Ep_10

Nelsy menangis dengan keras..dia hancur..apa yang selama ini dia jaga ternyata sudah di ambil oleh bajingan yang baru dia kenal.

Apa kesalahan nya hingga dia tega melakukan hal menjijikan itu di saat dia tidak sadarkan diri..ya tuhan apa yang harus dia lakukan sekarang.

"Baby maaf..jangan menangis" ujar Mark berusaha membujuk Nelsy agar tangis nya berhenti karena sungguh Mark tidak tega mendengar tangis nya.

Di saat mereka tengah bergelut dengan pemikiran nya sendiri tampak dari luar rumah terdengar suara gaduh-gaduh.

Mark penasaran dengan suara gaduh di luar..dia akan mengecek nya dan meminta Nelsy agar tak kemana-mana.

"Baby jangan kemana-mana..aku akan melihat keadaan di luar sebentar" ujar Mark dengan raut serius.

Nelsy tak menjawab dia hanya diam sambil mengamati apa yang tengah terjadi di tempat itu saat ini..dia tidak tenang dan akhirnya memilih untuk melihat ke luar jendela kamar Mark setelah berpakaian lengkap.

"Astaga kenapa sekacau ini..siapa mereka?" Nelsy terkejut melihat banyak anak buah Mark tengah melawan entah siapa karena jumlah nya tak kalah banyak dari anak buah Mark sendiri.

Mark tak ikut ke turun tangan..dia mengamati jumlah penyerang dan dia juga sangat mempercayai bawahan nya.

Mark kembali ke kamar nya karena dia khawatir dengan Nelsy..biarpun Nelsy bisa menjaga diri nya tapi tetap saja tak akan Mark biarkan Nelsy kenapa-kenapa.

Ketika Mark masuk kedalam kamar nya ternyata Nelsy tengah melawan seseorang yang membawa senjata tajam..mata Mark menyala seketika kala melihat lengan Nelsy tergores dan banyak nya darah yang keluar dari lengan itu.

"Brengsekkkkkkk" umpat Mark menerjang orang itu dengan membabi buta.

Bughhhh.....

Bughhhh.....

Krakkkkk.....

"Arghhhhhh"

Teriakan orang itu membuat Nelsy merinding..bukan takut hanya saja dia merasa ngeri saja dengan cara Mark menghabisi orang itu.

Apa benar pria yang tengah mematahkan tulang-tulang orang itu mencintai diri nya..haruskah Nelsy merasa beruntung di cintai atau lebih tepat nya di posesifi oleh Mark.

Dia tak tau harus senang atau tidak..hati nya masih belum bisa merasakan getaran cinta tapi saat bersama dengan Mark dia merasa di lindungi dan di cintai.

"Baby are you ok?" tanya Mark meneliti setiap inci tubuh Nelsy.

"I'm ok" jawab nya datar.

"Lengan mu terluka baby..ayo aku obati" ujar Mark memegang lengan Nelsy.

"Ini hanya luka kecil..tangan mu juga terluka" Nelsy juga melihat tangan Mark lecet akibat terkena senjata tajam orang itu.

"Ini tidak berarti apapun baby" jawab Mark mengelus rambut Nelsy.

Mendapat perlakuan seperti itu dari Mark Nelsy mendapat getaran di dada nya..entah lah mungkin Nelsy hanya semakin terbiasa dengan kehadiran Mark di sisi nya.

Mark membawa Nelsy ke kamar lain yang ada di lantai atas..dia membawa Nelsy ke sana untuk mengamankan Nelsy dari orang-orang itu.

#

#

"Ck dasar bocah tengil..kemana lagi dia pergi,hari sudah gelap tapi dia belum juga pulang mana pelacak semua di matikan..ck awas saja nanti jika kau pulang" ujar Nichole yang kesal dengan ulah adik nya.

Nichole menghubungi Grace dan menanyakan keberadaan Nelsy tapi Grace sejak pagi hanya di rumah menemani sang ibu.

Nichole benar-benar pusing dengan tingkah adik nya itu tapi mau marah juga tidak bisa karena bagaimanapun juga dia adalah adik nya.

Sementara Nelsy dia sedang mengobati luka di tangan Mark yang cukup lumayan..Mark tak berekspresi apapun saat tangan nya di obati oleh Nelsy.

Sakit itu tiada arti nya di bandingkan di diami oleh Nelsy..ya Nelsy tak bicara sejak mereka masuk kedalam ruangan itu.. Nelsy masih marah karena Mark lancang berbuat semaunya sendiri tanpa memikirkan diri nya.

Mark tentu saja tidak bisa marah pada Nelsy bagaimana pun juga dia yang bersalah..tapi dia tidak menyesal karena Nelsy sudah menjadi milik nya seutuh nya.

"Baby..kau masih marah padaku?" tanya Mark pelan menatap Nelsy.

"Antar aku pulang" jawab Nelsy tak ingin membahas apapun lagi.

"Baiklah..ingat baby aku tulus mencintai mu dan aku siap bertanggung jawab atas semua yang telah ku lakukan padamu..datang lah jika kau sudah tidak marah lagi padaku..aku siap menikahi mu" ujar Mark meyakinkan Nelsy.

Nelsy tak menjawab dia hanya butuh waktu menenangkan diri sebelum dia benar-benar menghabisi Mark saat ini juga.

Nelsy pulang di antar oleh Mark..selama dalam perjalanan mereka hanya diam tak ada yang bicara..Nelsy mengalihkan tatapan nya pada luar jendela tempat dia duduk.

Hingga sampai lah mereka di rumah Nelsy..Mark tak ikut turun karena Nelsy tak mengatakan apapun dan jika dia nekat yang ada Nelsy akan semakin marah pada nya.

Mark menatap sendu Nelsy yang berlalu tanpa pamit pada nya..dia merasa bagaikan dunia nya hancur sepi tak ada warna.

"Maaf baby..maafkan aku" ujar Mark bergumam masih menatap Nelsy yang memasuki rumah nya.

Mark melajukan mobil nya pergi dari rumah Nelsy..besok lah dia akan pergi ke rumah Nelsy untuk mengutarakan niat nya melamar Nelsy.

Dia tak mau Nelsy di ambil pria lain dan dia juga berharap Nelsy segera hamil anak nya agar jalan nya lebih mudah..dia akan membuat Nelsy mencintai nya dengan perlahan.

Tadi Mark bekerja keras berulang kali hingga dia kelelahan tujuan nya yaitu membuat Nelsy hamil anak nya.

Mark, kau sudah gila rupanya.

Sementara Nelsy dia langsung masuk ke kamar nya tanpa menyapa kakak nya dulu yang tengah menatap nya aneh.

"Nelsy..hey kau kenapa?" tanya Nichole penasaran karena Nelsy hanya melewati nya saja.

"Bisakah kau minta ka Gian mengantarku ke tempat Daddy dan mommy ka?" tanya Nelsy dengan wajah datar.

"Why..ada apa..katakan apa ada yang menyakiti mu?" tanya Nichole sangat penasaran.

"Please jangan tanya kan apapun dulu untuk sekarang..bisakah kau melakukan nya" mohon Nelsy belum siap untuk menceritakan masalah nya.

Melihat wajah sendu adik nya Nichole tak banyak tanya lagi..dia yakin Nelsy tengah sedih dan mengalami suatu masalah.

"Baiklah..besok bersiap__" belum selesai Nichole berujar Nelsy sudah memotong ucapan nya.

"Malam ini..kumohon" potong Nelsy meninggalkan sang Kaka setelah mengatakan nya.

Nichole semakin tidak mengerti dan juga penasaran..tapi dia hanya bisa mengiyakan permintaan adik nya itu..nanti lah jika Nelsy sudah lebih baik dia akan membicarakan nya baik-baik dengan nya.

Nichole menghubungi Gian agar menyediakan seorang pilot untuk mengantarkan Nelsy ke tempat orangtuanya berada.

Gian mengiyakan saja tanpa banyak bicara..meski terlihat acuh tapi Gian adalah kakak paling peka terhadap adik-adik dan saudara nya.

#

#

"Selamat tinggal masa lalu" ujar Nelsy saya sudah menaiki pesawat pribadi keluarga Wilson.

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

BARU INI WANITA KLUARGA WILSON DI DIZINAHI SBLM MNIKAH... MARK INGIN ADU PSIKOPAT DGN KLUARGA WILSON

2024-04-21

0

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Kaki Mark kan msh sakit Thor?

2023-01-15

2

Sri Kesuma

Sri Kesuma

mau tanya,, apakah cerita ini ada S1 nya????? kalau ada judulnya apa ya?

2022-09-15

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!