Menghasut Michelle

Tania mengangguk mengerti atas semua perintah yang di berikan tuan Arga padanya, dia mendengar satu persatu kalimat yang di ucapkan Arga tanpa kedipan mata sementara Tomi yang memang berada satu ruangan dengan mereka hanya memandang Tania dengan dalam, mengapa saat ini Tania begitu manis di matanya...?

Dia gadis yang lugu namun penuh pesona, sikapnya begitu sopan dan ia adalah gadis yang sudah beberapa hari menyita pikiran Tomi tentu saja, bahkan Tomi tak bisa melakukan aktifitas apapun selain memikirkan Tania di sepanjang waktu, dan itu terasa aneh baginya karna ini pertama kali dia rasakan pada seorang gadis, selama ini Tomi hanya bekerja untuk tuan Dimi lalu beralih ke tuan Arga tanpa memikirkan seorang gadispun di dalam hidupnya, setelah kejadian malam itu Tomi sama sekali tak bisa mengeluarkan Tania dari kepalanya.

''Aku berharap kau berhasil kali ini Tania..sungguh aku mengandalkan dirimu sekarang setelah Ayuna menghianati kepercayaanku...'' ucap Arga dengan wajah serius..

Tania pun tersenyum...

''Aku akan melakukan yang terbaik...aku juga ingin agar nona Sherin memiliki orang tua yang lengkap...aku akan membantu tuan Arga...walau tentu saja ini tak mudah tapi aku akan berusaha...''

Arga merasa lega, dan tanpa sengaja membuang pandangan pada asistennya Tomi dan ia tak berhenti untuk curiga karna Tomi kedapatan sedang memandang Tania dalam pandangan yang berbeda...Arga tertawa kecil...jangan bilang kalau Tomi..jatuh cinta pada Tania...?

''Sebagai ucapan terimakasih maka aku akan memberikanmu uang untuk.....''

''Tidak tuan Arga..tidak perlu, gaji dari nyonya Michelle lebih dari cukup untukku...aku tidak menginginkan uang lebih....terimakasih atas kebaikan hati tuan..'' ucap Tania kembali menundukan kepala...

Arga melirik Tomi yang langsung merubah wajahnya menjadi dingin ketika sang tuan menatapnya tiba-tiba...

''Kau gadis yang baik...oya Tomi...ajak Tania makan siang atau apapun...antarkan dia ke toko dan beli apapun yang dia suka..''

''Tapi tuan Arga..itu tidak perlu...''

''Aku memaksa...'' ucap Arga lalu melangkah keluar dari ruangan meninggalkan Tomi dan Tania yang berdiri saling menatap. Sungguh Tania tak ingin apapun..karna itu ia mendekati Tomi...

''Tom....aku mohon jangan membelikan apapun untukku aku tidak menginginkannya..''

Tomi mendekat...lalu meraih jemari Tania dan menggenggamnya..

''Tentu saja kau tak akan mendapatkan apapun dari tuan Arga tapi dariku, aku ingin menghadiahkanmu sesuatu dan aku ingin kau menerimanya..''

Tania menolak...

''Mengapa kau bersikap seperti ini..'' tatap Tania dengan tajam..

''Karna aku suka...''

''Apakah kau sedang berusaha membeliku..biasanya orang kaya akan memberikan uang pada gadis yang dia tiduri lalu...gadis itu akan naik level menjadi simpanan...apakah kau sedang merayuku untuk menjadi simpananmu..''ucap Tania dengan mata berkaca-kaca...

Tentu Tomi tak menyangka ucapan Tania yang ketus..pria itu tertawa....

''Kau sedang menuduhku Tania...aku bahkan tidak berpikir kau adalah simpananku aku juga tak pernah berpikir aku akan memberimu haia setelah kita melakukannya...aku bahkan tidak berpikir sampai kesana...bagaimana kalau aku memberikanmu hadiah ulang tahun dari sekarang..''

''Ulang tahun....''ucap Tania terkejut..

*************

Michelle sedang bermain-main dengan Sherin di taman, sudah 3 hari sejak Arga mengantarnya pulang, pria itu sama sekali belum menengoknya..maksudnya menengok Sherin tentu saja..

Mengapa Michelle gelisah begini..? Bukankah ini adalah keinginannya..? Tentu saja Arga pasti sedang bersama kekasih barunya...

