PART 19 : Tujuan lain

"Kenapa buru-buru?" tanyanya pada sang suami karena suaminya tiba-tiba menjemputnya.

"Ada perlu, aku harus ke luar kota." jawab Dera singkat tanpa menatap istrinya.

"Terus? Tinggal aku disini gak apa-apa." ucapnya sambil sesekali mengumbar senyum pada orang yang berpapasan dengannya.

"Kamu ikut." tukas Dera dingin.

"Harus banget? Aku kan bisa kamu tinggal disini." ucapan Binar yang sukses membuat Dera berhenti berjalan dan menatapnya.

"Berani padaku sekarang?" tanya Dera pelan namun menekan. Sikap yang hampir tiga hari tidak pernah ia temui kini ia rasakan lagi.

"Eh, Binar sama suaminya ya?" sapa seseorang yang membuyarkan suasana tegang mereka berdua.

Tampak dua orang ibu-ibu yang berpapasan pada mereka itu berhenti di depan mereka.

"Iya, Bu." jawabnya sekenanya berharap orang itu segera pergi dan berhenti bertanya lagi.

"Kirain yang nikah Sierra ya, kok jadi kamu?"

Sialan! Ibu-ibu ini, sepertinya kepo sekali.

Binar bingung mau menjawab apa.

"Ibu denger kemarin kakakmu pulang sama laki-laki, itu yang kabur sama dia ya, duh kasian ya kamu jadi korban kakakmu yang egois."

Orang itu terus berbicara, sampai pada pembicaraan yang sensitif yang membuatnya bahkan Dera jadi kaget.

"Iya yah, Bu. Masnya juga yang sabar ya.." ibu-ibu satunya ikut menimpali.

"Maaf itu bukan urusan ibu, untuk mencampuri urusan pribadi kami." sahut Dera lalu mengajak sang istri cepat-cepat pergi dari sana.

Sedangkan,kedua ibu-ibu itu melirik licik pada keduanya.

Dera menarik tangan istrinya, masuk ke dalam kamar mereka tanpa perduli pada Arini yang penasaran ada apa pada mereka.

Apalagi, Arini melihat wajah emosi dari menantunya.

"Kita pulang sekarang! Lagipula ibu sudah sembuh." tegas Dera sambil mengemasi pakaiannya ke dalam koper.

"Tapi...

"Aku tidak mau mendengar penolakan apapun, kau ikut aku pulang sekarang dan jelaskan semuanya!" desis Dera menatap tajam pada sang istri.

"Tapi jelaskan apa?" tidak perduli, Dera hanya mengemasi barangnya lalu keluar menghadap ibu mertuanya untuk pamit.

"Kenapa tiba-tiba, bukannya kalian mau pulang besok?" tanya Arini.

"Maaf, Ibu aku ada pekerjaan di luar kota mendadak dan aku ingin dia menemani aku." jawab Dera, lalu pergi setelah bersalaman pada mertuanya.

...****************...

Dari rumah ibunya hingga sekarang sampai di kota tujuan Dera hanya diam tidak berbicara sama sekali padanya.

Jujur itu membuat Binar jadi merasa sepi, tapi Binar sadar yang kemarin hanya formalitas saja, ia tidak boleh kepedean.

Namun, ia penasaran pekerjaan apa hingga sang suami sampai harus membawanya.

Ia ingin bertanya tapi ragu, apalagi suaminya dari tadi sibuk berbincang pada Bram yang menjadi asistennya.

Binar terpesona pada apa yang ia lihat, ia melewati perjalanan yang melewati danau, hutan yang asri dan perkampungan yang asri pula, ia lebih terkejut lagi saat mobil mereka berhenti di depan sebuah villa dekat danau dan hutan pinus.

Binar yang sangat kagum dengan pemandangan itu hanya bisa menganga tak percaya, ia suka dan sangat suka ini!

"Kau suka? Kita akan tinggal disini selama beberapa waktu." ujar lelaki itu, lalu mereka keluar dari mobil dan segera memasuki villa.

Mereka disambut oleh penjaga villa yang memang di pekerjakan oleh Dera.

"Apa ini milik keluargamu?" tanya Binar masih dengan mata yang mengelilingi setiap sudut ruangan.

Villa yang bernuansa vintage itu benar-benar menarik perhatiannya.

"Ini villa pribadiku." sahutnya datar, namun berhasil membuat Binar kembali kagum.

