Sena dan kepala sekolah berjalan bersama menuju ruang kelas. Sepanjang jalan banyak yang memperhatikan Sena karena penasaran Sena akan masuk kelas apa.
Tak lama bel pelajaran pertama berbunyi dan para siswa yang tadinya berada diluar kelas mulai masuk kedalam kelas. Seketika koridor sekolah menjadi sepi.
Sena akhirnya sampai di depan kelas 10A. kepala sekolah mengetuk pintu kelas yang tertutup karena pembelajaran yang sudah dimulai. Saat kepala sekolah masuk kedalam kelas 10A Sena masih menunggu diluar hingga kepala sekolah mempersilahkan Sena untuk masuk kedalam kelas.
“Brisena silahkan masuk” Sena mendengar perkataan kepala sekolah langsung masuk kedalam kelas. Tidak lupa dengan senyum lembut diwajahnya dan cara jalannya yang elegan.
“Baiklah silahkan memperkenalkan diri” guru yang berada dikelas itu mempersilahkan Sena untuk memperkenalkan diri.
“Selamat pagi semua. Perkenalkan namaku adalah Brisena Cyrille Kinsley kalian bisa memanggilku Sena. Semoga kita bisa berteman dengan baik” Sena berbicara dengan nada suara yang lembut itu sangat enak didengar. Tidak lupa ia menggunakan senyuman lembut diwajahnya. Ia memperhatikan semua ekspresi siswa dikelas 10A.
Banyak yang terkejut melihatnya dan ada beberapa siswa yang jelas-jelas memperlihatkan ekspresi tidak suka kepadanya. Tidak ada yang mengira bahwa Sena akan masuk ke kelas mereka. Selama ini kelas unggulan jarang menerima murid pindahan.
“Baiklah aku tahu kalian mungkin bingung karena kelas ini jarang memasukkan murid tambahan. Tapi aku akan memberitahukan bahwa Sena mengerjakan soal tahun ketiga saat ujian masuk, guru penguji saat itu membuat kesalahan dan hebatnya Sena bisa menjawab semua soal itu kurang dari 30 menit dan semua jawabannya benar. Karena inilah aku membuatnya masuk kekelas kalian” setelah mendengar ini banyak siswa yang terkejut.
Beberapa siswa mulai memperlihatkan ekspresi kagum kepada Sena, tapi masih ada beberapa yang tidak suka, tentu saja karena mereka iri dengan Sena dan mereka adalah bagian dari kelompok Aurel jadi mereka tentu tidak menyukai Sena karena sebelumnya Aurel sudah menjelek-jelekkan Sena didepan teman-temannya.
“Baiklah Sena, kamu bisa duduk di kursi kosong sebelah sana” Sena mengangguk dan berjalan menuju kursi kosong itu, awal masuk tadi selain memperhatikan Aurel, Sena juga memperhatikan seseorang yang saat ini akan menjadi teman duduknya. Itu adalah Elisya. Ia cukup terkejut karena ia sekelas dengan Elisya, Ray tidak memberitahu Sena jika adiknya juga bersekolah di sekolah ini.
Elisya menatap tidak suka saat Sena duduk disebelahnya. Elisya adalah teman Aurel, ia tentu telah mendengar cerita Aurel tentang kepribadian asli Sena. Aurel berkata bahwa Sena berpura-pura baik dan polos, aslinya ia jahat karena saat pertama kali kembali kerumah keluarga Kinsley, Sena berkata kepada orang tuanya untuk mengusir Aurel dari rumah, Aurel juga berkata bahwa Sena beberapa kali mencoba mencelakainya. Teman-teman Aurel tentu saja percaya dengan ceritanya, karena selama ini mereka mengenal Aurel sebagai gadis yang baik.
“Halo Lisya, aku tak tahu jika kau juga bersekolah disini” Elisya tidak merespon perkataan Sena, Sena hanya tersenyum melihat respon Elisya kepadanya.
Suasana pembelajaran berjalan dengan baik, para murid memperhatikan guru dengan baik karena mereka tidak ingin ketinggalan dalam hal pelajaran. Mereka harus menjaga ranking mereka agar bisa terus bertahan di kelas unggulan ini. merupakan aib jika murid dari kelas unggulan dikeluarkan dari kelas karena nilai mereka kurang. Tak lama bel istirahat berbunyi, para siswa mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah mengajar.
“Halo nona Kinsley, apakah kau ingin kekantin bersama kami?’’ salah seorang siswa perempuan mengajak Sena berbicara.
“Halo, kau boleh memanggilku Sena. Apakah tidak apa-apa jika aku ikut bersama kalian?” Sena bertanya sambil mengeluarkan senyum manis andalannya. Beberapa dari mereka bahkan terpana melihat senyum Sena.
