Gery merasa gerah ketika Tania malah berlari ke sisih pria asing dan menghindarinya..sesuai pesan ibu kalau Tania harus berhasil di bawa pulang demi apapun, gadis ini harus pulang dan di nikahkan..
Gery mengepalkan tangannya...tak sedikitpun dia takut pada sosok Tomi..
''Jangan menguji kesabaranku Tania...kemarilah dan kita pergi sekarang juga ibu menunggu...''Gery berusaha kuat menahan emosinya..
Tania menggeleng gusar...
''Tuan Tomi tolong aku...dia hanya ingin menjualku, dia kakak tiri yang jahat..aku mohon..tolong aku..''bisik Tania dengan suara bergetar...
Tomi pun menatap Gery dengan tajam..
''Tania adalah milikku mengapa kau tidak percaya...''
''Jangan mencoba menjadi pahlawan tuan, serahkan adikku dan kau akan aman..''
Tomi tertawa...lalu jemarinya menekan kembali lantai 29 menuju kamarnya, sementara Gery semakin kesal..
''Jika kau memaksanya maka kau akan mati apa kau dengar itu....''ucap Tomi mengancam..
''Apa buktinya kalian pasangan....Tania bahkan tidak mengenal siapapun selama ini apalagi seorang pria...mustahil kalau dia bisa menjadi kekasihmu..tuan..''desis Gery tertawa..
''Kau pikir aku bercanda...''ucap Tomi merasa tertantang..
''Yah...usia kalian berbeda jauh dan kau harap aku percaya..begitu..''
Tomi lalu menarik tubuh Tania mendekat dan menatap matanya..dan hal itu membuat Tania teramat gugup...lalu Tomi mendekatkan wajahnya dan sesaat kemudian,..bibirnya mendarat di bibir Tania yang dingin dan melum***nya dengan panas.....
Gery sungguh terkejut dan tak menyangka adiknya yang polos berubah menjadi wanita tak tau malu dan mampu berciuman di hadapannya...? Rasa geram membuat Gery terbakar amarah..
Sementara itu..ciuman singkat namun panas itu terlepas..Tomi membeku ketika menyadari bibir Tania yang memerah...gadis itu sangat cantik dan polos....entah mengapa ciuman ini menggetarkan seorang Tomi...
''Kau sudah melihat apa yang terjadi bukan..kami akan melewatkan malam ini dan berhentilah mengganggu Tania atau kau akan berhadapan denganku..''desis Tomi..
Ting!!!!
Pintu lift terbuka dan Tomi keluar dari sana dan membawa Tania bersamanya..sementara Gery hanya mampu menahan geraman, ia tak bisa berbuat apapun karna ia menyadari ada pistol di balik jass pria yang bersama Tania ini...
Gery masih berdiri disana sampai Tomi membuka pintu kamar dan menarik Tania masuk bersamanya..
Deg!!!!
Begitu pintu tertutup..gadis itu memejamkan matanya dengan wajah yang pucat sementara Tomi menatapnya dengan tajam...lalu mendekatinya..
''Tania....''
Tania pun menegakan tubuhnya ia terlihat gugup...ketika Tomi meraih tubuhnya merapat kepadanya...
''Apa yang sebenarnya terjadi..''
''Tuan Tomi....bisakah malam ini aku tidur disini..''
Tomi terdiam....sementara itu pandangannya terganggu dengan bibir Tania yang merah muda...ia terbakar..lalu menatap mata Tania..
''Ada banyak resiko jika kau menginap disini,...apakah kau bisa menanggungnya..''
''Hah......''
Deg!!!!!!
************************
Pagi sekali..
Michelle sudah bangun dari tidurnya dan membersihkan dirinya, keluar dari sana wanita muda itu menjadi bingung karna dirinya lupa membawa pakaian...jadi apa yang harus dia lakukan..? Michelle memandang ke arah Sherin yang baru saja bangun tidur dan berceloteh...
Michelle mendekati ranjang dan mulai tersenyum pada putrinya..
''Sayang....anak mama udah bangun,...kamu cantik sekali sih sayang...''bisik Michelle dengan senyuman cerah di wajahnya..
Sambil terus menciumi wajah Sherin wanita itu terlihat asik tanpa menyadari ada gerakan pintu terbuka dan sosok Arga masuk..
''Ehm...''
Pria itu memecah kesunyian dan membuat Michelle menoleh dan langsung menegakan tubuhnya dia menatap ke arah Arga yang sedang berdiri dengan sebuah kantung di tangannya.
