2 hari kemudian Mark sudah bersiap untuk melakukan penerbangan ke negara M..dia sangat antusias untuk menemui Nelsy dan calon anak nya.
Bahkan dia tak bisa tidur dengan nyenyak..dia menghubungi Nichole namun Nichole mengabaikan semua pesan dan panggilan dari nya.
Dia tidak masalah setidak nya dia memiliki koneksi untuk terhubung dengan Nelsy..dia juga tau bahwa Nichole mungkin masih sangat marah terhadap nya.
Mark berangkat ke negara M menggunakan helikopter pribadi milik nya..dia tak mau menggunakan helikopter orang lain karena itu bukan style nya.
Kekayaan nya tak bisa di bandingkan dengan kekayaan keluarga Wilson karena dia bukan pengusaha sukses seperti seorang Reyhan Jade Wilson sang legenda.
Dia hanya mempunyai bisnis properti juga resort-resort dan perhotelan juga di bidang tekstil itupun hanya yang terlihat..yang tak terlihat di dunia bawah yaitu perdagangan senjata namun resmi dia tidak mau memiliki masalah dengan hukum dalam hidup nya..dan masih ada sekitar tiga usaha kecil yang dia bangun dengan tangan nya sendiri.
Setelah mengudara cukup lama..akhirnya Mark telah sampai di negara M..dia menuju ke rumah nya yang ada di negara M..dia akan beristirahat dulu sebelum nanti malam dia ke rumah Nelsy.
"Selamat datang tuan" sapa para anak buah nya.
"Hm" balas Mark berdehem dan menaiki mobil nya menuju rumah pribadi nya.
Selama di perjalanan Mark terus mengirim pesan kepada Nichole agar mengirimkan foto Nelsy karena dia benar-benar tersiksa dengan sindrom nya itu.
Akhirnya Nichole menuruti nya..dia mengirimkan foto Nelsy yang beberapa waktu lalu dia ajak jalan-jalan karena kasihan selalu di rumah dan tak mau kemanapun.
"Cantik sekali kamu baby..I love you, and I'll make you to love me too..jaga anak kita baby aku akan segera menjemput mu" ujar Mark dalam hati tersenyum sambil melihat foto Nelsy.
Awal nya jalanan tampak ramai namun setelah beberapa saat kemudian jalanan yang bisa dia lewati tampak lebih sepi dari biasa nya di waktu dulu.
"Kenapa jalan nya sepi sekali?" tanya Mark pada sang supir.
"Maaf tuan saya tidak tau.. biasa nya tidak sesepi ini" ujar si supir menjelaskan juga tampak heran.
"Lebih waspada" titah Mark merasa ada yang tidak beres.
Benar saja tanpa mereka sadari sebuah mobil truk muatan bahan bakar tengah melaju ke arah mobil mereka.
Tepat di persimpangan saat mobil Mark berbelok tiba-tiba mobil truk itu berbelok tajam dan mengakibatkan kecelakaan.
Cekittttt.....
Suara decitan ban mobil Mark yang bergesekan dengan aspal jalanan terdengar memekik telinga.
BRAKKKKKK......
Mobil Mark terguling dan menabrak pembatas jalan kemudian berakhir menabrak pohon besar yang ada di tepi jalan itu.
Mark terbentur kaca jendela mobil nya..sementara sang supir tak sadarkan diri akibat terkena pecahan kaca depan juga kepala nya membentur setir mobil.
Sayup-sayup Mark melihat sekitar tampak sepi..kepala nya benar-benar sakit..dia tidak boleh kalah dia harus bertemu Nelsy dan calon anak nya.
Mark berusaha menekan panggilan pada ponsel Nichole dia biarkan panggilan itu terhubung setelah nya dia tak sadarkan diri.
*
*
Sementara di kediaman Bastian Nelsy tiba-tiba merasakan perut nya seperti kram.. perasaan nya tampak tak tenang..dia gelisah.. pikiran nya tertuju pada Mark seorang.
"Arkhhh..ssshh perutku..arkhhh m..mom..mommyyyyy" teriak Nelsy memanggil ibu nya.
