Hilang Gairah Hidup

Michelle memandang dengan tatapan kosong ketika peti milik Dimi di turunkan ke dalam tanah...airmatanya tumpah memeluk Sherin kecil sembari menangisi suami yang begitu di cintainya..

Pelan tapi pasti...Michelle mulai merasa benar-benar lelah..semua orang yang di cintainya meninggalkan dirinya sendirian..

Kini Michelle merasa benar-benar sendirian...ia mendekap tubuh Sherin dengan erat,....sementara matanya menajam pada sosok Arga yang turun untuk memasukan tubuh Dimi di dalam tanah..

Jemari Michelle mengepal..semua yang di lakukan Arga terasa hambar di matanya dia telah mati rasa kepada pria itu, Arga juga adalah salah satu penyebab meninggalnya Dimi karna dia ikut merahasiakan penyakit Dimi..

Jika saja Arga mau jujur kepadanya, mungkin sejak 6 bulan lalu Michelle akan mencoba pengobatan lain...ia akan berjuang dan rasanya tidak akan sesakit ini ketika dia tau Dimi menderita sakit di stadium akhir dan semua sudah sangat terlambat..Michelle bahkan tidak mampu melakukan apapun selain pasrah dan menerima keadaan.

rasa penyesalan itu begitu menyakitkan untuk di ingat dan berubah menjadi dendam membara yang tumbuh subur di hati Michelle yang terluka..

''Nyonya.....''bisik Ayuna memita Sherin berpindah ke dalam gendongannya karna nyonya Michelle terlihat lemah..

''Biarkan aku menggedongnya Ayuna..dia putriku dan mulai sekarang, aku tak akan mengijinkan siapapun menyentuhnya..''ucap Mikha dengan airmata yang menetes..

Namun tak lama...

Tubuhnya mulai terhuyung ketika melihat peti Dimi di tutupi dengan tanah,..hatinya menjadi hancur tidak berbentuk ketika sadar bahwa ia sudah benar-benar kehilangan Dimi suaminya...

''Dimi........'' desah Michelle dengan airmata yang tak bisa di bendung...

Ayuna dengan terpaksa merebut Sherin kalau tidak bayi itu akan jatuh karna begitu rapuhnya Michelle saat ini..

Sementara itu Arga keluar menjauhi kubur yang telah di tutupi oleh tanah..itu dan menangkap bahwa Michelle hampir jatuh ke tanah, pria itu segera berlari dan mendekati Michelle dan langsung menangkap tubuh wanita yang jatuh pingsan itu dan membawanya ke dalam pelukannya..

Disaat yang sama Ayuna menatap pelukan Arga pada Michelle....gadis itu lantas memalingkan wajahnya..dengan rasa kesal yang tersembunyi...

Ayuna terbakar cemburu., bukankah ini tidak adil..? hampir setahun dia menunggu, melakukan berbagai cara untuk mendekati sang tuan muda, namun malah kenyataan yang harus di terimanya adalah tuan Arga bahkan tidak pernah melihatnya karna selama ini pandangan matanya hanya tertuju pada nyonya Michelle..

Bukankah nyonya Michelle tak pantas mendampingi tuan Arga...? tuan Arga sangat tampan dengan aura dinginnya yang memikat,..tentu saja Ayuna jatuh cinta setengah mati..

Tatapan gadis itu teruju pada Arga yang sedang menggendong tubuh Michelle dan membawanya ke dalam mobil dan tanpa di ketahui Ayuna..Tomi sedang mengawasinya dari belakang gadis itu...dan mengepalkan tangannya..

Satu persatu akhirnya meninggalkan lokasi pemakaman elit itu....meninggalkan Dimi bersama kesunyian dirinya, dalam keabadian

**********

3 hari kemudian...

Arga menatap ke lantai atas,..tepatnya kamar milik Michelle yang masih tertutup rapat sementara pengasuh Sherin membawa turun bayi kecil itu yang mulai tumbuh menggemaskan..

''Apakah Nona Sherin sudah selesai di beri asi..''tanya Arga dengan serius..

''Ya tuan Arga..''

''Lalu apakah nyonya...''

''Sedang berada di kamar, nyonya tak ingin keluar dari kamar dan memintaku mengajak nona Sherin berjalan-jalan sebentar di taman sebelum di bawa masuk kembali ke kamar..''

Arga mengangguk lalu pandangannya turun pada sosok mungil dalam pelukan pengasuh itu..bayi kecil itu sedang berbaring dengan tenang sembari matanya menatap langit-langit kamar...

Arga mendekat dan tampak tertarik..

Sejak di lahirkan Arga tak pernah muncul sedikitpun untuk melihat Sherin, bahkan pria itu hanya bisa mengurung diri di apartemennya dan berusaha melupakan darah dagingnya..

Dan kini..makluk kecil yang begitu manis itu memandang ke arahnya dengan senyuman...ia seperti bisa merasakan kehadiran Arga yang sedang menatapnya..