Michelle menyadari dirinya hanya memakai handuk yang menutupi tubuhnya..
''Mengapa masuk...seharusnya kau mengetuk pintu lebih dahulu..''cecar Michelle dengan nada ketus..
Arga hanya tersenyum acuh..sambil menutup pintu dia melangkah mendekati Michelle yang terlihat panik..namun pria itu malah tenang...
Arga dengan mudah meraih tubuh Michelle yang sedang menggendong tubuh Sherinn untuk jatuh di dalam pelukannya hingga wanita itu terkejut..ia tak bisa bergerak dalam pelukan Arga..sementara Sherin kecil tampak tertawa melihat sang ayah menatapnya penuh cinta..
''Arga.....''
''Aku pernah menjadi suamimu Michelle..aku pernah menyentuhmu hingga kau melahirkan anakku....jadi jangan pernah berpikir seolah aku orang asing..''bisik Arga mendekatkan wajahnya..
Michelle terdiam sebentar....betapa malunya dia sekarang, bahkan Michelle tak mampu membalas perkataan Arga karna semua adalah kebenaran. sementara Sherin tampak tertawa seolah bahagia melihat orangtuanya berpelukan, bayi yang sudah mulai mengerti itu terus mengoceh dan ingin berpindah ke pelukan Arga...
Dan kesempatan itu yang membuat Michelle bisa melepaskan diri dari rengkuhan Arga yang membuatnya tidak nyaman..
Arga lalu menciumi Sherin sembari memberikan kantong pada Michelle...
''Apa ini...''
''Beberapa bajumu yang tertinggal..jangan lupa kau juga istriku dulu..lalu kau pergi dan meninggalkan semua itu padaku..''
Michelle tentu tak menyangka kalau Arga masih menyimpan bajunya,..
''Baiklah aku akan menggantinya sebentar..''
Usai berkata Michelle melangkah ke kamar mandi sementara Arga membawa Sherin keluar untuk bermain-main di balkon..
Tak berapa lama kemudian Michelle sudah keluar dari kamar dan melangkah pelan ke arah balkon..
''Dimana Tania..''
''Dia sedang bersama Tomi..''
''Bersama Tomi...''
Arga mengangguk...
''Tomi sedang membutuhkan sedikit tenaganya karna itu tadi dia meminta ijin...mereka akan datang nanti malam..''
Michelle bersedekap..dia bersiap untuk pulang lalu mengapa malah Tania tak ada..siapa yang akan menjaga Sherin kalau begitu..?
''Dimana Ayuna...mengapa Tania harus membantu Tomi..lalu bagaimana dengan Sherin...aku harus ke toko.'' ucap Michelle..
Arga bangkit berdiri meninggalkan Sherin sebentar di kereta bayi dan sedang bermain..pria itu bersedekap..
''Kau harus menjaga anakku...''
''Hoh....mengapa harus aku Arga...kalau kau memang tidak sanggup menjaganya maka biarkan dia ikut bersamaku ke toko...''
''Jangan lupa perjanjian kita dua minggu dirumahku dan dua minggu bersamamu Michelle..karna itu Sherin harus berada disini..''
Rasa kesal Michelle tak mampu dia sembunyikan lagi, bagaimana mungkin Arga melakukannya...bagaimana dia seegois itu..
''Lalu Tania belum kembali..bagaimana dengan Sherin...''
''Karna itu kuminta kau berada disini untuk sementara dan menjaga Sherin..setelah Tania kembali maka kau bisa pulang...''
Michelle menyentuh pelipisnya..
''Arga.....mengapa kau harus keras kepala seprti itu...aku tak bisa tinggal disini..''
''Mengapa..''
Kali ini Arga mendekat sementara Michelle menjadi gugup ia bergerak mundur..
''Karna kita tidak punya hubungan,...''
''Sampai matipun hubungan kita akan terus ada Michelle...ada Sherin di antara kita..''
''Aku tidak mau..aku tidak ingin memiliki hbungan lagi denganmu Arga...bukankah aku berulangkali mengatakannya..jangan memaksaku..''
Arga kehilangan kesabaran..ia meraih lengan Michelle dan menekannya di tembok lalu mendekatkan wajahnya..
''Jika kau pulang hari ini maka selama dua minggu aku tak akan mengijinkanmu menemui Sherin..apa kau mengerti,...''
''Apa maksudmu.....''jerit Michelle tak terima..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Resiko apaan, Tomi, kka jd kepo ini 🙈🙈🙈
2022-10-11
1