3. Pergi ke Sekolah

Malam harinya di kamarnya. 

Yoru mengerjakan tugas dari sekolahnya. Dia mengerjakan matematika tentang rumus trigonometri dan fisika mengenai gaya. Yoru mengerjakan tugas dengan baik. Setelah semua selesai, seperti biasa Yoru bermain game di PC-nya setelah mengerjakan tugas sekolah.

Mami Yoru memanggil putra kesayangannya. Maminya segera naik ke kamar anaknya di lantai dua.

"Sayang, waktunya makan malam, sayangku," kata maminya sembari masuk ke kamar

Pada waktu maminya masuk, Yoru tidak mendengarkan karena telinganya ditutupi oleh headset, sehingga maminya mencoleknya.

"Yoru.." panggil sang mami

Yoru merespon dengan mendangak kepalanya.

"Mami?" ucapnya

"Ada apa Mami?" kata Yoru lagi.

"Waktunya makan malam, sayang. Mami dan papi sudah menunggu dirimu," ucap maminya dengan sabar

"Baiklah Mami,maafkan Yoru yang membuat papi dan Mami menunggu Yoru makan," ucapnya sambil melepaskan headset dan mengajak maminya makan.

"Ayuk Mami, kita makan bersama," ajak Yoru.

"Oke, Yoru," jawab sang mami

Mereka berdua keluar dari kamar Yoru dan turun menuju ruang makan. Terlihat papinya sedang menunggunya dan terlihat banyak sekali masakan yang sudah disiapkan dan dihidangkan di meja makan.

"Yoru, ayo segera makan," ajak papinya

"Oke Papi, Yoru segera ke sana," ucapnya sambil berlari kecil.

Yoru sampai di meja makan dengan sedikit ngos-ngosan karena berlari kecil. Maminya menyusul Yoru.

"Sayang, kamu jangan lari-lari begitudong, kamu nanti cepat capai," tegur maminya dengan lembut.

"Hehe, maafkan Yoru mami. Yoru ingin Mami dan Papi juga cepat makan," ucap Yoru riang.

"Papi, maafkan Yoru yang membuat Papi dan Mami menunggu Yoru," ucapnya dengan elegan

"Ya ampun, Yoru, kamu jadi terlihat tuan muda kecil," ejek papinya dengan senang

"Aku memang tuan muda kecil, Papi," ucap Yoru cemberut.

"Ya, memang Yoru tuan muda kecil keluarga kita," sahut maminya riang melihat tingkah laku anaknya yang masih manja

Mereka makan bersama dengan gembira. Para pelayan melihat keluarga kecil itu dengan bahagia. Mereka berbisik-bisik satu sama lain. Melihat tuan muda kecil mereka yang terlihat manja kepada kedua orangtuanya terlihat sangat menggemaskan. Pasalnya, Yoru merupakan anak keluarga kaya dan dia juga satu-satunya pewaris. Namun, sikap Yoru yang sekarang malah terlihat anak kecil yang merengek di mata para pelayan yang melayaninya dari kecil.

Sesudah keluarga kecil itu makan. Yoru meminta izin untuk kembali ke kamarnya.

"Papi,mami, Yoru mau kembali ke kamar dahulu ya," izin Yoru dengan sopan dan elegan.

"Jagoan Papi kok udah balik kamar?" tanya papinya

"Mau main game,Papi, hehehe," ucap Yoru jujur.

"Kalau begitu Sabtu - Minggu, waktu malamnya buat Papi Mami, ya, Yoru," jawab papinya.

"Iya, Yoru, Mami Papi mau menemanimu bermain," ucap maminya

"Benarkah,Papi, Mami?" tanya Yoru girang

"Iya, sayang," kata maminya lagi

"Hem, Yoru janji waktu malam Sabtu-Minggunya Yoru buat Mami Papi. Yoru akan menemani Mami Papi," ucapnya girang.

"Papi, Mami, Yoru senang kalau Mami sama Papi mau menemani Yoru main," ucapnya lagi dengan semangat dan manja.

Papi dan maminya hanya tersenyum kepada Yoru. Sebenarnya, mereka hanya ingin bersama dengan Yoru sebelum mereka pergi untuk menyembuhkan masalah kandungan maminya. Tadi sore papi Yoru mendapatkan telepon dari temannya bahwa kenalannya ada seorang dokter kandungan yang hebat. Namun, harus membuat janji dan dokter itu berasal dari negara C. Papi Yoru yang mendengar hal itu merasa bahagia dan segera memberitahukan kepada istrinya. Istrinya senang dan berharap agar dirinya bisa memenuhi keinginan putra sulungnya yang semata wayang. Sehingga mereka mengatur jadwal pengobatan dan itu harus meninggalkan Yoru sebulan di negara I. Mau tidak mau dengan berat hati mereka berdua merelakan demi bisa memberikan seorang adik kepada Yoru.

