"Ini ku lakukan demi anak yang tak berdosa di rahim putri ku..jika kau tak mau mempertanggung jawabkan perbuatan mu lihat saja aku tak akan segan untuk memenggal kepala mu" gumam Bastian sambil berusaha mengatur emosi nya.
*
*
Keesokan hari nya Bastian dan Nichole telah siap untuk menuju ke kediaman Mark..Nichole sebenar nya malas untuk sekedar bertemu dengan Mark tapi dia lakukan ini semua demi Nelsy adik kesayangan nya juga calon keponakan nya.
Jika sampai Mark tidak mau mempertanggung jawabkan perbuatan nya maka bersiap lah dia akan membuat Mark menjadi santapan Leon.
Mereka berangkat dengan satu mobil dan satu mobil lagi berisi para anak buah Gian..ya Bastian sempat memberitahu masalah ini pada Rey bagaimana pun juga mereka keluarga nya.
Rey sempat menawarkan bantuan untuk menghajar Mark karena sudah berani sekali menyentuh keluarga nya..tapi Bastian menolak karena ini masalah pribadi keluarga kecil nya dia tak mau sampai Rey turun tangan hanya untuk menyelesaikan masalah kecil ini.
Sampailah mereka di sebuah rumah yang besar namun tak terlalu megah mungkin sang pemilik tak terlalu suka kemegahan.
"Kau yakin ini rumah si bedebah itu son?" tanya Bastian memastikan.
"Hm..Ayo masuk" jawab Nichole berdehem dan mengajak ayah nya masuk.
Bastian dan Nichole memencet bel di dekat pintu rumah Mark..tak berapa lama kemudian pintu terbuka dan tampak lah seorang wanita paruh baya menyapa kedua nya dengan sopan.
"Selamat pagi tuan-tuan..ada yang bisa saya bantu?" sapa pelayan itu sopan.
"Apa Mark ada?" tanya Nichole langsung pada intinya.
"Tuan ada..mari masuk dan duduk dulu biar saya panggil kan" ajak si pelayan pada Bastian dan Nichole.
Mereka menurut saja kedua nya duduk di ruang tamu rumah Mark..Bastian hanya menatap kosong dan datar rumah Mark..dia tidak tertarik untuk berkomentar atau sekedar melirik.
Rasa nya tangan nya ingin sekali memukuli wajah si Mark itu..dia tidak sabar bertemu dengan bajingan kecil yang sudah berani menyentuh anak nya.
Sedangkan Mark..dia baru keluar dari kamar mandi..dia baru selesai mandi dan sudah berpakaian lengkap..pintu kamar nya di ketuk oleh seseorang..Mark membuka nya dan tampak lah si pelayan di ambang pintu kamar nya.
"Ada apa bi?" tanya Mark.
"Maaf mengganggu waktu nya tuan,di bawah ada tamu yang mencari anda" ujar bibi pelayan menyampaikan.
"Siapa bi?" tanya Mark penasaran.
"Maaf tuan saya tidak paham..mereka mencari anda" ujar si pelayan memang tidak tau.
"Baiklah" jawab Mark kemudian menutup pintu kamar nya.
*
*
"Jadi kau yang bernama Mark Andrevis Ranvin?" ujar Bastian menatap tajam pada Mark.
"Benar tuan" jawab Mark jujur.
"Jadi kau juga yang sudah menodai kesucian putriku Nelsy?" tanya Bastian lagi kali ini dengan tatapan membunuh.
"Benar tuan" jawab Mark jujur apa adanya.
"Apa kau senang sudah membuat masa depan putri ku hancur?" ujar Bastian geram.
"Tidak tuan..saya akan bertanggung jawab sepenuh nya karena saya tulus mencintai nya" jawab Mark tulus.
"Cih..kau bilang cinta..berapa kali kau bertemu putriku hah..apa alasan mu hingga kau dengan tega nya menodai nya?" Bastian berdecih mengejek Mark yang mengatasnamakan cinta.
"Saya memang belum lama bertemu dengan Nelsy tapi di setiap pertemuan kami putri mu selalu membuatku terpesona dan jatuh cinta..maaf saya hanya tidak ingin dia di miliki orang lain karena saya telah mengklaim nya milikku" jawab Mark tegas tanpa keraguan.
