"Sayang makan lah dulu demi anak mu hm?" bujuk Arny agar Nelsy mau makan.
"Baiklah" akhir nya Nelsy mau makan dengan bujukan sang ibu dan membawa-bawa sang anak.
Nelsy makan dengan tanpa bernafesu sedikit pun hanya saja dia memaksakan demi anak nya agar tetap sehat.
Nelsy tidak akan membiarkan ego nya menyakiti anak nya sudah cukup dia tidak peka terhadap anak nya sendiri sekarang adalah penebusan kesalahan yang telah dia perbuat di saat diri nya belum tau ada kehidupan lain dalam diri nya.
"Maafkan mommy nak..maafkan mommy" batin Nelsy masih mengunyah.
Arny hanya menatap sendu sang putri..dia tau kesedihan Nelsy..Mark mengalami amnesia karena tulang tengkorak nya sedikit retak dan itu membuat Mark tak bisa mengenali Nelsy dan mereka juga.
Arny sudah berkunjung ke ruang perawatan Mark..ya Mark sudah di pindahkan ke ruangan di sebelah Nelsy..dia hanya tidak mau Nelsy berjauhan dengan Mark.
Meski Mark tidak mengingat nya tapi masih lebih baik jika mereka dekat meski terpisah tembok.
"Sudah mom.. Aku mual jika harus menghabiskan makanan nya" ujar Nelsy merasa kenyang dan mual jika harus menghabiskan makanan nya.
"Baiklah..minum vitamin dulu nak" titah Arny memberikan vitamin pada Nelsy.
Nelsy pun menelan vitamin itu demi anak nya,ya hanya anak nya yang saat ini dia pikirkan.. masalah Mark biarlah seiring berjalan nya waktu pasti Mark akan mengingat nya lagi.
Hanya sabar yang Nelsy butuhkan saat ini..dia sudah pasrah jika nanti nya Mark tidak lagi mengingat dirinya.
#
#
"Apa semua nya berjalan lancar?" tanya seorang pria pada orang di seberang telefon.
"........"
"Bagus"
"........."
"Tenang saja"
"........."
"Lakukan dengan rapih"
"......."
Selesai dengan panggilan itu pria tadi menyeringai merasa puas dengan hasil nya.
"Sebentar lagi" ujar nya.
*
*
"Nichole jaga Nelsy mommy mau ke ruangan Mark dulu" ujar sang ibu.
"Iya mom" jawab Nichole.
Arny masuk ke dalam ruangan Mark..dia melihat Mark tengah duduk sambil melihat televisi.
Arny duduk di samping brankar Mark..dia menatap Mark dengan intens.
"Jujur lah padaku jangan berpura-pura lagi" ujar nya dingin menatap tajam Mark yang mengernyit bingung.
"Maksud anda?" tanya Mark dengan ekspresi bingung.
"Aku bukan lah seseorang yang dengan mudah nya bisa kau bohongi.. Aku tau kau hanya berpura-pura hilang ingatan..kau tidak selemah itu" jawab Arny berdiri menatap tajam Mark yang tampak sedikit gugup.
"Aku memang tidak mengingat kalian..maaf" jawab Mark masih kekeh.
"Baiklah..silahkan lanjutkan sandiwara mu..jika kau tetap tak mau jujur padaku maka aku tak akan mengijinkan kau menikahi putri ku juga bertemu anak kalian..aku akan membawa nya sejauh mungkin hingga kau tak bisa menemukan keberadaan nya.. bagaimana..aku tidak sedang bercanda tuan Mark Andrevis Ranvin" ujar Arny tegas menunjukkan taring nya yang selama ini dia simpan apik.
Glekkk.....
Mark menelan ludah dengan susah payah..sialan kebohongan nya mampu di baca dengan mudah nya oleh calon ibu mertua nya.
"Baiklah..maafkan aku.. aku hanya tak ingin kalian terutama Nelsy dan calon anak kami dalam bahaya maka dari itu aku melakukan sandiwara ini demi agar mereka baik-baik saja.. Aku tidak sanggup jika harus melihat Nelsy dan calon anak kami dalam bahaya..ada seseorang yang tengah mengincar nyawa ku namun tidak langsung menghabisi ku melainkan menyakiti orang-orang yang ku sayang..anda tau meski demikian aku tetap merasa sakit melihat wajah sendu penuh kesakitan di diri Nelsy..sekuat tenaga aku menahan nya agar sandiwara ku terlihat meyakinkan tapi jujur aku sakit telah menyakiti nya dengan lisan ku" jawab Mark menjelaskan dan mengaku.
