Bugatti

Hero masih tidak bergeming dari ponselnya, dengan seksama ia mendengar ucapan sosok dibalik sana. "Kau mengatakan ini dengan sungguh-sungguh kan?" Tanya Hero dengan lirikan matanya ke kuas yang sedang bersinar.

"Iya, jadi bagaimana? Ayo cepat jawab!" Tanyanya dengan tak sabaran.

"Ini bukan jebakan kan Tuan Putri?" Tanya Hero balik membuat Jill kesal.

"Aku tidak akan menggunakan trik murahan seperti ini untuk menggapai sesuatu tau! Bahkan dalam sekali jentik jari aku bisa mendapatkan yang aku mau!"

"Baiklah, apa aku perlu menjemput mu tuan putri?"

"Tentu saja! Aku ingin lihat, bagaimana dirimu datang ke rumah ku dan bicara pada orang tua ku."

"Hei! Kau seperti membuatku melamar mu. Padahal, sebenarnya karena ajakan darimu Tuan putri."

"Oh ayolah, aku sudah melakukan drama di rumahmu menghalau para kerumunan itu. Jadi sekarang ini giliran mu, tuan pelukis."

"Kau meragukan kemampuan ku rupanya. Baiklah kalau begitu, tunggu kehadiran ku. Kau tidak akan menyangka dan tak bisa berkata-kata tuan putri."

"Baiklah, tuan pelukis. Kita tunggu saja!" Setelah itu panggilan itu tertutup.

"Seperti dugaan ku, tapi undangan Jill di luar ekspektasi ku. Di sana pasti banyak para topeng yang berwajah wibawa tapi di dalamnya busuk sekali! Aku bisa mengintai dan memberikan ucapan kepada mereka."

Misi berjalan 50 persen! Hero kembali fokus pada misinya karena hadiah yang akan ia dapatkan tentu akan membuka rencananya berjalannya dengan sempurna nantinya.

Tingg! Tinggg! Selamat, anda mendapatkan "Si hitam yang memukau dan idaman semua orang!" Mata Hero rasanya ingin keluar melihat hadiahnya yang telah ia dapatkan dan akan keluar malam ini, bak transaksi dan pengiriman barang. Hero segera mencari tempat untuk meletakkan hadiah hitam manisnya.

"Malam ini ya, aku akan ke tempat di mana hartaku berkumpul!"

Sedangkan di kediaman Jill, ia tengah berbahagia karena sudah berhasil membuat Hero setuju dan akan datang bersama dia ke pesta para perkumpulan orang besar dan juga hebat. Termasuk Daddy nya yang merupakan pria memiliki kriteria yang dimaksud.

"Jill, kau akan pergi dengan siapa? Atau bagaimana dengan ...."

"Tidak! Aku akan pergi dengan teman spesial ku." Ujar Jill dengan percaya diri nya.

"Jangan sembarangan Jill, papa tidak suka ...."

"Daddy tenang saja, aku yakin nanti Daddy akan mengangguk setuju."

"Mau taruhan sayang?" Tawar pria keturunan Eropa itu pada putrinya.

"Tentu saja! Kalau aku berhasil ..."

"Apapun permintaan mu akan Daddy setujui."

"Deal?"

"Deal!" Jill tersebut bahagia sambil bersepakatan dengan Daddy nya, bukan hal yang mudah untuk membuat Daddy nya menyetujui sesuatu dan Jill tentu memanfaatkan itu sebaik mungkin.

Malam pun tiba, terlihat bayangan pria yang baru saja masuk ke ruangan yang besar dengan lampu yang sedikit temaram. Langkah kaki itu terhenti di lantai yang menghadap ruangan kosong itu. Tak lama sepasang tangannya mengeluarkan kanvas dan kuas ajaibnya, dengan segera ia membuka kelanjutan hadiahnya malam ini.

Silahkan tekan ok, jika ingin hadiah keluar. Hadiah sudah seratus persen timbul!

Ibu jari ganda itu langsung menekan kata ok itu dan sistem mulai berjalan dari 0 persen ke 100 persen dan membuat wajah itu tak sabaran.

Ting!

Sebuah benda yang begitu berkilau dengan warna hitam legam telah terpajang rapi di hadapannya saat ini. Jari tangan itu langsung menelisik bagian benda yang akan membawa nya dan membuat semua orang membisu terhipnotis karenanya.

"Selamat datang Bugatti!"

Bersambung .....

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.

Terpopuler

Comments

Hiu Kali

Hiu Kali

mantabbb.. ditunggu next konfliknya..

2022-09-23

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!