"Yoru, janji ya sama Mami Papi," ucap maminya

"Ya, Yoru janji akan menemani Papi Mami," ucapnya tanpa sadar kalau kami papinya akan meninggalkan dirinya selama sebulan.

"Kalau begitu Yoru bisa lanjutin main gamenya," kata papinya

"Sabtu besok Yoru ajak Papi main," kata Yoru

"Oke sayangnya Papi," ucap papinya mengiyakan permintaan Yoru

"Tumben Yoru, biasanya kan olahraga sepeda sama Papimu" ucap mami sedikit heran dengan permintaan putra semata wayangnya yang biasanya setiap Sabtu pasti bermain bersamanya.

"Yoru mau lomba sama Papi, Mami," ucapnya dengan girang

"Oow begitu," angguk maminya paham

Kedua orangtuanya mengetahui kalau anaknya sangat menyukai bermain game. Mereka mendukung keinginan Yoru, karena mengerti Yoru tidak pernah bermain sampai larut malam. Dan memang Yoru tidak pernah mengecewakan orang tuanya. Dia bermain hanya sampai jam 9 malam. Selanjutnya tidur. Dia memang jarang sekali mengulang kembali pelajarannya dan hanya mengerjakan tugas sekolahnya saja.

Karena mendapatkan izin, Yoru kembali ke kamarnya untuk bermain game.

Di kamarnya, Yoru kembali melanjutkan gamenya yang terhentikan. Dia bermain hingga jam 9 malam. Setelah alarm pengingat ya di PC mengatakan udah jam 9 malam, dirinya segera mematikan layar PC nya dan menuju kamar mandinya untuk sikat gigi dan berganti pakaian tidur. Lalu menuju kasurnya dan merebahkan tubuhnya. Dia tidak lupa mengucapkan selamat malam yang dituju kepada orangtuanya, walaupun dia tidak satu kamar dengan kedua orangtuanya. Setelah itu Yori jatuh terlelap.

Tanpa Yoru sadari bahwa kedua orangtuanya sesudah Yoru tidur, mereka masuk dan mengelus kepala putranya dengan penuh kasih sayang dan cinta. Tidak lupa papi dan maminya memberikan ciuman tidur yang selalu dilakukan oleh keduanya dari Yoru kecil. Namun, itu sering membuat Yoru terhindar dari mimpi buruk yang bisa membuat Yoru menangis. Setelah puas mengelus dan menciumi putra semata wayangnya, mami dan papi keluar dari kamarnya dan kembali ke kamar mereka.

Keesokan harinya....

Jam alarm Yoru berbunyi dan membangunkan Yoru untuk Yoru bersiap ke sekolah.

Dengan berat hati Yoru segera bangun dari mimpi indahnya dan mematikan alarmnya.

Sesudah bangun, dia selalu merapikan tempat tidurnya dan segera mandi. Pelayan sudah menyiapkan baju seragam tuan kecilnya dan meletakkan dalam kamar tuannya. Pelayannya selalu merasa bahwa tuan kecilnya sangat mandiri karena setiap pagi dirinya masuk kamar tuan kecilnya selalu rapi tidak ada satu kusut pun di tempat tidurnya. Setelah mandi, Yoru memakai seragam yang sudah disiapkan oleh pelayannya dan turun untuk sarapan bersama dengan keluarganya.

"Selamat pagi, Papi dan Mami," ucap Yoru dengan riang

"Jagoan Papi udah bangun dan semangat, ya," ucap papinga merentangkan tangannya untuk menyambut Yoru

Yoru merespon dan segera menghamburkan dirinya ke pelukan papinya. Dengan manjanya dia berceloteh tentang mimpi indahnya.

Maminya yang muncul dengan tangan memegang kotak bekal untuk anaknya hanya tersenyum mendengar melihat tingkah laku putranya.

"Yoru senang sangat, Pi," ucap Yoru bahagia dengan manja di pelukan ayahnya

"Papi juga senang mendengarnya jika Yoru tidak mimpi buruk,"  kata papinya

Yoru menikmati sarapannya di pelukan papinya. Terasa nyaman sehingga dirinya tidak mau melepaskan. Mami dan papi ya tertawa melihat anaknya melekat pada mereka. Dengan berat hati, akhirnya Yoru melepaskan dirinya karena waktu sudah menunjukkan pukul yang biasa dia berangkat ke sekolah. Yoru memberi salam kepada maminya dan masuk kedalam mobil dan papinya yang mengantar dirinya hingga tiba ke sekolah. Tanpa malu, Yoru segera memberi selamat tinggal dengan manja kepada papinya. Hingga aksinya sempat menjadi pembicaraan temannya yang sempat melihatnya. Dengan berat hati, dirinya turun supaya gosip itu tidak memanas atau dirinya tidak bisa hidup tenang di sekolah. Papinya yang melihatnya hanya tertawa dan melihatnya hingga anaknya masuk ke gedung sekolah baru pergi meninggalkan dan kembali ke rumahnya