"Tapi pekerjaan apa sampai kau harus membawaku dan kenapa kita harus disini?" tanyanya saat rasa penasaran dalam hatinya kembali bergejolak.

"Aku butuh kamu dalam pekerjaan ini." jawab Dera, mereka masih berdiri di tengah ruangan sambil bicara sedangkan penjaga villa itu mulai merapihkan bawaan mereka.

"Tapi pekerjaan apa?"

"Banyak bertanya, nanti kamu juga akan tau." sahut Dera lalu masuk ke kamar yang sudah di siapkan.

"Pak Bram?" tanyanya beralih pada Bram yang sekarang jadi bingung mau jawab apa.

"Kamu tau kan?" desak Binar yang sangat kepo sekali, dia bisa tidak tenang jika rasa penasarannya tidak terjawab.

Bram menggeleng pelan, "Seperti kata tuan muda,nanti nona akan tahu sendiri lebih baik sekarang anda beristirahat." jawab Bram yang membuatnya tak puas mendengus kesal, menghentakkan kaki lalu menyusul suaminya masuk ke kamar dengan wajah kesal dan bibir yang mengerucut.

"Bos dan bawahan sama saja!" gumamnya kesal, ia duduk di atas kasur dengan perasaan jengkel karena rasa penasarannya tidak terobati.

"Ngomong-ngomong kemana dia, bukannya tadi masuk kesini?"

Binar memilih menghampiri jendela untuk melihat pemandangan luar biasa apa yang ia dapatkan dari sini.

Ia beralih pada pintu yang menghubungkannya dengan balkon, menggeser pintu kaca itu dan benar saja ia menemukan danau hijau di dekat hutan pinus yang sangat indah.

Tanpa ia sadari bibirnya tersenyum lembut merasakan ketenangan suasana yang ia dapatkan dari sebuah pemandangan yang indah dan udara yang sejuk.

Hembusan angin yang menyambutnya menerbangkan helaian rambut panjangnya juga dress putih yang ia kenakan.

Dera yang baru selesai membersihkan diri, terdiam melihat istrinya dari dalam ruangan.

Ia tersenyum tipis, "Manis." gumamnya.

Namun, senyumannya pudar saat ia mengingat untuk apa dirinya mengajak perempuan itu kemari.

Masih banyak hal yang mengganjal di hatinya, kepulangan Sierra yang ia dengar dari tetangga dan siapa Dipta, ia harus tanyakan pada istrinya itu.

Episodes
1 PART 1 : Albinara
2 PART 2 : Izinnya
3 PART 3 : Sakit
4 PART 4 : Kebohongan
5 PART 5 : Berbeda
6 PART 6 : Kebebasan
7 PART 7 : Khawatir
8 PART 8 : Berharap
9 Sedang Revisi
10 PART 9 : Diary
11 PART 10 : Samudera
12 PART 11 : Permintaan
13 PART 12 : Sierra
14 PART 13 : Pulang
15 PART 14 : Pura-pura sayang
16 PART 15 : Pelukan
17 PART 16 : Sleep Kiss
18 PART 17 : Sleep Talk
19 PART 18 : Dipta
20 PART 19 : Tujuan lain
21 PART 20 : Pekerjaan yang sesungguhnya
22 PART 21 : Hurt
23 PART 22 : Teman Hidup
24 PART 23 : Cerita
25 PART 24 : Sebenarnya siapa yang salah?
26 PART 25 : Makan Bersama
27 PART 26 : Jadilah Milikku!
28 PART 27 : Maaf
29 PART 28 : Binara-ku
30 PART 29 : Perhatian Kecil
31 PART 30 : Sweet Morning
32 PART 31 : Sulk
33 PART 32 : Shy
34 PART 33 : Rain and I Love You
35 PART 34 : Rindu
36 PART 35 : Secret
37 PART 36 : Hukuman
38 PART 37 : Bimbang
39 The Cold CEO and His Naughty Wife
40 Part 38 : Di atas kebohongan
41 Part 39 : Terperangkap cintanya
42 Part 40 : Hari kita
43 Part 41 : Accident
44 Part 42 : Pelampiasan
45 Part 43 : Sierra or Dipta
46 maap
47 Part 44 : Ayla
48 Part 45 : Aku salah apa?
49 Part 46 : Terima Kenyataannya
50 Part 47 : Sendirian
51 Part 48 : War
52 Part 49 : Quarrel
53 Part 50 : Yakin?
54 Part 51 : Kamu hamil?!
55 Part 52 : Nasib Sierra
56 Part 53 : Cerai
57 Part 54 : Badai
58 Part 55 : Feud
59 Part 56 : Feud #2
60 Part 57 : Tentang Masa Lalu
61 Part 58 : Masih Masa Lalu
62 Part 59 : secured
63 Part 60 : quarrel
64 PART 61 : Dera's Explanation
65 PART 62 : Your Birthday
66 PART 63 : Happy Family
67 PART 63 : Hot Day, Sweet Day
68 PART 64 : Sister Destiny
69 PART 65 : Midnight Baby
70 PART 66 : 경과된 시간
71 PART 67 : Dissapointed
72 PART 68 : Baby is Yours!
73 PART 69 : Persuade
74 PART 70 : Make peace
75 PART 71 : baby girl
76 PART 72: Aceline Andressa Nayanika
77 PART 73 : baby blues
78 PART 74 : open his heart
79 PART 75 : Obsession
80 PART 76 : Little Secret
81 PART 77 : Akhir Bahagia
82 New
83 PART 78 : Extra Part
84 Special Chapter : Be Mine!
Episodes

