Menolak

Sepanjang perjalan pulang Michelle tak bicara apapun juga sementara Arga hanya mengulum senyum, bagaimanapun dia bahagia sebelum pulang tadi mereka masih melakukannya dan Michelle tak mampu berbuat apapun..

''Aku tak sabar lagi untuk memulai rencana pernikahan kita..''ucap Arga pelan.

Michelle memijit pelipisnya, sembari memejamkan matanya dengan dalam,

''Jangan mulai lagi Arga, jangan berpikir setelah apa yang terjadi kau mulai bisa mengaturku lagi..''ucap Michelle tajam..

Arga mengangguk...

''Kau tau jika kita sudah melakukan kesalahan, aku tak bisa menunggu lama aku ingin kita berkumpul bersama..apa yang membuatmu bersikap keras Michelle..''

Michelle memalingkan wajahnya...matanya berkaca-kaca seketika..

''Aku tak bisa...aku belum bisa menerima semua ini Arga..dan aku mohon berhenti memaksaku..''ucap Michelle dengan mata yang basah.

Mobil berhenti seketika di tengah jalan..

Arga mengeraskan wajahnya, ia menoleh dan menatap mata Michelle yang memerah, bahkan mereka sudah melakukannya..ada Sherin di antara mereka tak juga bisa meluluhkan hati Michelle..

''Sampai kapan......''ucap Arga mengerutkan kening...ia mencoba untuk bersabar,...meski ia mulai kehilangannya perlahan..

''Apa maksudmu..''

''Sampai kapan kau memberikan aku waktu untuk menunggumu...katakan saja,...Michelle....''

Hening.....

''Arga.......''

''Aku pikir kita sudah sama-sama dewasa bukan..kau harus segera memilih Michelle...aku tak bisa membiarkan putriku tumbuh tanpa seorang ayah,..aku tak akan membiarkannya..''

''Aku belum siap untuk memulai hubungan yang baru Arga..kau tau benar kalau aku belum rela..''

''Kita bukan hubungan yang baru, bahkan Dimitri memintaku menikahimu mengapa kau malah keras kepala...''

Airmata Michelle menetes...

''Mudah bagimu mengatakannya Arga....aku masih di hantui rasa bersalah dan perasaan ini tak bisa aku hilangkan....aku penyebab semua ini...aku telah melukai Dimi dengan sangat besar....aku...lalu ketika aku baru ingin memulai kembali dengannya Dimi malah meninggal..bukankah itu sangat kejam...aku bahkan tak mampu memaafkan diriku...''isak Michelle dengan mata yang basah.

''Kau selalu mengungkit hal yang sama Michelle...hampir setahun Dimitri meninggal dan kau masih saja terus menangisinya...kau pikir semua adil bagiku dan Sherin...aku dan putrimu membutuhkanmu juga,...bisakah kau tidak bersikap egois...''

Michelle mengusap wajahnya dengan kasar...ia sungguh putus asa menghadapi Arga yang tak bisa di bujuk..

''Jika kau memang ingin menikah maka carilah wanita lain..jangan menunggu apalagi memaksaku...aku sangat kesal...aku tidak bisa Arga,...aku tak bisa menikah denganmu..''

Hening.....

Semua perkataan Michelle di luar dugaan Arga, pria itu sampai kehilangan kata-katanya...padahal dia sudah melakukan sejauh ini..demi mendapatkan Michelle namun apa yang terjadi sama sekali tak bisa di prediksi oelh Arga..ternyata Michelle malah memintanya mencari wanita lain..

Sinar mata Arga membara...Michelle harus benar-benar di beri perlajaran sekaligus syok terapi agar dia mengerti isi hatinya sendiri.

''Baiklah....sudah cukup aku mengejarmu Michelle...kau yang memintaku mencari wanita lain bukan...baiklah,....kau akan melihat itu terjadi..''ucap Arga dengan suara yang dingin..

Michelle memejamkan matanya...ketika hatinya begitu nyeri..namun sekali lagi dia mengabaikan perasaannya, begini lebih baik..ia bisa menjaga hatinya tetap untuk Dimi seorang dan biarkan Arga mencari jalannya sendiri..

Arga melajukan mobilnya dengan sedikit kencang, dan Michelle hanya mampu menahan semua perasaannya..pria ini sedang marah jadi Michelle lebih memilih mengalah..dengan menyandarkan tubuhnya di kursi mobil, wanita itu mencoba meyakinkan hatinya jika keputusan yang dia buat adalah yang terbaik.

Perjalanan sisanya di isi dengan kebekuan yang mengerikan, begitu sampai di rumah Arga turun dari mobil tanpa menatap mata Michelle sedikitpun ia langsung melangkah menemui Sherin yang sedang berada di dalam gendongan Tania..sementara Tomi dan Alya sedang membuat putrinya tertawa..