“Tentu saja Sena, kami sangat senang jika kamu bersama kami kekantin”
“Terima kasih sudah mengajakku. Ohiya bolehkah aku mengetahui nama kalian”
“Ah iya, maafkan aku yang lupa memperkenalkan diri. Perkenalkan namaku Sellyriana Ayres, kamu bisa memanggilku Ana. Sebenarnya aku sangat menyukaimu sejak pertama kali melihatmu di pesta perkenalanmu saat itu. kau sangat cantik dan elegan. Aku bahkan menjadi anggota fan club mu” Sena agak terkejut mendengar ada fan club tentangnya
“Perkenalkan aku Keyra Eddyson. Orang-orang biasa memanggilku Keyra.
“Dan yang terakhir aku. Namaku adalah Ishilly Daneswara. Biasa dipanggil Lily Senang bertemu denganmu Sena, Aku juga hadir saat pesta perkenalan dirimu hari itu”
“Salam kenal, Ana, Keyra dan Lily” Sena cukup menyukai ketiga temannya ini. setelah berkenalan mereka berjalan menuju kekantin bersama. Dalam waktu singkat Sena sudah bisa mengetahui karakter masing-masing dari teman barunya ini.
Keyra adalah gadis yang agak pemalu dan pendiam, dia lebih sering mengamati teman-temannya berbicara tapi dia juga seringkali ikut merespon perkataan mereka dia tipe yang diam-diam perhatian.
Ana yang paling banyak berbicara diantara mereka, selain itu dia juga selalu tertawa dia cerah seperti bunga matahari.
Dan yang terakhir adalah Lily dia yang terlihat paling dewasa diantara mereka, pembawaannya elegan serta anggun. Dia yang mengambil peran ibu di pertemanan ini, ia sering menyiapkan berbagai macam barang seperti tisu, sisir, cermin, pemotong kuku, bahkan semir sepatu pun ada. Sena sendiri kagum dengan isi tas Lily.
“Sena kamu mau pesan apa? Biar aku pesankan”
“Lily aku ingin Mie jangan lupa minumnya Teh dingin yah”
“Ana, aku bertanya pada Sena”
“Yah sekalian saja kan. Keyra kamu mau makan apa?”
“Aku belum tau, aku akan ikut memesan bersama Lily dan melihat-lihat dulu disana. Sena jadi kamu mau makan apa?”
“Aku mau Siomay saja dan jus jeruk” Lily dan Keyra mengangguk kemudian pergi memesan makanan mereka. Sena dan Ana menunggu sambil berbincang, tak lama terdengar suara rusuh. Ternyata itu kelompok Aurel dan Jonathan.
“Ahh aku baru ingat kalau umur Jonathan beda 2 tahun denganku dan Aurel, ia juga bersekolah disini. Lihatlah ekspresi bangga Aurel itu hahaha, bahkan Kak Ray lebih tampan dari Jonathan itu” Wajah Sena tiba-tiba memerah saat sedang membandingkan wajah Jonathan dengan Ray. Bisa-bisanya dia tiba-tiba memikirkan wajah tampan tunangannya itu.
Disisi lain Aurel melihat wajah Sena yang memerah saat melihat kearahnya. Aurel berfikir jika wajah Sena memerah karena melihat Jonathan. Aurel semakin mendekatkan dirinya dengan Jonathan dengan maksud membuat Sena cemburu.
“Aurel kamu kenapa?” Jonathan memperhatikan Aurel yang memegang tanggannya dengan erat
“Aku tidak apa-apa kak Jo, Aku hanya tidak sengaja melihat wajah Sena yang memerah saat melihat kearahmu. Aku takut perhatianmu juga diambil olehnya seperti yang dilakukan Paman, bibi dan kak Brian” Sena berkata sambil menunjukkan ekspresi sedih.
“Aurel jangan khawatir, kau satu-satunya tunanganku dan tidak akan tergantikan” ucap Jonathan sambil memeluk Aurel. Aurel mendekatkan dirinya kepelukan Jinathan dan tersenyum jahat karena telah berhasil membuat nama Sena semakin buruk dimata Jonathan dan teman-temannya.
Disisi lain Elisya yang mendengar perkataan Aurel semakin tidak menyukai Sena. Bisa-bisanya dia menyukai tunangan sepupu perempuannya disaat dia sendiri sudah memiliki tunangan. Bahkan jika Elisya tidak sering berbicara dengan kakaknya, ia tidak rela jika kakaknya mendapatkan gadis bermuka dua seperti Sena. Ia bersumpah akan membuat Sena memperlihatkan wajah aslinya agar semua orang tahu jika Sena hanya berpura-pura baik.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments