Vira mengantar Lina kembali ke kamarnya tentu saja dengan ocehan ocehan tidak penting yang mereka bicarakan, Lina sangat bahagia bertemu dengan Vira meskipun belum melihat wajahnya sama sekali.
dari aura gadis itu membawa ketenangan tersendiri untuk Lina padahal umur mereka tidak jauh berbeda hanya saja Vira terlihat dewasa dari pembawaannya.
"aku kembali ke kamar ya Lina jika kau butuh sesuatu katakan saja padaku," ucap Vira sembari menyelimuti Lina.
"tapi kak Vira janji tidak boleh kabur lagi," jawab Lina yang dibalas senyum serta anggukan oleh Vira
Vira keluar lalu menutup pintu kamar Lina dan berjalan ke kamarnya namun saat melihat sekeliling ada ruangan yang membuat Vira merasa tertarik untuk memasukinya
Vira melihat banyak senjata tajam didalam ruangan itu.
Vira meraih salah satu pistol dan mengisi peluru lalu
dorrrr!!!
sekali tembak tepat mengenai sasaran sedangkan disisi lain Vino dan andre sedang berbicara tiba tiba mendengar suara tembakan, mereka langsung bergegas dengan senjata masing masing.
Vino berjalan pelan diikuti andre dibelakang. keduanya mendekati ruang latihan karena suara tersebut berasal dari dalam dan tidak pernah ada yang berani mengusik ruangan tersebut kecuali dirinya sendiri dan andre
"Vira!" Vino terkejut melihat Vira sedang membidik kearah sasarannya.
Vira yang terkejut mendengar namanya dipanggil segera mengalihkan bidikannya tepat dikepala Vino.
"maaf tuan muda sudah lancang menyentuh barang disini," ucap Vira dan segera meletakkan pistol ketempat nya.
"kau bisa menembak?" tanya vino ragu.
"sedikit tuan," jawab Vira menunduk.
"kalau begitu lakukanlah aku ingin melihat kemampuan mu,"
"Ba-baik tuan muda,"
Vira mengambil pistol yang tadi lalu fokus membidik sasarannya, terlihat sekali dari mata Vira yang berubah sangat tajam dan mematikan.
dorrr!!!!
prok,,,,prok,,,,,,prok
kedua laki laki tersebut bertepuk tangan tidak percaya melihat Vira bisa menembak pasalnya Vira terlihat sangat anggun dan bukan tipe orang yang keras.
"kau melakukannya dengan cepat darimana kau belajar?" tanya Vino sedikit tertarik.
"almarhum ayah saya tuan muda dia mengajarkan saya semua kemampuan yang dia miliki karena tidak memiliki anak lain selain saya,"
"oh ternyata ayah mu hebat juga apalagi yang bisa kau lakukan,"
"saya bisa sedikit sedikit ilmu bela diri, memanah, mengobati luka tembak lalu.."
"cukup buktikan kekuatan bela diri mu,"
"sa-saya tuan muda?" tanya Vira menunjuk dirinya sendiri
"lalu siapa lagi aku berbicara dengan mu," jawab vino datar.
"baik tuan muda tapi bisakah saya mengganti pakaian dulu? saya tidak mungkin menggunakan pakaian seperti ini,"
"baiklah 15 menit," kata vino.
tidak sampai 15 menit Vira kembali kedalam ruang latihan menggunakan baju latihan yang sering digunakan untuk bela diri, entahlah itu milih siapa mungkin milik Lina
Vino melihat Vira dengan pakaian bela diri yang sudah ia kenakan dan tak lupa dengan hijab dan cadarnya, hampir seluruh tubuh Vira dibalut dengan kain berwarna hitam dan sangat kontras dengan kulitnya yang hanya memperlihatkan mata dan alisnya.
"andre lawan dia," titah vino.
andre mengernyitkan dahi, dia tidak percaya harus melawan gadis kecil itu.
"tidak mau ya sudah gaji mu berkurang 20 persen bulan ini," ucap Vino acuh.
selalu saja menggunakan uang untuk mengancam ku, huuh baiklah gadis kecil akan ku tunjukkan kemampuan ku pada mu jangan nakal ya, batin andre.
Andre melangkah mendekati Vira dan langsung menyerangnya, Andre menendang ke arah perut Vira namun ditangkap oleh gadis itu, dengan cepat kilat Vira menyerang Andre dengan tendangan nya, begitu Andre lengah dengan kaki Vira yang bergerak begitu cepat gadis itu langsung menghajar wajah tampan Andre.
Dan benar saja dengan sekali pukulan mulut Andre langsung mengeluarkan darah karena pukulan Vira melebihi kemampuan laki laki. Andre tidak menerima kekalahan dia langsung menyerang Vira kembali, kali ini Andre menyerang dengan tangan untuk menghajar wajah Vira, namun kecepatan Vira tidak sebanding dengan Andre.
Hingga akhirnya andre mendapat celah untuk menghajar wajah lalu menendang Vira namun karena reflek Andre malah membuka cadar Vira dan langsung menendang nya.
sialnya Vira terpental ke arah Vino namun ia berusaha sekuat mungkin menahan beban tubuhnya agar tidak menyentuh Vino. Berhasil memang namun wajahnya terlihat jelas dimata pria itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 189 Episodes
Comments
Eman Sulaeman
sangat tskjub liat vira
2022-01-13
0
baida zu
loha....e assalamualaikum kk
aq datang nih lgs bw ❤️👍 ya
hbsx aq lucu ke isi hati Andre nih.
smg k dpnx tambah sengklek ya.
jarang loh wanita brcadar multi talenta sprti Vira ini
2021-09-21
0
al - one ' 17
eng i eng,,, dah vino
2021-09-16
0