Updated 84 Episodes

1
PART 1 : Albinara
2
PART 2 : Izinnya
3
PART 3 : Sakit
4
PART 4 : Kebohongan
5
PART 5 : Berbeda
6
PART 6 : Kebebasan
7
PART 7 : Khawatir
8
PART 8 : Berharap
9
Sedang Revisi
10
PART 9 : Diary
11
PART 10 : Samudera
12
PART 11 : Permintaan
13
PART 12 : Sierra
14
PART 13 : Pulang
15
PART 14 : Pura-pura sayang
16
PART 15 : Pelukan
17
PART 16 : Sleep Kiss
18
PART 17 : Sleep Talk
19
PART 18 : Dipta
20
PART 19 : Tujuan lain
21
PART 20 : Pekerjaan yang sesungguhnya
22
PART 21 : Hurt
23
PART 22 : Teman Hidup
24
PART 23 : Cerita
25
PART 24 : Sebenarnya siapa yang salah?
26
PART 25 : Makan Bersama
27
PART 26 : Jadilah Milikku!
28
PART 27 : Maaf
29
PART 28 : Binara-ku
30
PART 29 : Perhatian Kecil
31
PART 30 : Sweet Morning
32
PART 31 : Sulk
33
PART 32 : Shy
34
PART 33 : Rain and I Love You
35
PART 34 : Rindu
36
PART 35 : Secret
37
PART 36 : Hukuman
38
PART 37 : Bimbang
39
The Cold CEO and His Naughty Wife
40
Part 38 : Di atas kebohongan
41
Part 39 : Terperangkap cintanya
42
Part 40 : Hari kita
43
Part 41 : Accident
44
Part 42 : Pelampiasan
45
Part 43 : Sierra or Dipta
46
maap
47
Part 44 : Ayla
48
Part 45 : Aku salah apa?
49
Part 46 : Terima Kenyataannya
50
Part 47 : Sendirian
51
Part 48 : War
52
Part 49 : Quarrel
53
Part 50 : Yakin?
54
Part 51 : Kamu hamil?!
55
Part 52 : Nasib Sierra
56
Part 53 : Cerai
57
Part 54 : Badai
58
Part 55 : Feud
59
Part 56 : Feud #2
60
Part 57 : Tentang Masa Lalu
61
Part 58 : Masih Masa Lalu
62
Part 59 : secured
63
Part 60 : quarrel
64
PART 61 : Dera's Explanation
65
PART 62 : Your Birthday
66
PART 63 : Happy Family
67
PART 63 : Hot Day, Sweet Day
68
PART 64 : Sister Destiny
69
PART 65 : Midnight Baby
70
PART 66 : 경과된 시간
71
PART 67 : Dissapointed
72
PART 68 : Baby is Yours!
73
PART 69 : Persuade
74
PART 70 : Make peace
75
PART 71 : baby girl
76
PART 72: Aceline Andressa Nayanika
77
PART 73 : baby blues
78
PART 74 : open his heart
79
PART 75 : Obsession
80
PART 76 : Little Secret
81
PART 77 : Akhir Bahagia
82
New
83
PART 78 : Extra Part
84
Special Chapter : Be Mine!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!