Kehebohan terjadi membuat langkah kaki dari wanita anggun itu semakin mendekat ke sebuah pintu emas yang besar dan saat tangan mulusnya membuka pintu itu langsung terlihat pemandangan pemilik kamar berjoget tak karuan dan meloncat di ranjang empuk itu. " Jill!" Teriaknya dan sayangnya itu tidak membuat sang pemilik nama berhenti.
"Hahahaha! Aku menemukannya! Hahahaha!" Ujar Jill dengan semangat.
"JILL!" Dan benar saja sekarang, ia tersadar dan melihat ke arah pintu yang terlihat wanita paruh baya yang memiliki warna mata sepertinya.
"Mommy!" Teriak Jill yang langsung meloncat dengan gerakan yang memutar membuat wanita paruh baya itu menghela napasnya.
"Jill, jangan beratraksi seperti itu!" Ujarnya dengan gaya kedua tangan di pinggang.
"Mommy, aku senang sekali!" Jill langsung memeluk Mommy nya dengan erat melampiaskan kebahagiaan nya sedangkan Mommy nya kebingungan.
"Ada apa Jill? Kau terlihat sangat bahagia." Tanyanya pada Jill.
"Mommy tau, hari ini aku senang sekali karena ...."
"Jessy!" Panggilan itu menghentikan ucapan yang menggebu-gebu itu dan tak lama terlihat wajah tegas yang tampan dengan manik hijau.
"Suamiku." Panggil wanita paruh baya itu dan mendekatinya.
"Ada apa ini? Jill kau sudah kembali?" Tanyanya pada Jill.
"Iya Daddy. Aku baru saja datang." Ujar Jill sambil mendudukkan bokongnya di ranjang empuk itu.
"Daddy tidak melihatnya." Balas pria bermanik hijau itu.
"Tentu saja, lagipula aku ini tidak lebih penting dari orang-orang berpakaian Eropa itu kan?" Pemilik manik hijau itu terdiam sambutan menatap Jill yang tentunya menyindir nya.
"Kau sudah makan? Tanyanya seraya mendekati Jill putrinya.
"Belum, aku langsung tidur setelah datang." Jawab Jill dengan memalingkan wajahnya.
"Makanlah dulu. Kau tau Jill, Daddy memiliki urusan dan ...."
"Ya, ya. Aku tau, tidak perlu terus diulangi. Aku sudah mengingat, merekam dan mencatatnya dengan baik di kepalaku ini Daddy." Jill masih memalingkan wajahnya membuat tangan keras itu menyingkirkan rambut bergelombang miliknya.
"Minggu depan kita bisa ke danau, seharian!" Jill langsung menatap manik hijau Daddy nya seolah-olah melihat kejujuran di sana.
"Sungguh?" Tanya Jill dengan wajah yang tidak lepas dari wajah Daddy nya.
"Sungguh, Daddy janji!" Jill langsing memeluk tubuh kekar itu yang membuat Jessy terharu akan pemandangan itu.
"Sekarang katakan, kenapa putriku ini berteriak begitu keras dan lupa mematikan peredam suara?" Tanyanya membuat Jill terkekeh.
"Tidak ada, hanya bertemu teman lama." Jawab Jill.
"Yakin?"
"Iya, aku tidak bohong Daddy."
"Daddy tidak bilang begitu." Yang sontak saja membuat Jill terdiam dan segera mengambil dress miliknya.
"Aku akan pergi, Daddy pasti ada urusan juga kan?"
"Daddy akan lanjutkan wawancara nya nanti, dan jangan mengelak nanti." Dengan segera ia bangkit diikuti oleh Jessy istrinya setelah kepergian kedua orang tuanya, Jill langsung menutup pintu dan memukul pelan bibir ceri nya.
"Dasar! Hampir saja ketahuan! Aku tidak boleh memberitahu dulu!" Kehidupan di udara dan air yang memiliki emas tentunya membuat keluarga Jill tidak bisa sembarangan dalam masa depannya.
"Sebaiknya aku pergi sore saja sambil menunggu Daddy pergi." Jill merebahkan dirinya dan gulungan selimut yang lembut itu.
Sedangkan Hero masih dilema akan kanvas miliknya yang bersinar. Antara hati dan logikanya sekarang berperang satu sama lain. "Aduh! Aku pilih yang mana? Kenapa tidak jadi satu saja!" Hero menggerutu dan berpikir, semua hadiahnya ingin ia miliki, tapi setelah ia berpikir sejenak. Ia menyingkirkan pilihan pertama, karena paviliun perlu tempat yang cocok. Ia baru saja mengontrak hal itu akan membuat tanya besar nantinya.
"Aku lebih baik menunda dulu. Setelah tempat dan situasi yang cocok aku akan memilihnya. Sekarang antara emas dan uang, aku pilih yang mana ya?" Hero menaik turunkan ibu jari gandanya.
"Cap cip cup kembang kuncup. Pilih mana yang harus di cup!" Dengan mata terpejam Hero melakukannya persis seperti saat ia tidak tau jawaban di soalnya ujian dan sebelum matanya terbuka ia melihat sinar akibat pilihannya dan ......
"Oh my God!" Ujar Hero.
Bersambung .....
Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya. Maaf kemarin malam minggu upss kesibukan real life jadi lupa update, hehehehe.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
Al^Grizzly🐨
terlalu serakah..langsung pilih uang ajah dulu..
2022-09-17
0
Sergi Kiruners
gajelas
2022-09-12
1