''Biarkan aku yang membawa Sherin jalan-jalan...''ucap Arga tak terbantah..

Pengasuh itu menundukan kepala..wajahnya begitu pucat, pesan utama nyonya Michelle adalah nona Sherin tidak boleh di gendong oleh tuan Arga dan saat ini dia dalam masalah..

''Mengapa wajahmu ketakutan.....''

''Maafkan aku tuan Arga..namun pesan dari nyonya Michelle adalah tuan Arga tak boleh menyentuh nona Michelle..''

Arga sudah menebak isi kepala Michelle..wanita itu sangat keras kepala, sejak kematian Dimi dia tidak sedikitpun memberi kesempatan kepada Arga..dia bersikap dingin dan juga menjaga jarak...Arga berusaha menahan perasaannya karna ini masih dalam masa berkabung...

Arga menatap sang pengasuh dengan tajam..

''Tak ada yang bisa menghalangiku untuk menggendong putriku sendiri...''ucap Arga dengan tajam..

Sang pengasuh tak mampu berbuat apapun..selain pasrah dan menyerahkan Sherin kepada Arga..dan gadis kecil itu berpindah pada Arga yang membuka tangannya lebar-lebar menerima tubuh mungil itu..

Arga lantas membawa Sherin keluar dari ruang tamu dan menuju taman, bayi kecil itu terlihat senang sambil melihat sekelilingnya...

Dan Arga memeluk tubuh mungil yang harum itu dengan gemas, tubuh Sherin begitu montok di usianya yang ke dua bulan..sementara itu Arga menciuminya dengan gemas..ini pertama kalinya ia memeluk Sherin...

''Anakku...kau cantik sekali..''bisik Arga terus menciumi Sherin kecil sehingga ia tertawa...

Arga membawanya menuju taman bunga dan menujukan semua keindahan disana..lalu menuju kolam ikan dan melihat burung yang sedang di beri makan..

Sherin tampak sangat nyaman di pelukan Arga...

sementara itu...dari jarak beberapa langkah tampak Ayuna menatap mereka...ia pun tersenyum sembari membawakan secangkir kopi untuk Arga, dengan langkah cepat Ayuna mendekati Arga dan Sherin yang tengah berjalan-jalan di taman, namun belum sampai di tempat itu seseorang menarik lengan Ayuna hingga ia ke arah dapur...Ayuna mengerang ketika dia tidak bisa melawan dan hanya pasrah ketika tubuhnya di tarik dengan paksa dan di benturkan di tembok yang keras..

Kopi dalam cangkir itu tumpah dari pegangan Ayuna..gadis itu merasa kesal..dan mengangkat wajahnya...dan menyadari siapa yang menariknya..

''Tuan Tomi.....''

Pria itu mengeraskan wajahnya..

''Apa yang sedang kau rencanakan.....''ulang pria itu dengan tajam..

Tubuh Ayuna bergetar takut, tatapan Tomi sangat tajam kepadanya...

''Aaa...aku tak tau apa maksud tuan Tomi...''

Tomi begitu marah, sudah lama dia mengetahui ada yang berbeda dengan tatapan Ayuna, gadis ini menyimpan sebuah rahasia di dalam dirinya..dan Tomi tak akan membiarkan gadis ini menghancurkan keluarga tuan Arga...sesuai janjinya pada tuan Dimi, maka Tomi akan melindungi keluarga tuan Arga, nyonya Michelle dan nona Sherin...

Tomi lalu mendekat, menjebak tubuh Ayuna dengan cengkraman kedua tangannya di sisih kiri dan kanan....lalu mendekatkan wajahnya..

''Aku akan melenyapkanmu jika kau berani mengganggu kehidupan tuan Arga dan nyonya Michell...aku tidak pernah main-main Ayuna..''

Deg!!!!

Wajah Ayuna menjadi pucat...tubuhnya menjadi lemas...

''Tuan Tomi.....''

''Aku akan mengawasimu Ayuna..'' desis Tomi penuh ancaman..

*******

Arga asyik membawa Sherin berjalan-jalan, kalau seperti ini rasanya Arga tak ingin melakukan hal lain selain bersama putrinya...

Arga menatap Sherin mungil..

''Aku mencintaimu dan juga Ibumu sayang..''bisik Arga lembut sembari memberi ciuman di pipi Sherin, gadis kecil itu tampak nyaman...

Sementara itu Michelle turun dari tangga setelah menyadari putrinya sedang berada di pelukan Arga...wanita itu tak akan pernah membiarkan Arga menyentuh Sherin...

Terpopuler

Comments

Maya Sari

Maya Sari

g

2022-12-04

0

HARTIN MARLIN

HARTIN MARLIN

lanjut lagi

2022-10-13

0

✨ Flow R!n 💚

✨ Flow R!n 💚

ayuna nii lama" ku tengok, kek ulat bulu pulak dh.

2022-10-07

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!