Episodes
1 1. Awal mula
2 2. Berkunjung ke Rumah Teman
3 3. Pergi ke Sekolah
4 4. Teman Pertama Yoru
5 5. Pergi Ke Rumah Teman
6 6. Bermain Bersama
7 7. Main Game Online Bersama Teman
8 8. Pulang Ke Rumahnya
9 9. Mama Shibisu Ditelepon
10 10. Kecemasan Yoru
11 11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12 12. Yoru Koma
13 13. Kedatangan Sistem
14 14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15 15. Makan Di Dunia Asing
16 16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17 17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18 18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19 19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20 20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21 Pemberitahuan
22 21. Sistem Mencarikan Permintaan
23 22. Pesan Pemilik Restoran
24 23. Alasan Ming Ming Menangis
25 24. Mencari Penginapan Terdekat
26 25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27 26. Tidur Pertama di Penginapan
28 27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29 28. Pagi Pertama di Penginapan
30 29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31 30. Check Out
32 31. Berjalan Menuju Dungeon
33 32. Dua Orang Memantaunya
34 33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35 34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36 35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37 36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38 37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39 38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40 39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41 40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42 41. Pertama Kalinya Khun Marah
43 42. Hukuman Dari Guru Galak
44 43. Memberikan Nama Kepada Naga
45 44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46 45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47 46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48 47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49 48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50 Hiatus
51 Hiatus & Dukungan Kalian
52 Merry Christmas and Happy New Year
53 50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54 51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55 52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56 53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57 54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58 55. Berada di Kamar Penginapan
59 56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60 57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61 58. Ide Ming Ming
62 59. Berhasil Membujuk Peliharaannya
Episodes

Updated 62 Episodes

1
1. Awal mula
2
2. Berkunjung ke Rumah Teman
3
3. Pergi ke Sekolah
4
4. Teman Pertama Yoru
5
5. Pergi Ke Rumah Teman
6
6. Bermain Bersama
7
7. Main Game Online Bersama Teman
8
8. Pulang Ke Rumahnya
9
9. Mama Shibisu Ditelepon
10
10. Kecemasan Yoru
11
11. Yoru Tidak Sadarkan Diri
12
12. Yoru Koma
13
13. Kedatangan Sistem
14
14. Yoru Makan Di Tempat Asing
15
15. Makan Di Dunia Asing
16
16. Menginginkan Gadis Kecil Tersebut
17
17. Semua Mengkhawatirkan Yoru
18
18. Menjalin Hubungan Dengan Ming Ming Sebagai Mei Mei
19
19. Bertemu Dengan Pemilik Restoran
20
20. Tindakan Curang Pemilik Restoran
21
Pemberitahuan
22
21. Sistem Mencarikan Permintaan
23
22. Pesan Pemilik Restoran
24
23. Alasan Ming Ming Menangis
25
24. Mencari Penginapan Terdekat
26
25. Mendatangi Penginapan Sesuai Pemberitauan Sistem
27
26. Tidur Pertama di Penginapan
28
27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru
29
28. Pagi Pertama di Penginapan
30
29. Makan Pagi Pertama Di Penginapan
31
30. Check Out
32
31. Berjalan Menuju Dungeon
33
32. Dua Orang Memantaunya
34
33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit
35
34. Melakukan Perjanjian Dengan Naga
36
35. C-01 Curhat Tentang Tuan Barunya
37
36. Percakapan C-00 dengan Atasannya
38
37. Yoru Membuat Tuan C-00 Terkagum
39
38. C-00 Memanggil C-01 Ke Ruangannya
40
39. Khun Berhasil Meminta Izin Menjenguk Yoru
41
40. Jam Istirahat Membicarakan Tentang Menjenguk
42
41. Pertama Kalinya Khun Marah
43
42. Hukuman Dari Guru Galak
44
43. Memberikan Nama Kepada Naga
45
44. Jinsung Yang Ingin Menjenguk Keponakannya.
46
45. Protes Karena Soal Dari Jinsung
47
46. Dan Melarikan Diri Dari Hukumannya
48
47.Khun Menunggu Kedatangan Jinsung
49
48. Jinsung Mencari Lewat CCTV
50
Hiatus
51
Hiatus & Dukungan Kalian
52
Merry Christmas and Happy New Year
53
50. Kedatangan Ayah Dan ke Sekolah
54
51. Tuan Renhard Menantang Jinsung
55
52. Menuju Ke Penginapan Dengan Naga
56
53.Menginap Kembali di Penginapan Berbeda
57
54. Menunggu Uang Tunai di Konversi
58
55. Berada di Kamar Penginapan
59
56. Yoru Bermeditasi Bersama Naga Peliharannya
60
57. Kejatuhan Grup Renhard dan Kesombongan Tuan Renhard Berakhir
61
58. Ide Ming Ming
62
59. Berhasil Membujuk Peliharaannya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!