Arga tentu terharu ketika ia melihat dari sudut matanya ketika Michelle masuk ke dalam kamar, Michelle pikir dia sudah tertidur dan wanita itu mendekati Sherin lalu menciumnya dengan lembut dan memperbaiki posisi tidur Sherin, setelah merasa puas Michelle lalu menatap ke arahnya dan saat itu Arga sengaja menutup matanya, Michelle lalu bangkit mendekati Arga dan tanpa di duga pria itu kalau Michelle menunduk dan melepas sepatu dari kakinya di ikuti kaos kakinya, tak berhenti sampai disitu Michelle lalu mengambil selimut dan menyelimuti Arga...
Michelle menghela nafas, bagaimanapun ia kesal pada Arga tapi tetap saja melihatnya tertidur sambil memeluk Sherin membuat hatinya menghangat...lalu Sherin beranjak dari sana dan mulai membuka jaketnya dan meninggalkan gaun panjang tanpa lengan yang dia pakai tadi...
Ingatan Michelle terbang pada kejadian tadi ketika Dilard duda satu anak itu mencoba mendekatinya, Michelle menggelengkan kepalanya...ia saja sedang pusing menghadapi perasaannya pada Arga, pria itu telah memiliki kekasih lain...dan Michelle merasa dia cemburu dan marah...ia tak tau mengapa perasaannya berubah yang pasti dia kesal sekali hari ini.
Michelle hendak melangkah namun ia tertegun ketika sebuah tangan memeluknya dari belakang...jemari Michelle mengepal dengan kuat, seketika ia berbalik dan ingin mengumpat Arga menekan tubuhnya di tembok dan menjebak Michelle agar tidak bisa bergerak...
Arga menyerah..sebenarnya dia ingin membuat Michelle semakin cemburu namun hatinya tidak tega..melihat Michelle yang tadi berlari keluar dari perusaan dengan wajah yang hampir menangis membuat Arga tak tahan...apalagi kata petugas yang berjaga di depan, Michelle datang dan membawa makan siang untuk dirinya dan ketika dia mendengar hal itu runtuhlah semua rencananya untuk membuat Michelle cemburu, dia tak ingin membuat wanita yang dia cintai menangis dan tak ingin ibu dari anaknya terluka..kembali ke rencana awal kalau Arga akan menyerahkan hidupnya di hadapan Michelle..biarlah dia mengejar Michelle sampai kapan wanita ini menyerah untuknya..
''Ada apa denganmu...Sherin bisa terbangun...''
Arga menaikan sudut bibirnya...
''Baiklah bagaimana kalau kita ke kamar lain..''
Arga tak membiarkan Michelle menjawab namun ia segera menarik lengan Michelle sembari membuka pintu kamar...menarik Michelle menuju ke dalam kamarnya lalu mengunci pintu.
''Arga jadi kau sedang menertawakan aku tadi..ternyata kau tidak tidur..''
Michellle sungguh merasa malu, membayangkan hal yang dia lakukan tadi, mengapa dia begitu naif..Arga sudah tidak tinggal disini jadi bukankah mustahil jika dia tidur secepat ini...
Michelle bersedekap..tentu saja dia tidak terima dengan perlakuan Arga..namun Arga mendekati Michelle dan menyentuh tangannya...
''Yah...dan aku sudah melihat semuanya hari ini...perlakuanmu padaku, dan perasaan cemburu yang kau tunjukan di kantor siang tadi..''ucap Arga dengan tatapan serius.
''Aku tidak cemburu...'' Michelle membela diri...
Arga tersenyum..
''Jadi kau benar tidak cemburu..''
''Yah....''
''Lalu mengapa perlakuanmu manis tadi, bagaimana mungkin kau melakukannya padaku.....ucapan dan keinginan hati dua hal yang berbeda sehingga kau tak bisa menyamakan semuanya sayang...''
''Berhenti memanggilku sayang, semua sudah berakhir..mungkin kemarin aku sempat berpikir kalau aku bisa membuka hati untukmu namun aku salah..dengan gampangnya kau menggandeng wanita lain di depan mataku...kau pikir aku akan membiarkan hatiku menjadi bodoh..''
Menghempaskan pelukannya Michelle melangkah ke lemari dan meraih piyama tidurnya...lalu menghampiri kamar mandi...namun sekali lagi Arga mengikutinya...
''Aku tau aku salah....jujur aku tidak.....''
''Jangan mencoba mendekatiku lagi...kau pikir hanya kau saja yang bisa,....aku pun bisa....dan akan kubuktikan kepadamu..''
''Michelle........''
''Yah........''
''Jangan coba-coba atau.......''
Michelle bersedekap...
''Mengapa aku tak bisa mencoba...di antara kita tak ada hubungan apapun....jadi jangan bersikap seolah kau kekasihku atau suamiku..''
''Michelle.........''
Brukk!!!!
Bunyi pintu yang tertutup keras membuat Arga memejamkan matanya, sial....apa Michelle bersungguh-sungguh dengan ucapannya...? Benarkah....awas saja...dia pikir dia bisa lari dari seorang Arga...
Pria itu berbalik dan meraih ponselnya dan mulai menelfon...
''Bawa koperku kembali kerumah ini sekarang..'' ucap Arga tajam...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yuuuhuuu, tmbh seru klo ada Pesaing Tangguh gini 🤭🤭🤭
2022-10-17
0
✨ Flow R!n 💚
wkwkwkwkwk arga menyerah.. ingat Arga. saingan mu udah muncul tuh. Dilard 😁🤍
2022-10-17
1