Hati Michelle sedikit nyeri ketika Arga bersikap dingin kepadanya bahkan tak ingin menatapnya sedikitpun.. Michelle kemudian membalikan tubuhnya melangkah masuk ke dalam rumah besar menuju kamarnya..

Sementara Arga hanya menghela nafas...

''Kakak....apa yang terjadi...'' tanya Alya mengerutkan kening..

''Semua sudah berakhir...''ucap Arga dengan dingin..

Tomi dan Tania saling menatap dengan pandangan yang hanya bisa di mengerti keduanya...

''Tuan...''

''Aku harus pulang Tomi...kau disini saja dan jaga mereka disini..''ucap Arga singkat..

Arga lalu melangkah menuju mobil dan dalam sekejap meninggalkan tempat itu, sementara Michelle menatapnya dari lantai atas...kepergian Arga yang dalam keadaan marah.

Michelle menyandarkan tubuhnya di pintu dan memejamkan matanya...yah, keputusan yang dia ambil sudah benar, bahwa dia akan baik-baik saja tanpa Arga..bukankah itu yang terbaik...? Michelle berharap Arga mendapatkan wanita yang lebih baik darinya.

*********

3 Hari kemudian....

Michelle dan Tania sedang berada di taman dan sedang memberi makan Sherinn sambil melihat berbagai jenis bunga yang di tanam..Alya sedang di antar Tomi ke kegiatan lesnya.

''Nyonya..apakah nyonya tidak cukup tidur..ada lingkaran hitam di bawah mata nyonya..''ucap Tania hati-hati..

Michelle tersenyum...

''Mengapa aku melihat hal yang sama dimatamu...Tania, apakah kau juga sedang mengalami hal yang sama..''

Tania hanya tersenyum..

''Aku baik-baik saja nyonya, terkadang...melepaskan adalah yang terbaik...''

Michelle tertegun mendengar ucapan Tania yang entah mengapa begitu pas dengannya,

''Apakah kau sedang menyindirku..''

''Tidak......aku hanya asal bicara nyonya, tapi mengenai hubungan Nyonya dan Tuan Arga...jika boleh aku memberi saran...kembalilah bersama...itu lebih baik bagi nona Sherin...jika mungkin suatu saat nyonya dan tuan memiliki pasangan yang lain itu tak jadi masalah namun yang terluka pada akhirnya adalah nona Sherin....''

Deg!!!

Kata-kata Tania entah mengapa seakan menembus kesadaran Michelle selama ini...wanita itu menatap Tania yang sedang menyuapi Sherin dan tersenyum..

''Kau bijak sekali Tania...''ucap Michelle dengan rasa kagum yang tak mampu di sembunyikan..

Tania mengangkat wajahnya dengan malu-malu...

''Aku hanya ingin nyonya tau kalau masa lalu ada di belakang itu hanya akan menjadi kenangan saja, sekuat apapun kita mencoba mempertahankan kenangan itu tak akan bisa merubah apapun, kenangan tetaplah kenangan...kita tak bisa mendekapnya kembali..yang bisa kita lakukan adalah menciptkan kenangan indah di depan..dengan kebahagiaan,...''

''Waoow...kau sangat keren.....''ucap Michelle terpukau..

Diam-diam Michelle merenungi semua perkataan Tania dan meresapinya, Tania benar..mungkin inilah waktunya Michelle mencoba untuk berdamai dengan keadaan...

**********

Esok harinya....

Michelle turun dari mobil dan membawa sekotak makan siang untuk Arga..semalam dia sudah merenungi segalanya dan menjadi sadar kalau apa yang dia lakukan salah, mungkinn sudah saatnya dia menerima Arga dalam hidupnya lagipula Sherin berhak mendapat kasih sayang ayah kandungnya bukan...? Michelle tak ingin di salahkan...

Begitu melewati meja sekertaris, langkah Michelle terhenti ketika pintu ruangan Arga terbuka dan pria itu keluar dari sana tidak sendiri...melainkan bersama seorang wanita yang dia yakini adalah Sonia..jemari wanita itu melingkari lengan Arga dengan posesif..

Tubuh Michelle seakan di paku di tempat, melihat kenyataan yang sama sekali tidak ia duga..hatinya sakit sekali meski dia tak ingin merasakannya..

Hal yang sama juga di rasakan Arga,ia tak menyangka Michelle bisa berada di kantornya..

''Michelle...kau....''

Michelle tak membalas perkataan Arga, sebaliknya wanita itu memutar tubuhnya dan meninggalkan tempat itu dengan setumpuk kecewa di dadanya,..

''Michelle......'' teriak Arga kuat....

Terpopuler

Comments

HARTIN MARLIN

HARTIN MARLIN

sekarang kamu baru merasakan sakit

2022-10-20

0

⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱

⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱

Lnjtkn,Adeq 👍🌹❤️🤗😘

2022-10-17

0

Norintan Nazmie Tim's Sha

Norintan Nazmie Tim's Sha

lanjut thor

2022-10-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!