Vira tersadar dari lamunan dan melihat cadarnya sudah terbuka begitu saja, nampak wajah cantik itu gelisah karena kehilangan kain penutup.
Vino menyadari apa yang sedang Vira cari namun dia tidak berdaya karena dibelakang nya ada Andre dan pria itu yang memegang kain penutup vira.
"Andre berikan kain itu pada ku," ucap vino sembari mengulurkan tangan.
"ini tuan muda," memberikan kepada Vino.
Vino mengambil kain tersebut dan memasangnya pada wajah Vira hingga menutup kembali wajah anggun itu, awalnya Vira memberontak karena mereka tidak seharusnya dalam Posisi sedekat ini namun apalah daya ketika sang tuan muda bertindak.
"maaf tuan muda atas kelancaran saya permisi,"
Vira segera menjauh agar tidak menjadi permasalahan panjang.
beberapa waktu kemudian vino mengambil inisiatif untuk memasuki kamar Vira tanpa sedikit keraguan.
ceklek
"tuan muda, ada apa?" tanya Vira kaget
"ah sebaiknya kita berbicara diluar tuan muda tidak baik berbicara disini berdua," imbuh Vira
Vino mengangguk datar, entah apa sebabnya ia menuruti permintaan Vira begitu saja.
"ada apa tuan?" tanya Vira lagi.
"bagaimana cara menikahi mu?" ucap vino datar.
sontak pertanyaan vino membuat Vira membelalakkan mata menatap Vino lalu menudukkan pandangan dan berusaha berpikir positif
"gampang saja tuan muda orang yang ingin menikahi saya tinggal ijab qobul dan disaksikan oleh orang,"
"baiklah aku akan menikahi mu jika memang syaratnya hanya itu," ucap vino enteng.
lagi lagi Vira membulatkan matanya, tidak ada hujan tidak ada angin tiba tiba pria itu membicarakan pernikahan dengan mudah ingin menikahi nya
"apa agama anda tuan?" tanya Vira serius
"tidak ada aku tidak mempercayai adanya tuhan," jawab vino datar
"jika memang begitu anda tidak bisa menikahi saya tuan muda karena syarat dari berlakunya ijab qabul itu adalah memiliki agama yang sama," jelas Vira.
"aku tidak peduli hari ini aku akan menikahi mu, Andre urus semuanya" titah Vino.
"tuan menikah itu bukan hanya ijab qobul ada banyak.."
"aku tidak peduli berapa kali aku harus mengatakannya padamu,"
tidak ada pilihan selain diam, kabur pun hanya mengundang sifat iblis pria ini. Vira diam memikirkan apa yang diucapkan Vino tadi.
"tuan muda boleh saya bertanya?" tanya Vira disela sela keheningan
"katakan,"
"kenapa tiba-tiba anda ingin menikahi saya tuan bukankah anda tidak mencintai saya?" tanya Vira menatap lekat pria itu.
"tidak perlu kau tau," jawab Vino ketus
selang beberapa jam Andre selesai menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan termasuk penghulu. ya Andre tau semua itu setelah browsing tentang pernikahan dalam Islam.
"maaf tuan disini benar benar akan ada acara pernikahan?" tanya penghulu heran karena tidak ada undangan, dekorasi, dan semacamnya, hanya ada sebuah cincin dan satu set alat ibadah untuk wanita yang dihiasi emas tabur disekitar parsel.
"diam tugas mu hanya menjalankan perintah," ucap Andre ketus
ditempat lain Vira yang sedari tadi haus ingin minum akhirnya memutuskan untuk keluar dan mengambil air.
"nona tuan muda menyuruh anda datang ke ruang tamu dan segera kesana," ucap salah satu pelayan.
"memangnya ada apa bi?" tanya Vira mungkin dia lupa percakapannya dengan vino tadi.
"silahkan nona"
Vira sampai diruang tamu dia bingung kenapa para pelayan dan pengawal yang tak terhitung banyaknya berkumpul disana dan lagi yang membuatnya semakin bingung adalah orang yang sedang memakai peci itu sedang bersila lalu diikuti dengan vino menghadap orang tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 189 Episodes
Comments
Kurnit Rahayu
yg nmay ngjgain ga harus mnikahi ....
2022-08-31
1
Michie
Saah saah
2022-04-02
0
Febriani Soemantri
Gentleman banget kamu 😂😂
2022-03-21
0