"Hahaha..milik mu..hahaha cih lucu sekali omongan mu bedebah" ejek Bastian benar-benar geram.
Bastian tak tau jika putri nya memiliki pesona seperti Arny..dia hanya tau nya Nelsy bar-bar dan sedikit liar..dia pikir mereka melakukan hal itu karena suatu keinginan tapi ternyata anak nya yang menjadi korban dari kegilaan pria di depan nya.
Nichole hanya diam tak banyak ikut campur..dia sudah menghajar Mark hingga puas sewaktu dulu.
Bastian meluapkan segala emosi nya dengan menghajar Mark hingga dia merasa cukup puas..dia tidak akan membunuh pria yang tengah dia hajar tapi dia hanya memberikan sedikit pelajaran saja.
"Datang lah ke negara M minta maaflah pada putriku dengan tulus.. bertanggung jawab lah sebagaimana pria sejati yang sebenar nya" ujar Bastian dingin dengan nafas memburu setelah menghajar Mark.
Mark terbatuk-batuk setelah mendapat kan beberapa pukulan dari calon mertua nya..dia tersenyum meski rasa sakit di tubuh nya kian menjalar.
Dia senang dengan begini dia jadi tau keberadaan wanita pujaan nya yang tengah mengandung anak nya..dia bahagia meski harus mendapatkan bogem mentah dari calon mertua nya dulu.
"Te.. teri..ma..k..ka..ss..sih..uhukkk" jawab Mark.
Bastian dan Nichole meninggalkan rumah Mark.. sebelum nya Nichole memberikan alamat rumah orangtua nya di negara M..dia tak mau sampai Mark nyasar atau salah rumah.
Meski tidak mungkin sih.
Mark mengambil kertas yang Nichole lemparkan pada nya..dia melihat dan membaca daerah rumah orangtua Nelsy.
Kebetulan dia juga mempunyai rumah di sana..astaga betapa keberuntungan berpihak pada nya meski cara nya sedikit melenceng.
"Kita akan bertemu baby uhukkk..uhukkk" ujar Mark bergumam tersenyum menatap kertas di tangan nya.
Mark menuju kamar nya dengan tertatih-tatih dan membersihkan diri dari darah yang keluar..bogeman camer nya membuat nya sedikit kesakitan dan nyeri.
Tapi tidak apa-apa dia senang karena dia di mintai pertanggung jawaban oleh camer nya meski begitu dia juga akan tetap bertanggung jawab walaupun Nelsy tidak hamil sekalipun..astaga dia senang sekali dan tidak sabar untuk segera menikahi Nelsy.
"Wait of me baby"
#
#
"Kita langsung ke bandara son..Kita pulang hari ini juga" ujar Bastian saat sudah berada di perjalanan.
"Baiklah" jawab Nichole mengiyakan.
Mereka menuju bandara pribadi keluarga Wilson..tak mau berlama-lama di negara X karena Bastian dan Nichole sama-sama memikirkan kondisi Nelsy.
Mereka berencana untuk memberitahukan perihal kehamilan Nelsy pada Nelsy sendiri..sambil menunggu Mark datang dengan niat baik nya.
jika sampai besok lusa dia tidak datang juga maka hari itu adalah hari terakhir Mark menghirup udara bebas.
Pesawat yang di tumpangi Bastian dan Nichole telah lepas landas..kemungkinan mereka akan sampai pada jam 6 sorean.
Selama dalam penerbangan baik Nichole maupun Bastian mereka memilih untuk mengistirahatkan tubuh mereka.
Sementara itu di negara M sendiri Nelsy baru saja selesai dengan makan nya..Nelsy banyak makan yang manis-manis..entah lah dia sangat suka yang berbau manis.
Mungkin vitamin atau obat yang dia konsumsi yang membuat nya menjadi menyukai makanan manis..apapun itu dia sangat nyaman namun jauh dalam lubuk hati nya dia tiba-tiba merindukan Mark.
"Aku merindukan mu tapi aku juga belum siap bertemu dengan mu..aku harus bagaimana lagi"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments