka melihat kau pakai baju itu, seperti peri yang jatuh dari langit dan menjadi milikku," ucap suaminya menggoda istirnya.

"Tidak usah, jangan lihat," ucap maminya tolaknya karena dirinya tahu jika seperti itu maka tubuhnya akan remuk.

Tanpa jawaban dari istrinya, papinya mencium dan melumat bibir mungil sang istri karena tidak bisa menahan hasratnya.

"Uuhhh....ahhh....." ucap mami Yoru dengan suara indahnya yang membuat milik suaminya menegang.

Suara indah mami Yoru membuat miliknya tegak dan meminta untuk dimasukkan dengan segera sehingga papi Yoru mencegah istrinya menggunakan baju tidur yang haram yang istri hendak pakai dan menaruh istrinya dengan lembut. Suaminya hendak melakukan permainan nya namun sempat ditahan oleh istrinya karena dirinya sangat lelah akibat kemarin malam akibat ulah suaminya yang tidak mau berhenti.

......****************......

Beri semangat kepada Author ya mina-san. Selalu dukung ya karya Author. Mohon maaf jika karya Author banyak kekurangan di setiap episode. Arigatou gozaimasu dan sayonara di episode selanjutnya ya, mina-san. Dukung selalu ya agar Author bisa kontrak karya ini.

Episodes
1 1. Awal mula
2 2. Berkunjung ke Rumah Teman
3 3. Pergi ke Sekolah
4 4. Teman Pertama Yoru
5 5. Pergi Ke Rumah Teman
6 6. Bermain Bersama
7 7. Main Game Online Bersama Teman
8 8. Pulang Ke Rumahnya
9 9. Mama Shibisu Ditelepon
10 10. Kecemasan Yoru
11 11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12 12. Yoru Koma
13 13. Kedatangan Sistem
14 14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15 15. Makan Di Dunia Asing
16 16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17 17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18 18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19 19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20 20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21 Pemberitahuan
22 21. Sistem Mencarikan Permintaan
23 22. Pesan Pemilik Restoran
24 23. Alasan Ming Ming Menangis
25 24. Mencari Penginapan Terdekat
26 25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27 26. Tidur Pertama di Penginapan
28 27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29 28. Pagi Pertama di Penginapan
30 29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31 30. Check Out
32 31. Berjalan Menuju Dungeon
33 32. Dua Orang Memantaunya
34 33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35 34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36 35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37 36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38 37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39 38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40 39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41 40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42 41. Pertama Kalinya Khun Marah
43 42. Hukuman Dari Guru Galak
44 43. Memberikan Nama Kepada Naga
45 44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46 45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47 46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48 47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49 48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50 Hiatus
51 Hiatus & Dukungan Kalian
52 Merry Christmas and Happy New Year
53 50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54 51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55 52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56 53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57 54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58 55. Berada di Kamar Penginapan
59 56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60 57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61 58. Ide Ming Ming
62 59. Berhasil Membujuk Peliharaannya
Episodes

Updated 62 Episodes

1
1. Awal mula
2
2. Berkunjung ke Rumah Teman
3
3. Pergi ke Sekolah
4
4. Teman Pertama Yoru
5
5. Pergi Ke Rumah Teman
6
6. Bermain Bersama
7
7. Main Game Online Bersama Teman
8
8. Pulang Ke Rumahnya
9
9. Mama Shibisu Ditelepon
10
10. Kecemasan Yoru
11
11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12
12. Yoru Koma
13
13. Kedatangan Sistem
14
14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15
15. Makan Di Dunia Asing
16
16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17
17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18
18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19
19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20
20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21
Pemberitahuan
22
21. Sistem Mencarikan Permintaan
23
22. Pesan Pemilik Restoran
24
23. Alasan Ming Ming Menangis
25
24. Mencari Penginapan Terdekat
26
25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27
26. Tidur Pertama di Penginapan
28
27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29
28. Pagi Pertama di Penginapan
30
29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31
30. Check Out
32
31. Berjalan Menuju Dungeon
33
32. Dua Orang Memantaunya
34
33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35
34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36
35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37
36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38
37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39
38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40
39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41
40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42
41. Pertama Kalinya Khun Marah
43
42. Hukuman Dari Guru Galak
44
43. Memberikan Nama Kepada Naga
45
44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46
45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47
46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48
47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49
48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50
Hiatus
51
Hiatus & Dukungan Kalian
52
Merry Christmas and Happy New Year
53
50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54
51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55
52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56
53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57
54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58
55. Berada di Kamar Penginapan
59
56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60
57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61
58. Ide Ming Ming
62
59. Berhasil Membujuk Peliharaannya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!