Sebuah mobil memasuki halaman rumah dan Michelle sadar itu mobil yang biasa di gunakan Tomi...dengan siapa Tomi datang..? apakah bersama Arga...?

namun wajah Michelle berubah ketika sosok Tania yang muncul disana..sambil membawa beberapa kantong besar...

Mereka melangkah mendekati Michelle...

''Tania........Tomi..mengapa kalian berdua bersama..''tanya Michelle yang curiga,...

Tomi menunduk...

''Tuan Arga menitipkan ini semua untuk nyonya dan nona Sherin karna beberapa hari ini tuan sedang sibuk...''

''Sibuk kemana..apakah bersama pacar barunya..'' tuduh Michelle menunjukan kalau dia kesal..

Tania dan Tomi saling menatap dengan penih arti..

''Tuan Arga memang sedang bersama nona Sonia ketika kami datang ke kantor..jadi aku pikir tuan....''

Michelle berdiri dan menatap Tomi dan Tania...

''Kembalikan semua barang-barangnya karna aku juga bisa memberi ini semua untuk putriku..jika dia tak bisa datang sendiri menemui Sherin maka lupakan bahwa Sherin adalah putrinya..bukankah itu mudah...''

''Tapi nyonya.....''

Michelle menyerahkan Sherin kepada Tania dan melirik Tomi..

''Aku ingin bicara padamu Tomi..''

Tania mengerti itu dan buru-buru bergerak mundur...

''Aku akan memandikan nona Sherin...''

''Baiklah...'' ucap Michelle..

Tomi pun menaikan sudut bibirnya..cinta memang sungguh unik...sang nyonya tampaknya sudah mulai menunjukan perasaannya..bagaimana pun Tomi ingin membantu tuan Arga....karna jelas keinginan terakhir tuan Dimi agar dia membantu Arga untuk menyatukan mereka demi nona Sherin dan Arga akan melakukan apapun demi melihat mereka bersatu..selain itu dia bisa dekat dengan Tania...

''Katakan nyonya, apa yang ingin nyonya ketahui dan aku akan melakukan yang terbaik..''

Michelle menghela nafas........

''Tomi....sebelum kau menjadi asisten Arga bukankah kau lebih dahulu menjadi asisten Dimi suamiku...''

Arga mengangkat wajahnya dan mengangguk...

''Aku takut sekali kalau Arga menikahi wanita itu dia akan mengambil Sherin dariku....aku.,..''

''Nyonya di berikan pilihan bukan...? Bahkan tuan Dimi sudah memberi restu agar nyonya dan tuan Arga menikah..'' ucap Tomi dengan hati-hati..

Michelle memijit dahinya...

''Aku benci kepadanya Tomi...dia penyebab meninggalnya suamiku, dia telah menorehkan luka padaku dan aku tak bisa menikah dengan dirinya..''

''Aku tak bisa ikut campur apapun keputusan nyonya tapi..tuan Dimi meninggal karna memang itu sudah waktunya pulang..tuan Arga tak bisa berbuat apapun karna tuan Dimi menginginkan agar penyakitnya di rahasiakan dan aku saksinya nyonya..''

''Tapi dia punya pilihan agar memberitahuku....dia bersalah dan itu adalah final bagiku..''ucap Michelle dengan tegas..

Tomi kehilangan kata-kata dia sadar apa arti kata Tani yang bilang semua tak mudah...nyonya Michelle tak mudah untuk di bujuk....

''Baiklah...bagaimana kalau aku menjadi mata-mata nyonya untuk tuan Arga...''

''Apa maksudmu Tomi...''

''Aku akan menceritakan apapun yang aku liat tentang hubungan tuan Arga dan nona Sonia lalu aku akan melapor pada nyonya..''

Michelle terdiam,....kata-kata Tomi sangat menarik,...dia bisa mengontrol dari jauh siapa saja yang mendekati Arga, bukan berarti ia cemburu tentu saja tidak..dia hanya ingin melindungi sang putri,....yah hanya untuk melindunginya..

''Baiklah...kau menjadi mata-mataku sekarang...''ucap Michelle dengan senyum yang tersembunyi..

Tomi pun merasa lega...

**********

Michelle terbangun dari tidurnya setelah terdengar bunyi ponselnya, ada sebuah pesan masuk dan itu berupa foto yang cukup membuat Michelle terbakar amarah....

Terpopuler

Comments

⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱

⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱

Lanjutkan,Deee 👍🌹❤️🤗😘

2022-10-14

1

rutia ningsih

rutia ningsih

cemburuu dia 🤣🤣

2022-10-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!