Arny dan yang lain nya mendengar teriakan Nelsy langsung berlari menuju lantai dua dimana kamar Nelsy berada.
Nichole sampai lebih dulu dan menemukan Nelsy tampak pucat dan berkeringat di seluruh tubuh nya dengan sambil memegang perut nya yang seperti nya sakit.
"Hey kau kenapa.. Nelsy" tanya Nichole langsung menggendong Nelsy turun dari lantai dua di ikuti oleh kedua orangtuanya.
Mereka menuju rumah sakit terdekat karena sangat khawatir dengan keadaan Nelsy yang sangat pucat.
Di saat Nichole dan yang lain nya tengah menunggu Nelsy di depan ruang penanganan ponsel Nichole tampak berbunyi.
Dia mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang menelepon.. Mark bedebah tampak nama itu di layar ponsel nya.
Dengan malas Nichole mengangkat nya dan ketika dia hendak berbicara tampak banyak suara teriakan minta tolong dari seberang telefon.
"Brengsek kau dimana..hey sialan jawab aku sialan..MARK SIALAN JAWAB AKU BRENGSEK" teriak Nichole yang merasa ada sesuatu yang terjadi dengan Mark.
Sebelum menutup telefon tampak sebuah suara menyahut dari sebrang namun bukan suara Mark tapi suara seseorang yang mengatakan bahwa pemilik ponsel mengalami kecelakaan dan kondisi nya parah.
Seketika tubuh Nichole menegang..dia masih belum percaya dengan yang dia dengar.. benarkah..astaga tuhan..kenapa harus terjadi hal seperti ini.
"Nichole ada apa?" tanya Arny yang khawatir.
"M..mom..m.. Mark..di.. dia.. kecelakaan" ujar Nichole terbata.
"A..APA..ya tuhannnn..hiks.. bagaimana ini kenapa harus terjadi hal seperti ini hiks" tangis Arny pecah kala mendengar Mark kecelakaan.
Dia memang belum mengenal Mark secara langsung hanya saja mendengar cerita dari suami nya bahwa Mark bertekad untuk bertanggung jawab dia tau bahwasa nya Mark bukan lah pria brengsek.
Bastian tampak menghubungi seseorang untuk menemukan keberadaan Mark..dia juga khawatir karena niat nya hari ini adalah acara pertemuan dengan mereka tapi sesuatu terjadi di luar dugaan.
Setelah menunggu sekitar 10 menitan orang suruhan nya telah berhasil menemukan keberadaan Mark..kebetulan Mark juga di bawa ke rumah sakit dimana Nelsy di rawat.
Bastian dan Nichole tampak bergegas menuju ruangan dimana Mark tengah di tangani..dalam hati mereka berdoa semoga Mark baik-baik saja demi Nelsy dan anak yang Nelsy kandung.
Sampailah mereka di depan ruang IGD..mereka duduk menunggu dokter selesai menangani nya.
1 jam kemudian sang dokter keluar dari dalam ruangan itu dan menghampiri Bastian juga Nichole.
"Bagaimana dok keadaan nya?" tanya Bastian.
"Saat ini keadaan pasien tengah kritis tuan..benturan di kepala nya mengakibatkan sedikit keretakan di tulang tengkorak nya dan itu bisa membuat pasien geger otak atau amnesia lebih parah nya dan bersyukur tidak ada pembengkakan di area vital nya..kami akan terus memantau perkembangan kondisi pasien berdoalah semoga pasien bisa melewati masa kritis nya malam ini..saya permisi" jelas sang dokter mengenai keadaan Mark.
"Hm.. terimakasih" balas Bastian.
Nichole dan Bastian bingung harus bersikap seperti apa..mereka benar-benar kasihan juga merasa puas karena menganggap ini sebagai balasan atas perbuatan nya.
Tapi di lain sisi mereka menyayangkan kejadian ini karena sungguh bukan mereka marah namun hanya kecewa akan sikap dan perbuatan Mark pada Nelsy.
"Semoga dia bisa melewati masa kritis nya" ujar Bastian mendoakan Mark.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
PASTI ULAH MUSUH2 MARK TU.
2024-04-21
0