"Kau tak usah khawatir..kami tidak akan membiarkan Nelsy kenapa-kenapa..kami memiliki keluarga yang siap melindungi sesama keluarga kami jika dalam keadaan bahaya..kau tau keluarga Wilson bukan..kami ada untuk menuntaskan masalah yang sedang kau coba sembunyikan..jangan coba-coba lagi menyembunyikan sesuatu dari kami" jelas Arny tegas menuntut Mark agar tak menyembunyikan apapun lagi.
"Baiklah tapi tunggu satu bulan agar aku bisa menemukan keberadaan para bajingan itu..dan aku mohon jangan beritahukan hal ini pada siapapun termasuk Nelsy" janji Mark dan membuat kesepakatan dengan calon ibu mertua nya.
"Baiklah.. Aku akan usahakan.. istirahat lah kau harus kuat demi mereka" ujar Arny menyarankan.
"Ya aku akan kuat demi Nelsy dan calon anak kami" jawab Mark tegas.
"Baiklah aku kembali dulu" pamit Nelsy.
"Terimakasih Aunty sudah menerimaku" jawab Mark tulus.
"Tidak masalah..panggil aku mommy karena kau sudah aku anggap anak seperti Nelsy dan Nichole" jawab Arny melangkah meninggalkan ruangan Mark.
"Ya..mommy" jawab Mark setelah Arny keluar dari ruangan nya.
Ada perasaan hangat kala diri nya memanggil Arny dengan sebutan mommy,setelah bertahun-tahun lama nya dia tak memanggil seseorang dengan sebutan itu sejak kedua orangtua nya meninggal.
Dia berasa memiliki ibu lagi..dan dia sangat terharu dengan panggilan mommy tadi.
*
*
"Jadi dia belum mati..bodoh kalian" ujar seorang pria yang sangat marah setelah mendengar kabar bahwa sasaran nya belum mati.
"Maaf tuan tapi yang saya dengar dia mengalami amnesia" jawab anak buah orang itu.
"Apa kau yakin hanya amnesia..apa kau tak salah informasi?" tanya nya memastikan lagi karena dia merasa tidak percaya.
"Benar tuan saya sudah menculik doker yang menangani nya dan dokter itu mengatakan bahwa dia mengalami amnesia" jelas anak buah nya jujur.
"Hahaha..baiklah semakin menarik..balas dendam ku akan segera di mulai..cari orang-orang yang dekat dengan nya..siapapun itu" titah nya pada anak buah nya.
"Baik tuan"
Setelah orang-orang suruhan nya pergi..orang itu tampak tertawa lantang menikmati kemenangan nya yang hanya tinggal sedikit lagi dia capai.
"Aku akan membalaskan dendam ku karena kau sudah membuat nya kehilangan..kau akan merasakan hal serupa namun bukan kau yang akan ku jadikan target melainkan orang-orang terdekat mu.. hahahaha" ujar nya dengan penuh semangat untuk membalas dendam.
.
.
"Nelsy kau mau jalan-jalan ke luar?" tawar Nichole agar adik nya itu tak murung lagi.
"Boleh ka..aku bosan" jawab Nelsy mau karena jujur dia bosan.
"Baiklah..ayo" Nichole menggendong Nelsy dan dia duduk kan di kursi roda kemudian dia dorong menuju taman.
Di TAMAN.....
"Sedang apa kau di sini?" tanya Nichole sinis melihat Mark tampak duduk di bangku taman.
"Aku..duduk" jawab Mark singkat tanpa menatap kedua orang itu.
"Kau___" Nicho hendak menghajar Mark namun di tahan Nelsy.
"Sudah lah ka..kau mau membuatku semakin pusing.. Aku butuh ketenangan agar anak ku tak membuatku semakin tersiksa" ujar Nelsy memotong ucapan Nichole.
Mark mendengar kata-kata Nelsy tentu saja hati nya sakit..dia tidak tau bahwa mengandung akan membuat Nelsy tersiksa..apa anak nya nakal di perut Nelsy atau karena dia belum pernah mengelus atau menyentuh perut Nelsy..lihat saja jika sudah lahir akan dia jitak kepala plontos nya.
"Bolehkah aku memegang perut mu?" tanya Mark penasaran.
"Tidak" jawab Nichole menolak keras.
"Boleh..dia juga anak mu" jawab Nelsy memperbolehkan Mark menyentuh nya.
"Nelsy" tekan Nichole yang merasa tak sudi.
"Ka.. bagaimana pun dia ayah dari anak ku.. pleaseee tinggalkan kami sebentar" ujar Nelsy penuh harap.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
ORG2 TERDEKAT MARK SEKRG KLUARGA WILSON, LO USIK MRK, SAMA SAJA LO USIK SLURUH KLUARGA WILSON, SIAP2 LO JDI SANTAPAN TIGER CS...
2024-04-21
1